KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Tempat Pelatihan Wirausaha Ternak Kelinci


DSC00103ADA DUA tempat peternakan di Indonesia yang secara khusus menyediakan traning bagi para calon peternak. Pada dua “sekolah” ini sama-sama memiliki sifat mengutamakan pelayanan. Terdapat perbedaan dalam standar biaya, tetapi kalau kita perhatikan masing-masing sama-sama hanya memberikan tarif sangat murah. Di Pak asep Sutisna tidak ada fasilitas makan dan buku, tetapi peserta tetap saja membutuhkan keduanya dan dipastikan tetap mengeluarkan uang untuk makan dan buku. Sedangkan di Bapak Mutazim Fakih biaya ditentukan sekaligus untuk memudahkan jalannya pelatihan.

Dua hal yang berbeda, tetapi substansinya sama. Untuk sebuah ilmu, mestinya tidak usah terlalu meminta murah karena di sanalah sesungguhnya jantung kesuksesan berwirausaha kelinci. Untuk Pak Asep Sutisna memang tidak menyebut tarif uang insentif sebagai pengajar, seyogianya para peserta memahami sendiri bagaimana seharusnya memberikan insentif tersebut sebagai penghargaan terhadap ilmu pengetahuan. Demikian Kabar Kelinci Memberikan Informasi. Pesan ini disampaikan untuk memenuhi permintaan info pelatihan ternak kelinci. Berlatih dan belajarlah sungguh-sungguh untuk meraih kesuksesan.

pelatihan kelinciAsep Rabbit (Lembang Bandung)

Peserta: Boleh perseorangan. Koletif Maksimal 4 orang bersamaan. Jenis Pelatihan: magang praktis untuk urusan tata-kelola kandang, pakan, perkawinan, kesehatan/pengobatan dan skill pemasaran. Lama Magang: 2 Hari. Biaya:- Sukarela sebagai penghormatan ilmu pengetahuan. Kamar Inap: 2 Hari Rp 150.000. Makan: bisa mencari warung di sekitar jalan wisata lembang. Kontak Info: Asep Sutisna (0817217784).

Mutazim Rabbit (Klaten Jawa Tengah)

DSC00238Peserta: Kolektif minimal 6 orang maksimal 12 orang.(sementara belum membuka pelatihan untuk perseorangan karena kendala waktu). Jenis Pelatihan: Training Praktis intensif tata-kelola kandang, pakan, perawatan, kesehatan/pengobatan, perkawinan, skill pemasaran dll. Lama: 2 hari. Biaya: Rp 500.000 Per orang. Fasilitas: tempat tidur, makan dan buku panduan dan materi pendukung lainnya. Kontak Info: Mutazim Fakkih (0818930092)

43 responses to “Tempat Pelatihan Wirausaha Ternak Kelinci

  1. Billy Koesoemadinata 5 November 2009 pukul 6:48 am

    wah.. saya juga punya kelinci tuh, maksudnya ga ternak, tapi beranak melulu.. sampe bingung mau dikemanain anak2nya..

    apa harus ikutan kursusnya juga ya? biar bisa jadi peternak beneran dan dibisnisin?😀

  2. Kabar Kelinci Indonesia 5 November 2009 pukul 11:15 am

    justru itu yang lebih bagus. Tidak usah narget uang tapi potensial dapat uang. Kalau tidak dijual dibagikan saja untuk pemberdayaan masyarakat sekitar, didik sebagai wirausahawan kelinci.Biar bermanfaat.

  3. adi syah 6 November 2009 pukul 8:27 am

    aku punya kellinci, tapi aku pingin menjadi peternak yang bisa menghasikan…. gimana thuh…

  4. dwi suryadi 11 November 2009 pukul 5:52 am

    benar nggak kalau kelinci dikasih kangkung cepat sakit dan mati

  5. bay 11 November 2009 pukul 11:57 am

    kelinci makn kangkung kayanya biasa aja sama makanan yang lain ko, kelincisaya juga sering dikasih biasa aja malah pada gemuk.tp sebaiknya ada variaSINYA,,

  6. Kabar Kelinci Indonesia 11 November 2009 pukul 1:26 pm

    gini lho. Kangkung itu jenis sayuran berbatang bambu, setiap rumput/sayuran berbatang bambu berpotensi melahirkan gas. Saat2 tertentu bisa jadi malapetaka di perut kelinci, terutama saat kelinci kurang baik pencernaannya, terutama di umur 3 bulan ke bawah.Kangkung juga melahirkan bau amoniak air kencingnya, seperti kubis (yg juga kadar serat kasarnya terlalu tinggi. Kelinci itu butuh normalitas serat kasar tinggi dlm batas tertentu. Kalau kangkung kebanyakan juga tidak baik. Doyan sih doyan, tapi cobalah kasih rumput bercampur kangkung, pasti kangkung hanya dimakan sedikit. Gemuk bukan krn serat dlm kangkung, tapi krn kandungan konsentrat. Jangan setiap hal yg tidak membikin mati lantas dibiarkan. Mesti hati2.

  7. yesi 13 November 2009 pukul 7:47 am

    Wow informasinya berguna sekai buat saya.
    kalo boleh tau foto kandang yang pertama itu yang ada di Villa Istana bunga Bukan. Hampir sama Seperti Kandang Punya Dokter Kelly.
    saya juga ada kandang dan jual kelinci tapi hanya khusus Ras Luar Negri
    kalo berminat bisa menghubungi Pak. Sabar di no. 081394229014
    Ty.. Numpang Ngiklan. v(^_^)

  8. ilyasafsoh.com 19 November 2009 pukul 3:36 am

    salamkenal

    saya suka kelinci

  9. danni.kurnia 19 November 2009 pukul 10:58 am

    Saya minat mengikuti pelatihan kelinci di pa asep rabbit tinggal nunggu waktu yg tepat karena sibuk sama pekerjaan.motivasi u ikut pelatihan saya ingin didaerah cikampek karawang banyak peternakan kelinci.

  10. siswanto rabbitry 19 November 2009 pukul 11:26 am

    wah bagus tu..jadi bisa nambah ilmu.kalau semisal kita mengadakan pelatihan sehari dikota kami kemudian kita mengundang pemateri dari bpk asep bisa ndak ya?

  11. Kabar Kelinci Indonesia 19 November 2009 pukul 12:46 pm

    hubungi saja, pak tazim atau pak asep. sudah ada no hpnya kan?

  12. Ermawan 23 November 2009 pukul 2:46 pm

    Kelinci2 saya seringnya saya kasih sawi hijau, sering dimakan daun nya saja, batangnya ditinggalin, apakah sawi hijau juga aman? kadang2 saya kasih rondeng (daun kacang tanah) suka sih tapi kotor banyak tanahnya dan batangnya keras daunnya sedikit. Aman yang mana ya..? Terima kasih.

  13. Kabar Kelinci Indonesia 24 November 2009 pukul 6:58 am

    Prinsipnya kelinci gampang makan apa saja, apalagi jika kelaparan dan tidak ada makanan lain, nasi pun doyan. Masalahnya sawi kalau banyak2 itu serat kasar tinggi dan airnya juga enggak baik. Sedikit2 enggak masalah dan jangan tiap hari. Sawi seperti kubis dan kankung menyebabkan bau kencing. Daun kacang dan kacang serat kasarnya juga tinggi banget, sedikit tidak masalah. Daunnya dikasih buat campuran. Utamakan rumput lapangan, atau yg dipinggir sawah.

  14. Ermawan 25 November 2009 pukul 2:38 pm

    memang betul, kelinci saya termasuk yang doyan makan, selain sayuran, saya kasih brand dan gemukan kelinci. Terima kasih sekali infonya, sukses selalu.

  15. dian ferdiansyah 7 Desember 2009 pukul 4:04 pm

    saya beternak di kota jadi susah mencari rumput apa ada efeknya atau tidak jika pakannya hanya
    1.ampas tahu.
    2.daun brukoli
    3.wortel
    apakah udah memenuhi belum
    tolong di kasih tau yah

  16. Kabar Kelinci Indonesia 7 Desember 2009 pukul 8:15 pm

    belum. Anda bisa membeli wortel, ampas tahu, dan daun brokoli mengapa tidak bisa membeli rumput?

    ampas tahu dan wortel tidak cukup. Rumput adalah pemasok serat utama kelinci, sedang wortel serat kasarnya-tinggi dan lebih sebagai pemasok gizi.

  17. popo 12 Desember 2009 pukul 10:04 am

    saya tinggal di tangerang banten,sudah lama saya ingin beternak kelinci tapi masih bingung mulai dari mana?dimana bisa mendapatkan bibit,dan kemana pemasarannya?mohon infonya terima kasih,,
    Selain di tangerang,,saya juga ingin membuat peternakan di solo,,tolong informasinya untuk daerah sekitar solo jawa tengah dan tangerang banten,,terima kasih

  18. sUBUR REJEKI 19 Desember 2009 pukul 4:51 am

    bagai mana cara menghindari kematian anak kelinci yang diswebabkan oleh hama TIKUS

  19. Kabar Kelinci Indonesia 19 Desember 2009 pukul 5:24 am

    Dulu pak Mamur Suriaatmadja, promotor kelinci era 1980an pernah menjawab: kalau anak2 kelinci sampai mati diserang tikus itu tandanya pemeliharanya kalah nalarnya dibanding tikus.” hehe…
    Penyebabnya kan bisa dilihat secara langsung. Misal, tikus bisa masuk lewat celah kandang. Solusi ya jelas mudah; jangan sampai celah kandang bisa dimasuki tikus. kalau sebabnya tikus bersarang di sekitar itu, maka solusinya usir tikus. Tikus kerasan juga ada sebabnya, seperti kandang/rumah rupek, sangat nyaman buat ternak tikus dsb. Kami pikir tidak terlalu sulit. Apa2 itu cari sebabnya lalu pasti ketemu solusinya. Itu saja. Soal teknis masing2 tentu bisa mencari solusi. Atau masih sulit?

  20. najiv 24 Desember 2009 pukul 2:42 pm

    terimakasih infonya… mudah2’an bisa kesana dalam waktu dekat

  21. ernawan paloosa 28 Desember 2009 pukul 2:38 pm

    maaf mau nanya, biaya untuk pelatihan di pak asep atau pak mutazim itu biaya perhariRp 150.000(pak asep)-Rp 500.000(pak mutazim) atau perpaket? soalnya saya tertarik sekali untuk ikut pelatihan

  22. asep jo 4 Januari 2010 pukul 6:20 pm

    salam kenal semua
    saya bingung rumput/hijoan mana yng baik buat kelinci soalnya byk bgt jenisnya and semua rumput/hijoan yg saya kasih, kelinci saya suka, tpi saya tidak faham nama2 rumput solusinya semua jenis rumput ya saya kasih
    mendingan saya ke pak asep rabbit aja deh
    kan namanya sama jd kyk,y lbh asik bljrnya……
    pak asep tngguin saya yah
    insya allah dlm waktu dkt ini saya mau kesana sekalian beli bibit yng berkualitas………..

  23. Eddhay 14 Januari 2010 pukul 3:07 am

    Permasalahan yang dihadapi adalah bukan dari cara beternak atau pengembangbiakannya namun yang lebih penting dan kadang membingungkan adalah pemasarannya serta harga jual ….

  24. Kabar Kelinci Indonesia 14 Januari 2010 pukul 8:13 am

    Yang bingung golongannya hanya sedikit. 1) belum ternak tapi menduga-duga. 2) baru ternak dan belum punya jaringan. Di luar itu kelinci membingunkan karena kurang pasokan. Jika ada jumlah daging dalam paket besar rutin setiap minggu atau setiap bulan, justru lebih baik. KKI bisa merujuk ke pembeli yang siap. Ayo, siapa punya daging kelinci satu truk setiap minggu? Jika ada jangan khawatir.

  25. ABDULLAH SYAFII 22 Januari 2010 pukul 9:30 am

    HALO. APA BISA IBU KELINCI SAKIT FLU TRUS DIOBATI BERAKIBAT MATINYA ANAK YANG BERUMUR KURANG DARI DUA BULAN?KELINCI JANTAN APA BENAR KLO DIPELIHARA DI DAERAH PANAS SEPERTI SURABAYA MANDUL SEHINGGA TIDAK KUAT NGAWININ SI BETINA?

  26. Kabar Kelinci Indonesia 24 Januari 2010 pukul 4:27 am

    matinya anak biasanya karena sakit atau karena tidak dapat asupan gizi baik dari induk, bukan karena flu. Lagian kelinci tidak punya penyakit flu, itu pasteurella. Baca artikel di dalam sini. Banyak penjelasan. Di atas 30derajat celsius produksi sperma kurang bagus. Beda dengan mandul. Tetapi kalau malam hari, pas jam perkawinan dingin suhu kan bisa turun sampai ke 23 derajat celsius. asal tidak kawin siang panas ya itu tidak masalah. Kalau Anda kawinkan pada siang hari ya repot.

  27. HAIDY 27 Januari 2010 pukul 1:24 pm

    ASSALAM…salam kenal sebelumnya..
    saya seorang mahasiswa, ingin belajar bisnis kelinci ini.tapi saya masih butuh belajar banyak.saya ingin magang tidak tahu alamat peternakannya..jika anda memiliki referensi peternak di daerah sekitar solo yang mau memberikan magang dimana ya?tolong diberi alamat lengkapnya..trima kasih

  28. Kabar Kelinci Indonesia 27 Januari 2010 pukul 5:43 pm

    Di indonesia hanya dua itu saja yg bisa jadi tempat pelatihan. Yg lain belum ada kabar.

  29. Alphi - Solo 28 Januari 2010 pukul 4:13 am

    salam kenal semua…. Saya berada di Solo baru memulai memelihara kelinci, ya… baru sedikit sepasang Rex 3 clr dan 3 flaams 2 betina 1 pejantan. Forum ini sangat membantu bagi saya sebagai seorang pemula, semoga forum ini tetap eksis dalam menanggapi masalah-masalah budidaya kelinci, sekaligus bisa menjaring peternak kelinci dari yang kecil sampai besar.

  30. SAUT BOANGMANALU 28 Januari 2010 pukul 8:18 pm

    TERIMAKASIH ATAS INFORMASI DAN TULISANNYA, CUKUP BERMANFAAT BUAT BACAAN/REFRENSI UNTUK REGENERASI. KUNJUNGI JUGA SEMUA TENTANG PAKPAK DAN UPDATE BERITA-BERITA DARI KABUPATEN PAKPAK BHARAT DI GETA_PAKPAK.COM http://boeangsaoet.wordpress.com

  31. yusi yustisian 1 Februari 2010 pukul 4:31 am

    assalamualaikum…
    gni KKI..sya awalnya hanya ingin pelihara 1 klinci hias ras angora…tapi lamakelamaan gede jg dan akhirnya di kawinkan dg klinci ras english loop na…yag mw saya tanyakan…anaknya tu masuk as camouran ya akhirnya?
    dan skarang klinci sya uda byak bgt…bgung mu kmanain…
    tlong dunk mint info pemasarannya bwt daerah jabar khususnya tasikmalaya kalo ada…
    thx be 4…

  32. mlehoy rabbit 7 Februari 2010 pukul 3:18 pm

    salam kenal penggemar kelinci….
    saya adalah pemula yang tertarik dengan kelinci… saya banyak baca di internet di luar negeri peternak kelinci banyak yang sukses dan tidak sulit mencari market… tapi di Indonesia kok sepertinya sulit cari market… apakah faktor dari dukungan pemerintah yang kurang terhadap peternak kelinci atau belum ada paguyuban peternak kelinci sehingga sulit mendapatkan informasi menjual hasil peternakan ? bukannya daging kelinci rendah kolesterol ? kalo memang demikian mengapa pangsa pasar masih kalah dengan daging kambing ? tolong bantu kami peternak kelinci khususnya seperti saya pemula beternak kelinci… makasih yach…. kalo boleh tau harga bibit kelinci import pedaging sepasang ada yang tahu ga ya ?

  33. ween 13 Februari 2010 pukul 8:06 am

    saya punya beberapa ekor kelinci di, memelihara cuma sekedar hobi
    sebenernya pingin ngembangkan tapi gak tau gimana caranya

  34. adhitya 26 Februari 2010 pukul 4:40 pm

    Ass.wr.wb
    gmana crnya utk mengatasi kelinci yg jamuran&diare ya???
    obatnya apa ya…
    Terima Kasih

  35. adhi - SOLO 9 Maret 2010 pukul 4:10 am

    salam kenal buat semua yang suka kelinci…

    forum ini sangat membantu bagi saya peternak pemula…semoga bisa terus eksis dunia perkelincian Indonesia. .

  36. joko utomo 10 Maret 2010 pukul 1:49 pm

    apakah daerah Weleri kab.Kendal cocok untuk beternak kelinci ? karena daerah ini panas. Terimakasih atas jawabannya.

  37. Kabar Kelinci Indonesia 10 Maret 2010 pukul 7:11 pm

    panasnya itu berapa dan jam berapa saja panasnya? di atas 30 derajat cc kelinci kurang sehat dan sperma pejantan mandul. Bisa disiasati dengan pegayoman, rerimbunan. Kalau masih panas juga pakai AC, seperti di arab.

  38. opik G_Zrot 12 Maret 2010 pukul 2:38 am

    pak asep saya maw ke peternakan pak Asep….maw liat-liat kelincinya sekalian belajar ,,,boleh ga?

  39. meganmahmud 6 April 2010 pukul 7:14 am

    Aku tertarik memelihara kelinci. Klau ada yg daerah solo punya anakan (bibit) hub saya 085642057643

  40. anton 15 April 2010 pukul 1:03 pm

    salam kenal dgn megan mahmud
    kelinci apa yg anda inginkan? walau kami ada di magetan. kami siap menantar sampai solo. dengan biaya kirim Rp.20.000
    silakan lihat koleksi kami

  41. cindy 9 Mei 2010 pukul 12:07 pm

    saya punya kelinci tapi setiap sudah bernak selalu mati ,, kenapa begitu ? apa perlu perawatan ekstra?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: