KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Bagaimana Kursus Ternak kelinci


a441Selama ini Asep Rabbit Project, peternakan kelinci milik Asep Sutisna di Jalan Lembang no 119 Lembang Bandung seringkali kedatangan para calon peternak yang belajar secara praktis. Niatan para siswa itu sederhana, yakni belajar langsung beternak kelinci, terutama dalam hal perawatan keseharian kelinci, manajemen kandang, pengelolaan pakan dan tambahan-tambahan lain seperti pemasaran. Materinya masih sederhana, tapi praktis karena langsung diarahkan oleh Asep Sutisna. Sebagian ada yang mencukupkan diri bertahan 4 hari, sebagian lagi 7 hari. Dengan bekal itu ilmu pengetahuan dasar ternak lumayan didapat untuk kemudian dikembangkan secara kreatif di rumah masing-masing. Asep menyadari bahwa beternak kelinci membutuhkan pengalaman praktik dan pengetahuan yang lama. Dengan training praktis itu diharapkan para siswa lebih cepat memahami seluk-beluk ternak kelinci. “Pasalnya, ganjalan utama berternak kelinci memang terjadi pada masa-masa awal memelihara kelinci,” ujarnya.

Bagaimana caranya kita magang ke Asep Rabbit Project? Tinggalnya di mana? Biayanya berapa? Dalam hal ini Asep Rabbit memberikan fasilitas serba sederhana dan tidak memberatkan para siswa. Prinsipnya ia menyebarkan pengetahuan secara terbuka dan masyarakat bisa beternak kelinci.

Untuk tinggal selama magang, para siswa disediakan dua kamar di samping rumah Pak Asep Sutisna. Paradsc00607 siswa yang magang hanya dikenakan biaya tempat untuk perawatan “Pondok Kelinci”, yakni listrik dan air sebesar Rp 150.000. Biaya ini bukan sewa, tapi sekedar untuk perawatan. Sedangkan untuk biaya makan sehari-hari para siswa bisa mencari makan warung sekitar peternakan. Ada banyak penjual nasi yang murah.

Bagaimana dengan biaya pelatihannya? Pak Asep tidak pernah menarif secara khusus. Baginya ilmu itu tidak boleh dikomersilkan, sekalipun memang sebagian orang memandang harus dihargai. Pak Asep sendiri sekalipun sering disarankan agar ada tarif khusus, tetapi sampai saat ini masih merasa tidak enak kalau harus pasang tarif, apalagi untuk masyarakat yang kurang mampu. Jauh-jauh datang ke Lembang saja biayanya pasti sudah tinggi. Belum lagi setelah pelatihan pasti akan membeli bibit dan persiapan membangun kandang. Karena itu Pak Asep untuk sementara ini tidak mau memasang tarif. Kalau ada yang memberi insentif atas jasa mengajarnya, ia terima. Kalau memang tidak mampu, tidak mempersoalkan. Sungguh, Budi baik yang patut dicontoh.

Untuk Anda yang ingin magang, atau mengirimkan calon peternak yang ingin Anda berdayakan, bisa hubungi langsung pak Asep. http://asep-rabbit.blogspot.com/(Redaksi KKI)

28 responses to “Bagaimana Kursus Ternak kelinci

  1. Yunan 11 April 2009 pukul 6:49 am

    Minggu lalu saya berkunjung ke peternakan pak asep. Banyak kelinci.Senang di sana.Cuma pas lagi sepi, gak ketemu pak asep. padahal mau tanya-tanya.salahnya sih gak janjian dulu. beruntung dapat buku kelinci yg tebal. Buku itu menurutku sangat serius dan memperhatikan calon peternak awam sepertiku.
    jalan terus pak asep. kapan2 sy kirim peternakku untuk magang.

    Yunan

  2. wahyu 13 April 2009 pukul 12:12 pm

    assalmualaikum
    saya mau tanya tentang pemasaran kelinci di jawa timur..berapa harga pasaran induk flams? trimakasih sbelumnya

  3. jossy yauwalatta 1 Mei 2009 pukul 11:14 am

    saya mohon info bagaimana caranya untuk mangang, saya berasal dari Boyolali jawa Tengah. saya sudah mempunyai kelinci tapi masih sedikit, dan belum paham banget tentang seluk beluk kelinci. saya tunggu info dari pak asep, tq

    jossy

  4. dodi 1 Mei 2009 pukul 3:39 pm

    lho itu tulisan di atas kan sudah menjelaskan bagaimana caranya magang? jangan cuma dibaca judulnya dong. Sudah sangat jelas gitu kok…..

  5. agus hadi 13 Mei 2009 pukul 12:34 pm

    saya lagi belajar ternak nich, cuma modal nekad nich, jika ada artikel dan materi tentang kelinci, mohon dech di email. makasih banget. agus jogja

  6. eko 14 Mei 2009 pukul 12:59 am

    harga pemasaran kelinci dilampung berapa

  7. eko 14 Mei 2009 pukul 5:55 am

    saya ingin ternak kelinci dengan modal 3 juta. perkiraan dah dapat berapa pasang kelinci sakali ternak dengan modal 3 jt.makasih dan tempat saya dekat pabrik pisang.apa boleh dikasih kulit pisang yang dijemur untuk kelincinya.

  8. Fauzie 23 Mei 2009 pukul 3:44 am

    Saya jg ingin tanya,
    apa boleh kelinci dberi makan kulit pisang yang masih segar dan yg sudah djemur?
    Trim

  9. jati 24 Mei 2009 pukul 1:37 pm

    Boleh. Tetapi pada awalnya butuh penyesuaian, kadang kurang suka. Sering dikasih juga bagus. Kalau pisangya kalau ngasih tidak boleh banyak, kadar gulanya terlalu tinggi. Tetapi kulit pisang bukan makanan utama lho, tetap harus diimbangi serat rumput.
    daun pisang oke. Tapi jangan kering banget.

  10. Harno Diyansyah 29 Mei 2009 pukul 2:37 pm

    Asss…
    saya harno pa,dari Indramayu.
    saya mau nanya tentang klinci pa.
    saya punya 10 ekor klinci. 3 lk dan 7 PR.
    smuanya sudah saya kwinkan.tapi sudahg 40 hari lbih saya tidak mlihat tanda2 khamilan.
    sediakah anda membri solusi untuk saya?
    atas prhatiannya saya ucapkan terimakasih.

  11. Harno Diyansyah 29 Mei 2009 pukul 2:46 pm

    As….
    saya harno di Indramayu,
    Mau nanya tentang Klinci.
    sya punya 10 ekor klinci,3 LK dan7 PR.
    smuanya sudah saya kawinkan.tapi suda 40 hari lbih saya tdak mlihat tnda2 khamilan,yang ada mala perut membesar tapi tdak sgera mlahirkan.
    Saya mohon agar bapa membri solusi untuk saya.
    Atas prhatiannya saya ucapkan trimakasih…

    mohon jwabannya di kirim ke alamat
    friendster/facebook saya di jrc_harno@yahoo.com

  12. ryan 16 Juni 2009 pukul 1:27 am

    numpang iklan yach, ryan`s rabbit pertama peternak kelinci hias digunungkidul khususnya dikota ponjong, sementara ini dikandang kami terdapat beberapa indukan(rex, dutch) & gibas (untuk pedaging),utk lop,anggora masih dara, dalam waktu 3-4bln kedepan kami sudah siap melayani pembelian bibit/anakan kelinci hias & pedaging. untuk info lebih lanjut hub ryan di 0817 670 1562

  13. arif 14 Juli 2009 pukul 3:33 pm

    mas saya mau tanya bagaimana agar kelinci bagus dan gendut gendut dan bagaimana cara manajemennya gitu makasih

  14. arif 15 Juli 2009 pukul 9:40 am

    bos, dimana aku dapat bibit kelinci di jogja ato komunitasnya dimana? tolong alamatnya…
    nuwun

  15. rifa 11 September 2009 pukul 6:20 am

    nama saya rifa sya mau tanya gmna cara merwat kelinci yg baek dan bnar?????????????

    saya mohon solusi yg ter baik terima kasih
    mohon jawaban nya di kirim ke;;;;;;;;;;rifa.ardi@yahoo.co.id
    atau di rifaaldidiantoro@ahoo.co.id atau ke no hp saya di 088216006852

  16. krisna 17 Oktober 2009 pukul 5:59 am

    saya minta alamat facebook anda?
    kirim ke alamat facebook saya:
    krisnaxxx@ymail.com

  17. IRAWAN WIJAYANTO 23 Oktober 2009 pukul 9:47 am

    salam kenal, saya irawan wijayanto. tinggal di karanganyar solo. saat ini saya sedang mengembangkan kelinci jenis Flam, rex papilon, dan australi. sekarang lagi pada beranak nih, kandang jadi sesak deh. kalau ada yang mau main2, sikahkan…SMS aja ke 085229081347.

  18. Fauzi 6 Desember 2009 pukul 3:16 am

    Saya beternak kelinci sudah lama, tapi pemasaranya bingung. Mungkin bapak bisa beri solusinya…
    di rumah ada kelinci rex warna telon..
    kirim ke email saya “janoko_bm2c@yahoo.com” atau sms ke 085736368224 terima kasih…

  19. Kabar Kelinci Indonesia 6 Desember 2009 pukul 1:11 pm

    mainkan iklan di sini. Buat saja blog yg akurat, foto2 ditayangkan.
    Kalau kasih informasi itu yg jelas. posisi tempat dll harus lengkap. kalau cuma email dan no hp siapa yg mau nelpon? orang jakarta sudah nelpon tahu2 Anda di Papua? gimana mau beli nanti? buatlah materi iklan itu yg baik. Bikin situas, nanti boleh di link di KKI.

  20. dani 22 Desember 2009 pukul 3:30 pm

    dimana saya dapatkan mesin pelleting yang seperti yang dipakai di peternakan kelinci asep sutisna

  21. Kabar Kelinci Indonesia 22 Desember 2009 pukul 4:22 pm

    pak asep melayani penjualan. dengan pesan. hubungi situsnya di JARINGAN itu ada.

  22. acep 8 Januari 2010 pukul 3:04 pm

    assalamu alaikum pa asep. saya mau tanya, kalau kelinci ulut dan hidungnya berair terus seperti lendir itu kenapa ya? beberapa hari kemudian pasti mati. harus diobati oleh apa agar sembuh? hari minggu tanggal 3 januari saya membeli kelinci di tempat bapak. seorang ibu mengatakan kalau kelinci yang saya beli adalah kelinci jenis rex. tetapi setelah saya sampai di rumah dan mencari gambar-gambar di internet kelinci yang saya beli tidak mirip seperti rex. sepertinya kelinci lokal. bagaimana solusi atas pertanyaan-pertanyaan saya tersebut? terima kasih sebelumnya.

  23. Kabar Kelinci Indonesia 8 Januari 2010 pukul 5:44 pm

    pak hidung berair itu yg sering disebut pasteurella multocida. pada artikel di KKI sini sudah sering diulas. MOhon lebih telaten membuka materi di sini. Soal jenis juga lebih diteliti lagi, biasanya pemula sering sulit membedakan.

  24. rifai 25 Februari 2010 pukul 7:48 am

    maaf bozzz numpang iklan,,saya peternak kelinci di karanganyar.solo.jual kelinci:flam,english spot,rex.berminat hub,rifaidikpora@yahoo.com/081380508135 thank”s bozz

  25. RADEN MAS AJI SUPENO 28 Maret 2010 pukul 1:55 pm

    wah kayaknya asik bgt bisa belajar ternak kelinci di bandung sekalian liburan, wakkakakakak,saya dari lumajang jatim bos,boleh kan klo kapan2 saya sama temen2 saya kesana untuk belajar,gratis pokoknya hehehehehe….

  26. RADEN MAS AJI SUPENO 28 Maret 2010 pukul 2:01 pm

    hallo,saya kan udah ke tempate njengan ,kapan njenengan bs ke tempate saya.?hahahahaha….

  27. Hilman Firmansyah 9 Mei 2010 pukul 6:30 pm

    Wah, boleh lah saya mau meluncur kesana, pingin belajar soal kelinci nih.

  28. Tomi Aji Erwanto 4 November 2010 pukul 8:19 am

    Pa’ Asep misi mampir bentar,,,Bagi temen2 yg ingin membeli atau sekedar tahu tentang kelinci yg tinggal didaerah jaten karanganyar.solo,silahkan mampir…
    ak ada kelinci jenis Flamish giant,rex,fuylop,dan dutch…makasih…
    no.hpku ;085885357606

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: