KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Tips Membuat Kandang Tepat dan Sehat


Jika kita hendak mengenal makhluk hidup yang paling pembersih di dunia, maka kelinci adalah wujudnya. Sistem pemeliharaan domestik mesti memperhatikan kebersihan. dan kebersihan mestinya bukan sekedar soal rajin membersihkan, melainkan lebih baik jika kandang itu sendiri sangat efektif membuang kotoran.

Hewan herbivora ini jika berak di alam bebas akan akan cepat-cepat meninggalkan kotorannya. Ia bukan seperti anjing atau babi yang cuek. Bukan pula seperti kucing yang bisa menguburkan kotorannya sendiri. Kelinci memilih menjauh karena hidungnya sangat peka dengan aroma busuk, dan karena itu ia memilih menjauh. Kalau pun saat berak kelinci menjilati kotorannya sendiri itu bukan sedang berak, melainkan sedang mengeluarkan caesotrophs, tinja hitam lembek penghasil protein tinggi.

Mengingat kelinci dalam sistem domestik (rumahan) tidak mengondisikan kelinci bisa meninggalkan kotoran, maka kandang harus dibuat nyaman. Berikut ini kaidah dasar kandang yang baik untuk kelinci di Indonesia.

  1. Kandang boleh dengan sistem bersusun. Tetapi pada prakteknya sistem susun untuk tujuan efektivitas ruangan ini sering menjadi boomerang. Dengan modal kandang kayu dan mentalitas kebersihan yang minim akhir-akhir ini kita lihat kotoran menumpuk di kandang. Banyak peternak yang menginginkan kebersihan, tetapi karena sulit membersihkan lalu kotoran pun menumpuk. Tak heran kalau banyak kelinci yang terkena kudis dan gampang terkena bakteri jahat saat udara lembab. Karena itu sebaiknya jangan membuat kandang bersusun. Sistem kandang bersusun sering kali menurunkan kotoran (feses dan urine) kelinci yang berada di atasnya ke kandang kelinci bawah, bahkan tak jarang masuk ke tempat pakan. Ini sangat berbahaya.
  2. Kandang lebar lebih baik untuk menghindari kelembaban dan kenyamanan kelinci. Jangan sering meniru kandang orang-orang kota atau penghobi yang miskin lahan sehingga menciptakan penjara buat kelinci dengan luas kandang yang sangat minim. Semakin luas semakin baik. Minimal 4x ukuran besar kelinci. Jangan paksa dengan logika curang manusia dengan alasan tidak punya lahan luas tetapi ingin memelihara banyak lantas memaksa kandang bersusun dan berdesak-desakan. Cepat atau lambat hal iini akan mencelakakan kelinci.
  3. Buat alas yang kuat dan tidak bergoyang karena injakan. Itu akan membuat tidak nyaman kelinci. Lebih fatal lagi jika sampai kejepit, bisa mengakibatkan patah kaki.
  4. Alas kandang sebaiknya bisa dicopot sehingga setiap pagi kita bisa mengganti dengan alas kandang lain. Dengan begitu kita bisa mencuci di luar kandang; lebih efektif mencuci dengan sabun dan bisa langsung dijemur. Ini adalah pola sehat yang harus dilakukan.
  5. Buat celah lubang pada dua alas di sudut belakang untuk tempat pipis dan berak. Dengan begitu kita bisa menghindari tumpukan kotoran. Ingat, jika kotoran menumpuk lewat sehari saja, belakang atau bakteri akan hidup berkembang di situ. Jika kuku kelinci terkena itu biasanya nanti penyakit kudis, bahkan jika tertelan akan mengakibatkan penyakit pencernaan yang gawat. Anak-anak kelinci sering menjadi korban dalam hal ini.
  6. Kandang tidak boleh berlubang besar sebab bisa dimasuki tikus. Jika tikus bisa masuk, celakalah anak-anak kelinci yang baru lahir itu. Kandang celah lebar hanya diperbolehkan manakala kita yakin tidak ada ancaman tikus. Jika anak kelinci Anda sampai dimakan tikus yakinlah bahwa diri pikiran Anda kalah cerdik dengan pikiran tikus.
  7. Tinggi kandang tidak boleh pendek sebab salahsatu kesehatan kelinci juga ditentukan oleh seringnya berdiri. Buatlah ruang yang tinggi untuk kelinci. Jika ukuran panjang kelinci mencapai 50 Cm, maka kita harus membuat tinggi kandang 60 cm.
  8. Jarak tinggi antara alas kandang dengan tanah usahakan minimal 40 Cm. Dengan begitu kelinci jauh dari kotoran.
  9. Buatlah ruangan kandang kelinci senyaman mungkin dengan sikulasi udara yang lancar. Kandang boleh berjajar, tetapi tidak boleh terlalu dekat dalam hal model hadap-hadapan. Pokoknya harus dibuat longgar selonggar-longgarnya. Ingat, penularan penyakit bisa disebabkan oleh sentuhan, udara dan debu.
  10. sinar matahari pagi antara jam 6-8 sangat penting bagi kesehatan kelinci. Buat sinar sehat matahari itu masuk untuk kelinci Anda.
  11. Saat membuat kandang jangan hanya berpikir kokoh dan bagus, tetapi juga harus melihat aspek tepat. Kita lihat banyak kandang bagus bahkan mewah, tetapi pada akhirnya tidak sehat.
  12. http://kelinci.wordpress.com/2010/03/16/beberapa-prinsip-kandang-kelinci/

About these ads

38 responses to “Tips Membuat Kandang Tepat dan Sehat

  1. Angin 29 Desember 2009 pukul 1:23 pm

    makasih bos sangat memntu aku

  2. Bayu 29 Desember 2009 pukul 1:34 pm

    Minta saran, untuk alas kandang kelinci, sebaiknya terbuat dari bambu/kayu atau ram kawat?
    Mohon penjelasan alasannya juga

    Terima kasih

  3. Kabar Kelinci Indonesia 29 Desember 2009 pukul 4:07 pm

    Terbaik adalah bambu. Kayu cepat rusak, kawat sering bikin luka. Perhatikan renggang jarak, jangan sampai membuat kelinci kejepit. Lubang harus lurus. dan kotoran lancar. Perlu studi langsung ke peternak yg baik.

  4. Rental Komputer Murah 11 Januari 2010 pukul 3:53 am

    pengalaman saya bagusnya kandanya itu di tanah az cz dia suka bikin lubang sendiri untuk bikin rumanya supaya tidak kedininan gtu boss.

  5. Kabar Kelinci Indonesia 11 Januari 2010 pukul 3:59 am

    Ini tidak selalu baik. Dalam alam bebas memang begitu. Tetapi dalam alam terbatas hanya akan membuat kelinci tidak nyaman. Soal kedinginan untuk bukan masalah utama. Di dalam kandang bisa dikasih kotak dan rumput untuk tempat beranak. Kelinci yang diliarkan dalam tempat terbatas justru akan banyak mengalami kegagalan karena kita sulit mengontrol, terutama anak-anaknya di dalam tanah. fakta membuktikan ternak petani tradisional tidak berkembang baik. Angka kematian mencapai 50 persen lebih sementara dalam kandang rumahan angka kematian bisa hanya 10 persen, bahkan bisa selamat.

  6. andik 24 Januari 2010 pukul 4:15 pm

    saya mau tanya masalah bahan alas kandang yang baik dan tidak efek negatif bagi kelinci?suwun

  7. Kabar Kelinci Indonesia 25 Januari 2010 pukul 2:07 pm

    yg terbaik pakai bambu. Yg penting membuatnya tepat, tidak terlalu lebar dan tidak terlalu sempit agar kotoran lancar. Jangan sampai menceng2 supaya tidak kecepit. Jika kaki kelinci terjepit berbahaya, bisa patah. Sebaiknya lihat kandang di peternakan yg sudah jalan.

  8. Soerya 27 Januari 2010 pukul 12:58 pm

    Kelinciku pada mati kedinginan di musim hujan,kata teman karena di kandangin(agak tinggi dari tanah) kelinci temanku yg kandangnya langsung di tanah pd sehat2 saja.pdhl rumah kami bersebelahan.makanya aku coba ga di kandang.di tanah aja,asal ada pagar.bener juga,kelinciku sekarang berkembang dgn baik.

  9. Kabar Kelinci Indonesia 27 Januari 2010 pukul 5:42 pm

    ya. Tapi beberapa bulan ke depan anda akan direpotkan jika kelinci sudah banyak yg dewasa. Mestinya solusinya bukan pragmatis seperti itu, apalagi hanya disebabkan asumsi kedinginan. Sekarang tidak masalah, tetapi masalah kerepotan seperti kelinci terkena bakteri kotoran, perkelahian dan seterusnya akan anda hadapi selanjutnya.

  10. mimi_m05s 4 Februari 2010 pukul 5:05 am

    kki,,, sebaiknya ukuran kandang yg bisa muat ampe klincinya gede, brpa ya?? klinci sya rex, loop, ama english. skrng masih umur 3-4bln.
    trims.

  11. Kabar Kelinci Indonesia 4 Februari 2010 pukul 4:48 pm

    ukuran sebenarnya tidak ada yg standar krn kelincinya juga tidak ada yg standar. Masing2 tubuh punya ukuran bukan?
    gini saja, minimal 4-5x gede badan kelinci. Nanti kalau kami kasih tahu antara 60-70cm, eh, ternyata kelinci anda segede kebo kan gak muat….haha..
    Prinsipnya, kandang semakin lebar semakin baik. Dengan lebar, saat membersihkan kelinci ada tempat menghindar dari sapu, juga kotoran tidak campur pakan. Kelinci juga bth olahraga dan bobok lepas selonjor….kadang suka berdiri. Kandang juga harus tinggi melebihi berdirinya kelinci. Oke….?
    perhatikan alasnya, jgn sampai kaki kejepit.

  12. Iban 5 Februari 2010 pukul 4:40 am

    Wah heboh juga ya ternak kelinci itu, gimana ya cara menjadi petani plasma itu yang di ciwidey itu, tolong dikasih gambaran pada aku, terima kasih banget

  13. lenk 10 Februari 2010 pukul 4:58 pm

    mas..klu kandang sistem baterai seperti yg diatas tuh,bikinan pabrikan atau rakitan sendiri ya. klu untuk ayam petelur kan ada yg bikinan pabrik,kandang sistem baterai yg terbuat dari ram,kita tinggal merakitnya…keliatane lebih praktis n bersih …

  14. Kabar Kelinci Indonesia 10 Februari 2010 pukul 6:42 pm

    bikin saja sendiri. Itu lebih sesuai dengan kebutuhan kelinci. Kalau ayam kan memang mudah di standarkan. Kalau kelinci pejantan sama betina saja mesti dibedakan. betina lebih butuh keluasaan krn akan ada kotak sarang beranak. BUat pakai bahan bambu dan kayu sebagai tiang. Perhatikan alas secara baik, jgn sampai melukai kelinci. Kalau kejepit patah tulang bisa repot.

  15. ari 18 Februari 2010 pukul 4:08 am

    eee..aku berniat ternak kelinci nih..! tpi kandang besar seperti impres..??? tar kelinci aku ,aku taruh di tanah saya sekat2 itu bagus gak ya..? tolong solusiya..? tp satu sekatan satu..?

  16. Kabar Kelinci Indonesia 18 Februari 2010 pukul 12:40 pm

    ya bagus. dicoba sedikit saja dulu. Nanti dilihat efektivitas kerjanya. kalau mau begitu bisa besar-besar kelincinya. Cuba bagian tanah bisa dijebol sama kelinci karena kelinci bisa menggaduk tanah dalam.

  17. angga 25 Februari 2010 pukul 3:23 am

    saya mau tanya saya memiliki kandang dengan ukuran panjang 80cm, lebar 70cm, dan tinggi 60cm, dan saya membuatnya dgn dua tingkat dan jarak yang atas dan yang bawah adalah 20cm. apakah ukuran kandang punya saya sudah cukup untuk standar kelinci atau terlalu besar,

    terima kasih,

  18. Kabar Kelinci Indonesia 25 Februari 2010 pukul 5:55 pm

    ya tergantung kelincinya besarnya seberapa. Kalau buat kelinci berbobot sekitar 2-3 kg ya sudah cukup. Kalau buat kelinci 5 kg kurang besar. Prinsipnya Makin lebar makin baik, terutama buat induk. Jarak atas bawah 20 cm itu minim banget, lebih renggang lebih baik menghindari kelembaban. Jarak pendek menyulitkan kebersihan juga.

  19. angga 12 Maret 2010 pukul 8:12 am

    pak saya mau tanya kenapa kelinci betina suka ngorek2 kan dang dan mengigitin kandang sampai2 tiang kandang mau patah, terus apa yang seharusnya saya lakukan

  20. Kabar Kelinci Indonesia 12 Maret 2010 pukul 10:58 am

    kalau mengorek2 itu watak dasar kelinci. Bisa karena evolusi kuku, kebutuhan naluriah membuat sarang dll. Kalau gemar menggigit barang keras itu tandanya butuh kalsium. Kelinci di alam bebas juga makan kulit kayu. Itu normal, tetapi kalau sudah menggigit kayu dan (pasti) di kandang tidak dapat kalsium, itu artinya anda harus menyediakan pakan berkalsium. Apalagi betina yang hamil. Sedikit bayam, wortel, daun pepaya dll sangat penting diberikan 2-3x setiap minggu.

  21. setiawan 24 Maret 2010 pukul 1:15 pm

    aku mau ternak kelinci…tapi mau menimba ilmu dulu di sini….
    kalo boleh…foto kandangnya agak diperjelas…..agar bisa dicontoh gitu. terutama alas yang bisa diganti…aku masih bingung gimana caranya. trims

  22. NINDA 7 April 2010 pukul 4:06 am

    kelinciku gemuk gemuk tiap hari diberi kangkung apa ada makanan yang lain dan agar sehat? trusssss kalau melahirkan di kandang apa yang harus disiapkan kalau kotak kaya gimana??? gambar contoh dunks… tyus rencana design kandang tapi ditarung depan rumah takut siang kepanasan kalau terlalu tertutup tapi kalau dibuat bolong2 takut malemnya kedinginan…… jadi gimana dunks cos i love mypets

  23. Kabar Kelinci Indonesia 9 April 2010 pukul 3:46 am

    kurangi kangkung, pakai rumput yg lain saja. Kotak beranak itu wajib sebagai pengganti gua di tanah. Ya cari gambar sendiri saja.

  24. muhklis 26 April 2010 pukul 5:27 am

    mas aku nanya lagi yach…aku punya kandang kelinci taruhnya di atas tempat pembuangan air maksudnya biar kotoran terbawa arus air terus biar ga menumpuk di bawah kandang..cuma jarak antara air dengan alas kandangya sekitar 40 cm…alasnya pakai ram kawat…kira2 sehat ngak kuntuk kelincinya,,,takutnya kedinginan kelincinya dari arah bawah karna ada air ngalir terus..tks..

  25. Kabar Kelinci Indonesia 26 April 2010 pukul 10:03 am

    sehat atau tidak sehat mesti dilihat apakah itu akan menyebabkan penyakit atau tidak. Mestinya yang menyaksikan setiap hari ini yang harus tahu bahwa setiap kotoran akan membawa dampak buruk. Air juga membuat dingin; tetapi untuk menyatakan apakah kelinci akan kedinginan atau tidak itu harus dibuktikan melalui suhu. Suhu yang baik berkisar antara 16-25 derajat cc. itu saja.

  26. Dallin 1 Mei 2010 pukul 10:24 am

    Kandang punya saya lubang y gk gede,, jadi kotoran y gk smua y turun….!!
    tp stiap sore saya bersihin kotoran y,, yg gk turun….!!!
    kalo kyak gitu bgus gk….???

  27. Kabar Kelinci Indonesia 2 Mei 2010 pukul 5:11 pm

    itu lebih bagus, artinya caesotroph, kotoran lunak yg sering ditelan kembali oleh kelinci tidak jatuh. Dengan begitu kelinci mendapatkan gizi yg baik. Yg penting dibersihkan setiap hari. Itu saja.

  28. derly 3 Mei 2010 pukul 7:49 pm

    ada kelinci kulepas diluar kandang dan sekarang kayanya sdh melahirkan, yg ingin sy tanyakan:
    1. klo lhr di lubang pada usia berapa anak kleinci keluar dr lubang ikut makan? apakah sama 17hr kaya lahir dikotak?
    2. stlh kelinci mulai keluar lubang sy akan pindahkan ke kandang untuk hindari predator, apakah induk tetap akan menyusui kalo dipindah kekandang pada saat anak klinci sdh mulai pada kluar lubang?

  29. Kabar Kelinci Indonesia 4 Mei 2010 pukul 10:44 am

    ya, biasanya setelah 15 hari. Hati2 kalau lubangnya kena air hujan. Pindahkan sekarang pun tidak masalah. kalau belum keluar bulu pakai tisu atau koran. jangan lupa angkut pula sarangnya.

  30. muhklis 7 Mei 2010 pukul 5:53 am

    aku mau nanya nech,kenapa yach kelinciku suka banget tiang kandangx digigitn terus di makan gthu padahal dlu hobbi banget makan kangkung,lama2 bosan,terus aku ganti makanan daun ubi jalar,lama2 bosan lagi,aku ganti lagi pake daun selada,bosan juga…..kalau pertama-tama di kasih makanan bru lahap2 gthu tapi lama2 bosan juga…aku coba lagi pke wortel tiap hari ngasihx tapi kok bosan juga seh,,,jadi bingung nech mikirx…malah suka tiang kandang digigitin terus di mkan…apa karna kelinci ini ga mau aku keluarkan biaya untuk belikan dia makanan..hehehehe…..
    ada lagi nech ko kelincinya jarang banget minum air gthu,,,
    kelinci jantan lebih aneh tingkah lakunya dari pada sang betina yang sedang hamil tapi ga aneh gthu,,,… mohn penjelasanya yacch,,,tks

  31. Kabar Kelinci Indonesia 9 Mei 2010 pukul 3:52 am

    miskin gizi, terutama miskin kalsium. Anda harus banyak memberikan rumput untuk kelinci.
    Pemberian pakan untuk kelinci minimal tiga jenis rumput. Tidak boleh monoton, selain membosankan juga miskin gizi.
    Wortel terus2san juga membosankan. Rumput lebih menjamin karena akan banyak varian jenis tanaman.
    yg dimaksud aneh itu gimana? aneh pertanyaannya. saran kami baca2 dulu yg banyak kiat pemeliharaan supaya tidak bingung.

  32. yopi 9 Juni 2010 pukul 12:51 am

    coba makanan hijau-hijauannya di beri variasi tiap harinya,pasti habis terus deh.jangan lupa di layukan dulu.
    kasih konsentrat juga

  33. Akhen 17 Juni 2010 pukul 4:20 pm

    pak/bu/om/tante tolong saya!!… kaki kelinci saya patah karena kejepit alas kawat.. saya kasih betadine dan perban, jalannya jadi pake 3 kaki.. patahnya di tangan sebelah kanan, tapi itu tidak mempengaruhi kelincahan dan nafsu makan kelinci saya..
    awalnya saya kasih betadine, berontak karena luka robekan di tangganya sekitar 1 cm sampe nampak tulangnya, terus saya paksa kasi obat dan perban.. apakah kelinci yg patah tangan bisa disembuhkan?? mas tolong saya..

  34. A LEO BOKIR 20 Juni 2010 pukul 3:57 pm

    Assalamualaikum War Wab. kasus yang sama terjadi dengan prilaku kelinci yang saya miliki, tiang kandang digigtin sekatan dari bambu sama, tapi tidak semua kelinci berprilaku seperti itu, kenapa pada dikasih pakan yang sama yaitu: padi ampas tahu sore rumput.

    Wasalam War Wab

    Balas

  35. Kabar Kelinci Indonesia 21 Juni 2010 pukul 5:30 pm

    miskin kalsium dan juga kurang seimbang serat. Bayam, wortel perlu dipasok.

  36. Pram 5 Agustus 2010 pukul 5:24 am

    saya baru beli sepasang kelinci jenis loop usia skitar 3 bln, saya berencana untuk membuat kandang karena selama sekitar 2 minggu ini hanya saya lepas dihalaman, mohon penjelasannya agar dapat berkembang biak apakah masing-masing harus saya buatkan kandang yang berbeda atau dapat langsung disatukan saja? kemudian pada usia berapa kelinci mulai kawin?

    trimakasih sebelumnya..

  37. Kabar Kelinci Indonesia 11 Agustus 2010 pukul 3:07 am

    sudah banyak materi penjelasan di situs ini. silahkan membacanya. bisa juga kunjungi situs http://prestasikelinci.wordpress.com

  38. yusi aditya f 21 September 2010 pukul 6:08 am

    akan akan mencoba bisnis mu bos,karna aku suka tantangan.

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 145 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: