KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Kelinci dan Cyber Bisnis


Beberapa minggu yang lalu, penulis menyempatkan mendatangi sebuah peternakan kelinci hias di Parongpong Bandung Utara. Penulis merasa tertarik datang ke peternakan kelinci setelah secara tak sengaja mendapatkan gambar jenis kelinci dunia yang begitu beragam dan memiliki keunikan masing-masing. Ada jenis Holland Loop, Fuzzy Loop, Dwarft Hotot, Satin, Harlequen, Netherland Dwarft dan puluhan jenis kelinci lain dari berbagai suku bangsa. Dari pengenalan gambar dan keterangan di internet tersebut penulis disadarkan oleh perspektif baru bahwa kelinci yang kita kenal selama ini di kampung-kampung yang dipelihara para petani bukanlah termasuk kelinci hias, melainkan jenis pedaging. Kelinci hias memiliki beragam bulu dan bentuk fisik dengan keunikan yang luar biasa.

rex-as-putih.jpgSetelah beberapa saat berbicara kepada seorang petani, Pak Sabar, penulis ditanya; dari mana Anda tahu ada peternakan kelinci di sini?

“Saya dapat dari berita di Internet pak,” jawab saya singkat. Kontan, Pak Sabar hanya menjawab, o. Entah tahu atau tidak Internet itu makhluk apa. Yang ia tahu, bahwa majikannya, seorang dokter di rumah sakit terkemuka di Bandung itu konon sering diliput wartawan atas kesuksesan mengelola agroindustrinya. Selain ternak ternak ayam, itik, domba dan sapi sang bos beternak kelinci hias dari berbagai jenis bangsa. Nah, kedatangan saya ke Pak Sabar tersebut adalah untuk membuktikan apakah benar kelinci-kelinci jenis hias itu sama bagus dan menarik dari sisi bisnis sebagaimana banyak diberitakan di koran-koran, terutama di Internet. Ternyata benar. Kelinci jenis hias di Parongpong dan Lembang Bandung yang sudah berpuluh-puluh tahun ada itu sangat menarik perhatian. Saya merasa agak “menyesal”, tinggal lama di Bandung namun baru tahu ada banyak jenis kelinci hias yang diternakkan sedemikian cerdas dan profesional, sehingga menghasilkan kekayaan bagi sang pemodalnya. Ya, beruntung ada Internet.

Internetlah yang memperkenalkan kepada kita tentang dunia lain yang sebenarnya dekat tapi selama ini kita abaikan. Dengan Internet selama ini kita justru sering banyak tahu berita dari negeri jauh dan lupa akan lingkungan terdekat. Beruntunglah kiranya dengan Internet orang asing yang menulis peternakan kelinci itu menyadarkan bahwa di sekitar kita ada potensi bisnis yang besar namun sering diabaikan masyarakat kita.Setelah pulang dengan membeli beberapa ekor kelinci hias, penulis langsung kembali ke meja Internet. Berhari-hari saya telusuri tentang fenomena peternakan kelinci di Indonesia melalui Internet. Alhasil, ternyata ternak kelinci sedang ngetren diperbincangan di beberapa milist. Banyak juga berita-berita lokal tentang kelinci, terutama kelinci untuk jenis pedaging. Sedangkan berita dari luar negeri lebih banyak didominasi oleh pengelolaan kelinci hias sebagai salahsatu jenis hobi.

Tapi setelah dua tahun terakhir ini kaum peternak memperlihatkan hasil budidaya kelinci impor melalui Internet, mendadak banyak orang tertarik mengenal kelinci lebih jauh. Berbagai jenis kelinci dunia ternyata sudah banyak bertebaran di beberapa daerah, seperti Lembang, Parongpong (Bandung), Klaten, Semarang, Surabaya, Cipanas (Bogor), Temanggung, Magelang (Jawa Tengah) dan lain-lain. Dari Internet, ribuan orang sekarang dikenalkan oleh hal-hal yang baru yang tadinya hanya diketahui sedikit orang, terutama para peternak di Lembang dan Parongpong di Bandung. Melalui Internet inilah kemudian terjadi kenaikan bisnis yang nyata. Beberapa peternak yang pernah diliput media dan tampil di Internet atau mereka para peternak yang sengaja mengiklankan melalui media online langsung mendapatkan banyak respon yang positif. Kenaikan omset pun meningkat mengingat pesanan dari berbagai daerah bertambah pesat. Dampaknya, beberapa anak muda yang kreatif menangkap peluang ini pun langsung mencoba membudidayakan ternak kelinci di lingkungan masing-masing.  

Dari sini kita bisa memetik pelajaran berharga bahwa dunia bisnis Internet tidak selalu berurusan dengan hal-hal yang glamor sebagaimana yang dipikirkan banyak orang. Dunia bisnis internet sebagaimana di banyak negara maju sebenarnya lebih banyak berhubungan dengan hal-hal yang sifatnya tradisional daripada bisnis modern. Seyogianya kaum cyberis tidak perlu lagi sungkan menggali nilai-nilai tradisional yang sudah ada untuk kemudian dikembangkan prospeknya melalui Internet. Tidak ada salahnya kita belajar dari kelinci agar kita tidak hanya jadi kelinci percobaan bisnis di era global sekarang ini.

 kelinci-hias-2-pic-by-aryani.jpgPangsa Pasar Kelinci

Di luar peranan internet dalam memainkan perkembangan ternak kelinci, apakah dari sisi bisnis kelinci benar-benar menguntungkan? Dari pelbagai perbincangan penulis dengan para peternak di Lembang, Parongpong dan peternak daerah lain melalui internet dan wawancara telepon saya bisa memberikan rasio perhitungan berikut ini:

Analisa budidaya kelinci impor untuk kategori pedaging per 50 ekor induk untuk peliharaan setahun:

1) Biaya Produksi

a. Rumah untuk kandang Rp 1.500.000

b. Kandang besi dan perlengkapan Rp. 2.000.000,-

c. Bibit induk 50 ekor @ Rp. 100.000, = Rp. 5.000.000,-

d. Pejantan 5 ekor @ Rp. 150.000,- Rp. 750.000,-

e. Pakan rumput (relatif)

Pakan pellet/konsentrat perbulan kira-kira Rp 100.000 x 12= 1.200.000

f. Obat dan vitamin (setahun) Rp. 500.000

h. lain-lain termasuk rumput 1 juta

Jumlah biaya produksi Rp. 11.950.000

2) Pendapatan rata-rata 46 ekor:

 

Pilihan penghasilan dalam setahun:

 

<!–[if !supportLists]–>a. <!–[endif]–>Jual anak (usia 1 bulan) dari 46 ekor betina x 6 anak = 276 x 6 ( dalam setahun)= 1656 ekor x Rp 10.000 (harga anak): Penghasilan bersih 16.560.000

<!–[if !supportLists]–>b. <!–[endif]–>Jual (dewasa 4 bulan) dari 46 betina x 6 anak = 276 x 3 (dalam setahun)= 828 x Rp 40.000 (harga dewasa) = 33.120.000:

(keuntungan dikurangi biaya tambahan makan dan obat Rp 1.000.000): penghasilan bersih Rp 32.120.000

<!–[if !supportLists]–>c. <!–[endif]–>Jual (bibit 7 bulan) dari 46 betina x 6 anak = 276 x 1 (7-12 bulan) = 276 x Rp 150.000 = Rp 41.400.000

(keuntungan dipotong biaya tambahan makan dan obat Rp 2.000.000)

Penghasilan bersih = Rp 38.400.000

Keuntungan tersebut bisa juga dikombinasikan dengan membagi penjualan anak mulai dari umur 1 bulan sampai umur 6 bulan (induk). Untuk kelinci hias biaya induk lebih mahal. Namun keuntungannya 2x lipat lebih tinggi. Jadi sebenarnya kalau kita hitung secara kalkulatif, ternak kelinci dengan modal antara 10-12 juta dalam waktu 7 bulan sudah balik modal. Untuk selanjutnya peternak bisa meraih keuntungannya. (Catatan: Hitungan yang saya buat tersebut tentu saja hanyalah prakiraan. Bisa saja kurang dan bisa lebih)

Bagi yang tidak memiliki modal besar jangan khawatir. Sebab ternak kelinci juga bias dimulai dari beberapa ekor. Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah kelinci sudah menjadi kebutuhan massal di masyarakat kita? Memang, untuk jenis kelinci pedaging kita tidak melihat potensi pasar seluas peliharaan lain seperti domba dan unggas. Hanya sedikit orang yang tertarik mengonsumsi kelinci, itupun dalam kurun waktu yang relatif lama. Tapi di beberapa kota besar seperti Malang, Yogyakarta, Bandung Utara, Semarang dan beberapa kota lain sekarang ini kebutuhan sate kelinci lumayan meningkat di banding 5 tahun sebelumnya. Bahkan pasokan daging kelinci masih teramat kurang. Ini artinya pasar masih sangat terbuka lebar.

