KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Induk kelinci dan Tikus


Mengapa induk kelinci cuek?

Memahami hal ini sebaiknya kembali ke alam. Sebagai hewan bukan pemangsa dan punya naluri lebih banyak dimangsa, kelinci harus berlaku cerdas untuk melindungi anak-anaknya. Sikap cueknya bukan karena ia tidak punya naluri keibuan melainkan sebagai strategi menyembunyikan anaknya supaya hewan pemangsa tidak mengetahuinya.

Ia lebih memilih siap berkorban manakala ada pemangsa untuk melarikan diri sebab ia tidak mungkin memenangkan pertarungan terbuka dengan musuhnya. Itulah sebabnya saat kelinci hendak menyusui biasanya berputar memeriksa lingkungan, bergerak pelan dan tidak membuat gaduh. Naluri alam ini dibawa ke kandang domestik.

Karena itu tidak perlu heran manakala ada tikus masuk tetap saja induk berlagak cuek sebab ia tidak punya cara untuk menyerang hewan pemangsa lain. Hanya hanya kelinci jantan yang biasanya melabrak tikus. Sayangnya, di dalam kandang domestik strategi menyembunyikan anak ini tidak selalu efektif. Tikus justru sering memangsanya secara leluasa, barulah kemudian induk itu stres setelah memeriksa kondisi anaknya. Biasanya induk yang kehilangan anaknya akan nampak bingung, mata berkaca-kaca dan nafas ngos-ngosan karena geram.

Apakah Induk salah?

Tidak, sebab di alam bebas strategi itu akan selalu tepat dan selalu berhasil.  Di alam bebas, tikus bukanlah ancaman sebab lokasi hidup kelinci sangat berbeda dengan tikus, bahkan kelinci tidak pernah berhubungan dengan tikus. Mengamankan anak kelinci dari jangkauan tikus sepenuhnya tanggungjawab manusia yang menciptakan pola kehidupan kelinci.

Sepatah kata dari Mamur Suriaatmadja penting kita hayati. Promotor Kelinci Nasional Era 1980an itu mengatakan, “jika kelinci sampai dimakan tikus, itu pertanda pemiliknya lebih bodoh daripada tikus.” (Naskah ini adalah kutipan dari Buku Perawatan danPengobatan Kelinci/ Faiz Manshur dan Mutazim Fakih)

19 responses to “Induk kelinci dan Tikus

  1. kelinci rabbuny 11 Februari 2010 pukul 11:53 pm

    sekedar masukan saja, utk mencegah tikus masuk ke kotak sarang (nest box), diusahakan kandang induknya jgn ada celah yg memungkinkan tikus utk masuk, biasanya pd usia 1-15 hari bayi kelinci (kits) rentan terhadap serangan tikus.

  2. muhammad wahyudi 3 Maret 2010 pukul 9:02 am

    ngeri banget…karena kelinciku baru aja melahirkan.jangan sampe dimakan tikus…. nanya juga, boleh ga sih setiap saat kelinci dilihat setelah melahirkan. atau kandang harus tertutup?

  3. lenk 3 Maret 2010 pukul 4:41 pm

    bisa jg kita gunakan racun tikus yg kita pasang di sekitar area kandang,untuk menghambat mewabahnya tikus disekitar lingkungan kandang….tapi kita jg harus memperhatikan kondisi kandang yg ideal,gunaka kawat stimin 1cm,agar tikus tidak bisa masuk kandang…

  4. macan kecil 19 Maret 2010 pukul 3:07 am

    Kelinciku sudah 2x lahiran…
    Lahiran pertma semua anaknya dimakan tikus…..(abis)
    Lahiran kedua mulai belajar, pakai kandang yg bisa mobil/dipindah-pindah, dan digantung pada tembok, yang jauh dari jangkauan tikus…aman sampai sekarang dah 2 bulan dah mulai makan-makanan keras…. (satu lagi…jangan dipegang-pegang langsung pakai tangan nti gak disusui induknya

  5. debbie 22 Maret 2010 pukul 12:51 pm

    wah oke klw begitu, saya punya kelinci jenis holand hulk jantan & Reg ( bulu karpet ) Jantan & betina, saya ingin coba u/ eksperimen menyilangnya….
    kebetulan baru2 ini saya memeliharahnya sktr 10 bln’an…
    kira2 ada keritik / saran u/ saya?…..
    mungkin akan lebih membantu u/ perkambangbiakan kelinci ini.
    thx

  6. Kabar Kelinci Indonesia 22 Maret 2010 pukul 8:19 pm

    Kok tafsirnya begitu? hati-hati. nanti hasilnya akan macam2 dan tidak jelas arahnya. kawin silang butuh kesabaran, termasuk sabar dalam hal bahwa anak-anak yg disilankan itu tidak akan memiliki jenis khusus dan memiliki kualitas hasil yg baik. Nanti malah merugikan krn kalau untuk hias lalu bulu dan struktur badannya tidak lazim malah tidak laku.

  7. cici 30 Maret 2010 pukul 4:51 pm

    tolongg,,, urgent.. klinciku bru td pagi nglahirin.. masalahnya, dia nglahirin di alam bebas ( d bwh tumpukan kayu d hal blakang ) td barusan satu dmakan tikus,, taunya pas denger bunyi triakan ksakitan anaknya,, kasian bgt dengernya,, mo mindahin anak2nya mustahil karna tumpukan kayunya dah sdemikian rupa hingga g bisa dbongkar lg,, julurin tngan aja g bs,, baca diatas klo klinci jantannya akan nglabrak si tikus,, apa yg jantan kulepasin aja jg y?? ( td dikandangin takut ganggu si induk) ada solusi ngadapin maslh ini???

  8. Kabar Kelinci Indonesia 31 Maret 2010 pukul 1:17 am

    masalahnya sudah jelas. Mestinya solusinya juga langsung ditindaklanjuti. Kalau sudah dimakan tikus, ya mungkin nanti seterusnya dimakan tikus lagi. Itu bukan alam bebas, buktinya kelinci tidak py kebebasan memilih tempat aman. Itu terlalu teknis. Silahkan jaga dan rawat dengan cara yg paling mungkin.

  9. kelinci purwakarta 15 Juni 2010 pukul 9:26 pm

    master kelinci sy mau nanya neh…sy punya kelinci angora inggris betina wrna putih, telinga dan mata hitam dan jantan warna coklat, mata hitam. betinanya skrg udah ngelahirin 7ekor tp ada 5 ekor anaknya warna full white dan mata merah smentara di kandang sy gak punya kelinci yg warna matanya merah, kelinci tsb dibeli 3bln lalu. apakah ini hal biasa pada anakan kelinci punya ciri bukan bawaan ibu bapaknya

  10. Iqbal Kusmana Rosadi 21 Juni 2010 pukul 2:34 am

    Mas kenapa kelinci saya setelah di kasih kotak, kemudian alasnya saya kasih sabut kelapa, tetapi kenapa malah di kencingin,saya khawatir saat waktu kelahiran nanti..apakah itu tidak apa-apa?mohon bantuannya.

  11. Kabar Kelinci Indonesia 21 Juni 2010 pukul 5:33 pm

    kotak yang bersih. Jangan bekas dipakai induk lain atau tempat sarang hewan lain. Kalau cuma dikencingin gak masalah.

  12. maria 10 Agustus 2010 pukul 7:28 am

    aku punya kelinci, aku bingung ga tau kelinci ku atu hamil atau tidak, bedasarkan ciri-ciri sepernya dia hamil. tapi masih ku campur betina dan jantannya,, apa boleh.. pliss kasih saran yaaa tq

  13. Kabar Kelinci Indonesia 11 Agustus 2010 pukul 3:04 am

    mau hamil atau tidak kalau di atas 4,5 bulan itu penyiksaan. Kasihan ya kelincinya. Apalagi tidak tahu jadwal kelahiran. Bisa mati semua nanti anaknya. Mohon pelajari serius supaya tidak menyiksa hewan.

  14. ivan 1 September 2010 pukul 12:00 pm

    mas kelinci saya tanggal 17 agustus kemaren melahirkan, kira-kira kapan ya induk nya saya kawin kan lagi. supaya dapat waktu yang tepat kalau nanti induk tidak menyusui lagi induk sudah bunting lagi.
    makasih saran dan informasinya…

  15. Kabar Kelinci Indonesia 2 September 2010 pukul 1:32 am

    Kalau mau aman dan baik ya minimal 2 bulan setelah melahirkan.

  16. Dwi 5 Oktober 2010 pukul 2:38 pm

    Apa bner klo kelinci melahirkan sijantan pasti membunuh anknya sndri

  17. ibraheem 12 Oktober 2010 pukul 4:23 pm

    Kelinci2 betina saya sering berdiri atau menggaruk2 kandang..ini tanda minta kawin atau hamil..?? soale saya baru beli, so gak tau hamil pa gak..?? trims pak Boss..

  18. Kabar Kelinci Indonesia 18 Oktober 2010 pukul 5:14 pm

    kalau betina ingin kawin bukan menggaruk-garuk. Kalau sekiranya memang curiga itu hamil segera persiapkan kotak sarang.

  19. Kabar Kelinci Indonesia 18 Oktober 2010 pukul 5:28 pm

    kok sepertinya banyak dapat info dari isu-isu sih. Cobalah baca2 dulu materi yg ilmiah. Bukan pasti membunuh, tapi kalau disatukan ya bisa diinjek2.
    tidak akan terjadi pembuhan kalau tidak disatukan. dan memang tidak boleh disatukan saat betina sudah kawin. harus pisah.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: