KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Yang Perlu dipahami Calon Pemelihara Kelinci


-Renungan Sebelum Memulai Usaha Kelinci

Berikut saya sumbang tulisan untuk diketahui para calon pemelihara kelinci. Buat saya prinsip semacam ini penting untuk dipahami para pemula agar tidak gegabah dalam usaha kelinci. Saya melihat banyak yang terlalu percaya diri merasa mampu. Itu memang bagus karena tanpa rasa optimisme dan kepercayaan diri  kita akan sulit meraih kemajuan. Tetapi rasa percaya diri tanpa bekal bisa jadi senjata makan tuan. Maka pentingnya buat kita untuk merenungkan sejenak beberapa hal berikut ini agar kita tidak mengikuti kegagalan-kegagalan pemelihara sebelumnya.

1). Yakinlah bahwa kelinci itu adalah potensi terbesar di dunia. Potensi itu bisa untuk tujuan penghasil daging sehat, pupuk hebat, kulit sehat dan bulu terbaik. Ketiga hal ini akan menjadi peluang mendulang uang yang sangat luar biasa. Potensi lain di luar produksi tersebut ialah bahwa pada dasarnya pemeliharaan kelinci bisa dilakukan mulai dari kecil (dengan modal kecil), bisa juga dengan modal besar. Ketiga, persaingan belum ada. Yang terjadi justru kekurangan pasokan; bahkan untuk bibit yang baik pun masih kurang.

2). Yakinlah bahwa potensi sebesar dan sehebat apapun, termasuk potensi yang kita miliki, -yakni otak, fisik dan jiwa kita,-jika tidak dikelola secara baik dan tepat niscaya bukan lagi sebagai potensi. Di sini saya ingin menegaskan bahwa untuk mengelola potensi kelinci jangan dilihat sembarangan. Potensi kelinci tak bisa dilihat sebagaimana hewan domba/kambing atau sapi, juga ayam. masing-masing tidak bisa disamakan, sekalipun beberapa hal memiliki kesamaan. Untuk mencapai pemahaman hakiki kelinci kita tak usah sibuk berbanding-banding dengan hewan ternak lain. Pahami saja dulu secara mendasar kelinci.

3) Di atas keyakinan potensi dan keyakinan bahwa potensi itu bisa diraih menghasilkan sesuatu yang luar biasa, mestinya kita juga tidak berlaku emosional. Sikap emosional menyatakan kelinci menarik dan suka, atau sikap gegabah dengan mengatakan memelihara kelinci mudah, termasuk sikap gegabah mengatakan sulit mengelola kelinci harus ditinggalkan. Masukilah wilayah etos kerja yang baik dengan meletakkan dasar menarik ilmu pengetahuan secara mendalam. Jangan buru-buru membeli kelinci sebelum prinsip-prinsip pemeliharaan kelinci domestik dipahami secara baik karena itu hanyalah akan membantai kelinci. Jangan hanya karena membaca satu dua artikel langsung tancap gas belanja kelinci. Bersabarlah sejenak dengan mengunjungi peternak yang sudah lama berjalan. Berbagai ragam literature, mulai dari internet, buku dan majalah/surat kabar mesti dibaca. Tundalah niat anda membeli kelinci barang beberapa minggu. Dalam usaha pemula ini, prinsip lebih cepat lebih baik tidak berlaku. Pengalaman membuktikan mereka yang tergesa-gesa sering gagal. Satu contoh, mereka tidak bisa memilih induk yang baik.

4) Saya tidak menakut-nakuti. Saya juga tidak mempersulit. Bagi saya, sebuah usaha tidak perlu dilihat sulit-mudahnya. Semua pasti memiliki kesulitan, semua pasti memiliki kemudahan. Hilangkan saja paradigma ini. Ganti dengan paradigma prasyarat. Apakah itu? Ialah prinsip bahwa segala sesuatu yang hendak dilakukan itu mesti dilihat syarat-syarat dasar kebutuhannya. Otak kita masih kosong, maka isi dulu dengan ilmu pengetahuan. Pengalaman kita juga melompong. Maka solusinya jelas, perlu berlatih dengan cara magang dan seterusnya.

(Sekian dulu. Semoga KKI terus dikelola secara baik.)

Kepada Redaksi KKI, sesuai pertanyaan Anda apakah naskah ini boleh disebar luaskan, saya jawab boleh. Silahkan semoga bermanfaat. Gratis. Semoga semua peternak Indonesia maju.-Salam. faiz manshur)

16 responses to “Yang Perlu dipahami Calon Pemelihara Kelinci

  1. siswanto rabbitry 20 Desember 2009 pukul 11:28 pm

    Jempol dech artikelnya….sungguh kki sangat membantu usaha perkelincian saya.tanks ya kki?!

  2. mardi 21 Desember 2009 pukul 10:45 am

    oc banget artikelnya…….aku pingin gabung kki….caranya gemana?

  3. ABDULLAH SYAFII 21 Desember 2009 pukul 10:57 am

    IYA ITU BETUL. SAYA TAMBAHKAN, KLO MAU PELIHARA KELINCI ILMU DIPENUHI DSRI BUKU, PETERNAK KELINCI, INTERNET N TANYA AMA BAKUL-BAKUL, POKOE CARI INFO SEBANYAK-BANYAKNYA, LALU BELI KELINCI YANG MURAH-MURAH DULU ALIAS LOKAL DAN SEDIKIT AJA ATO NEW ZELAND KLO UDAH PENGALAMAN SERTA TAU PRAKTER PENANGANAN KELINCI BARU NGINJAK YANG MAHAL ATO HIAS.OK .SAYA TINGGAL DI SURABAYA, NAMA SYAFII NO HP 085232286108. SAYA BETERNAK KELINCI HIAS DAN PEDAGING.MAKASIH

  4. Kabar Kelinci Indonesia 21 Desember 2009 pukul 12:51 pm

    @ mardi. Mau gabung KKI? KK bukan organisasi, melainkan emdia online. Kalau mau gabung alias kontribusi naskah boleh. Nanti kalau bagus dimuat. Tentu saja tanpa diberi honor…hehe

  5. dindoank 30 Januari 2010 pukul 2:08 am

    alhamdulilah,..aku ketemu situs seperti ini, salam silaturahmi buat semua!

  6. Haryono 2 Februari 2010 pukul 2:00 am

    saya pemula, sekarang saya mulai ternak (REx,cinamon,flam,spot) mohon bimbingannya dan info guru,.. alamat saya di Sidorejo Rt 01/14 Belangwetan Klaten Utara, Klaten (belakang RSI Klaten),.. phonne 081233229448,.saya sudah mulai survey,.Blitar,Yogya,Magelang.
    saya mengundang teman2 buat mampir kalau pas lewat,.tq..

  7. Mila 15 Februari 2010 pukul 6:27 am

    Benar bahwa sbaiknya memperkaya referensi cara memelihara kelinci dahulu sebelum memutuskan membeli. Saya termasuk yang sebaliknya dan setelah 2 ekor kelinci pertama saya meninggal saya baru menemukan KKI ini yang menurut saya sangat bermanfaat untuk referensi dan sharing. Sekarang saya mempunyai sepasang kelinci lokal membeli sejak umur 3 bulan dec 09 lalu dan saya taruh di dalam kandang bambu di halaman depan rumah. Asupan makanan adalah rumput teki setiap pagi dan sore (apa betul rumput teki ini yang dimaksud dgn “Timothy Grass” ato nama latin nya Phleum Pratense?? ) ditambah sayur kakung yang sudah dijemur matahari juga tiap pagi dan sore. Plus air minum yang saya taruh di botol minum yang saya ganti tiap pagi hari saja (itu pun sisa air dalam botol masih banyak..tapi tetep saya ganti baru).
    Sejak awal february 2010 saya menambah kelinci peliharaan saya dengan sepasang angora yang masih berumur 2 bulan (kata penjual nya di pet shop sih..saya sendiri kurang faham umur sebenarnya). Saya tempatkan dalam kandang indoor di ruang tamu. Namun asupan makanan agak berbeda, menurut saran pet shop nya adalah : rumput Hay dan Pellet, plus air minum di botol minum.
    Sekalipun sampai saat ini ke 4 kelinci saya alhamdulillah sehat, namun saya masih bertanya-tanya apa benar ada pembedaan dalam memberikan asupan makan pada jenis kelinci lokal dan angora ?
    Mohon KKI dan teman-teman bisa bagi info nya
    Terima kasih

  8. Benny Kuswardhana 1 Maret 2010 pukul 1:30 pm

    SUKSES MENJADI PENGUSAHA KELINCI

    Ingin menjadi pengusaha sukses di bidang budidaya kelinci? Ikutilah OPEN HOUSE (GRATIS) “SUKSES MENJADI PENGUSAHA KELINCI” yang diselenggarakan oleh RUMAH KELINCI yang berlokasi di Jl. Cihanjuang Km 6.5 Parongpong Bandung.

    Pendaftarkan melalui sms ke 081 321 194475, kami menyediakan 2 pilihan waktu yaitu hari Sabtu tgl 6 maret 2010 pkl 10.00 – 12.00 WIB dan hari Minggu tgl 7 Maret 2010 pkl. 09.00 – 11.00 WIB.

    Dalam acara OPEN HOUSE ini kami akan memaparkan proses budidaya kelinci, peluang dan prospek wirausaha kelinci, strategi pemasaran, dan kuliner kelinci. Disertai dengan informasi pelatihan dan kesempatan untuk mendapatkan permodalan dari perbankan (yang selama ini telah di implementasikan oleh Rumah Kelinci).

    Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga dapat bermanfaat.

  9. pengembara 23 Maret 2010 pukul 9:15 pm

    thanks infonya sangat bermanfaat…moga sukses semua usaha kita. amin.

  10. irawan wijayanto 16 April 2010 pukul 8:55 am

    mau coment dikit nih saudara2..
    potensi kelinci emg luar biasa. yang penting kita selalu optimis dan JANGAN LELAH BELAJAR. buku, sharing dng temen2 sesama peternak, baca artikel di internet. dll.
    oya, jadi ingat nih. beberapa kali saya baca blog tentang kelinci. ada yg hanya menyebutkan tentang yg manis2 saja tentang kelinci. emang manis sih, tapi alangkah baiknya kalau kita realistis dalam menyampaikan “info”. Misal, ada blog yg menyebutkan kelinci bisa beranak 1 bulan sekali. trus pake itung2an matematis segala. yg ujung2nya akan terasa “indah” dan berlipat keuntungan. jadi geli, bagaimana ceritanya kelinci bisa beranak 1 bulan sekali?
    hal tersebut menurut saya justru menyesatkan, dan akan berbahaya. tar bnyk bermunculan peternak2 dadakan yg hnya mengejar keuntungan semata.eh, setelah “nekat” akhirnya baru sadar klo ternyata tdk sesederhana itu. mari selamatkan kelinci dari “pembantaian”. Mari cintai kelinci dengan tulus, percaya aja deh, kelinci akan “mencintai” kita juga dengan memberikan sisi “manisnya”. he…he…he..
    trims. (irawan, karanganyar-085229081347)

  11. reny ifa arisanti 16 April 2010 pukul 2:56 pm

    saya baru kepikiran berernak kelinci 2 hr ini.saya amat pemula,tp situs ini mengajarkan saya untuk tidak tergesa2 sebelum sy menangis krn kelinci yang akan saya pelihara nanti mati.yang saya bingungkan,setelah saya benar2 tau seluk beluk kelinci nanti apa yang harus sy lakukan? apakah saya akan menggaji pegawai untuk memelihara ternak saya ataukah saya menggunakan cara bagi hasil dgn peternak yang sudah mahir?
    MOHON BIMBINGANNYA
    terima kasih sebelumnya

  12. Kabar Kelinci Indonesia 16 April 2010 pukul 11:22 pm

    sebenarnya di BUku Ternak uang bersama kelinci itu sudah banyak dijelaskan. Menggaji orang bukan solusi. kalau yg digaji tidak paham gimana?
    Tidak usah bingung. Tahapan yg paling tepat adalah belajar langsung. Sempatkan kursus atau pelatihan barang 1-2 hari. Mereka yang ikut pelatihan lebih baik daripada yang sekadar tanya2 biasa. bisa kunjungi situs http://prestasikelinci.wordpress.com

  13. datik 8 Juni 2010 pukul 8:39 am

    Thank you. articlenya OK abis

  14. Kang Onay 3 Agustus 2010 pukul 7:17 am

    Kelinci kan dikenal sebagai hewan yg bisa beradaptasi dgn baik dalam masalah iklim setempat. Nah, yang sy tau seperti di Lembang, Ciwidey itukan daerah dingin. Apakah sudah ada yg berhasil beternak kelinci di daerah yang suhunya diatas 24 derajat ? Mengingat sy berniat beternak kelinci tapi daerah sy ya suhunya sekitar 24-28 derajat ? Kemudian dimanakah alamat APKIN atau ASPEK (Asosiasi Peternak Kelinci) ? Thx

  15. Mahendra Cipta 30 September 2010 pukul 3:55 am

    setelah baca2 ini saya jadi nambah semangat mas…😀

    kelinci saya udah 3 satu dutch (jantan), lyon + angora (betina semua) udah mulai agak gendutan + mam nya rakus bgt…

    insyaallah saya bisa gabung jadi peternak seperti para senior2 yang udah sukses… hehehehe

  16. arif 17 Oktober 2010 pukul 8:13 am

    saya mnta saran dan dukungan temen2 semua krn saya ni baru mau memulai coba utk ternak klinci,,

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: