KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Tag Archives: arnab

Tips Memelihara Kelinci untuk Pemula


  1. Jangan membeli kelinci anakan di bawah umur 2 bulan. Itu akan mengakibatkan kelinci mudah mati karena kekebalan tubuhnya rentan.
  2. Kelinci di petshop atau pinggir jalan sering dikatakan umur 1 bulan, bahkan ada yang bilang 2 bulan. Kita tidak tahu betul akan hal itu sebab kita tidak menerima kalender kelahiran. Para pedagang sering berbohong dengan mengatakan kelinci umur 1 bulan, padahal kecil-kecil, biasanya baru umur 20-25 hari. Kalau 2 bulan saja tidak diperbolehkan dibeli, maka 1 bulan jelas lebih gawat. Baca pos ini lebih lanjut
Iklan

Kontes Kelinci Tasik Tutup Tahun


BAGI Anda peternak atau penggemar kelinci di wilayah Priangan, jangan lewatkan untuk mengikuti atau menghadiri acara KONTES DAN PAMERAN KELINCI WALI KOTA CUP 2009, untuk berbagai kelas baik pedaging maupun hias.

Hari/Tanggal : Minggu-Selasa, 27-29 Desember 2009
Tempat : Gedung Gelanggang Generasi Muda (GGM) Kompleks Olahraga Dadaha, Kota Tasikmalaya Baca pos ini lebih lanjut

Kepedulian Pemerintah Pada Ternak Kelinci?


Dalam hal kemajuan usaha, termasuk usaha kelinci, kita tak pernah lupa menyebut istilah pentingnya keterlibatan pemerintah. Hal ini tidak salah mengingat pada dasarnya negara memiliki kewajiban untuk aktif terlibat dalam masalah-masalah rakyat. Baca pos ini lebih lanjut

Yang Perlu dipahami Calon Pemelihara Kelinci


-Renungan Sebelum Memulai Usaha Kelinci

Berikut saya sumbang tulisan untuk diketahui para calon pemelihara kelinci. Buat saya prinsip semacam ini penting untuk dipahami para pemula agar tidak gegabah dalam usaha kelinci. Saya melihat banyak yang terlalu percaya diri merasa mampu. Itu memang bagus karena tanpa rasa optimisme dan kepercayaan diri  kita akan sulit meraih kemajuan. Tetapi Baca pos ini lebih lanjut

Salah Kaprah Dalam Kelinci


Kelinci Mudah Mati.

Ya. Sama seperti hewan lain, termasuk hewan bernama manusia. Cobalah anak yang masih menyusui dan butuh dekat dengan ibunya dipisahkan secara mendadak, tidak diberi susu, tidak diberi air, lalu dikasih makanan orang dewasa, Terus dibawa pergi jauh berdesak-desakan dalam suasana pengap dengan suhu yang berubah-ubah. Kelinci yang dikelola secara baik akan hidup lama antara 8-12 tahun bahkan lebih. Kelinci yang tidak terurus baik, bisa jadi hanya hidup 1-2 hari.

Memelihara Kelinci Itu Sulit. Baca pos ini lebih lanjut

Paradigma Dasar Ternak Kelinci


Paradigma Dasar Wirausaha Kelinci

-Ikhtiar Memajukan Peternakan Kelinci Melalui Investasi dan Pemberdayaan

Sebelum masuk ke pembahasan tentang ternak kelinci, saya ingin mengajak kita memakai landasan berpikir lebih mendasar dalam hal ini. Mula-mula dalam melihat “ternak kelinci” kita mesti memakai dua kombinasi pemikiran, yakni abstrak dan praktis. Keduanya sangat penting. Baca pos ini lebih lanjut

Awas penyakit kelinci musim penghujan


DSC00168Bulan oktober-november-desember seringkali kita mendengar banyak kelinci mati, bukan hanya kelinci anakan tetapi juga indukan? Mengapa? Apakah karena hujan?. Jawabannya hujan bukan penyebab, toh kelinci tidak kehujanan. Tetapi bahwa efek dari hujan pada rumput atau situasi kandang lembab basah seringkali menimbulkan penyakit, terutama penyakit dari Protozoa eimeria. Bahkan kelinci dewasa yang kebetulan daya tubuhnya kurang kuat ikut-ikutan terkena dampaknya. Bagaimana kita mengatasinya? Bukan obat yang kita cari, melainkan beberapa solusi berikut ini: Baca pos ini lebih lanjut

Mengapa Perlu Buku kelinci?


Kenapdsc00017a saya meluncurkan buku KELINCI?

Oleh Faiz Manshur (kontributor KKI)

Mula-mula saya tertarik dengan kelinci. Melihat kelinci hias di lembang bandung ingatan saya waktu itu terkenang oleh masa kecil, saat masih SD. Saat itu saya iseng-iseng memelihara tiga ekor kelinci lokal. Menyenangkan. Setelah lebih 20 tahun tak pernah ketemu dengan kelinci, tahun 2006 silam saya bertemu kembali. Kali ini dengan beragama jenis kelinci. Aneh. Baca pos ini lebih lanjut

langkah awal budidaya kelinci


Peluang Budidaya Kelinci: Antara Si Bodoh dan Si Cerdas

Orang bodoh  akan bilang, kelinci tidak layak digarap karena belum jelas pasar penjDSC00299ualannya. Sedangkan orang cerdas akan berkata “inilah lahan usaha baru yang menantang karena belum banyak orang menggarapnya sehingga kita tidak perlu repot bersaing dengan kompetitor.” Orang yang tak mau maju bilang, pasar kelinci sangat sulit. Karena itu kita tidak layak ternak dalam jumlah banyak.  Orang yang berpikir maju berkata, pasar kelinci justru mudah karena bisa dijual di kandang, tak perlu repot-repot membuka pasar. Baca pos ini lebih lanjut

Sekolah Ternak Kelinci


Pentingnya Sekolah Ternak Kelinci

Sekolah Ternak Kelinci benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat. Begitu banyaknya peminat ternak kelinci terutama di kalangan muda, Asep Sutisna memberikan pelayanan dsc00157khusus berupa kursus magang para calon peternak di rumahnya. Pelayanan training selama ini dilakukan bukan karena keinginannya, melainkan keinginan banyak orang. Baca pos ini lebih lanjut

BUKU KELINCI


Mengelola hewan kesayangan Kelinci tidak boleh asal-asalan. Kisah kegagalan akibat minim produktivitas atau kematian menjadi cerita sehari-hari. Di banyak negara para peternak yang sukses selalu berpijak pada ilmu ternak kelinci secara serius. Buku tentang pengelolaan kelinci menjadi kebutuhan. Beruntunglah saat ini ada buku baru yang secara ilmiah dan dikemas dengan bahasa popular hadir kehadiran Anda sekalian. Sekadar untuk mengintip isi buku ini Anda bisa membaca ulasan dan daftar isi berikut ini:

kelinci

Judul Buku: KELINCI (Pemeliharaan secara ilmiah, tepat, dan terpadu). Penulis: FAIZ MANSHUR. Kata Pengantar:Mu’tasim Fakkih SE MM. Editor: Mathori Al-Elwa. Penerbit; Nuansa Cendekia Bandung. Tebal Halaman284:

Harga Rp 61.000 belum termasuk ongkos kirim.

Layanan pembelian langsung bisa dilakukan melalui Distributor Nuansa Cendekia Sdr Hasyim (0818638038). Telp 022-76883000. Faks 022-7834013. Email: nuansa.market@gmail.com. Alamat Penerbit Nuansa Cendekia. Jl Vijayakusuma II/E-06 Ujungberung-Bandung 40619. Rekening transfer BCA Ujung Berung 283300183.A/n Taufan Hidayat.

Atau bisa didapat langsung di Peternakan Kelinci Asep Rabbit Lembang Bandung:Telp 0817217784/022-2784541

http://ternaksukses.blogspot.com/

Buku ini juga bisa Anda dapatkan di Toko Buku Gramedia dan Toko Buku lainnya. Informasi selengkapnya Toko Buku penjual buku ini hubungi 0818638038 (layanan sms dan tlp)

Baca pos ini lebih lanjut

Yang Perlu Kita Ketahui


Maklumat Bisnis, Investasi dan Marketing Kelinci:dsc001151

  1. Pangsa pasar kelinci sangat luas.
  2. Untuk jangka panjang belum ada kompetisi.
  3. Pemasaran tidak terlalu sulit karena jumlah kelinci baik hias, pedaging, kulit, bulu dan kotoran kelinci masih belum banyak. Tak perlu ada kekhawatiran tidak laku.
  4. Membuka jaringan tidak terlalu sulit. Internet dan forum-forum pertemuan antara peternak sudah sedemikian mudah ditemui.
  5. Jaringan domestik (seperti bekerjasama dengan penjual sate, pedagang bakso, atau kerjasama dengan toko dan restoran) di masing-masing wilayah tidak sulit dilakukan. Produk pun tak perlu bersaing karena memang tidak ada kompetitor.
  6. Tidak butuh strategi yang rumit dalam berbisnis kelinci atau produk dari kelinci. Cukup memainkan relasi antara peternak atau di luar peternak dalam sekup terbatas.
  7. Setiap usaha yang sukses biasanya harus ditegakkan melalui perjuangan tiga tahap (produksi>distribusi>dan memenangkan kompetisi), dalam usaha kelinci hanya butuh keseriusan pada tingkat produksi. Distribusi tidak sulit, bahkan kandang kelinci itu sendiri bisa menjadi pasar karena banyak orang berdatangan membeli kelinci. Tak ada kompetisi bagi peternak karena luasnya pasar kelinci. (dikutip dari Buku Ternak Uang;faiz manshur)

Festival Kelinci Nasional


Festival Kelinci Nasional
Ditulis oleh Faiz Manshur
Selasa, 11 November 2008 19:48
dsc000051
Festival kelinci nasional dilaksanakan di Lapangan Abadi Lembang Bandung selama dua hari sejak Sabtu, 1 November lalu. Kebanyakan orang memang merasa asing dengan acara itu, tapi bagi para pecinta kelinci, terutama para peternak, acara itu layak dihadiri.
Buktinya, pada hari Sabtu, acara yang terkesan jauh dari hiruk-pikuk itu mampu menyedot lebih seribu orang, terutama para pemelihara
suasana-festival-kelinci-lembang-bandung-2008
kelinci.
Ada yang hadir dari Tasikmalaya, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Jakarta, ada pula utusan khusus dari Papua.
Hari pertama, diadakan kontes kelinci jenis pedaging seperti Flemish Giant, Rex American, New Zealand, Satin dan lain
dsc00222
sebagainya.
Sedangkan pada hari kedua, dilaksanakan kontes beragam jenis kelinci hias seperti Fuzzy Lop, Holand Lop, Neterland Dwarf dan Himalayan.
Selain kontes, juga ada acara kreatif lain seperti lomba menggambar dan mewarnai bagi anak-anak. “Acara seperti ini harus kami upayakan karena hanya dengan cara inilah para peternak kecil di Indonesia bisa mempromosikan peternakannya,” kata Asep Sutisna, salahsatu panitia penyelenggara.
dsc00036
Asep yang juga peternak kelinci hias di kawasan Lembang, melihat bahwa kelinci adalah potensi besar bagi masyarakat yang perlu terus-menerus
kelinci-selain-memiliki-potensi-daging-dan-bulu-yang-baik-juga-memiliki-pesona-bagi-manusia

dikembangkan.

Acara bertajuk Festival Kelinci Nasional ini memang menarik untuk sebuah terobosan perkembangan ternak di Indonesia. Kelinci adalah aset potensial bagi peningkatan gizi masyarakat karena dagingnya rendah kolesterol dan paling berkualitas di banding daging hewan lain.
Sedangkan bulunya menghasilkan wol yang sangat mahal harganya. Sementara pupuk dari kotoran kelinci dan air kencingnya berkualitas unggul untuk menyuburkan tanaman. Hebatnya lagi, kelinci memiliki kemampuan beranak cepat, dalam 1 bulan angka kelahiran rata-rata 6-8 ekor setiap beranak.
Sayangnya, masyarakat masih menganggap memelihara kelinci sebagai usaha sampingan dan terkesan ndeso. Padahal di berbagai negara, kelinci adalah aset bisnis paling potensial yang cepat memutarkan uang.
dsc00233
Di kalangan pecinta kelinci, potensi tersebut sudah dikenali secara mendalam. Sayangnya, masyarakat umum,-termasuk media massa,-masih menganggap kelinci sebagai hewan piaraan marginal. Karena itu ada baiknya kalangan media menaruh perhatian secara lebih jeli akan potensi ini. Dengan banyaknya even dan publikasi secara massif diharapkan kemajuan dalam dunia perkelincian semakin pesat kemajuannya.
penilaian-festival-kelinci-nasional-2008-bandung
Faiz Manshur, kontributor Mediabersama.com
(naskah ini dimuat di http://www.mediabersama.com)


Media Informasi Kelinci Indonesia


Setelah berjalan lebih setahun kami mengelola situs Kelinci.WordPress.com ini ternyata ada banyak pengalaman yang kami dapatkan. Salahsatu hal yang menarik dsc06556adalah tentang pentingnya pertukaran pemikiran, jalinan relasi dan jual beli. Kelinci memang bukan makhluk baru di sekitar kita, tetapi banyak hal yang baru dari kelinci itu sendiri. Dan memang itulah kehidupan. Selalu berubah dan baru. Tak ada yang tak berubah kecuali perubahan itu sendiri. Baca pos ini lebih lanjut