KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Tag Archives: laba kelinci

Ternak Uang, Ya Ternak Kelinci


DSC00133Dalam suatu analisis usaha sederhana, untuk pemeliharaan 100 induk dan 10 pejantan, dibutuhkan biaya modal sebesar Rp. 59,3 juta (induk lokal)–Rp. 155,975 juta (induk impor), biaya operasional sebesar Rp. 46,687 juta untuk produksi 3 LS (litter Size) sampai umur potong (6 bulan pemeliharaan) dan pendapatan kotor sebesar Rp 110.234 juta, pada tingkat harga kulit-bulu US $ 1 (10%), $ 3 (10%), $6 (30%) dan $ 9 (50%) dan harga karkas Rp 20.000 per kg. Dengan kata lain, potensi keuntungan yang mungkin diperoleh adalah >130%. (Makalah Prospek, Peluang dan Tantangan Agribisnis Ternak Kelinci Balitnak 2005 -Yono C Rahardjo) Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Yang Perlu Kita Ketahui


Maklumat Bisnis, Investasi dan Marketing Kelinci:dsc001151

  1. Pangsa pasar kelinci sangat luas.
  2. Untuk jangka panjang belum ada kompetisi.
  3. Pemasaran tidak terlalu sulit karena jumlah kelinci baik hias, pedaging, kulit, bulu dan kotoran kelinci masih belum banyak. Tak perlu ada kekhawatiran tidak laku.
  4. Membuka jaringan tidak terlalu sulit. Internet dan forum-forum pertemuan antara peternak sudah sedemikian mudah ditemui.
  5. Jaringan domestik (seperti bekerjasama dengan penjual sate, pedagang bakso, atau kerjasama dengan toko dan restoran) di masing-masing wilayah tidak sulit dilakukan. Produk pun tak perlu bersaing karena memang tidak ada kompetitor.
  6. Tidak butuh strategi yang rumit dalam berbisnis kelinci atau produk dari kelinci. Cukup memainkan relasi antara peternak atau di luar peternak dalam sekup terbatas.
  7. Setiap usaha yang sukses biasanya harus ditegakkan melalui perjuangan tiga tahap (produksi>distribusi>dan memenangkan kompetisi), dalam usaha kelinci hanya butuh keseriusan pada tingkat produksi. Distribusi tidak sulit, bahkan kandang kelinci itu sendiri bisa menjadi pasar karena banyak orang berdatangan membeli kelinci. Tak ada kompetisi bagi peternak karena luasnya pasar kelinci. (dikutip dari Buku Ternak Uang;faiz manshur)