KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Pemasaran kelinci


Gizi sebagai isu pemasarandsc00111

Kalau Mamur Suriaatmadja pada tahun 1980 telah berjasa membuat kepada dunia internasional atas keberhasilannya mendesain teori “Pabrik Daging Mini di Pekarangan” dengan tujuan memberdayakan gizi di masyarakat, maka “pemasaran gizi” itu sendiri adalah sesuatu yang penting di masa kini.

Kalangan kelas menengah dan atas perkotaan saat ini mulai menyadari pentingnya mengonsumsi daging sehat, bergizi tinggi dan rendah lemak. Kelinci telah memberikan kesaksian kepada kita tentang hal ini.

Menurut hemat penulis, potensi gizi ini dari sisi pasar juga memiliki nilai jual yang tinggi. Bagi mereka yang menyadari nilai gizi kelinci dipastikan kelinci bukan lagi sekedar konsumsi hiburan lidah melainkan juga sebagai penunjang kesehatan badani. Maka para penjual daging kelinci seyogianya mampu menjelaskan kepada masyarakat sekitar tentang kasiat daging kelinci.

Selama ini penulis sering mendengar banyak orang berkata daging kelinci memiliki kasiat yang hebat, tetapi kehebatan itu tidak memiliki penjelasan yang memadai, bahkan cenderung memakai pendekatan mistis. Kita tak boleh terus-menerus bermain dengan pandangan mistis. Sebab cara pandang mistis itu selain tidak mendidik juga sudah mulai ditinggalkan masyarakat modern.

Sebaiknya penjelasan-penjelasan mengenai kelinci memakai pendekatan yang masuk akal, ilmiah dan bisa dipertanggungjawabkan. Dengan cara ini, ide kita untuk memasarkan daging sehat lebih mudah disambut masyarakat.

Akan lebih baik jika promosi daging sehat kelinci ini dilakukan oleh mereka para ahli gizi, ahli makanan sehat dan pemerintah. Berbagai penelitian tentang kandungan daging kelinci itu mestinya dikampanyekan beramai-ramai oleh aparat pemerintah agar masyarakat gemar mengonsumsi daging sehat bergizi tinggi tanpa efek samping. (Dikutip dari buku Ternak Uang, Faiz Manshur 2009)

About these ads

5 responses to “Pemasaran kelinci

  1. Jack 31 Juli 2009 pukul 3:18 am

    Wah saya paling suka sate kelinci, dagingnya lembut dan uenak..

  2. Kiswandi 28 Januari 2010 pukul 4:35 am

    Saya Kiswandi dari (Waduk Cacaban) Desa Karanganyar Kec. Kedungbanteng Kab. Tegal.
    Yang saya tanyakan, aku kelompok peternak kelinci pedaging di desa, sekarang produknya sedah banyak dan kesulitan untuk pemasaran hasil ternaknya ?
    Tolong carikan dimana orang/ kelompok/perusahaan yang mau menerima daging kelinci dalam omset besar, dan saya ingin bermitra dengannya, demi meningkatkan pendapatan saya dan daerah didesa saya. terimaksaih atas bantuan dan jawabannya.

  3. dani 29 April 2010 pukul 2:17 pm

    saya dani, saya bru mulai beternak kelinci karna saya mash mahasiswa jadi kurang begitu paham

    tolong berikan info tentang pemasran kelinci atau orng yangbisa menampung kelinci (khususnya lampung)

    terima kash

  4. Kabar Kelinci Indonesia 2 Mei 2010 pukul 5:22 pm

    pelajari saja ternaknya dulu, baru pemasaran.

  5. Awig 24 Oktober 2010 pukul 3:52 am

    Memenuhi penjualan dalam skala besar-sedang-kecil
    Kami memiliki kelinci hias or pedaging
    Flame, himalayan, req, Australia dll
    Cp : 085647066848

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 146 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: