KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Salah Kaprah Dalam Kelinci


Kelinci Mudah Mati.

Ya. Sama seperti hewan lain, termasuk hewan bernama manusia. Cobalah anak yang masih menyusui dan butuh dekat dengan ibunya dipisahkan secara mendadak, tidak diberi susu, tidak diberi air, lalu dikasih makanan orang dewasa, Terus dibawa pergi jauh berdesak-desakan dalam suasana pengap dengan suhu yang berubah-ubah. Kelinci yang dikelola secara baik akan hidup lama antara 8-12 tahun bahkan lebih. Kelinci yang tidak terurus baik, bisa jadi hanya hidup 1-2 hari.

Memelihara Kelinci Itu Sulit.

Ya, Bagi yang sulit. Kalau pikiran sudah punya asumsi sulit, semua jadi sulit. Tergantung dari mana menilainya. Masing-masing ada kesulitan, masing-masing ada kemudahan. Di balik kemudahan selalu ada sisi yang sulit. Di balik kesulitan, pasti ada kemudahan.

Kelinci tak butuh air minum.

Ya minum apa dulu? Jangan bayangkan kelinci minum bir atau coca-cola deh. Mosok makhluk hidup enggak butuh air? Apa di sekolah SD enggak diajarkan atau karena tidak sekolah? Hayo. Kamu ketahuan…..ah.

Kelinci cukup air dari rumput.

Lho. Kok tahu kalau cukup? Emang kelinci bilang cukup ya? Tahunya kan dari bakul di pinggir jalan. Kamu ini orang sekolahan, lebih berpendidikan di banding bakul. Kok percaya saja sih. Rasional dong. Rumput segar itu kandungan airnya antara 70-80 persen. Dalam kondisi layu, hanya tersisa 15-20 persen. Kebutuhan air kelinci itu sama dengan manusia. Banyak kebutuhannya. 1) untuk melancarkan pencernaan. 2) Energi. 3) menetralisir bakteri dalam usus dan sekum. 4) Air adalah sumber energi yang tak bisa diganti oleh pakan lain. Apalagi dalam kondisi dehidrasi panas di perjalanan, berdesak-desakan dan situasi berubah-ubah. jangankan kelinci. manusia saja bisa stres dan bahkan mati kalau kekurangan air. Apalagi anak kelinci. Mending yang rasional dan empiris saja. kecukupan kelinci itu kalau berhenti minum. Berikan misal 1-2 gelas. kalau masih kurang berarti minta tambah lagi. Teorinya mudah, air putih kelinci minimal setengah gelas. Kalau manusia 8 gelas perhari. Ini minimal, maksudnya semakin banyak semakin baik. Gak ada deh dengan urusan kembung. Itu bukan sebab air, tapi sebab bakteri atau protozoa. Nanti kalau kelinci sudah merasa cukup pasti berhenti minum. Semakin sering minum semakin baik. Asal jangan minum racun saja lah…air puting. Mentah atau matang bisa!.

12 responses to “Salah Kaprah Dalam Kelinci

  1. syarif 18 Desember 2009 pukul 6:57 pm

    makasih artikelnya …
    saya dah coba kasih minum kelinci yg baru sekitar satu bulan saya beli (jenis Flam). tapi sy perhatikan tak pernah di minum, knapa ya ? apa dulunya tdk biasa dikasih minum ? makasih ..

  2. Kabar Kelinci Indonesia 19 Desember 2009 pukul 3:39 am

    ya. Itu soal kebiasaan saja. Kasih terus. Kalau perlu sesekali disodorkan. Kalau sejak kecil tidak terbiasa minum ya memang repot. Ini soal kebiasaan saja. sama sulitnya mengajarkan minum air putih bagi masyarakat.

  3. Kabar Kelinci Indonesia 19 Desember 2009 pukul 3:40 am

    NB: bisa tambah sedikit garam atau pakai vitamin. Biasanya enak. Kelinci suka. garam jangan banyak2 lho. setitik saja untuk satu gelas.

  4. Tri suryadi 19 Desember 2009 pukul 8:46 am

    Karna di makassar lg musim hujan, di dalam air minum kelinciku ku tambahkan air perasan jahe. Maksudnya biar tetap hangat.

  5. Kabar Kelinci Indonesia 19 Desember 2009 pukul 10:03 am

    saya pikir tidak perlu begitu. Kelinci lebih tahan dingin dan gerah saat panas. Coba ukur suhunya, kalau sampai 12 derajat barulah berpikir yg aneh2. Sedingin2nya makasar paling 18derajat celcius.

  6. shinji 24 Desember 2009 pukul 10:14 am

    thx info na guna banget..aQ mo usaha kelinci..mohon bantuan na..

  7. tommy 25 Januari 2010 pukul 4:22 am

    bagaimana cr unt ngasih minum air pd kelinci ….?

  8. Kabar Kelinci Indonesia 25 Januari 2010 pukul 1:49 pm

    ya kasih pakai cangkir atau plastik. Tapi harus rutin diganti. Jgn sampai kotor. sebaiknya pakai botol kelinci atau botol anjing bisa. Lebih aman dari penyakit/kotoran.

  9. marya 4 Februari 2010 pukul 11:08 am

    kata y kelinci umur 2-3bulan g boleh d kasih minum. trus makanan pun harus d jemur dulu supaya g mencret trus kalo mencret kasih daun pisang muda aja seh. tapi emang terbukti. saya pelihara kelinci dari saya kecil umur 7 taun.

  10. Kabar Kelinci Indonesia 4 Februari 2010 pukul 4:55 pm

    ya itu kan sudah dijawab, mitos, alias gak masuk akal. maksudnya enggak boleh dikasih itu supaya mati dan kita beli lagi. Yg dilarang itu kalau minum teh, minum cairan gula, minum kopi, minum bir. Air minum juga bisa mengakibatkan mati, misalnya air raksa dan air baigon.
    Makanan kalau basah ya mesti dijemur. Mosok basah2 dikasih. Kalau sudah kering ya ngapain juga mesti dijemur, habis gizinya. Kalau memang mencret murni, biasa dan tidak disertai masalah lain ya memang cukup, termasuk daun jambu.

  11. Sigit riyanto 9 April 2010 pukul 12:16 pm

    Lebih baik mana antara air mentah atau matang buat minum kelinci. Trims.

  12. Kabar Kelinci Indonesia 9 April 2010 pukul 2:34 pm

    statusnya sama seperti untuk manusia. Matang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: