KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Yummy… Cita Rasa Daging Kelinci


INILAH.COM, Jakarta – Daging Kelinci memiliki cita rasa tinggi bagi para penggemarnya. Hanya saja tidak setiap restoran menyajikan menu dari olahan daging kelinci. Mau tahu rumah makan yang menghadirkan menu dari daging kelinci itu?

(foodtv.ca) Sulha Handayani, Kontributor INILAH.COM/Gaya Hidup

Rabbit Leg Stewed

Chef Geert dirk Vermeulen dari Columbus Fine Dining meramu menu kelinci dengan presentasi yang menggoda mata. Rasanya pun tak kalah menggiurkan. Bayangkan saja, daging kelinci Prancis itu direbus slow braised dalam bir Belgia hingga rasanya empuk manis dan nikmat. Rasa gurih lantas muncul dari ramuan bumbu bawang putih, wortel, seledri, mentega dan minyak zaitun. Disajikan bersama wild mushroom bermentega, white asparagus lembut serta wortel kuning. Tak hanya itu. Yang membuat masakan ini sungguh istimewa adalah manisan black cherry. Perpaduan rasa di antaranya membuai seperti pelangi berwarna-warni, dan rasa asin, gurih, tawar, sedikit manis hingga sangat manis seperti dessert.

Slow Braised Rabbid Hind Le with Grain Mustard Sauce

Rasa daging kelinci dalam baluran red wine burgundy itu terasa menggelorakan. Dagingnya empuk dengan meninggalkan rasa sedikit manis di lidah. Cita rasa ini berlanjut dengan guyuran saus grain mustard yang memunculkan rasa asam. Sementara itu kenyalnya ravioli ini, renyah daging kelinci dan ketang memberi nuansa gurih. Lalu rasa akan kembali segar dalam tumpukan wortel, seledri, bayleaf dalam vegetable blanket yang disertakan di dalamnya. Inilah menu istimewa Cassin Restaurant.

Lelapin

Biarkan lidah menari di atas kelezatan kelinci Prancis yang telah berbaur saus mustard. Tekstur dagingnya lembut kian melenakan rasa masakan ciptaan Chef Gerald Genson dari Emille Resturant. Petualangan masih dilanjutkan dengan rasa segar pasta Precchiette Italia dalam lingkaran kentang. Rasa sedikit asin, manis tomato dece dan curahan minyak zaitun muncul bergatian memberikan nuansa tersendiri. Sementara itu taburan bubuk tomat dan daun chrvil menjadi pemanis penyajian menu istimewa ini.

Hand Folded Bow Tie Pasta in Bluebrry

Sejak awal, konsep menu istimewa ini sudah menggoda pikiran. Bentuk pasta dari buah blueberry yang dibentuk menyerupai dasi kupu-kupu mengingatkan pada simbol Playboy. Rasanyapun unik. Koki Joris Ryken menyelaraskan rasa daging kelinci Australia yang gurih dengan rasa manis sedikit asam dari pasta blueberry. Kenyal pasta menjadi variasi tersendiri di tengah rasa kental dari bumbu eksotis minyak basil. Menu ini hanya bisa diperoleh di Restoran Rosso Hotel ShangriLa, Jakarta. [L1]

http://www.inilah.com/berita/gaya-hidup/2008/08/01/41233/yummy-cita-rasa-daging-kelinci/

7 responses to “Yummy… Cita Rasa Daging Kelinci

  1. haryanto 11 November 2009 pukul 3:36 am

    Wuihhh…lezat banget ..
    luar biasa kapan yaa indonesiaku tersedia makanan bergizi ini
    sampai ke WAGTEG yaaa..
    pasti indonesia orang2nya jadi pinter2 ..

    salam

  2. muhamad ikhsan 11 November 2009 pukul 1:27 pm

    ak jg stuju,byar da mskan bru di indonesia

  3. tria 13 November 2009 pukul 1:27 pm

    enak sih enak..tapi kalo kelinci piaraan kita yang lutu2 gemesin dijadiin menu di meja makan…hiks ga tegaaa…kaciaan, mungkin kalo piaraan orang laen saya mau makan kayaknya….kwakwkwkwk

  4. Kiki_Kelinci 2 Desember 2009 pukul 5:22 pm

    wahhhhhhhh bikin laper aja nich ^_^

  5. afri 13 Februari 2010 pukul 5:19 am

    enak…..apalagi kalo di sate…..enak….biar produktif.

  6. setiawan 25 Maret 2010 pukul 5:52 am

    adakah menu yang lain yang ala indonesia ?

  7. BENNO 4 November 2010 pukul 12:27 pm

    SALAM PENGGEMAR MENU BERGIZI ……
    EMANG LEZAT & YUMMY…. SELAIN DI BIKIN SATE , MASAK LADA HITAM, JUGA TERIYAKKI RASANYA NGALAHIN DAGING SAPI KAMBING / AYAM, RENDAH KOLESTEROL LAGI…, PERNAH SAYA PRAKTEKAN SATU EKOR JADI 3 MENU, SELAMAT MENCOBA………
    ” DARI PETERNAK KECIL “

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: