KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Tips Memelihara Kelinci


-Pembelian Kelinci, Perjalanan dan Perawatan ME

Kelinci makhluk yang unik. Ciri khasnya yang gaul, lucu dan kadang menimbulkan rasa iba membuat banyak orang mudah terprovokasi untuk memilikinya. Masalahnya kemudian jika tidak bisa merawat, kita hanya akan memiliki kelinci dalam hitungan beberapa hari, atau paling-paling 2-3 minggu kelincinya bertahan hidup. Mengapa? Masalah ini perlu dijawab secara ringkas sebagai pedoman bagi pemula. Di dalam naskah ini memang tidak akan ada penjelasan yang mendetail karena persoalan kelinci tidak bisa dijelaskan dalam naskah sependek ini. Harapan tulisan ini bisa membuat kita berpikir lebih serius dan berhati-hati supaya kelinci dan kita tidak rugi karena kematian.

Kelinci, pada semua umur memang lucu. Tetapi masa puncak kelucuannya biasanya pada umur 17-35 hari. Itulah mengapa banyak orang tertarik langsung membeli anakan-anakan itu. Petshop dan warung pinggir jalan di tempat-tempat wisata menjual ini. Kalau kita Tanya ke penjualnya apakah bisa tahan hidup atau tidak jawabnya hidup.

Bahkan kalau kita Tanya ke mereka apakah kelinci kuat di bawa pergi jauh memakai kendaraan, jawabnya kuat. Bahkan dengan percaya diri mereka bilang kuat dibawa pergi jauh berhari-hari, dari pulau jawa hingga makasar, palembang, bahkan banda aceh. Bagi yang belum mengenal seluk-beluk kelinci biasanya mudah percaya. Lalu nekad membelinya sekejap itu juga. Bagaimana kita merespon ini semua?

Masa menyusui memang hanya berkisar antara 1-42 hari. Tetapi jika kurang dua bulan dipisah dari induk, atau katakanlah langsung dipisah mendadak di bawah umur 60 hari (2 bulan) kemungkinan kelinci stres sangat besar. Intinya, masa kumpul anak kelinci dengan induknya butuh 60 hari dengan pola pemisahan tidak mendadak. Satu faktor ini saja akan membuat kelinci menderita. Rata-rata kelinci yang lucu-lucu di pinggir jalan itu baru berumur antara 25-35 hari. Ini mengerikan sekali. Para bakul tidak peduli dengan sisi naluriah kehidupan makhluk hidup.

Mereka tega membeli dari peternak di desa-desa, dan ironisnya para peternak kecil juga tidak melarangnya karena mereka butuh duit. Duitlah yang membuat mereka tega, bahkan dengan seringnya mati itulah mereka merasa senang karena dengan begitu nanti para pembeli yang kelincinya mati diharapkan membeli lagi. Ini bukan rahasia lagi di kalangan para penjual kelinci anakan. Kelinci diambil dari peternak di desa rata-rata dengan harga murah, yakni Rp 10.000, ada pula yang harganya Rp 15.000 (tergantung jenisnya). Lalu di bawa pergi ke pinggir jalan. Pada satu dua hari kelinci belum terlihat sakit. Tetapi pada hari ketiga biasanya stres semakin melanda karena mereka tidak mendapatkan ASI (Air Susu Induk) lagi. Mereka hanya makan rumput dan pelet. Untuk pakan rumput tidak masalah.

Tetapi ketika anak-anak di bawah umur 50 hari itu masuk petshop dan hanya dipasok pelet, -tanpa keseimbangan rumput disertai kehilangan ASI, maka pencernaannya yang masih lemah itu biasanya memiliki masalah. Pencernaan kelinci beda dengan pencernaan hewan lain. Kelinci hanya mengandalkan usus besar untuk mencerna, tanpa dibantu lambung. Jika pada usia kecil sudah kebanyakan makan padat, terutama pelet maka sering jadi sumber masalah. Diare akan melanda segera. Maka jangan heran kalau pada hari keempat hingga ke tujuh biasanya kelinci pada mati. Di warung pinggir jalan biasanya belum pada mati karena baru 2-4 hari. Tetapi jika sudah sampai petshop (rata-rata 5-10 hari), kematian kelinci mencapai angka 40-50 persen. Lalu sisanya biasanya mati di tangan pembeli setelah 3-4 hari di rumah.

Kematian selain karena masalah pemisahan dari induk dan pakan, biasanya disertai kolaps karena perjalanan jauh. Perjalanan jauh bagi kelinci sangat menyiksa. Selain dalam kondisi stress mendadak terpisah dari induk, faktor lain seperti berdesak-desakan, terlalu banyak makan pelet, kurang minum disertai kejadian menegangkan dari lingkungan perjalanan dan situasi baru yang berubah-ubah membuat stres mempengaruhi pola pakan.

Pada kondisi seperti inilah rasionalitas stres bisa diterima sebagai penyebab kematian. Tetapi menyembuhkan stress saja tidak cukup membuat kelinci bertahan sebab memang pada dasarnya anak kelinci di bawah umur 60 hari masih rentan kematian.  Bagaimana supaya kelinci tidak mati?

Jawabannya jangan membeli anakan di bawah umur 60 hari.

Tetapi memang di sini akan timbul masalah. Sebab para calon pemelihara ini sering percaya bahwa kelinci sudah umur 2 bulan sebagaimana kata penjualnya. Inilah repotnya. Sebenarnya kelinci-kelinci itu belum berumur 2 bulan, bahkan untuk mencari umur 1,5 bulan pun sangat jarang. Rata-rata tetap di bawah umur 35 hari.

Sebagaimana watak kebanyakan para pedagang di Indonesia, mereka suka berbohong. Bukan soal umur saja, para penjual, termasuk di petshop juga berbohong soal jenis, dan penjelasan yang lain tentang pakan. Mereka para penjual sesungguhnya bukan peternak. Mereka tidak tahu menahu tentang kelinci kecuali sekadar menyebut jenis dan harga. Bahkan soal pakan pun hanya bisa menjawab, pakannya rumput, sayur, pelet dan jangan diberi air minum.

Ini adalah penjelasan yang sangat fatal tentunya. Pelet buat kelinci tidak boleh sembarangan. Air minum juga sangat penting bagi kelinci karena kelinci adalah bagian dari makhluk hidup yang setiap saat butuh air minum. Anjuran sayur kankung dan kubis sangat menyesatkan. Kangkung dan kubis bukan pakan kelinci yang baik karena selain menimbulkan bau tak sedap bagi kotoran juga kandungan serat-kasarnya terlalu tinggi, terlebih bagi kelinci anakan.

Kemana kita membeli kelinci?

Sebaiknya ke peternakan langsung yang menyantumkan tanggal lahir kelinci dan melihat beberapa hal kemungkinan untuk meyakini kelinci sudah lewat usia 2 bulan.

  1. Ciri-ciri kelinci umur 2 bulan biasanya sudah tidak menyusui sekalipun masih menyatu dengan induknya. Kita bisa memeriksa induk dengan melihat putingnya. Jika puting susunya sudah tertutup bulu, tidak nampak bekas penyusuan pada malam hari biasanya anak kelinci tersebut sudah siap pisah.
  2. Jika tidak bisa begitu, kita bisa mencari cara lain dengan melihat sikap peternaknya. Apakah dia punya pandangan yang baik terhadap masalah kelinci? Sejauh mana kasih –sayang dan kebersihan kandangnya? Kita bisa empiris melihat di kandangnya, termasuk melihat ketertiban pencatatan/kalender perkawinan dan kelahiran masing-masing induk betina.
  3. pada akhirnya kita butuh referensi terpercaya dari para peternak yang baik dan pemelihara yang benar-benar menyayangi kelinci. Harus diakui masyarakat kita masih sangat primordial dalam memandang hewan kesayangan. Mereka sering memperlakukan seenaknya terhadap hewan piaraan. Agak sulit memang menemukannya. Tetapi di kalangan pencinta hewan piaraan yang sedikit berkelas biasanya kita justru menyaksikan hal itu. Mereka anak-anak muda berpendidikan dan memiliki semangat pemeliharaan ilmiah biasanya layak dipercaya. Tetapi memang terkadang harganya sedikit mahal. Hal ini disebabkan karena mereka dalam beternak sangat mengandalkan banyak kebutuhan, mulai dari perawatan, vitamin dan lain-lain. namun sesungguhnya, harga 2-4 kali lipat lebih mahal di banding harga kelinci pinggir jalan tidak masalah. Sebab jika kita membeli anakan di petshop atau pinggir jalan seringkali lebih banyak yang mati. Sedangkan dengan membeli kelinci terpelihara secara baik angka kematian bisa minimal, bahkan bisa hidup semua. Walhasil, murah dan mahal itu relatif. Semurah apapun kalau pada akhirnya mati semua juga jadi mahal. Kelincinya menderita, kitapun rugi. Semahal apapun kalau kelinci hidup dan sehat akan membuat kita bahagia yang kebahagiaan itu tidak bisa ditukar dengan uang.

Tips aman perjalanan kelinci.

Setelah kita yakin bahwa anak kelinci yang kita beli sudah menginjak remaja, yakni lebih 60 hari, kita bisa membawanya pergi. Namun demikian kita harus memperhatikan beberapa hal berikut ini.

  1. Jarak tempuh dengan kendaraan darat di atas 200 km dengan jalanan bergoyang dan cuaca panas harus berhenti minimal 2 kali. Perjalanan 4 jam akan membuat sumpek kelinci, apalagi jika kandang angkutnya hanya berupa kardus atau tempat keranjang plastik yang sangat sempit itu. Kelinci mudah dilanda stres. Pastikan kandang angkutnya leluasa dan sirkulasi udara nyaman di dalam mobil. Jangan membawa kelinci terlalu banyak dan berdesak-desakan.
  2. Sediakan air minum ditopang vitamin. Jangan percaya kelinci jika diberi air minum mati. Semua makhluk hidup butuh air minum. Itu adalah strategi penjual supaya kelinci mati dan Anda membelinya lagi. Botol atau tempat minum minum mesti tersedia dan kelinci bisa mengakses minum serta pakan. Jangankan kelinci, manusia yang kurang minum dan lapar dalam perjalanan saja bisa stres dan muntah. Beruntung manusia bisa muntah karena dengan begitu pencernaan tidak terserang. Sayangnya kelinci tidak bisa muntah dan karena itu bisa mengakibatkan pencernaan terganggu. Jika kelinci tidak minum di masa kendaraan jalan karena sulit mengakses, maka saat istirahat kita bisa menyodorkan air minumnya. Buka seluruh pintu mobil untuk memberikan sirkulasi udara selama istirahat satu jam.
  3. pakan kelinci umur 2 bulan dalam masa perjalanan tidak usah memakai pelet sebab pelet atau konsentrat adalah pakan yang sulit diurai pencernaan. Dalam sehari perjalanan cukup makan serat, yakni rumput biasa disertai pelet, atau ditambah sayuran lain. Bahkan sesampai di rumah pun sementara waktu jangan dikasih pelet terlebih dahulu. Sementara rumput dan sayuran saja dulu. Ini lebih aman bagi pencernaan. Barulah setelah 2 atau 3 hari berada di rumah kita bisa memulai dengan pemberian pakan padat (pelet, ampas tahu atau dedak padi/bekatul). Dedak jagung tidak usah karena terlalu banyak karbohidrat. Vitamin A, B12, dan vitamin C sangat diperlukan pada masa-masa perjalanan sampai seminggu berada di rumah kita.
  4. Pergantian cuaca karena perpindahan juga sangat mempengaruhi stres. Kelinci yang kita beli dari pegunungan dengan suhu antara 19-24 derajat celsius kemudian pindah ke suhu antara 25-32 derajat celsius jelas akan terganggu. Pastikan kita bisa membuatnya nyaman dengan menstabilkan suhu di dalam rumah. Tempatkan kelinci kita pada area yang tidak panas dan selalu dalam suhu yang sederajat dengan suhu sebelumnya.
  5. Membeli kelinci berumur lebih 3 bulan kemungkinan aman lebih besar. Itu lebih bagus.
  6. induk hamil resiko stress dan keguguran. Perlakuan induk hamil minimal seperti perlakuan terhadap anak kelinci berumur 60 hari.
  7. jika usaha maksimal di atas masih juga membuat kelinci kita sakit, dengan gejala lemas, nafsu makan susut, mencret berlendir coklat atau warna biru atau juga hijau, penyebab utamanya tetap stres yang kemudian melanda pencernaan. Pahami kasus Mucoid Enteropathy (ME).
  1. lebih jelas tentang gejala ME biasanya ditandai dengan, 1) Perut yang mana di dalam ususnya mengembung dengan kandungan cairan dan gas. 2) Sekum kering tetapi di dalamnya memuat gas. 3) Perut nampak buncit dengan anusnya yang mengeluarkan lendir. Lendir ini biasanya menghalangi pencernaan sehingga dalam waktu lebih 5 hari kelinci akan mati.
  1. obat yang perlu dalam hal ini adalah antibiotic hewan (ruminansia) syukur yang khusus untuk kelinci. Jenis antibiotik enrofloxacin, metronidazol, atau trimethoprim. Untuk dosis harus diperhatikan secara akurat dan kita jangan berlebih atau kurang dalam memberikan obatnya. Suntik atau oral untuk ketiga jenis itu selama ini aman. Namun lebih aman lagi dengan suntik.
  2. Cairan bawang putih bisa membantu mengatasi masalah pencernaan. Caranya ditumbuk atau diblender menjadi jus. Berikan minum melalui suntikan (tanpa jarum). Baringkan kelinci lalu masukkan ramuan.
  3. Pasok bersama dengan jus wortel dan campuran rumput. Pelet tidak diperlukan supaya pencernaan stabil.

 

(Faiz Manshur)

(Naskah ini adalah penggalan dari Buku Kelinci: Pemeliharaan Secara Ilmiah, Tepat dan Terpadu, Edisi Revisi Penerbit Nuansa Cendekia Bandung 2009 yang akan diterbitkan tahun 2010. Naskah ini diminta Redaksi KKI secara khusus sebagai panduan para calon pemelihara. Problem kematian yang tinggi sangat butuh respon dan sikap yang tepat dan karena itulah penulisnya memberikan sumbangan naskah ini kepada pembaca KKI supaya lebih bijaksana dalam mengurus kelinci. Panduan selengkapnya bisa didapat dari buku tersebut)

60 responses to “Tips Memelihara Kelinci

  1. najib muhammad 13 Desember 2009 pukul 1:14 pm

    mas tolong dibalas lewat email saya..
    biasanya saya pakai kangkung… dan ternyata kangkung dan kobis kurang baik untuk kelinci… lalu sayuran apa yang baik untuk kelinci…. soalnya kalo rumput tidak mungkin,,,, karena saya tidak bisa cari rumput…

  2. RSALIM 14 Desember 2009 pukul 11:55 am

    mas mau nanya, kelinci pedaging siap jual pada umur berapa bulan, dan sebaiknya untuk pedaging , kelinci jenis apa yang baik untuk diternak dan menguntungkan. terimakasih

  3. Kabar Kelinci Indonesia 14 Desember 2009 pukul 12:10 pm

    3,5 bulan sudah bisa, yg bagus 4,5 bulan. Jenis zew zealand. Mudah bibit, daging standar. Flemish karkasnya terlalu banyak, bisa jadi pejantan untuk kawin silang dengan new zealand. Sesekali pejantan new zealand dikawinkan dengan kelinci lokal juga bagus, nanti anaknya bisa jadi indukan. Kelebihan kelinci lokal adalah populasi yg stabil pada 6 anak dan angka kematian sedikit. Kelemahannya adalah kecil2.

  4. Melina 15 Desember 2009 pukul 3:09 pm

    artikelnya berguna banget om/tante.. 2minggu yg lalu cowo aq kasi hadiah klinci sepasang, karna emg aq suka bgt klinci.. trus gatau knapa stelah 7hari klinci yg 1 mati, terus 4 hari kemudian yg 1nya mati lagi kejang2.. memang beli kelinci itu harganya ga seberapa, tapi kalo mati semua gini aq jadi sedih nangis2an.. trus karna aq sedih jd cowo aq beli lagi klinci spasang, supaya ga mati lagi aq baru kpikiran tuk cari2 info tntang klinci.. mkasi banyak ya om infonya berguna bgt..

  5. Pengky 16 Desember 2009 pukul 9:21 am

    Bagi Peminat bisa langsung datang ke Kandang tercatat tanggal kelahirannya. tersedia Satin Cincila, Fuzy Lop, Tan, Rex, Ducth, Flam & Lokalan.
    Lembang-kampung Baru Nagri.
    email: ipg_sb@yahoo.com
    Hp:08122385211

  6. faisal fikri 17 Desember 2009 pukul 4:51 am

    saya setuju pndpt kelinc dbri minum,tp g smua klnc yg dbli umur 30 hri itu psti mati.trgntung dari prhtian si pemilik klnc.mas apa obat kembung yg past?slma ini klnci yg kembung pasti mati.

  7. Kabar Kelinci Indonesia 17 Desember 2009 pukul 12:13 pm

    Untuk tidak mati justru sulit karena kembung sebenarnya sudah masuk penyakit akut, serentetan proses dari stres dll. Antibiotik jenis Enrofloxacin atau penicilin G yg bisa direkomendasikan.

  8. gue 18 Desember 2009 pukul 1:00 am

    apa tips memelihara kelinci yang di bawah 2 bulan dan sudah terpisah dari indunya???

  9. Kabar Kelinci Indonesia 18 Desember 2009 pukul 3:07 am

    tips apa? pertanyaan kok tidak jelas. Kelinci 2 bulan ya memang layak pisah dengan induknya.

  10. yudi 18 Desember 2009 pukul 3:17 pm

    gmn ya bedain kelinci yg lg sakit sama kelinci yg emg pemalas?? krn kelinci saya suka tidur2an terus??

  11. Kabar Kelinci Indonesia 18 Desember 2009 pukul 5:14 pm

    kelinci tidak lincah, murung, lesu alias malas ya itu tandanya sakit. Kalau siang2 jam 9-14, kelinci sehat pun nampak malas krn jam tidur. di luar jam itu kalau malesan biasanya sakit.

  12. Ahe iboy urc 28 Desember 2009 pukul 12:35 pm

    Indukan kelinci dikawinkan, jarak bebrapa minggu si induk bikin sarang dgn rumput2 di dlm peti tnda2 mau melahirkan, tp slama 4-5 minggu si induk tdk melahirkan. Apa mungkin tdk hamil? Atw mengalami kegu2ran? Klo kgu2ran apa ciri2nya ?

  13. kelinci Tan 2 Januari 2010 pukul 4:05 am

    mba/mas… sayuran apa ya yang bagus untuk kelinci ? trims..

  14. Kabar Kelinci Indonesia 2 Januari 2010 pukul 7:40 am

    wortel saja. Misal tiap 2 hari sekali, atau 2x satu minggu, satu batang kecil cukup buat memasok gizi. Yg penting rutin. Bayam, sosin (untuk mie ayam) juga bisa tapi hanya sedikit sebab mengandung banyak kalsium. Kalau berlebihan sangat tidak baik, bahkan bisa menyebabkan anakan diare akut.
    rumput dan konsentrat itu sebenarnya sudah cukup. Perbanyak rumput krn itulah makanan pokok kelinci. Kalau mampu beli sayuran dan pakan mahal, mestinya juga mampu beli rumput.

  15. hermawan 7 Januari 2010 pukul 2:49 pm

    berapa bulan induk kelinci mengandung? dan berapa lama induk menyusui?

  16. topo 7 Januari 2010 pukul 4:47 pm

    Antara 29-31 hari. Biasanya tepat pada 30 hari. Menyusuinya biasanya 35hari cukup. Air susu kering 41 hari. Tetapi pemisahan dengan induk minimal 50hari.

  17. Dessy 17 Januari 2010 pukul 3:49 am

    Mas aq mw nanya ni,aq br plihara kelinci 2 minggu ini..awalnya klinciku g mw mkn pelet,mkny aq ksh wortel,trus akhr2 ini dy jd mw mkn peletnya,tp wortel ttp aq ksh,nah stlh itu knp y ukuran kotorannya jd lbh besar?apa normal?tlg dijawab lewat email aq y mas,mksh bgt..

  18. Kabar Kelinci Indonesia 17 Januari 2010 pukul 3:15 pm

    besar kecilnya itu seperti apa sih? kalau kelinci semakin besar ya pasti kotorannya semakin besar. Yang penting itu kotoran kering hitam padat. Itu sehat.

  19. Petsgaleri 22 Januari 2010 pukul 6:02 am

    trims u/ artikel kelincinya. padat dan jelas. jadi lebih tahu dan tahu banyak.🙂

  20. rudi 28 Januari 2010 pukul 3:53 am

    mas , klo kelinci di kasih makanan yang sudah di fermentasi( pake bio mikroba ).bisa g daerahqu cari rumput segar klw kemarau susah .dan apa dampaknya

  21. waw_waw 31 Januari 2010 pukul 2:39 pm

    boz mau nanya
    gmana caranya biar kelinci seneng dan panjang umur???

  22. ardy 10 Februari 2010 pukul 12:17 pm

    mas q punx klnci lokal spsng,q mo tanx jenis rumput pa yang baik untuk kelinci lokal dan klu tdk di kasih minum apakah kelinci akan mati blz ke email

  23. Kabar Kelinci Indonesia 10 Februari 2010 pukul 2:21 pm

    reremputan di desa banyak. Para petani tahu mana rumput untuk kelinci dan mana rumput untuk domba. Bandotan (berbunga putih) tinggi 30an cm dan sejenisnya (berdaun lebar) itu bagus. Rumput gajah tidak cocok. Rumput lapangan yg kurus2 berbulu itu juga penting diberikan.

  24. arya 4 Maret 2010 pukul 6:22 pm

    Mas,,,

    Saya baru beli kelinci,,dan tidak tw umur pastiny it berapa,,yg jual si blgny 2bln,,

    Tolong minta tipsny,,agar meminimalkan resiko kematian pada kelinci saya,,
    Setiap pagi kelinciny saya lepas dhalaman,,

    Untuk makanan susah cari rumput djakarta,,solusiny dganti apa y yang baik??
    Kalau membedakan jantan dan betina pada kelinci yang masih kecil bagaimana y??

    mohon bantuanny ya,,,

    terima kasih,,^^

  25. Kabar Kelinci Indonesia 5 Maret 2010 pukul 5:46 am

    Kami sulit memberikan solusi di luar rumput/hijauan sebab pelet komersil untuk kelinci hanya cocok untuk dewasa. Semua bakul bilang 2 bulan, padahal bisa jadi masih 3 minggu dan itu tidak diketahui oleh pembeli. Sayuran juga tidak cukup baik jika diberikan terus menerus krn seratnya kurang tepat untuk masa pertumbuhan.

  26. arya 5 Maret 2010 pukul 6:17 am

    hmm,,,susah jg y kalau gtu,,,

    mas,,
    bisa tidak saya minta artikel ttg makanan alami yg baik untuk kelinci,,seperti jenis rumput2an atau apa saja,,disertakan ciri2 dan gambarny y,,biar jelas gtu,,

    maaf banyak nanya,,masih pemula,,

    trims,,^^

  27. Kabar Kelinci Indonesia 5 Maret 2010 pukul 10:13 am

    di situs ini sudah banyak kami berikan. Kalau kurang bisa meriset sendiri tentunya. Atau di buku-buku juga sudah ada. Bisa juga studi ke para peternak yg sudah jalan. Memelihara makhluk hidup tidak akan cukup hanya dengan bekal ilmu postingan2.

  28. yoga_wirasena 12 Maret 2010 pukul 10:39 am

    mas saerimakasih banyakya yoga….saya mau nanya….kalo kasi makan rumput untuk kelinci 2bulanan bagusnya tiap berapa hari sekali….termasuk wwortelnya mas…soalnya makanannya saya campur,,, paginya rumput…siang wortel, sorenya brokoli sama pelet mas..bgmana pola makan kelinci yang bagus…mohon penjelasannya mas….
    t

  29. Kabar Kelinci Indonesia 12 Maret 2010 pukul 11:03 am

    pakan padat seperti pelet sebaiknya pagi. Soalnya siang kelinci tidur.
    Rumput itu sebaiknya tersedia setiap saat. Apalagi untuk anak di bawah 3 bulan. Dengan adanya rumput meminimalisir penyusuan.
    atau kalau tidak setiap saat ya kasih 2x saja. wortel sedikit saja, misal seminggu 1x. begitu juga daun pepaya.

  30. yoga_wirasena 29 Maret 2010 pukul 12:08 pm

    mas..saya yoga..saya hendak bertanya…kalau kelinci mencret..daun jambu klutuk itu apa bisa langsung dikasi makan atw di cari airnya aja mas? serta daun pisangnya mas?

  31. Kabar Kelinci Indonesia 29 Maret 2010 pukul 3:13 pm

    Yg namanya sakit pasti sulit makan, terlebih sakitnya sudah akut. Perlu kecanggihan, misalnya dengan membuat jus sehingga kelinci mudah menelan obat2 ramuan tersebut.

  32. yoga_wirasena 2 April 2010 pukul 4:37 pm

    trimakasih kki, you’re the best

  33. mukhtar setiawan 14 April 2010 pukul 5:22 pm

    salut om,utk bahasannya,gini om saya minta bantu,disamping rmh saya ad pekarangan yg dah dipagari dgn ukran 20×30.Dalam satu bulan ini,saya isi dg 4ekor klinci btina dg 1pjantny yg semuanya umur 10blanan.yg saya mau tanya para selir pejantanku sering cakarn/gigit2tan klo ketemu,knpa om ya?at stres udah pd bunting smua at apa…klo stok pkannya pelet dan rumput om sarani dah terjmin siang/mlm.mohon bantuannya….

  34. Kabar Kelinci Indonesia 16 April 2010 pukul 11:27 pm

    ya itu pasti. Mengapa hal yg mendasar tidak diketahui dulu? pejantan vs pejantan atau betina vs betina di atas umur 5 bulan pasti berantem. Itu saja? solusi? ya supaya tidak berantem jangan kasih kesempatan berantem. Kandangi ke kandangan bateri dong. Mudah kan? kalau membiarkan seperti itu bisa menyiksa; cacat nanti.

  35. mukhtar setiawan 18 April 2010 pukul 6:48 pm

    tnks abis om solusinya.om ntar klo udah dikndangi btrai,mau kawinin kelinci betina yg udah birahi ama pejantnya,hanymoonnya brp hari idealnya, baru pisah kamar lagi….ntr klo udah hamil betinany pkannya pelet,wortel.daun pepaya ama gbngn segala gulma,tumbuhan apa yg mengndung suplemen vitmin pelenkap utk kelinci hamil,agar tdk terjdi ibu kanibal trhdp anak2nya…..

  36. Moniq 23 April 2010 pukul 2:23 pm

    om saya baru beli kelinci yang di bakul bakul, katanya umurnya 2 bulan, tp saya juga ga percaya. rumput lapangan boleh ga kalo dikasih ke anak kelinci saya? soalnya agak susah utk dapetnya. saya sering kasih makan wortel dan pelet sedikit. apa perlu ya om anak kelinci saya, saya kasih minum? seberapa banyak? berapa kali sekali? terima kasih banyak mohon direspon

  37. rafidd 24 April 2010 pukul 3:14 pm

    mas, mau tanya kalo kelinci di kasih susu cair biasa gimana? itu ngaruh nggak ya? soalnya kelinci saya sering saya kasih susu trims

  38. Kabar Kelinci Indonesia 26 April 2010 pukul 10:10 am

    lemak susu hewan non kelinci tidak cocok buat kelinci. dalam jangka panjang akan ada sisa-sisa lemak yang menggumpal dan tidak bisa dicerna akhirnya mudah mengakibatkan penyakit.

  39. rafidd 30 April 2010 pukul 9:49 am

    yaah sudah terlanjur, berarti konsumsi nya harus di hentikan ya?
    oh iya, saya mandiin kelinci setiap 2 minggu sekali tapi kalo setiap habis mandi kelincinya jadi kaku dan gak mau ngapa2in saya takut kelincinya mati.
    kalo mandiin kelinci yg bener gimana ya?

  40. Kabar Kelinci Indonesia 2 Mei 2010 pukul 5:18 pm

    tidak usah terus2san dimandikan. Yg penting jangan di liarkan ke kotoran. Mandikan kelinci itu ya saat benar2 kotor, atau misalnya 1 bulan sekali. Yg bener?
    waduh. Ya pakai tempat khusus supaya tidak berontak, lalu siram air pelan2 bersihkan sampai bersih.

  41. sheenta 9 Agustus 2010 pukul 3:30 am

    mas, kelinci saya msh kecil.. sepertinya baru 2 bulan.. sy sudah merawat semingguan dan sehat2 saja..
    tp skrg mencret krn dikasih makanan khusus kelinci yg sy beli di petshop, disitu sih ditulis boleh buat anak kelinci..
    saya jg kasih jagung manis…

    gmn ya mas.. klo lngsung dikasih cairan bawang putih apa perutnya bakalan sembuh? trims

  42. dhana 9 Agustus 2010 pukul 7:26 am

    jangan lupa kasih makan
    ya nanti sakit loh

  43. dhana 9 Agustus 2010 pukul 7:29 am

    jadi kalau kandang nya kotor bagai mana

    dan kalau membedakan yg jantan dengan betina
    bagai mana

  44. Christina FL 18 Agustus 2010 pukul 9:08 pm

    Saya mau nanya, saya punya kelinci kecil jantan dia suka diem aja di kandang. ini kenapa ya saya takut dia sakit. oh iya saya beli di bakul daerah cibodas. dikasih makan juga ga mau. mohon infonya. thx

  45. Kabar Kelinci Indonesia 25 Agustus 2010 pukul 7:44 am

    ya kalau diam saja tidak mau makan sampai sehari penuh pasti itu sakit. Jadi pertanyaannya, kenapa? ya sakit. demikian.

  46. marten 4 September 2010 pukul 9:54 pm

    mas saya baru punya kelinci anakan, dan saya kurang tau umurnya berapa??
    kalo mau yau kelinci kira2umur berapa caranya gimana mas??
    trus kelinci saya,, saya kasih makanan kangkung tiap hari kira2 itu bagus ga ya mas?? tolong dong mas diulas tentang makanan alternatif kelinci yang dapat dijumpain di perkotaan selaen rumput soalnya di jakarta udah ga ada lagi rumput…

  47. Kabar Kelinci Indonesia 7 September 2010 pukul 7:57 am

    ya kalau tidak lihat kelincinya sulit. mendeteksi umur yg akurat ya pakai kalender kelahiran.
    kangkung tidak bagus. Bahkan kalau perlu dihindari. Ulasan banyak di sini. Asal telaten saja membacanya.

  48. ade 19 September 2010 pukul 11:02 am

    emang kalau dikasih kangkung kencingnya bau?penyebab kelinci saya mati karena tidak dikasih minum.

  49. SHELMA 19 September 2010 pukul 3:42 pm

    mas saya mau tanya,kelinci saya kalo lagi gak didalem kandang suka makanin kotorannya sendiri,pertanyaannya itu bahaya gk mas buat kesehatannya????tapi saya kurang tw umur kelincinya berapa bulan yg jelas kelincinya msh kcil….
    MOHON BANTUANNYA YA MAS..THX….

  50. Kabar Kelinci Indonesia 20 September 2010 pukul 9:50 am

    coba baca di situs ini tentang mengapa kelinci makan kotorannya sendiri. Atau klik caesotrhop. Itu kelinci memiliki dua jenis kotoran.
    kotoran lunak dan padat. kotoran lunak itu ya caesotrhop itu. Jangan diganggu kalau mereka sedang makan itu. Memang begitu kelinci.

  51. yesi efriyanti 26 September 2010 pukul 9:22 am

    mas , tlg infonya kalo air minum itu bagusnya di tarok di kandangnya aja atau ada waktu tertentu unk minum khususnya usia di bwh 2 bln,kmrn klinciku ada yg buang airnya cair tp besoknya gak lg itu sakitnya sembuh atau apa ya mas ? trm kasih sblmnya

  52. Kabar Kelinci Indonesia 27 September 2010 pukul 2:14 am

    air minum ya taruh saja setiap saat. setiap kali nalurinya pingin minum biar tidak dehidrasi. Bukan soal air minum itu yg bermasalah. Yg bermasalah apakah airnya itu ada penyakitnya. air kencing cair dan tidak cari? kurang bisa dipahami maksud anda itu.

  53. yesi efriyanti 27 September 2010 pukul 3:58 am

    maksudnya BABnya yg cair ktnya kalo cair salah satu tanda klinci sakit ,jd 1 hari pernah babnya itu cair, tp skrang nggak lagi,kalo unk tau betina dan jantan gmana liatnya ?, thanks b4

  54. Kabar Kelinci Indonesia 3 Oktober 2010 pukul 8:01 am

    Kalau langsung sembuh sendiri berarti hanya gangguan kecil. Biasa saja terjadi. Atau yg dimaksud cair itu jangan2 caesotrop yg lembut dan lembet itu? kalau itu yg dimaksud bukan penyakit.

  55. Iqbal 6 Oktober 2010 pukul 8:19 am

    Mass…kalo untuk peternakan kelinci daerah sukabumi ada di mana yah?mohon bantuannya..

  56. syarif 7 Oktober 2010 pukul 7:20 am

    yup mas,,, sya setuju..
    mas, saya punya kelinci, baru umur 4 bulan. pas sya ktemuin sama kelinci prempuannya, saya lgsung di gigit. alasannya apa mas?25

  57. Kabar Kelinci Indonesia 18 Oktober 2010 pukul 5:23 pm

    ya itu berantem. Artinya jangan sembarang mencampur kelinci.

  58. arobi 1 November 2010 pukul 2:18 pm

    makanan kangkung tuch baik apa nggak yaa????
    karena kelinci aku sangat suka dari pada yang lain…..

    dan aku masih ragu memberi air…
    sampai sekarang blom pernah aku kasih air.
    balas yaa mas..
    makasih

  59. Kabar Kelinci Indonesia 6 November 2010 pukul 5:28 am

    kangkung kurang bagus krn berbatang bambu. nyimpan bakteri.
    Makanan itu kebiasaan saja. Yg lain itu apa? kalau rumput yg cocok mosok enggak suka.
    Ragu memberi air? kasihan banget kelinci Anda tidak diberikan minuman. Menyiksa hewan.

%d blogger menyukai ini: