KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Category Archives: pengetahuan

Data biologi dasar kelinci


Data biologi dasar kelinci

Rentang usia hidup: 6-13 tahun
Volume urin: 20-250 ml/kg/24j. Biasanya kira-kira 130 ml/kg/24j.
Masukan air: 50-100 ml/kg/24j
Suhu lingkungan optimum: 15-20˚C (65-70˚F)
Suhu rektal tubuh:

Subnormal:

Meningkat:

38,5-40˚C (101,3˚F-104˚F)

38,0˚C-40˚C (100,4˚F)

40,6˚C (105˚F)

Detak jantung: 130-325 bpm
Tingkat kecepatan pernafasan: 32-60 bpm
Rentang usia hidup eritrosit: 50 hari
Volume darah: 55-65 ml/kg
Volume tidal (Jumlah udara yang dihirup dan dihembus): 20 ml (4-6 ml/kg)
Waktu transit gastrointestinal: 4-5 j
Tekanan intraocular (pada bola mata): 5-23 mmHg
Data reproduksi
Pubertas: 4-5 bulan pada keturunan kelinci kecil

5-8 bulan pada keturunan kelinci besar

Menurunnya testis: 10-12 minggu
Usia neuter: > 3 bulan untuk pejantan; >5 bulan untuk betina
Interval antara kastrasi dan ketidaksuburan: 4 minggu
Diagnosis kehamilan: Palpation (Pemeriksaan dengan merasakan bagian dari tubuh): 10-12 hari

Secara radiologis setelah 11 hari

Masa kehamilan: 30-32 hari
Jumlah anakan: Rata-rata 5-8
Komposisi susu: 13-15% protein, 10-12% lemak, dan 2% karbohidrat
Berat kelahiran: 40-100 g
Mata terbuka: 7 hari
Menyusui: 4-6 minggu

(Textbook of Rabbit Medicine; Frances Harcourt-Brown First published London (2007)

<!– AWAL BANNER APENTA –>
<a href=’http://www.apenta.com/afiliasi/?ref=makmun’><img src=’http://www.apenta.com/afiliasi/banner/banner-afiliasi-blog.gif&#8217; border=’0′ alt=’Web Hosting’></A>
<!– AKHIR BANNER APENTA –>

Iklan

Pilihan Jenis


Pengalaman saya bertemu dengan para pembeli kelinci menunjukkan bahwa mereka kebanyakan tertarik pada jenis kelinci bulu tebal, seperti fuzzy lop dan angora. Jenis-jenis ini menarik perhatikan karena unik, seperti anjing dan tidak lazim bagi kelinci. Sayangnya, pengalaman saya menunjukkan bahwa memelihara jenis ini tidak mudah. Selain harus telaten merawat bulu dengan mencukur juga memiliki resiko kematian yang tinggi. Saya duga kelinci bulu tebal ini agak rentah penyakit karena faktor genetika bawaan. Karena itu saya sendiri hanya sedikit memelihara jenis ini supaya tidak terlalu repot dalam merawat. Baca pos ini lebih lanjut

Masalah Gigi Kelinci


Gigi dan persoalannya

Gigi sering menjadi problem tersendiri bagi kelinci mengingat pertumbuhannya tidak berhenti pada usia tertentu, melainkan terus tumbuh sepanjang umurnya. Akibatnya kelinci butuh mengerat dalam setiap minggu, bahkan dalam setiap hari untuk meratakan giginya. Baca pos ini lebih lanjut

Vitamin untuk Kelinci


Pada umumunya masalah yang dihadapi pemelihara kelinci adalah soal makanan yang kurang baik. Di luar itu hewan golongan roden ini memiliki masalah khusus, yakni terkena kutu telinga.

Asosiasi Breder Rabbit di California menyebut masalah nyamuk dan kutu kelinci dapat membawa myxomatosis, penyakit fatal. Bahkan di Australia soal nyamuk ini tidak dapat divaksinasi. Untuk mengatasi masalah ini kelinci dapat divaksinasi terhadap penyakit Calicivirus (penyakit Haemorrhagic kelinci). Baca pos ini lebih lanjut

Kelinci sebagai Hewan Hias


Istilah Kelinci (indonesia), rabbit (Inggris), atau arnab yang digunakan orang Arab atau Malaysia adalah bagian dari dunia satwa yang cukup mengundang ketertarikan setiap orang. Makhluk unik yang memiliki nilai manfaat mulai dari daging, bulu, feses dan air kencingnya ini terus berkembang dan mampu mengisi ruang publik pembicaraan dalam dunia peternakan kita.

Akhir-akhir ini fenomena kelinci hias sering muncul di berbagai media cetak dan televisi. Pemirsa di tanah air serasa mendapat pemandangan yang unik dengan peliharaan ini. Beberapa stasiun televisi maupun media cetak memandang sebagai sebuah fenomena hobi, bukan bisnis (peternakan). Para pemirsa televisi dibuat gemas oleh beragam jenis kelinci hias tersebut. Lucu, jinak dan benar-benar fenomena baru.

dsc03365.jpg

Baca pos ini lebih lanjut

Kelinci dan Cyber Bisnis


Beberapa minggu yang lalu, penulis menyempatkan mendatangi sebuah peternakan kelinci hias di Parongpong Bandung Utara. Penulis merasa tertarik datang ke peternakan kelinci setelah secara tak sengaja mendapatkan gambar jenis kelinci dunia yang begitu beragam dan memiliki keunikan masing-masing. Ada jenis Holland Loop, Fuzzy Loop, Dwarft Hotot, Satin, Harlequen, Netherland Dwarft dan puluhan jenis kelinci lain dari berbagai suku bangsa. Dari pengenalan gambar dan keterangan di internet tersebut penulis disadarkan oleh perspektif baru bahwa kelinci yang kita kenal selama ini di kampung-kampung yang dipelihara para petani bukanlah termasuk kelinci hias, melainkan jenis pedaging. Kelinci hias memiliki beragam bulu dan bentuk fisik dengan keunikan yang luar biasa. Baca pos ini lebih lanjut

Saat hendak melahirkan


Saat hendak melahirkan kelinci nampak gusar dan gelisah. Mereka merasakan perutnya bergerak-gerak. Tanda-tanda ini dibaca oleh sang induk sebagai bahwa sebentar lagi akan terjadi kelahirkan. Biasanya kelinci melahirkan antara umur 28-34 hari. Namun kebanyakan kelinci melahirkan pada usia kandungan 29-30 hari. Masa-masa hamil membutuhkan perhatian khusus. Minggu pertama setelah kawin peternak harus memperhatikan pakan yang baik, yakni rumput, sayuran dan pellet. Jangan sampai telat air minumnya.

dsc03138.jpgdsc03122.jpg Baca pos ini lebih lanjut

Kenapa Kelinci Kanibal?


Biarpun kelinci adalah hewan yang nampak “humanis” dan lucu, tapi kadang bisa kanibal juga lho….. Baca pos ini lebih lanjut

Vitamin untuk Kelinci


Pada umumunya masalah yang dihadapi pemelihara kelinci adalah soal makanan yang kurang baik. Di luar itu hewan golongan roden ini memiliki masalah khusus, yakni terkena kutu telinga.

Asosiasi Breder Rabbit di California menyebut masalah nyamuk dan kutu kelinci dapat membawa myxomatosis, penyakit fatal. Bahkan di Australia soal nyamuk ini tidak dapat divaksinasi. Untuk mengatasi masalah ini kelinci dapat divaksinasi terhadap penyakit Calicivirus (penyakit  Haemorrhagic kelinci). Baca pos ini lebih lanjut