KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Mengapa Induk Mati Mendadak?


Mengapa di musim hujan ini terdapat kasus induk melahirkan pada mati?
Apakah karena musim hujan, sehingga suhu, kelembapan dan basah menjadi sebab?

Jawabnya tidak secara langsung. Situasi makro hanya mendorong. Untuk menjawab hal ini mesti agak spesifik guna menyelesaikan masalah. Soal cuaca kami tidak akan dijelaskan panjang lebar di sini sebab sudah sering kami sampaikan. Intinya hujan, peralihan atau kemarau sama-sama memiliki masalah jika itu hendak dianggap masalah. Satu hal saja untuk musim hujan sebaiknya perkawinan kelinci memang ditunda dulu, bukan karena hujannya, melainkan karena kita masih berhubungan dengan situasi pakan yang dikondisikan oleh alam. Apa itu?

1). Dalam masa mengandung dan melahirkan kelinci butuh pasokan makan duakali lipat dari biasanya. Bukan hanya jumlah pakan tetapi juga gizi yang memenuhi kebutuhan naturalnya dalam menyusui. Pakan padat tanpa rumput akan mengakibatkan ketidakseimbangan serat dan gizi lain. Demikian juga kebanyakan rumput tanpa pakan padat yang baik akan mengakibatkan kolapsnya induk.

2). Pada kasus tertentu di mana kelinci makan rumput situasi hujan nyamuk bersarang dan bertelur. Nyamuk sering dilupakan sebagai salahsatu masalah karena kita tidak bisa mendeteksi secara langsung. Ternyata sebagian kelinci yang kolaps, terutama induk menyusui itu keracunan telor nyamuk. Dalam jumlah sedikit mungkin tidak menimbulkan bahaya, namun ketika kelinci mengonsumsi jumlah banyak bisa jadi malapetaka itu menimpa. Biasanya rumput dengan telor nyamuk itu didapat oleh tukang ngarit dari bawah pohon rimbun atau tempat lain seperti rumput di bawah dedaunan berimbun, dekat dengan sampah, rumput di sekitar selokan/gorong-gorong atau rumput dari perkebunan.

Pada point kedua ini adalah hasil refleksi atas banyaknya pengalaman para peternak yang selama ini berhubungan dengan KKI. Musim tidak menjadi masalah. Yang menjadi masalah adalah manajemen kebersihan pakan. Nah, kebersihan pakan harus dimulai juga dari saat merumput. Sekalipun musim hujan memberikan kemudahan atas rumput, semestinya kita instruksikan kepada perumput agar berhati-hati mengambil rumput. Statemen ini bukan ilmiah. Jika tidak mau percaya karena kami tidak menyertakan sample laboratorium silahkan. Jika hendak percaya itu lebih baik karena kami memiliki sample dari pengalaman yang sangat banyak. Hati-hati dengan rumput basah dan kotor, terutama rumput dari sarang nyamuk. Semoga memberikan masukan buat Anda sekalian.

10 responses to “Mengapa Induk Mati Mendadak?

  1. Sigit rabbit's 13 Februari 2010 pukul 1:42 pm

    thanks bgt infonya.

  2. monce 13 Februari 2010 pukul 4:45 pm

    HAPPY VALENTINE DAN GONG XI FA CAI, selamat merayakan bagi yang merayakan.salam kenal,infonya oce banget untuk sata yang tergolong pemula

  3. wiwin 20 April 2010 pukul 4:57 am

    baru 7 bulan saya mencoba pelihara kelinci, mulai dari beli seekor calon induk. sebulan berikutnya beli 2 ekor bibit umur 3 bulan. beberapa waktu lalu kelinci telah melahirkan 10 anakan, namun mati semua tanpa sisa. kini kelinci tersebut satu minggu lalu melahirkan kembali, 8 anak. tapi sayang, 3 hari lalu sang induk mati…, tolong dibantu kirakira apa penyebab kematian indukan? lalu bagaimana merawat anakan kelinci tanpa induk tersebut agar tidak mati? Terima kasih……

    salam win

  4. Kabar Kelinci Indonesia 21 April 2010 pukul 11:57 am

    Kami pikir kalau Anda sudah membaca banyak hal di sini, masalah yg menyebabkan sudah ketemu. Tiga hal saja bisa untuk mendeteksi. 1) induk terlalu dini mengandung. Induk yg hamil pertama – kedua pada usia di bawah 8 bulan rawan masalah. 2) kurang gizi saat hamil dan menyusui 4) karena masalah pemeliharaan yg tidak tepat terutama menyangkut masalah stres. tak akan jauh2 dari tiga masalah ini.

  5. / 26 April 2010 pukul 3:48 pm

    Mas mo tanya nih,kalo kelinci tu,sbaiknya di kandangkan pa di lepas?

  6. Kabar Kelinci Indonesia 28 April 2010 pukul 12:40 am

    masing-masing baik, tergantung situasinya. Di lepas di lingkungan buruk ya sama saja membunuh. Di kandangi tapi kandangnya tidak memenuhi kebutuhan hidup ya sama juga menyiksa. jadi pertanyaan Anda itu mesti dihubungkan dengan situasi.

  7. Daniel 27 September 2010 pukul 8:01 am

    Saya membaca sebagian besar tulisan dalam blog KKI ini dan mendapatkan sangat banyak informasi. Apabila ada tulisan terbaru, harap diberitahukan ke email saya. terimakasih.

  8. Kabar Kelinci Indonesia 3 Oktober 2010 pukul 8:00 am

    Trims. Silahkan saja kunjungi setiap saat. Kalau ada yg baru nanti pasti bisa dibaca bebas.

  9. Khoirul 21 Oktober 2010 pukul 11:31 am

    Mas mau tanya? kelinciku Hamil 1 minggu, tapi kok kelinciku murung gag mau makan n telinganya kadang” dingin….. kenapa mas kok gitu? N kasih solusinya ya mas !
    terima kasih sebelumnya

  10. Kabar Kelinci Indonesia 21 Oktober 2010 pukul 2:37 pm

    agak murung biasa. berikan pakan yg baik, rumput yg bagus dan wortel. Kelinci hamil butuh perhatian ekstra sampai menyusui. pastikan kenyamanan kandang dari gangguan pejantan, tikus dll.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: