KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Kematian kelinci dari Petshop atau Pinggir Jalan


Mucoid Enteropathy dalam kelinci sampai kini sulit obatnya, kecuali sekadar perawatan dan itu sangat tidak menjamin kesembuhan. Gejala: 1) rendah serat dan kelebihan karbohidrat (kebanyakan terjadi pada kelinci yg dijual di petshop/pinggir jalan.2) Stres krn dipisah dari induk mendadak dibawah umur 2 bulan lalu dibawa pergi jauh. 3)kekurangan enzim, 4) enterotoxin dan 5) kemungkinan pengaruh dysautonomia.

Tanda-tanda biasanya ditunjukkan oleh;
1) perut mengembung, penuh cairan gas.2) sekum kosong mengembang (tanpa feses pada anus), 3)perut buncit dgn lendir (yang sering dikatakan kelinci mencret).

Solusinya memang ada tiga, tetapi tidak bermaksud mengobati, yakni 1). Berikan pakan rumput untuk memasok serat karena kelinci kekurangan serat. Tarik pelet/konsentrat. (kalau para bakul justru sering menyarankan diberi pelet saja cukup) Ini jelas kebalik. 2) kurangi stres lingkungan. Gimana caranya ya? apa sih yg membuat stres? bukankah penyebab stres adalah krn terpisahnya dgn induk dan perjalanan jauh?

3). wajib dipasok air minum dan vitamin krn kelinci dehidrasi. (bodoh banget ya kalau percaya kelinci jgn dikasih air minum saat perjalanan).

INILAH KONDISI YG TERJADI DARI KELINCI YG DIJUAL DI PETSHOP ATAU PINGGIR JALAN. Kalau para bakul tentu senang dengan kondisi ini krn mereka punya pemikiran kelinci mati lalu orang beli lagi. Kematian kelinci biasanya terjadi tepat pada antara hari ke 5-10 sejak dipisah dari induk, tepat saat dirawat oleh para pembeli yg biasanya menerima kelinci pada hari ke 4 dari petani desa. Jangan tanya obat soal ini,  sebab banyak buku dengan sajian penelitian hanya menganjurkan rekomendasi pengobatannya pada tiga hal1). kemungkinan coccidiosis, enteritis (radang usus), atau pengaruhh Clostridia. Semuanya serba sulit. Yang termudah adalah membeli anakan yang sehat, tidak dibawa pergi jauh kecuali induk yang kuat fisik.

Artikel terkait: https://kelinci.wordpress.com/2009/11/24/mengapa-anak-kelinci-di-indonesia-mudah-mati/

6 responses to “Kematian kelinci dari Petshop atau Pinggir Jalan

  1. ana 12 Desember 2009 pukul 4:00 am

    kelinci jg mahkluk Tuhan, dicipta punya rasa. so, perlakukan dia dg baik. kelinci tak hanya butuh kenyang, tp gizi dan rasa nyaman jg.
    terima kasih untuk penjelasan tentang kelinci.

  2. Iqbal M.L Algifari 13 Desember 2009 pukul 1:30 am

    Saya setuju dgn tulisan diatas..sudah saatnya kt jgn beli anakan kelinci di bwh usia 2 bln,ato beli di pinggir2 jalan..

  3. Mye 30 Maret 2010 pukul 1:54 am

    klo mati krna kdnginan mungkin?

  4. Kabar Kelinci Indonesia 30 Maret 2010 pukul 3:24 pm

    Sebagai faktor pendorong ya apa yang mustahil?
    kalau normal, selama suhu berada di atas 10 derajat celsius gak masalah. Nah, usahakan jangan kena angin kencang setiap saat. Itu saja.

  5. Dallin 29 April 2010 pukul 7:00 am

    truzz yg baguzz bli dmn ???

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: