KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Ide Cemerlang “Ternak Uang” Pekarangan


rabbit_cagesRumah sederhana dengan pekarangan luas. Hidup merdeka tanpa terus diperintah majikan dan aturan kerja kantoran. Tentu saja dengan tetap memiliki hasil finansial yang memadai. Gairah kembali menikmati alam di rumah dengan pekarangan sudah menggeliat. Ini adalah idaman banyak orang kota sekarang ini. Mereka sudah sadar bahwa ternyata tinggal di perumahan dengan area sempit membuat hidupnya terjepit, persis seperti kawanan ternak. Pagi bangun langsung pergi melayani majikan di kantor. Pulang sore dengan hasil capek. Berapapun gaji tak mencukupi kehidupannya, apalagi mencukupi sekian impian hidupnya sebagai orang kaya.

Hal ini bisa dimaklumi karena belum kreatif dalam hal usaha. Biasanya mereka pusing menentukan usaha mandiri dengan modal terbatas. Ya, sekedar mengandalkan penjualan tanaman hias atau penjualan produk lain tetap saja tak menjamin kelangsungan usaha menjadi besar.

Adakah terobosan usaha baru dengan modal uang dan area terbatas tetapi menghasilkan uang tanpa batas?

Jawabnya Ada! Itu sangat bisa terwujud manakala modal kecerdasan yang kita miliki benar-benar dijalankan tanpa banyak pertimbangan dan tanpa rasa takut memulai. Sebab begitulah kunci sukses, selalu bermula dari inisiatif yang unik dan keberanian. Ternak kelinci adalah pilihan yang tak perlu banyak mempertimbangkan modal usaha. “Kalau memang sudah mantap dengan pilihan, jalankan saja, “kata Bob Sadino, enterpreneur kawakan itu.

Maka ternak kelinci entah untuk tujuan pedaging, hobies atau pembibitan dengan skala terbatas adalah pilihan yang harus segera dimulai. Ternak kelinci adalah ternak uang, sebagaimana panjang lebar dijelaskan dalam buku Ternak Uang terbitan Nuansa Cendekia Bandung ini.

imagesTernak kelinci di pekarangan dengan sebagai tujuan penghasil tambahan atau sebagai tujuan penghasil utama bisa dijalankan secara realistis dengan memanfaatkan cukup 5x 5 meter, 5 x10, atau lebih besar lagi 10 x 10 meter persegi. Dengan area tanah seluas itu pilihan modal bisa dimulai dengan Rp 1,5 juta, 3 juta, atau langsung investasi Rp 15 juta. Untuk ternak kelinci pedaging skala 10 induk betina di pekarangan 5x 5 m akan mampu menghasilkan minimal Rp 600ribu setiap bulan. Untuk 20 induk betina pada skala 5×10 meter mampu menarik keuntungan antara Rp 1,2 juta per bulan. Sedangkan untuk skala 40 induk pada skala 10×10 m bisa menghasilkan Rp 2,5 juta per bulan.

Penghasilan tersebut belum termasuk keuntungan pupuk kelinci berkualitas untuk tanaman yang melimpah. Hitungan lebih detailnya bisa dipelajari melalui buku Ternak Uang. Adapun pengetahuan praktis peternakan kelinci bisa didapat dari buku Kelinci: Pemeliharaan Secara Ilmiah, Tepat dan Terpadu.(Hasyim Nuansa)

23 responses to “Ide Cemerlang “Ternak Uang” Pekarangan

  1. aditya 8 Juni 2009 pukul 3:40 pm

    saya sangat penasaran dengan isi buku tersebut,sudah 1 minggu aq muter2 di toko buku purwokerto kok ga nemu2,
    bisa tolong di bantu????
    apa bisa pesen buku itu lewat sini mas???
    sekalian berapa harganya plus ongkos kirimnya,
    terima kasih

  2. Kabar Kelinci Indonesia 8 Juni 2009 pukul 7:02 pm

    bisa, kayaknya di purwokerto Gramedia ada. Atau mungkin sudah habis. Kalau pesen langsung bisa hubungi di http://ternaksukses.blogspot.com. sms pak hasyim 0818638038

  3. SIGIT RIYANTO 8 November 2009 pukul 12:50 pm

    Saya sudah membaca buku ‘ternak uang’ kelinci. buku itu sangat bermanfaat untuk dibaca para peternak kelinci karena mengupas segala hal yg menyangkut potensi, pasar, dan jaringan. melalui buku ini kita tahu bahwa kelinci binatang kecil yang sering dianggap remeh dapat menghasilkan kekayaan yang luar biasa. salam… SIGIT RABBIT’S PROJECT (085643733325)

  4. muhamad ikhsan 11 November 2009 pukul 1:18 pm

    Aslm……Bpk sigit sya ikhsan pgen trnak klinci,kra2 jnis apa yg cocok untk pdaging?

  5. Kabar Kelinci Indonesia 11 November 2009 pukul 1:22 pm

    pedaging yg pas new zealand white (australi) bobot 4-5 kg. Rata2 3 bulan sudah bisa 2,5kg. Flemish besar tapi karkar besar dan pakan banyak. Kombinasi kawin silan pejantan flemishgian dengan induk new zealand bisa dilakukan. Juga terkadang butuh betina lokal dengan pejantan flemish. Kelemahan kelinci lokal adalah kecil, kelebihannya populasinya banyak.

  6. karimah anis aljufri 29 November 2009 pukul 1:06 am

    sebenarnya saya mempunyai 40 kelinci tetapi semua itu mati mangkanya saya bingung cara merawat kelinci,akhirnya beli 2 lagi baru beli 1 hari saya berdoa semoga kelinci saya sehat karena saya membaca ini semua

  7. Kabar Kelinci Indonesia 29 November 2009 pukul 1:57 am

    hem……ilmu pengetahuan mestinya tegak dulu sebelum menjalankan. Merawat kelinci butuh pengetahuan mendasar sekaligus detail. Belajar tak perlu malu, kepada buku atau kepada pengalaman orang sangat penting.

  8. fadhinti 11 Desember 2009 pukul 2:18 pm

    pengeeeeeen banget ternak kelinci di depan rumah pekarangan,saya punya modal 5 jt

  9. Kabar Kelinci Indonesia 12 Desember 2009 pukul 1:11 am

    lebih cepat lebih baik. Lakukan, tanpa tapi…..semua pasti ada halangan, semua ada problem. Maju tak gentar.

  10. mardi 25 Desember 2009 pukul 10:23 am

    saya tgl dijogja pingin bli bukunya ditoko apa ya……………baiknya tuh ternak yg hias apa pedaging to?klo yg jenis australi tu msk kategori apa?…….dirumah ak punya buanyak lho……siapa yang mo pesen……

  11. Kabar Kelinci Indonesia 25 Desember 2009 pukul 1:10 pm

    di Yogya itu bisa didapat di distributor Gedong Pustaka, dekat Pesantren Krapyak Yogya. No hpnya: 081931178790.
    Soal pedaging atau hias itu relatif. Kalau cuma sedikit sebaiknya hias saja. Kalau mau di atas 20 induk bisa pedaging. Pasar Yogya tidak sulit. Setiap minggu kekurangan stok kelinci pedaging.

  12. annis 26 Desember 2009 pukul 10:19 pm

    saya pengen ternak kelinci di malang. Pemasarannya bgm ya?

  13. Lamto 28 Desember 2009 pukul 1:02 pm

    saya pendatang baru di pecinta kelinci..pengen ternak kelinci di Manado..tolong dong kalo ada info kelinci di Manado..? trims buat semua..

  14. erick 18 Januari 2010 pukul 3:14 am

    mau nanya ttg tehnik pemasaran ama pemilihan induk yang siap kawin.Tolong infonya y trus kalo ada bukunya bisa saya beli dimana?

  15. Kabar Kelinci Indonesia 18 Januari 2010 pukul 11:15 am

    di situs ini sudah diinformasikan tentang buku. baca saja infonya. Toko2 gramedia juga menjual.

  16. Iban 4 Februari 2010 pukul 3:43 pm

    Terima kasih banyak kepada semua yang telah memberi banyak informasi melalui kki, saya sudah survey ke beberapa peternakan kelinci dan sudah juga belajar dari buku-buku yang saya beli. Saya pernah juga beli buku di tempatnya asep rabbit dua buah buku. Terus terang yang selalu mengkawatirkan adalah soal pemasarannya. Saya belum tahu banyak tentang berapa kebutuhan daging kelinci dan siapa saja penjual daging kelinci dan konsumenya, terima kasih banyak

  17. Kabar Kelinci Indonesia 4 Februari 2010 pukul 4:58 pm

    khawatir boleh. tetapi tidak boleh berlebihan. Dari fakta di lapangan masalah produksi justru yg menjadi persoalan.
    memang pada peternakan skala kecil dan terpencil, tanpa komunitas dan rekanan terkadang jadi bingung, apalagi jika tidak kreatif mengajak tetangga dan teman2 terdekat. Kalau Anda punya stok kelinci ratusan pedaging dan bisa rutin memasok dengan kontrak, KKI akan menyalurkan ke pihak pembeli. Cuma kalauhanya beberapa ekor dan tidak rutin itu jadi kendala karena jauhnya tempat. Proses saja dulu, dan bergaullah dengan teman2 lain. Biar kebuka jaringannya.

  18. mardi 12 Februari 2010 pukul 11:02 am

    salam kelinci indonesia………mo tanya nich aku tingal d jogja udah ternak kelinci jenis pedaging,kira2…30 induk an kalo tiba2 ndak mo makan tuh sakitnya apa ya?trs bli obatnya dmana klo di jogja………terimakasih sebelumnya…….

  19. Rendro 13 Februari 2010 pukul 4:30 am

    Mas mardi jogjanya mana? Kapan-kapan saya ingin belajar ke tempat Anda.

  20. setiawan 23 Maret 2010 pukul 10:22 pm

    @ mardi, jogja. aku pesen 1 pasang ( jantan dan betina) no telp ku. 0274-6502694. yang usia 2-3 bulan blm pernah melahirkan.
    call me soon.
    thanks

  21. mursyid R 2 Juli 2010 pukul 3:45 am

    mas, saya kepingin usaha ternak kelinci pedaging tapi saya bingung harus memulainya darimana, saya tinggal di banyuwangi dimana saya dapat beli buku tsb, tlong bantuannya trim’s

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: