KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Tag Archives: gizi kelinci

Yummy… Cita Rasa Daging Kelinci


INILAH.COM, Jakarta – Daging Kelinci memiliki cita rasa tinggi bagi para penggemarnya. Hanya saja tidak setiap restoran menyajikan menu dari olahan daging kelinci. Mau tahu rumah makan yang menghadirkan menu dari daging kelinci itu?
Iklan

Gizi Kelinci Memang “Nyeni”


PIKIRAN RAKYAT Kamis, 23 Juli 2009

Setidaknya ada dua hidangan yang bakal ditemui manakala kita jalan-jalan ke Lembang, dan singgah di rumah makan yang menyediakan masakan berbahan daging kelinci : sate kelinci dan gulai kelinci. Di daerah berhawa dingin seperti itu, masakan tersebut akan terasa lebih nikmat manakala disantap dalam keadaan hangat. Baca pos ini lebih lanjut

Pemasaran kelinci


Gizi sebagai isu pemasarandsc00111

Kalau Mamur Suriaatmadja pada tahun 1980 telah berjasa membuat kepada dunia internasional atas keberhasilannya mendesain teori “Pabrik Daging Mini di Pekarangan” dengan tujuan memberdayakan gizi di masyarakat, maka “pemasaran gizi” itu sendiri adalah sesuatu yang penting di masa kini. Baca pos ini lebih lanjut

Kisah Promotor Kelinci di Majalah Mutiara 1981


Mamur Suriaatmadja

Promotor Kelinci Indonesia

dsc000371 Kelinciku, kelinciku

Kau manis sekali

Meloncat kian kemari

Sepanjang hari

Aku ingin menemani

Sepulang sekolah

Bersamamu lagi

Menari-nari (Chicha Koeswoyo)

Sejak “kelinci masuk Bina Graha” tanggal 26 Juni 1980, maka binatang yang jadi lambang Play Boy itu bukan saja disenangi anak-anak lewat lagu pop Chicha Koeswoyo. Tidak kurang dari seorang Kepala negara telah menaruh perhatian terhadap pengembangan peternakan kelinci untuk meningkatkan gizi rakyat. Baca pos ini lebih lanjut

Pejuang Ternak Kelinci


Pengalaman Lama:

Mamur “Kelinci” Suriaatmadja

mamur-suryaatmadjaBicara soal pemberdayaan ternak kelinci, kita tak akan melupakan sosok Mamur Suriaatmadja. Sekalipun ia bukan seorang peternak, tetapi keterlibatannya dalam dunia perkelincian pada era 1980an sangat menonjol, terutama dalam hal urusan gizi daging hewani.

Agak berbeda dengan peternak atau trainer lain yang biasanya memfokuskan konsep peternakan sebagai penambah nilai ekonomi, Mamur lebih memiliki fokus pada usaha peningkatan gizi masyarakat melalui kelinci. Baca pos ini lebih lanjut