KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Arsip Kategori: cerita

Mengenai Jual beli kelinci


Terima kasih kepada pembaca blog  http://prestasikelinci.wordpress.com yang telah mengikuti perkembangannya. Khusus untuk masalah penjualan kelinci, perlu kami Informasikan kepada pembaca, agar tidak merasa dirugikan . Bahwa Prestasi Indonesia :

  1. Tidak pernah menjual anakan kelinci dibawah umur 4 bulan.
  2. Prestasi Indonesia hanya menangkarkan kelinci jenis  Flams atau kategori pedaging.
  3. Prestasi Indonesia tidak menangkar kelinci jenis hias.
  4. Prestasi Indonesia hanya melayani kelinci  indukan saja,
  5. Prestasi Indonesia belum pernah diajak kerjasama dengan organisasi perkelincian di Indonesia tentang penjualan kelinci atau menangkarkan kelinci.
  6. Setiap pengiriman kelinci  lewat paket udara, maka data yang ikut pada kelinci adalah, keterangan kelinci, Jenis, warna, berat, jenis kelamin.
  7. Prestasi Indonesia belum pernah mengeluarkan indukan jenis lokal atau hias, karena kami tidak menangkarkan,
  8. Apabila ada yang mengaku kelinci indukan dari Prestasi Indonesia, agar bisa konfermasi langsung pada no 0818930092.
  9. Keluar masuk kelinci Prestasi Indonesia terpantau oleh dinas terkait

Demikian Penjelasan kami. Jangan percaya  sebelum konfermasi pada kami yang ada kaitannya atau menyangkut Prestasi Indonesia. Semoga dapat dimengerti. (mutasim fakkih).

http://prestasikelinci.wordpress.com/2010/11/30/penjualan-kelinci/

Pameran Kelinci Surabaya


Galeri Berita Kelinci Daerah


Sejumlah warga di Kabupaten Lampung Timur sukses membudidayakan ternak kelinci karena bahan pakan tersedia melimpah di daerah itu sehingga ada desa di kabupaten itu yang dijuluki “Kampung Kelinci”. http://regional.kompas.com/read/2010/07/13/10344071/Ini.Dia.si.Kampung.Kelinci

Pemelihara kelinci di Bandarjaya, Kecamatan Terbanggibesar, Lamteng, tampaknya mulai meningkat. Soalnya, kelinci yang semula dipelihara karena berawal dari hobi, kini meningkat menjadi peternak kelinci. http://www.radarlamteng.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=3&artid=5581

Kota Tomohon yang salah satu daerah memiliki kawasan holtikulutura terbesar di Sulawesi Utara, bakal akan dijadikan salah satu daerah percontohan budidaya kelinci. http://www.pacifictv.tv/nasional/115-ekonomi/413-budidaya-kelinci-bakal-di-kembangkan-di-kota-tomohon.html

Budidaya kelinci di Kabupaten Pekalongan saat ini dinilai menjanjikan menyusul tingginya permintaan pasar terhadap kelinci. Sementara peternak dan pemasok kelinci masih sangat terbatas. http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2010/03/22/49852/Budidaya-Kelinci-di-Pekalongan-Menjanjikan

Pada umumnya pasar ternak kelinci, cukup dengan mengisi agen-agen atau melalui penjual perantara. Dengan cara ini, paling banter peternak diberi kelebihan oleh agen cuma Rp 1000 per ekor. http://www.sinartani.com/peluangusaha/ternak-kelinci-jual-sendiri-lebih-menguntungkan-1266229074.htm

Kelinci di Indonesia Menggugat


-deklarasi Asosiasi Petenak Kelinci Indonesia (APKIN)

foto herlambang prastSabtu 8 Mei 2010 Gedung Indonesia Menggugat (landraad) Jalan Perintis Kemerdekaan Bandung. Sebelum matahari beranjak meninggi orang-orang sudah berkumpul. Ada lebih 250 orang yang telah datang di sana. Suasana seperti ini sebenarnya bukan hal yang aneh di gedung bekas Ir Soekarno dkk dulu diadili oleh Pemerintah Hindia Belanda. Tetapi menjadi sesuatu yang unik pada pagi itu karena kerumunan tersebut bukan acara politik, budaya, sastra atau seminar, melainkan urusan kelinci, atau lebih tepatnya Deklarasi Asosiasi Peternak Kelinci Indonesia (APKIN). Baca tulisan ini lebih lanjut

Deklarasi Asosiasi Peternak Kelinci Indonesia


Panitia Pembentukan Asosiasi Peternak Kelinci Indonesia (APKIN) mengundang kehadiran Anda untuk hadir pada acara Deklarasi APKIN pada: Hari : Sabtu 8 Mei 2010/ Waktu: 08:30-selesai/ Tempat: Gedung Indonesia Menggugat Jl  Perintis Kemerdekaan No 5 Bandung (Dekat Balaikota Bandung).

ACARA:

-Deklarasi Organisasi Asosiasi Peternak Kelinci Indonesia.

-Pengangkatan Ketua Umum APKIN (Rieke Diah Pitaloka)

-Beberapa Penjelasan Tentang APKIN dan Pidato dari pejabat (Gubernur Jawa Barat, Dirjen Peternakan, dan Promotor Kelinci Mamur Suriaatmadja).

-Pentas seni dan Pameran kelinci.

Demikian undangan ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

Ketua Panitia Pelaksana

Herlambang Prasetya

Sekretaris

M. Said Tanjung

Ketua Steering Comite

Asep Sutisna

Kontak Panitia

081320432528 (prasetya)

081320963244 (asep sutisna)

Festival Kelinci Yogya 2009


Edutainment Rabbit Festival

Di laksanakan pada :
Hari Minggu
Tanggal 21 Juni 2009
Pukul 08.00 – selesai
Di Lembah UGM
Yokyakarta
Pendaftaran dan sewa stand di tutup tanggal 19 Juni 2009

Sekretariat : Lab. Diagnostik Lt.3. Fakultas Kedokteran Hewan

Univesitas Gadjah Mada. Contact Person: Adi (08882933022) Dega (085739587303)

Baca tulisan ini lebih lanjut

Sehat dengan Daging Kelinci yang Kenyal Laba


DSC00286KONTAN: JAKARTA. Selain menjadi hewan peliharaan, kelinci ternyata juga enak untuk dijadikan santapan sehat. Protein hewani dan nilai gizi kelinci jauh lebih sehat ketimbang daging lainnya. Karena, kandungan kolesterolnya di bawah 5%. Tak heran, sajian daging kelinci merupakan menu yang laris diburu. Permintaan akan daging kelinci pun kian meningkat. Peluang ini tak lepas dari pengamatan Guntur Hermawan, pemilik peternakan kelinci Taman kelinci di Ciwidei, Bandung. Baca tulisan ini lebih lanjut

Buku Kuno Kelinci Indonesia


dsc00011Akhir-akhir ini kita mengenal beberapa buku tentang ternak kelinci.Pada lima tahun terakhir ini beberapa buku ternak kelinci yang beredar adalah Kelinci Hias dan Potong (B Sarwono), Kelinci Hias (Rudi Hustamin) dan Kelinci Hias (Gusti Merdeka Putra) serta buku baru Kelinci: pemeliharaan secara ilmiah, tepat dan terpadu (Faiz Manshur). Tetapi tahukah anda bahwa pada era 1970an dan era 1980an sudah beredar buku-buku ternak kelinci?

Suatu hari, saya kedatangan rejeki dari seorang tokoh lama di dunia perkelincian, yakni Mamur Suryaatmadja. Kehadiran ke rumah saya selain mengajak diskusi tentang pemberdayaan juga menyerahkan tumpukan dokumen lama tentang kelinci di Indonesia. Senang betul Saya…..(faiz)

Sekolah Ternak Kelinci


Pentingnya Sekolah Ternak Kelinci

Sekolah Ternak Kelinci benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat. Begitu banyaknya peminat ternak kelinci terutama di kalangan muda, Asep Sutisna memberikan pelayanan dsc00157khusus berupa kursus magang para calon peternak di rumahnya. Pelayanan training selama ini dilakukan bukan karena keinginannya, melainkan keinginan banyak orang. Baca tulisan ini lebih lanjut

Pejuang Ternak Kelinci


Pengalaman Lama:

Mamur “Kelinci” Suriaatmadja

mamur-suryaatmadjaBicara soal pemberdayaan ternak kelinci, kita tak akan melupakan sosok Mamur Suriaatmadja. Sekalipun ia bukan seorang peternak, tetapi keterlibatannya dalam dunia perkelincian pada era 1980an sangat menonjol, terutama dalam hal urusan gizi daging hewani.

Agak berbeda dengan peternak atau trainer lain yang biasanya memfokuskan konsep peternakan sebagai penambah nilai ekonomi, Mamur lebih memiliki fokus pada usaha peningkatan gizi masyarakat melalui kelinci. Baca tulisan ini lebih lanjut

BUKU KELINCI


Mengelola hewan kesayangan Kelinci tidak boleh asal-asalan. Kisah kegagalan akibat minim produktivitas atau kematian menjadi cerita sehari-hari. Di banyak negara para peternak yang sukses selalu berpijak pada ilmu ternak kelinci secara serius. Buku tentang pengelolaan kelinci menjadi kebutuhan. Beruntunglah saat ini ada buku baru yang secara ilmiah dan dikemas dengan bahasa popular hadir kehadiran Anda sekalian. Sekadar untuk mengintip isi buku ini Anda bisa membaca ulasan dan daftar isi berikut ini:

kelinci

Judul Buku: KELINCI (Pemeliharaan secara ilmiah, tepat, dan terpadu). Penulis: FAIZ MANSHUR. Kata Pengantar:Mu’tasim Fakkih SE MM. Editor: Mathori Al-Elwa. Penerbit; Nuansa Cendekia Bandung. Tebal Halaman284:

Harga Rp 61.000 belum termasuk ongkos kirim.

Layanan pembelian langsung bisa dilakukan melalui Distributor Nuansa Cendekia Sdr Hasyim (0818638038). Telp 022-76883000. Faks 022-7834013. Email: nuansa.market@gmail.com. Alamat Penerbit Nuansa Cendekia. Jl Vijayakusuma II/E-06 Ujungberung-Bandung 40619. Rekening transfer BCA Ujung Berung 283300183.A/n Taufan Hidayat.

Atau bisa didapat langsung di Peternakan Kelinci Asep Rabbit Lembang Bandung:Telp 0817217784/022-2784541

http://ternaksukses.blogspot.com/

Buku ini juga bisa Anda dapatkan di Toko Buku Gramedia dan Toko Buku lainnya. Informasi selengkapnya Toko Buku penjual buku ini hubungi 0818638038 (layanan sms dan tlp)

Baca tulisan ini lebih lanjut

Catatan Kontes Kelinci Yogya


Kelinci, Lemah Lembut, Makan Tak Rewel
Kedaulatan Rakyat (27/02/2009 08:46:02

HARI kasih sayang atau Valentine Days bagi Komunitas Pecinta Kelinci Yogyakarta (KPKY) merupakan momentum yang tepat untuk menggelar kontes kelinci ras nasional. Sekitar 50 ekor kelinci dari berbagai daerah mengikuti kontes kelinci dengan tajuk Valentine at Sunday Morning di Gedung University Club (UC) UGM Bulaksumur, Minggu (15/2) pekan lalu. Baca tulisan ini lebih lanjut

Indonesia Kekurangan Bibit Kelinci


ASEP SUTISNA:
Indonesia
Kekurangan Bibit Kelinci

Kelinci telah menjadi satu fenomena usaha yang menggiurkan. Namun kenapa belum menemukan jalan kemajuan yang lebih berarti? “Selain masalah pengetahuan, keyakinan juga belum ada pembibitan, “demikian kata warung-asep-rabbitAsep Sutisna, peternak, ahli pakan dan penjual kelinci asal Lembang Bandung. Baca tulisan ini lebih lanjut

Festival Kelinci Nasional


Festival Kelinci Nasional
Ditulis oleh Faiz Manshur
Selasa, 11 November 2008 19:48
dsc000051
Festival kelinci nasional dilaksanakan di Lapangan Abadi Lembang Bandung selama dua hari sejak Sabtu, 1 November lalu. Kebanyakan orang memang merasa asing dengan acara itu, tapi bagi para pecinta kelinci, terutama para peternak, acara itu layak dihadiri.
Buktinya, pada hari Sabtu, acara yang terkesan jauh dari hiruk-pikuk itu mampu menyedot lebih seribu orang, terutama para pemelihara
suasana-festival-kelinci-lembang-bandung-2008
kelinci.
Ada yang hadir dari Tasikmalaya, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Jakarta, ada pula utusan khusus dari Papua.
Hari pertama, diadakan kontes kelinci jenis pedaging seperti Flemish Giant, Rex American, New Zealand, Satin dan lain
dsc00222
sebagainya.
Sedangkan pada hari kedua, dilaksanakan kontes beragam jenis kelinci hias seperti Fuzzy Lop, Holand Lop, Neterland Dwarf dan Himalayan.
Selain kontes, juga ada acara kreatif lain seperti lomba menggambar dan mewarnai bagi anak-anak. “Acara seperti ini harus kami upayakan karena hanya dengan cara inilah para peternak kecil di Indonesia bisa mempromosikan peternakannya,” kata Asep Sutisna, salahsatu panitia penyelenggara.
dsc00036
Asep yang juga peternak kelinci hias di kawasan Lembang, melihat bahwa kelinci adalah potensi besar bagi masyarakat yang perlu terus-menerus
kelinci-selain-memiliki-potensi-daging-dan-bulu-yang-baik-juga-memiliki-pesona-bagi-manusia

dikembangkan.

Acara bertajuk Festival Kelinci Nasional ini memang menarik untuk sebuah terobosan perkembangan ternak di Indonesia. Kelinci adalah aset potensial bagi peningkatan gizi masyarakat karena dagingnya rendah kolesterol dan paling berkualitas di banding daging hewan lain.
Sedangkan bulunya menghasilkan wol yang sangat mahal harganya. Sementara pupuk dari kotoran kelinci dan air kencingnya berkualitas unggul untuk menyuburkan tanaman. Hebatnya lagi, kelinci memiliki kemampuan beranak cepat, dalam 1 bulan angka kelahiran rata-rata 6-8 ekor setiap beranak.
Sayangnya, masyarakat masih menganggap memelihara kelinci sebagai usaha sampingan dan terkesan ndeso. Padahal di berbagai negara, kelinci adalah aset bisnis paling potensial yang cepat memutarkan uang.
dsc00233
Di kalangan pecinta kelinci, potensi tersebut sudah dikenali secara mendalam. Sayangnya, masyarakat umum,-termasuk media massa,-masih menganggap kelinci sebagai hewan piaraan marginal. Karena itu ada baiknya kalangan media menaruh perhatian secara lebih jeli akan potensi ini. Dengan banyaknya even dan publikasi secara massif diharapkan kemajuan dalam dunia perkelincian semakin pesat kemajuannya.
penilaian-festival-kelinci-nasional-2008-bandung
Faiz Manshur, kontributor Mediabersama.com
(naskah ini dimuat di http://www.mediabersama.com)


Pilihan Jenis


Pengalaman saya bertemu dengan para pembeli kelinci menunjukkan bahwa mereka kebanyakan tertarik pada jenis kelinci bulu tebal, seperti fuzzy lop dan angora. Jenis-jenis ini menarik perhatikan karena unik, seperti anjing dan tidak lazim bagi kelinci. Sayangnya, pengalaman saya menunjukkan bahwa memelihara jenis ini tidak mudah. Selain harus telaten merawat bulu dengan mencukur juga memiliki resiko kematian yang tinggi. Saya duga kelinci bulu tebal ini agak rentah penyakit karena faktor genetika bawaan. Karena itu saya sendiri hanya sedikit memelihara jenis ini supaya tidak terlalu repot dalam merawat. Baca tulisan ini lebih lanjut

Kelinci dan Cyber Bisnis


Beberapa minggu yang lalu, penulis menyempatkan mendatangi sebuah peternakan kelinci hias di Parongpong Bandung Utara. Penulis merasa tertarik datang ke peternakan kelinci setelah secara tak sengaja mendapatkan gambar jenis kelinci dunia yang begitu beragam dan memiliki keunikan masing-masing. Ada jenis Holland Loop, Fuzzy Loop, Dwarft Hotot, Satin, Harlequen, Netherland Dwarft dan puluhan jenis kelinci lain dari berbagai suku bangsa. Dari pengenalan gambar dan keterangan di internet tersebut penulis disadarkan oleh perspektif baru bahwa kelinci yang kita kenal selama ini di kampung-kampung yang dipelihara para petani bukanlah termasuk kelinci hias, melainkan jenis pedaging. Kelinci hias memiliki beragam bulu dan bentuk fisik dengan keunikan yang luar biasa. Baca tulisan ini lebih lanjut

Saat hendak melahirkan


Saat hendak melahirkan kelinci nampak gusar dan gelisah. Mereka merasakan perutnya bergerak-gerak. Tanda-tanda ini dibaca oleh sang induk sebagai bahwa sebentar lagi akan terjadi kelahirkan. Biasanya kelinci melahirkan antara umur 28-34 hari. Namun kebanyakan kelinci melahirkan pada usia kandungan 29-30 hari. Masa-masa hamil membutuhkan perhatian khusus. Minggu pertama setelah kawin peternak harus memperhatikan pakan yang baik, yakni rumput, sayuran dan pellet. Jangan sampai telat air minumnya.

dsc03138.jpgdsc03122.jpg Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 141 pengikut lainnya.