Kekhawatiran akan terjadinya over-produksi barangkali belum perlu dipikirkan. Kalaupun dalam jangka waktu 5 tahun ke depan over-produksi terjadi, para peternak masih bisa mengembangkan pasar ke kalangan masyarakat. Masyarakat kita sebenarnya lumayan suka dengan daging kelinci, hanya saja karena kurang terbiasa sehingga daging kelinci kurang dilirik. Saya kira ketika ada stok daging kelinci di pasar sebagaimana daging sapi, kambing kemungkinan besar daging kelinci termasuk komoditi yang sangat bagus. Di sinilah pentingnya promosi lebih giat dari media massa dan pemerintah agar daging kelinci yang memiliki protein tinggi dan minim kolesterol ini dikonsumsi masyarakat. Jenis kelinci hias lebih mahal dari pedaging. Satu hal yang membuat peternak kelinci hias akan berkembang adalah ketika masyarakat mulai mengemari hobi memelihara kelinci. Sebenarnya kelinci hias seperti Holland Lop, Fuzzi Lop (Belanda), Dutch (Belgia), Rex (Amerika) dan berbagai jenis lain sangat menarik di banding dengan memelihara kucing atau anjing sekalipun. Hanya saja karena masyarakat kita belum begitu mengenal beragam jenis hias impor sehingga belum tertarik. Saya yakin jika para penggemar hewan peliharaan itu mengenal lebih dekat tentang kelinci, mereka tidak akan lama-lama merogoh kocek untuk membelinya.(dimuat di majalah Infovet edisi Desember 2007)

Siti Nur Aryani.

dilink dari http://aufklarung.wordpress.com. Terimakasih atas liputannya. saya telah dijadikan “narasumber” dalam hal ini….:)

About these ads

73 responses to “Kelinci dan Cyber Bisnis

  1. sutrisno 19 Februari 2008 pukul 5:08 pm

    selamat pagi mas/mbak…

    pengen tanya nih.sebagai seorang yang pengen memulai ternak kelinci,kami belum tahu pasti
    makanan kelinci yang terbaik dari hijaun.ada yg bilang kalau di kasih ini akan kembung,mencret dll. kalau di kasih in kencingnya bau banget, dll.
    Gimana sebaiknya hijauan terbaik buat kelinci seperti pengalaman di lapangan??
    apa perlu juga bervariasi tiap harinya??
    selain penggunaan pelet.

    trimakasih mas/mbak di kaloran

  2. Nugroho 25 Februari 2008 pukul 12:20 am

    Sy pgn nanya.kelinci anggora harga yg anakan dan induk brp?klo klinci pedaging yg 100rb itu brtny brp kg?skrg ini harga kelinci hidup /kg,krn sy pengen mulai beternak klinci. Terima kasih pak Farid.

  3. Nugroho 25 Februari 2008 pukul 12:22 am

    Sy pgn nanya.kelinci anggora harga yg anakan dan induk brp?klo klinci pedaging yg 100rb itu brtny brp kg?skrg ini harga kelinci hidup /kg?,krn sy pengen mulai beternak klinci. Terima kasih pak Farid.

  4. jimmy 27 Februari 2008 pukul 3:00 pm

    biasanya harga kelinci hias/pedaging standar di psaran berapa an sih?
    bisa minta harganya mbak

  5. Nugroho 28 Februari 2008 pukul 6:53 am

    Saya punya beberapa kelinci unggul,tp anakny tdk sm dgn induknya,apalagi yg sdh disilang dgn yg lain.tp kelinci yg saya titipkn pd tmn,hslny bgus.apa krn makananny?untk matiin kutu,gmn carany?trm kasih pak farid

  6. UNDANG ROSID 5 Maret 2008 pukul 3:13 am

    Mas…gimana caranya tuh ngasih minum kelinci pake botol ? tolong jelasin mas, saya kurang faham. trims tanggapannya

  7. Dhika 9 Maret 2008 pukul 6:25 am

    Alamat peternak kelinci di Jakarta yg menjual kelinci impor asli (kelinci hias) bukan silangan dimana, terutama Nederland Dwarf? Karena saya tinggal di Jakarta.
    Tempat beli pelet yg biasa peternak kasih, di Jakarta dimana? Karena untuk membelinya saya harus ke Bogor.
    Terima kasih….

  8. eriawan adi wijaya 16 Maret 2008 pukul 8:08 am

    saya mo nyari ada yang jual daging kelinci nggak ya? cause saya buka warung makan sate kelinci dan bekicot….kalo ada mohon hub di 081 254 28281……

  9. Indra 16 Maret 2008 pukul 3:50 pm

    Mas pgen tanya jual kelinci anggora pejantan yg uda bsa kawin kalo ada wrna ap n hrgnya

  10. isdiyanto 30 Maret 2008 pukul 7:15 am

    kelinci? wah dah lama aku ga lihat hewan yang saru nih…
    he..he…he..
    salam dari: salam dari: http://simpanglima.wordpress.com/

  11. galih 28 Agustus 2008 pukul 1:08 pm

    mas kalo pengepul kelinci dan marmut di jateng ada ndak .
    -trims-

  12. cecep83 20 Oktober 2008 pukul 2:23 am

    pak farid sy mo tanya ? klo prawatan kelinci yg paling utama itu apanya? trus sy blh minta tips gak cara2 prawatan kelinci yg baik??

  13. Torry Parantoro 21 Oktober 2008 pukul 2:02 pm

    Dalam hal perawatan klinci, paling utama adalah kebersihan kandang/pakan…. Jika sanitasi kandang tidak terjaga, maka klinci mudah kena penyakit scabies (kudis)…. klinci juga tidak tahan angin, walau tahan bahkan cocok dengan udara dingin, tapi tidak dengan angin dingin, bisa masuk angin… Sebaiknya kandang klinci terpapar sinar matahari pagi, dan cukup sirkulasi pergantian udara….

  14. khoirul 11 Desember 2008 pukul 3:44 am

    bagaimana memilih kelinci bagus

  15. burhan 17 Desember 2008 pukul 4:51 am

    mas bisa minta alamat pengepul kelinca gak ? kalu untuk wilayah jawa timur ada gak ? saya sekarang mulai ternak kelinci tapi pedaging mas. trims bantuannya. salam dari burhan

  16. Tri Harjanto 25 Desember 2008 pukul 6:18 am

    mas, saya sekarang sedang berternak kelinci hias jenis REX di Boyolali. saya mau minta info pemasarannya. Hub: 085725024005 / email : harlanzz@yahoo.com

  17. prithaa 31 Desember 2008 pukul 4:25 am

    mas saya kelinci niy…
    badan saya gembul…

  18. eko 13 Januari 2009 pukul 4:22 am

    Mas, saya kena PHK nie, jd tertarik sama bisnis kelinci..
    ada teorinya ga ya mas, kelinci cocoknya hidup di dataran rendah/tinggi? kebetulan saya tinggal di daerah Kaliurang Jogja

  19. fieq 23 Januari 2009 pukul 2:52 am

    saya mau jual pejantan netherland dwarf nih warna putih mata merah!
    klo tertarik bisa tlp di 022-91505550
    klo mau indukan lokal juga ada!

  20. zadin 18 Februari 2009 pukul 9:13 am

    Asskum. perkenalkan saya zadin dari Jombang Jawa timur. mau tanya gimana langkah awal untuk bisnis kelinci ini? dan apa ada di jawa timur untuk mendapatkan induk yang bagus. jika ada tolong hub saya di E-mail yang tertera di atas.
    terimakasih.
    Wassalam

  21. azz 1 Maret 2009 pukul 6:05 am

    Assalam…..
    yang biasa nampung urin kelinci dmn Y??? kl da informasi, tolong kasih th di azzmarch@yahoo.co.id.

  22. darsono 5 Maret 2009 pukul 3:02 pm

    Saya juga mau jual urine Kelinci,dmn ya tempat pemasarannya,syukur ada yang mau sama fecesnya.

  23. darsono 5 Maret 2009 pukul 3:04 pm

    Kalau ada yang tahu alamatnya kasih tahu yia ke no.hpq.085228138683/0274.7877580

  24. nicky 8 Maret 2009 pukul 2:37 pm

    kalo minuman untuk kelinci dicampurkan pada pakan bagaimana?
    misalnya saya kasih BR plus air bagaimana?
    kelinci saya air kencingnya kadang berwarna merah bagaimana? apakah sakit atau normal?

  25. nicky 8 Maret 2009 pukul 2:39 pm

    kalo minuman untuk kelinci dicampurkan pada pakan bagaimana?
    misalnya saya kasih BR plus air bagaimana?
    kelinci saya air kencingnya kadang berwarna merah bagaimana? apakah sakit atau normal?
    tolong kasih tahu ke nicky_umu@yahoo.com

  26. nicky 8 Maret 2009 pukul 2:41 pm

    saya mau mencari anakan kelinci potong yang ada di yogyakarta untuk indukan
    tolong kasih tahu ke nicky_umu@yahoo.com

  27. bardhi 16 Maret 2009 pukul 8:48 pm

    Mas darsono, urine kelinci banyak dipakai di daerah Turi, coba aja main ke sana cari info

  28. bardhi 16 Maret 2009 pukul 8:55 pm

    Mas nicky, kelincinya menunjukkan kelesuan nggak?makanya malas gak? Fecesnya gimana? Coba minumnya dikasih antibiotik aja, jgn dicampur minumnya ke BR, nanti cepat basi

  29. sagi, jogjakarta 21 Maret 2009 pukul 5:41 am

    Mas Farid! sya jga mulai ternak kelinci jns Flame(mungkin Flame2an) sya ambil bibit dri derah srumbung, tapi karena sya juga sibuk nguli shg sekarang baru jadi 12 ekor, sayangnya untuk jual didaerah jogya kok agak susah ya(tapi kalau harganya sembarang sih mudah), kira2 gimana pangsa kedepannya?. dulu teman sekampung pada musim ternak kelinci semua namun karena kendala spt diatas sekarang pada bosen. untuk urine juga sya kumpulkan.terus terang saat ini sya hanya nyambi & sekedar menyalurkan hobi, tapi kalau begini terus kayaknya jga mau bosen, padahal teman sya kalau memang pasar menjanjikan akan serius mengembangkan ternak ini. mohon masukannya & mungkin penjualan di daerah jogja.terima kasih.

  30. dodi 23 Maret 2009 pukul 4:40 pm

    Ya, kalau mau ternak mestinya serius. Itu mengurus nyawa, bukan barang dagangan. Kalau kita nyayangi hewan dan serius mengelola pasti bisa kaya. Tapi kalau setengah2 itu artinya memang kurang percaya bahwa kelinci mampu menghidupi kita. cara pikirnya agaknya mesti diubah dan segera berbenah. Nguli juga mendatangkan rejeki, ternak juga. Pilihan saja menurut saya.

  31. wasik 20 April 2009 pukul 5:18 am

    salam kenal…pak, saya mo tanya. pengepul klinci didaerah jawa timur dimana y?karena saya ternak klinci pedaging dan ingin menjual klinci umur sekitar 3-4 bulan..Mohon kasih infonya y?Trims..
    085233176261 / 085236105478

  32. F. Azzahra 1 Mei 2009 pukul 9:39 am

    Mohon informasi pengepul kelinci di daerah Bogor dan Jakarta dimana ? kebetulan ada banyak di kandang saya jenis pedaging dan hias. kami juga menyediakan urine kelinci. hub 081314931209 atau 021-93011778

  33. Tri harjanto 11 Mei 2009 pukul 7:00 pm

    Saya ternak kelinci jenis rex di Boyolali…mohon info pengepul di daerah solo dan sekitarnya, 085725024005

  34. darsono 13 Mei 2009 pukul 3:16 pm

    mas Bardhi,aq dah cheking ke Turi,yg banyak sana urine PE,sini ada yang nampung tapi cuma Rp.750,-per liter.Untuk 1liter urine kelinci,kalau ada yang mau jual nanti tak ambil.

  35. Tutty 19 Mei 2009 pukul 11:48 am

    Saya banyak sekali urine kelinci,sapa tau ada yang berminat hubungi saya di 081802145041.Dalam seminggu saya bisa sediakan ribuan liter

  36. panji 5 Juni 2009 pukul 12:07 pm

    Salam Sukses
    Mas Farit, saya belum lama mendalami tentang ternak kelinci tapi saya sdh mempunyai beberapa jenis seperti Rex, Angora, Flam, Holland Lop. saya mau menambah koleksi seperti Himalayan dan Dwarf yang saya tanyakan dimana bisa mendapatkan kelinci yang berkwalitas dan bisa dikirim ketempat saya di godean yogyakarta. terus terang saja saya belum mendapatkan peternak yg profesional yang bertanggung jawab tentang kwlitas dan pengirimannya.dan menurut mas tentang bisnis kelinci ini kedepannya bagaimana?.
    trima kasih

  37. W W W ADITRA GP@ YAHOO.CO.Id 6 Juni 2009 pukul 5:22 pm

    MAS Saya kan baru mau memulai ternak Kelinci. untuk pembelian bibit yang paling bagu dan murah dimana?dan jenis Kelinci pedagingyang paling bagus itu apa dalam ssegi penjualan?

  38. Erha Andika 7 Juni 2009 pukul 12:05 pm

    bagi yang bisa menyuplai daging kelinci dengan harga 20.000/kg untuk daging yang sudah disembelih, ada/tidak ada tulang tidak masalah dan sudah dibekukan bisa hubungi saya di
    erhandika@gmail.com
    ada penawaran menarik loh

  39. kristy 19 Juni 2009 pukul 6:39 pm

    di mana saya bisa dapatkan peternak untuk jenis dwarft dan loop (Holland maupun fuzzy loop) untuk wilayah surabaya?
    Saya ini suka dan hobby ma kelinci, dan sekarang baru punya koleksi angora dan persia. Saya pengen meningkatkan diri untuk jadi peternak. Bisa tolong bantu saya?
    Kira-kira umur berapa tahun kelinci itu aman untuk dibeli?
    bisa langsung di email ke kristian_hn@yahoo.com
    Thanks atas bantuannya.

  40. TRI HARJANTO 14 Juli 2009 pukul 5:09 am

    BAGI YANG MEMBUTUHKAN ANAKAN KELINCI JENIS REX dan FLAM, saya ternak kelinci di BOYOLALI. hub : 085725024005 atau email : harlanzz@yahoo.com

  41. pebruarie 17 Juli 2009 pukul 2:43 am

    Mas, bisa nggak kalo mas juga nyumbangin alamat2 yang membutuhkan kelinci, jadi sekalian sebagai peluang usaha untuk orang lain yang membutuhkan mediauntuk menjual ternaknya??

  42. dodi 18 Juli 2009 pukul 3:31 am

    sudah banyak di situs ini. Cobalah sedikit telaten ngeklik.

  43. ipung 18 Juli 2009 pukul 5:18 am

    ass…..
    tahu tempat terna kelinci di klaten
    tlng hub ke 085729467885
    sukses selalu…..

  44. DANIELS RABBIT ps minggu 4 September 2009 pukul 2:00 pm

    Salam kenal
    BAGI YANG MEMBUTUHKAN KELINCI,OBAT2AN & PELET KELINCI BISA MENGHUBUNGI KAMI
    DANIELS RABBIT
    Komp P&K blok A3/12 pejaten barat
    PS minggu JAKSEL
    021-71018436
    021-79184022

  45. HIMA FATHABANAN 8 September 2009 pukul 4:15 pm

    Salam sukses,
    Saya ternak kelinci jenis rex di malang, mohon info pengepul anakan kelinci jenis rex di daerah malang dan sekitarnya, hub: 081334199033 atau hima_rabitfarm@yahoo.com
    thanks..

  46. juli 14 September 2009 pukul 8:47 am

    Duch…….!!!!! Bgs bgtZZ sich klinci na….
    leh pnjm GX?????

  47. suhu 22 September 2009 pukul 5:16 pm

    salam unuk semua,,sy ni kan msh baru memulai ternak kelinci,saya pengin nanya,,kemana ya kira2 sy bisa menjual kelinci untuk jenis pedaging dan anakan kalau dalam jumlah banyak?kira2 ad penampungnya apa tdk?trus harganya kira kira brapa yaa(utk pedaging dan anakan)/rata2,,,makasih n tlg d bales ya begi yang udah berpengalaman,,,…

  48. suhu 22 September 2009 pukul 5:40 pm

    SKALIAN KALAU ADA YANG TAU PENGEPUL KELINCI DI DAERAH SEKITAR JAWA TIMUR (SKITAR TRENGGALEK,TULUNGAGUNG DAN PACITAN)

  49. raven 3 Oktober 2009 pukul 12:01 pm

    selamt malam pak…
    saya ingin menanyakan jika kelinci terserang penyakit mencret..apa obat bagi penyakit itu.
    terima kasih

  50. heri 16 Oktober 2009 pukul 4:18 pm

    pak Farid moga makin sukses aja.
    sukses untuk kita semuaaaaaaaaa!

  51. joehari 18 Oktober 2009 pukul 2:50 pm

    pengen tahu yang jual indukan kelinci didaerah dekat, sekitar soloraya. terutama jenis giant. trims.

  52. fariz 25 Oktober 2009 pukul 1:57 am

    Salam sejahtra semua rabbit lover, sy fariz baru 2 bln lalu memelihara
    beberapa english angora. Niatnya mau mengembangkan hoby jadi bisnis
    apakah di jakarta ada bandar kelinci yg bisa jadi tempat sharing pengalaman? Atau bursa untuk jual beli? Mohon info

  53. BOEDI 28 Oktober 2009 pukul 1:02 pm

    Saya berminat dgn ternak kelinci. Dirumah sdh ada beberapa indukan flamishgiant. Adakah jenis kelinci yg lebih besar dari flamishgiant….? Kalau ada jenis apa..? Dan dimana sy bisa mendapatkan alamat peternaknya…? Makasih.

  54. edy 31 Oktober 2009 pukul 2:18 pm

    slam pak dodi.bgmn ush budidaya kelincinya .saya mau belajar beternak buat sampingan .bolahkah dilakukan sampingan .coro gampanganya .klangenan
    kandang di tanah? pa kandanginggi dr tananh berapa meter.salam

  55. hasan 4 November 2009 pukul 5:41 am

    peternak kelinci boyolali bagi alamatnya donk?

  56. GANTENG 4 November 2009 pukul 7:34 am

    Saya Andri di Kebumen.Saya berminat ternak kelinci pedaging dan hias.Tp saya blm punya pengetahuan sama sekali tentang ternak kelinci dan juga pemasarannya.Mohon bantuannya.Terima kasih
    atau hubungi saya di

    phone : 087837844304
    email : Abu.Dzulfiqor84@gmail.com

  57. Tri harjanto 16 November 2009 pukul 1:08 pm

    HARLANZ KELINCI BOYOLALI ternak kelinci pedaging jenis flam, hub : 085725024005

  58. sudarno 18 November 2009 pukul 11:08 am

    kelinci saya sakit.. korengan atau kudisan.. bisa kah minta petunjuknya untuk obatnya..trims,

  59. Kabar Kelinci Indonesia 18 November 2009 pukul 3:21 pm

    kudisen itu tandanya peternaknya jorok. Tidak ada penyebab lain. Syarat peternak kelinci wajib pembersih. Obat sih gampang, minyak kelapa bisa sembuh, pinisilin juga bisa, kalau biar mujarab tambah betadine. sebelum mengobati bersihkan pakai air hangat dulu.

  60. jalal 2 Desember 2009 pukul 10:13 am

    dimana y kita bisa memesan anakan kelinci / indukan.saya ini baru mau memulai dalam beternak. tolong bantuannya

  61. jalal 2 Desember 2009 pukul 10:24 am

    mas saya ini dari kendari sulawesi tenggara, saya sebenarnya suka sekali dengan kelinci dan baru mau memulai beternak kelinci.boleh tau g mas harga kelincinya berapa n spesifikasinya. trims atas bantuannya mas.

  62. Dedeh 2 Desember 2009 pukul 11:46 am

    kami bermaksud untuk mengunjungi peternakan kelinci mas farid. mohon informasi nomor telp yang dapat kami kontak untuk appoiment. mohon segeera di reply. terima kasih
    Dedeh IPB
    085295564386

  63. Kabar Kelinci Indonesia 2 Desember 2009 pukul 1:08 pm

    @ jalal, ya anda ini di mana? kalau tidak tahu tempatnya kami harus nunjuk kemana? di klaten, kaliurang yogya, lembang bandung, batu malang dan lain sebagainya. Di situs ini juga ada ratusan alamat peternak, klik saja alamat peternak itu. Gampang kan?
    Untuk soal spesifikasi sebaiknya cari2 saja di situs atau buku kelinci. Kalau dijawab satu persatu ya gak bakal cukup waktu.

    @ Dedeh IPB. kabarnya beberapa bulan lalu peternakan kelinci pak farid sudah beralih ke pedaging dan menyebar ke petani.Sebaiknya kalau mau kontak ke klaten, di tempat pak tazim saja. klik saja itu alamat peternak kelinci, buanyak. Silahkan pilih yg mana.

  64. hery 3 Januari 2010 pukul 1:37 pm

    pak,….saya juga hoby beternak kelinci…..
    sekarang masih dalam proses….
    jadi saya butuh bimbingan dari bapak
    saya boleh minta alamat terdekat dgn kota tmpat tinggal saya dan no yg bisa di hubungi
    by Herry di Medan

  65. fiki 22 Januari 2010 pukul 7:11 am

    Salam kenal mas Burhan, sya mohon info pengepull kelinci di Jawa Timur dimana ya?, karena saya juga kesulitan untuk menjualnya.
    tgerimakasih sebelumnya.

  66. Alphi 26 Januari 2010 pukul 6:15 am

    salam kenal semua, minta info tentang pengepul kelinci di Solo sekitarnya. call/sms 02717038640

  67. ari rabbit 28 Februari 2010 pukul 2:08 pm

    pa daerah mana di saya banyak kelinci pedaging 085223909996

  68. agus anafi 2 Maret 2010 pukul 2:40 am

    Mz erha andika saya siap menyuplay kebutuhan daging yang anda inginkan berapapun saya siap, apa yang harus saya mulai bisa menjadi kemitraan anda. atau anda bisa kontak saya ke 0341-4337372/085646520173. semoga bisa kerja sama yang baik thak.s

  69. agus anafi 2 Maret 2010 pukul 2:47 am

    Salam kenal pak saya peternak kelinci jenis rex dan flam gaint saya bisa menyuplay jenis kelinci. berapapun kebutuhannya baik dari umur Sapian , 2-3 bulan s/d indukan . jenis rex berbagai jenis mulai dari dalmatian s/d black, herliquin
    Jenis flam gaint dari umur Sapian, 2-4 bulan s/d indukan serta pejantan dengan bobot diatas rata-rata 5.5 kg warna levis, white,satin kuning. bisa menghububungi ke : 0341-4337372/085646520173

  70. agus anafi 2 Maret 2010 pukul 2:52 am

    Budi anda mau bobot berapa untuk flame gaint mungkin bisa saya bantu. Saya peternak kelinci jenis unggul rex and unggul flame gaint dengan berbagai jenis dan warna, murni bukan silangan /spotan. anda biasa menghubungi ke : 0341-4337372/085646520173. pasati akan kami penuhi kebutuhan anda, kami peternak “Rabiit Unggul Get Boy,s” agusanafi @yahoo.com ( peternak kelinci malang)

  71. agus anafi 31 Maret 2010 pukul 4:03 am

    telpon aja ke 0341-4337372/085646520173.kami siap menyediakan berbagai jenis kelinci baik dari flame,rex dll dan siap kirim ditempat.ok

  72. yoga 2 April 2010 pukul 8:25 am

    pak saya mo nanya perbedaan anggora dan rex jawab ya paksaya ingin memiliki kelinci terimakasih….bila rex lebih murah saya ingin membeli nya

  73. naro 19 Oktober 2010 pukul 12:15 pm

    ada, hub saya 085647103289, pengepul kelinci

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 141 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: