KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Awas penyakit kelinci musim penghujan


DSC00168Bulan oktober-november-desember seringkali kita mendengar banyak kelinci mati, bukan hanya kelinci anakan tetapi juga indukan? Mengapa? Apakah karena hujan?. Jawabannya hujan bukan penyebab, toh kelinci tidak kehujanan. Tetapi bahwa efek dari hujan pada rumput atau situasi kandang lembab basah seringkali menimbulkan penyakit, terutama penyakit dari Protozoa eimeria. Bahkan kelinci dewasa yang kebetulan daya tubuhnya kurang kuat ikut-ikutan terkena dampaknya. Bagaimana kita mengatasinya? Bukan obat yang kita cari, melainkan beberapa solusi berikut ini:

<!–[if !supportLists]–>1. <!–[endif]–>Hati-hati dengan rumput. Rumput basah apalagi jika kehujanan gerimis itu tidak membersihkan kotoran debu secara total, melainkan justru menambah kotor. Terutama rumput yang berada di area industri atau perkotaan kotoran semakin akut karena sering kena debu kendaraan. Saat merumput usahakan pada siang hari setelah jam 11 siang setelah bakteri pada turun karena dihantam panas matahari.

<!–[if !supportLists]–>2. <!–[endif]–>kalaupun dapat rumput kering dan kotor karena banyak debu menempel tidak ada salahnya mencuci. Ini lebih aman. Masukkan rumput pada ember, beri air bersih terus diinjak-injak. Lihatlah, air akan menghitam pekat. Kita akan melihat betapa makanan untuk hewan kesayangan kita itu ternyata kotor penuh tanah. Inilah yang sering menyebabkan beberapa bakteri, terutama eimeria menyusup ke perut. Akibatnya perut kelinci tidak normal pencernaannya, lalu tumbuh gas yang menghambat laju feses keluar dan terus menggelembung.

<!–[if !supportLists]–>3. <!–[endif]–>Kandang lembab mestinya dihindarkan karena di sana juga muncul bakteri. Bisa jadi nanti bakteri menempel di makanan, minuman atau bahkan melalui udara. Kandang mesti rajin dibersihkan sampai bersih, usahakan pagi hari antara jam 7-9 terkena sinar matarari, minimal setengah jam.

Jika tiga hal ini saja disadari sebagai sesuatu yang penting, niscaya kita akan terhindar dari kematian. Tetapi jika sudah sakit bagaimana?

Tentu kita akan bicara masalah pengobatan.

85 responses to “Awas penyakit kelinci musim penghujan

  1. erick 26 Oktober 2009 pukul 10:01 am

    pak moderator, saya tunggu kelanjutannya ya… karena ini sangat dan cara2 pengobatannya… coz di ambarawa curah hujan sangat tinggi dan sekarang susah sekali mencari rumput kering…. mohon petunjuknya… kami tunggu…

  2. iffa 26 Oktober 2009 pukul 10:37 am

    Pak Moderator, mohon info untuk obat penyakit pada kuping kelinci. Jadi kondisi kupingnya seperti ada jamur yg menggumpal di sekeliling kuping dan kelihatan seperti luka/koreng.

    Ditunggu sekali info pengobatannya, khawatir penyakit tersebut menular ke kelinci yg lain.

  3. Kabar Kelinci Indonesia 26 Oktober 2009 pukul 4:17 pm

    Obat kudis kan mudah. Jaga kebersihan kandang. Itu syaratnya. Kalau sudah luka obati seperti anda mengobati luka manusia. Perlakukan dengan baik dan jangan asal-asalan. Pakai minyak kelapa rutin diolesi pagi dan sore hari juga bisa. Jangan dibuat stress. Mudah dah…

  4. Destri Nova 30 Oktober 2009 pukul 7:48 am

    Pak… Aku baru mulai belajar beternak dan mulai dengan 8 Ekor Induk Anggora 1 Ekor Jantan, 3 Indukan Rex dan 1 Jantan, 2 Indukan Lop dan 1 Jantan Serta 10 Indukan Kelinci Local yang dikawinkan dengan Anggora.. karena jadwal dikawinkan hampir sama… rata sekarang tiap hari ada saja kelinciku yang melahirkan….
    Masalah yang dihadapi adalah ada beberapa induk yang tidak mau menyusukan anaknya… hingga semua anaknya mati…. gimana tu pak …?

  5. dodi 30 Oktober 2009 pukul 1:20 pm

    Ah, pertanyaan klasik ini. Sudah sering dijelaskan di situs ini sejak lama. Serius. Ini masalah peternak pemula yang belajar tanpa paradigma, alias tanpa pelatihan dan kurang bekal bacaan. Panjang lebar masalahnya. Mending beli buku kelinci biar jelas. demikian saran saya. Maaf.

  6. Pray 3 November 2009 pukul 4:32 pm

    He… He… He..
    Tamat deh

  7. Ipank 4 November 2009 pukul 9:00 am

    Sampai saat ini sy beleum menemukan obat kembung yg mujarab, padah say dah mencoba obat permentil, rebungk & obat2x lain utk kelinci tetep aja ngak ada uh mempan. Mohon infonya….
    Krn kenbanyakan kelinci sy mati akibat kembung.

  8. joko 5 November 2009 pukul 3:18 am

    penyakit apa yang sering nyerang kelini

  9. joko 5 November 2009 pukul 3:19 am

    maaf aku pemula apa yang di persiapkan dalam awal ternak

  10. heriyanto 5 November 2009 pukul 2:02 pm

    say mau tany nih …
    ada luka di bagian mulut.cara menyembuhkannya dengan cara apa yac?

  11. Kabar Kelinci Indonesia 5 November 2009 pukul 3:29 pm

    kalau luka krn lecet pengaruh luar seperti digigit kelinci lain, alias luka berdarah obatnya obat merah. Untuk penyakit luka sama seperti pengobatan luka manusia. Hindari infeksi. Bersihkan pelan2 dengan kasih sayang dan obati secara rutin. Kalau obat merah masih basah pegangi dulu supaya tidak dijilatin, baru kalau sudah kering boleh dilepas (sekalipun obat merah tidak beresiko jika tertelan). Kalau luka kudis/gudik bersihkan dulu pakai air hangat, lalu olesin pakai minyak kelapa *(minyak goreng), tapi yg blm bekas untuk menggoreng. Pengobatan itu semua diulang setiap hari 2x, biasanya empat hari sembuh. Supaya cepat sembuh, perlu gizi dari makanan, wortel dan daun pepaya (layu), sangat disarankan.

  12. a'ab 6 November 2009 pukul 9:03 pm

    assalamu’alaikum……para pecinta klinci…..

    kenapa di kandang peternakan kelinci saya untuk bulan oktober dan awal bulan november ini banyak yg mati….? khusus nya anakan jenis rex….
    1. apakah di daerah saya suhu nya terlalu panas…? krn pd siang hari suhu di kandang saya bisa mencapai antara 35 drajat Celcius……
    mohon bantuan solusinya dari para ahli smua buat peternakan saya…..
    trim’s…….
    wassalamu’alaikum….

    saya tunggu masukan nya di : m_bex5@hotmail.com

  13. Kabar Kelinci Indonesia 7 November 2009 pukul 12:20 am

    selain sudah dijelaskan di tulisan itu mestinya Anda memberikan keterangan lengkap tentang sakitnya?
    biasanya kena bakteri krn makanan kotor. Kalau soal suhu tidak masalah. Yg penting anda tidak menjemur kelinci. Manusia saja kalau kepanasan bisa pinsan. Kelinci setiap hari kepanasan terik matahari langsung bisa jadi masalah, tapi suhu tidak langsung mengakibatkan kematian. Kalau bisa memperlihatkan foto kandang barangkali kami bisa memberikan analisa. Untuk soal penyakit itu lebih rumit lagi. Biasanya kalau mati satu langsung menjalar krn saat terkena penyakit tidak tertangani langsung sehingga menular.

  14. DANIELS RABBIT 11 November 2009 pukul 11:30 am

    Sekedar memberi saran,utk mengurangi panas didalam kandang yaitu dengan membangun rumah kandang lebih tinggi,kurang lebih 3M,hindari pula atap rumah kandang yg berbahan plastik,seng /asbes.atau kalau sdh terlanjur buat bisa disiasati dengan cara pemasangan shading net 75% ( net utk tanaman), 1M diatas permukaan atap rumah kandang.terima kasih

  15. setyo 1 Desember 2009 pukul 3:36 am

    Kelinci saya pernah kena penyakit kulit, saya kasih alkohol sembuh. apa efek dari pemberian alkohol berbahaya? trims

  16. Kabar Kelinci Indonesia 1 Desember 2009 pukul 11:49 am

    waduh, belum tahu resikonya ya? Saya kira krn itu obat luar tidak banyak resiko, seperti kita memakai olesan dari alkohol.

  17. Raden Wanda 2 Desember 2009 pukul 8:16 pm

    saya pemula, maw tanya, kelinciku yang sedang menyusui, tiba” nafsu makannya jdi berkurang..kira” itu pengaruh apa y?
    bagaimana cara menanggulanginya?
    terima kasih

  18. Kabar Kelinci Indonesia 3 Desember 2009 pukul 8:20 am

    banyak faktor. Bisa jadi karena pakan tidak enak. bisa krn sedang stres, atau mungkin juga indikasi sakit (biasanya kokidiosis) atau mastitis. Sementara pasok gizi yg baik saja, kasih wortel, rumput yg bagus dan air minum, biar sehat.

  19. Raden Wanda 3 Desember 2009 pukul 12:51 pm

    kebetulan tdi saya check lg kelincinya ada indikasi terserang flu (kadang bersin, nafas sedikit ngorok)
    saya ke apotek hewan katanya disuruh pake antibiotik..apakah tidak apa’ bila diberikan pada kelinci tersebut yg sedang menyusui anaknya? atau ada obat lain yg lebih aman?

  20. Kabar Kelinci Indonesia 3 Desember 2009 pukul 2:54 pm

    pakai enroflocaxin tidak terlalu tajam. Tidak masalah. Itu awas ingus/pileknya menular. Pasteurella Multocida tidak mati tuntas oleh antibiotik. Selain bisa menular, suatu saat jika tidak waspada bisa terulang lagi. di masa pengobatan harus rutin memperhatikan kebersihan, jangan sampai ingusnya menjalar2, bisa berakibat gawat bagi kelinci lain. Pelajari serius pasteurella multocida, riset di google, tetapi jangan yg bahasa indonesia, melainkan bahasa inggris, klik rabbit pasteurella multocida.

  21. Raden Wanda 3 Desember 2009 pukul 3:54 pm

    tpi apa dengan karantina dan kelincinya dipindahkan tidak akan mengganggu kepada anak2nya?
    padahal masalah kebersihan kandang selalu dijaga…alas kandang saya bersihkan dan di pel tiap hari…
    oia boleh taw obat2an untuk penyakit lainnya (kembung, mencret dan lainnya)?

  22. Kabar Kelinci Indonesia 3 Desember 2009 pukul 4:12 pm

    ya karantina bareng anaknya satu kandang. atau perhatikan jadwal menyusui. Kalau misal biasanya menyusui jam 9 malam, kembalikan kotaknya pada jam 8-10 malam. nanti dipisah lagi, biar lebih aman dari ceceran penyakit. Anak-anaknya perlu dipasok madu juga biar daya tahan tubuhnya kuat.

    obat2 lain itu gimana menjelaskannya? panjang, riset di google pakai bahasa inggris rabbit medicine kan banyak. Tinggal pilih. Tidak cukup menjelaskan di sini. Buku2 juga sudah ada, lebih efektif dijadikan kamus ketimbang diskusi di sini.

  23. Raden Wanda 4 Desember 2009 pukul 3:12 am

    hah..menyedihkan sekali, tdi pagi kelincinya kejang2 dan langsung mati padahal asalnya mw diberi obat..
    saya bingung anak2nya mesti dirawatnya gimana..
    ada kelinci punya saya yg lain yg sedang beranak juga tpi umur anaknya terpaut cukup jauh sekitar 1 minggu..soalnya pasti anak2an yg ditinggal induknya masih dalam masa menyusui walau pun baru bisa keluar dari box dan mulai mencoba makan hijauan..mohon bantuannya..

  24. - 4 Desember 2009 pukul 3:21 am

    Waduh. Terlambat antibiotiknya. Begini saja.
    Terpaut 1 minggu tidak masalah, toh kalaupun terpaut 2-3 hari belum tentu induk tiri itu menerima anak-anaknya, terkadang ditendang dan diusir.
    bagaimana supaya anak-anak itu menyusui?
    caranya dengan menyusukan pola bantuan. Setiap hari sekali, anda pangku induk (tiri), lalu taruh anak-anak kelinci di atas perutnya. Elus2 secara nyaman induknya. Karena induk tiri itu punya tanggungjawab terhadap ASI anak aslinya, jangan sampai ia tereksploitasi oleh semakin banyaknya ASI yg keluar. Kemampuan kelinci menyusui secara baik adalah 6 anak, sesuai jumlah putingnya.
    Karena itu usahakan ada beberapa induk yang akan melayani anak-anak malang itu. Selain menyusui, pasok madu dan air putih. Berikan secara oral dengan suntikan (tanpa jarum). Baringkan anak kelinci dipangkuan lalu masukkan cairan itu, tekan suntikannya.

    Semua induk dan anak-anak pasok wortel setiap hari. Ini lebih baik supaya gizi, terutama induk menyusui stabil. Daun pepaya bersih juga sangat penting bagi induk.

    Ingat, atur jarak yang agak jauh pada penyusuan bantuan ini. Perhatikan jam berapa induk yg masih menyusui itu menyusui anak2nya. Kalau misal jam 8 malam, maka untuk menyusui anak tirinya sebaiknya pagi hari supaya ASInya sudah pulih.

  25. Raden Wanda 4 Desember 2009 pukul 3:29 am

    terima kasih atas informasinya..
    informasi yang anda berikan sungguh sangat membantu..
    saya akan coba praktekan ilmu yang anda berikan…

    sekali lagi terima kasih..
    ^_^

  26. SIGIT RIYANTO 6 Desember 2009 pukul 9:52 am

    Kelinciku matanya kayak ada selaput putih dan berair. gmn cara mengatasi? trims

  27. Kabar Kelinci Indonesia 6 Desember 2009 pukul 1:09 pm

    iritasi, bisa disebabkan debu, atau krn dipicu stres. pakai obat mata manusia juga tidak apa2.

  28. mulyana 17 Desember 2009 pukul 4:59 am

    Thanks banget infonya, jadi wa tambah ilmu lg buat pemeliharaan kelinci. mkasih ya…

  29. mulyana 17 Desember 2009 pukul 5:00 am

    wah..aku jadi nambah ilmu nih.. thanks banget ya…

  30. bram 17 Desember 2009 pukul 4:56 pm

    nanya dunkz…
    kelinci w bagian kupingnya berkelupas truz bagian tlapak kakinya jg, lebih parahnya lagi dijari-jari na skarang cuma kliatan kukunya doang knapa y….????
    tolong kasih tau y,klo ngak kasih linknya aj dech….
    maaaf ne banyak nanya maklum pemula klo

  31. Kabar Kelinci Indonesia 17 Desember 2009 pukul 5:09 pm

    kalau tidak lihat langsung agak sulit. tetapi agaknya itu disebabkan jamur. Coba cek lagi, apakah di sekitar kulit itu ada jamurnya?

    Ini soal kebersihan yg tidak bener.
    Sekarang gini saja. Bersihkan kelinci dengan air hangat di sekitar yang sakit. Lap dengan pelan2, dielus2 dulu supaya tidak berontak. Setelah dilap, lalu dikeringkan barang 15 menit. Jika memang nanti terbukti ada jamur (butiran-butiran putih mengelupas dan merontokkan bulu dengan cara menjalar) obati saja dengan mycospor (produk bayer). Salep warna hijau 15 g dengan kandungan 10 mg bifonazol.

    Selain itu pada bagian kuku juga harus rutin dibersihkan, dilap pakai air hangat. Itu jamur atau kutu sangat menular. Bersihkan kandang segera. Kandang divaksin dengan siram air sabun, atau siram air panas. Kalau tidak nanti sisa-sisa jamur bisa menyerang lagi.

  32. oeengsrabbit 29 Desember 2009 pukul 7:36 am

    Berikut ini daftar list obat dan stimulan untuk hewan kesayangan kita :

    A. OBAT KEMBUNG KELINCI
    Komposisi : Al Hidroxide 300 mg – Mg Hidroxide 300 mg – Simethicone 30 mg
    Dosis Pemakaian :Anak Kelinci < 3 Bulan 0.2 – 0.3 mL – Dewasa / Indukan 0.5 – 0.7
    Harga : Ukuran 15 ml – Rp 35.000,-

    B.OBAT MENCRET KELINCI
    Komposisi :Trimethoprim 40 mg – Sulfamethoxazole 200 mg
    Dosis Pemakaian : Anak Kelinci Dewasa / Indukan 0.5 – 0.7 mL
    Harga : ukuran 15 ml Rp 35.000,-

    C. de GROW STIMULAN KELINCI (ORGANIK)

    Merupakan cairan berwarna kecoklatan dan berbau sedap hasil ekstradisi tumbuhan alami dengan mikro-organisme yang menguntungan serta mengandung vitamin, mineral, enzim dan asam amino.
    KEGUNAAN :
    1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh dari Serangan Penyakit.
    2. Mengurangi Angka Kematian Anakan & Indukan Kelinci
    3. Mengurangi Stress / Ketegangan Kelinci
    4. Merangsang Nafsu Makan
    5. Meningkatkan Berat Badan Kelinci
    6. Mengurangi dan Mencegah Mencret & Kembung pada Kelinci
    7. Mempertebal dan Memperhalus Bulu
    8. Mempercepat Birahi pada Kelinci Betina
    9. Memperbanyak Air Susu pada Kelinci yang menyusui.

    Harga : Ukuran 100 ml -Rp 35.000,-

    D. de GROW DISINFEKTAN KANDANG ( ORGANIK )
    Merupakan cairan berwarna kecoklatan dan berbau sedap yang didalamnya berisi berbagai jenis mikro-organisme yang menguntungkan. BUKAN RACUN, sehingga tidak berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan.

    KEGUNAAN :
    1. Menekan & Menghilangkan bakteri Pathogen dan Salmonella.
    2. Menghilangkan Bau Kandang dan Mengurangi Jumlah Lalat
    3. Membantu Mempercepat Pengomposan Kotoran Ternak
    PADA WAKTU PENYEMPROTAN, TERNAK / HEWAN PELIHARAAN TIDAK PERLU DIKELUARKAN DARI KANDANG, KARENA TIDAK BERACUN DAN RAMAH TERHADAP MANUSIA, HEWAN & LINGKUNGAN.

    Harga : Ukuran 100 ml – Rp 35.000,-

    E. BIVERMECTIN 1% (OBAT SCABBIES) STERILE SOLUTION FOR INJECTION INTERNAL – EXTERNAL PARASITE CONTROL

    Formulation for each mL contains :Ivermectin ……………………. 10 mg

    KEGUNAAN :
    Untuk pengobatan Scabbies seperti : Gastro-Intestinal Round Worms, Lungworms, Kidney Worms, Lice and Mange Mites. dan menghilangkan kutu-kutu pada anjing, kucing dan hewan peliharaan

    Untuk : Anjing, Kucing, Kelinci, Poultry, babi, kuda, sapi, kambing dll

    Harga : Ukuran 2 ml -Rp 35.000,-

    F. BIO-TYLO 200 (STERILE SOLUTION FOR INJECTION)
    Formulation for each mL contains :

    Tylosin (as Tartrate) …………………… 200 mg
    Indikasi :
    Untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri seperti :
    Pneumonia, Sinusitis, C.R.D, Arthritis, Footrot, Mastitis, Metritis, Dermatitis, Otitis Extena dan Infeksi Saluran Kencing.

    Untuk : Anjing, Kucing, Kelinci, Poultry, babi, kuda, sapi, kambing dll

    Ukuran : 2 ml – Rp 35.000,-

    Harga diatas belum termasuk ongkos kirim ya.
    Bagi teman-teman semua bilaman membutuhkan silakan hubungi kami .

  33. stoika 31 Desember 2009 pukul 8:23 am

    FYI, Eimiria sp itu protozoa dari golongan Coccidia..
    Bukan bakteri..

  34. febry 7 Januari 2010 pukul 3:00 am

    saya mau tanya,
    kelinci saya tdinya slalu agresif..
    tp stlh kelinci saya kena penyakit di bagian telinganya ada bercak2 putih kyk kutu gtu jd pendiem..
    tdk agresif lg..
    telinganya jadi kyk tebal n ada koreng gtu..
    itu menyebar pd bagian kuku n mulut jg..
    tlong infonya donk tentang pengobatannya??
    trims,

  35. Kabar Kelinci Indonesia 7 Januari 2010 pukul 3:09 am

    obat paling mujarab adalah kebersihan. Penyebab sakit kudis atau kutu adalah kandang yang jorok. Jangan lupa bersihkan kaki kelinci dengan air hangat. Itu kuku yg membawa penyakit ke telinga karena setiap pagi kelinci membersihkan muka dan telinga. Obat praktis untuk kutu dengan cara membersihkan bagian kutu dengan air hangat, pakai handuk. bersihkan beberapakali sampai kutu2 pada rontok. Baru setelah kering olesi dengan minyak kelapa (tapi jangan minyak jelantah lho). Oleskan tiap hari 2-3 kali sampai sembuh. Biasanya sembuh 4 hari, kalau sudah akut bisa 1/2 bulan. Kalau ada luka berdarah perlu ditambah obat merah. Obat komersil kulit luar untuk manusia juga bisa diberikan. Bahkan jika sudah sangat gawat bisa dengan suntik. Tetapi lebih baik tidak usah suntik. Supaya cepat sembuh berikan pakan bergizi, wortel dan daun pepaya.

  36. febry 8 Januari 2010 pukul 12:50 am

    akan saya coba tips dari kabar kelinci indonesia.
    mksh,

  37. jeffry 12 Januari 2010 pukul 4:59 am

    pak..saya maw tanya..
    gan maw tanya donk tentang kelinci saya..

    kelinci saya lemas bngt
    nmakanny dikit bngt..gk nafsu makan dia..
    matany sayu..
    kyk udh maw mati gt

    bentuk pup ny jg gak normal
    gak mencret, malah kering bngt..
    dh bntk ny gk bulet..
    kering bngt..kecil2 bngt juga..

    dia sih gk pernah masuk kandang gan..
    tinggalny di lantai..

    knapa yh gan kelinci saya..
    makasih yh pak…

  38. Kabar Kelinci Indonesia 12 Januari 2010 pukul 9:07 am

    Itu sudah gawat. Anda telat mendeteksi gejala. Suntik pakai antibiotik enrofloxaxin atau metronidazol.

  39. jeffry 12 Januari 2010 pukul 3:22 pm

    musti bawa ke dokter yh pak?
    itu antibiotik fungsinya apa?

    dia kena penyakit apa?
    bisa sembuh tidak?

    kbetulan saya lagi pergi..
    jadi gada yg perhatiin😦

  40. Kabar Kelinci Indonesia 12 Januari 2010 pukul 4:02 pm

    maaf tidak bisa menjelaskan terlalu jauh. Butuh panjang lebar. Lagian problem anda juga berlipat dgn tidak bisa mengurus. Saran kami justru sementara waktu tidak usah memelihara kelinci. kasihan kelincinya kalau tidak diurus. Belajar saja dulu sebaik mungkin sebelum memelihara.

  41. andi 13 Januari 2010 pukul 2:00 am

    kl kelinci kepala nya susah ngangkat ,obatnya ap ? ya

  42. jeffry 13 Januari 2010 pukul 5:00 am

    justru kmarin saya harus ke luar negeri selama 1 bulan..
    sebelum saya pergi..
    dia masih sehat sehat kok..
    mkasih pak penjelasannya..

  43. Kabar Kelinci Indonesia 13 Januari 2010 pukul 8:37 am

    kami tidak bisa memberi solusi kalau pertanyaannya cuma ceplosan begini. Itu belum tentu masalah kepala, melainkan hanyalah efek. Setiap penyakit bagian dalam sering mengakibatkan lesu dan berat bagi kelinci dan akhirnya kepalanya menunduk. Jelaskan panjang lebar dulu supaya tidak salahsolusi.

  44. Hamid Zen 26 Januari 2010 pukul 6:22 pm

    boss…kelinci betinaku setelah dikawinkan, kenapa jadi terlalu agresif ya ?…malah sebaliknya si jantan nya dikejar2 lalu di”naikkin” , waktu dikawinkan sdh 2 X, sijantannya terkulai lemas setelah ngawinin betinanya, e…sekarang kebalik, si jantannya jadi ga mau ngawinin lagi,,,mohon pencerahannya dunk ………, thanks ya sebelum n sesudahnya.

  45. Kabar Kelinci Indonesia 26 Januari 2010 pukul 8:59 pm

    fenomena biasa. bisa jadi jantannya lebih muda dari betina. atau jantan sudah merasa puas dan tidak minat sementara betina sedang dalam kondisi seksual yg tinggi. Kalau sudah cukup dikawinkan 2x, atau bahkan 1kali ya sudah. tidak usah dipaksa terus. Segera pisahkan.

  46. asep jo 3 Februari 2010 pukul 7:21 pm

    pak kl pake brake oil, (minyak rem) yang buat kendaraan bermotor ampuh ga ya, masalahnya kl pada manusia sangat mujarab buat berbagai macam penyakit kulit, luka dsb……… dan khasiatnya lumayan cepat………

  47. Kabar Kelinci Indonesia 4 Februari 2010 pukul 4:50 pm

    belum pernah nyoba. kalau masih belum begitu menjalar pakai salep2 biasa juga sembuh. Yg penting kandang bersih dan kakinya juga bersih. kalau sudah diobati tapi kuku kotor dan garuk terus telinga ya gak bakalan sembuh.

  48. radja 12 Februari 2010 pukul 2:48 am

    1. kalau rumput yang masih basah kemudian dikeringkan bisa untuk pakan kelinci gak?
    2. rumput yang bagaimana yang cocok untuk dijadikan pakan kelinci?
    mohon jawabannya. terima kasih

  49. Kabar Kelinci Indonesia 12 Februari 2010 pukul 10:11 am

    kalau basah ya memang sebaiknya dikeringkan. Basah kan enggak baik. Bakeri gampang bersarang di rumput.
    Kalau kami sebutkan nama rumputnya apa Anda pasti tahu jenisnya?
    mending main ke peternakan kelinci saja. Biar jelas. Rumput banyak di tegalan dan sawah. Petani pasti tahu mana rumput kelinci dan mana rumput sapi.

  50. Mila 15 Februari 2010 pukul 7:15 am

    Maaf yg dimaksud minyak kelapa ini apa yg resep tradisional yaitu dari parutan kelapa trus di sangrai hingga keluar minyak nya ?
    Apa bisa diganti dengan minyak cap tawon yg sudah umum di pasaran ?
    Saya disarankan teman untuk mengoleskan telinga yg kudisan tersebut dengan baby oil untuk semalaman dan keesokan harinya di lap dengan washlap & air hangat. Namun saat saya olesi baby oil telinga kelinci saya langsung di jilati oleh teman sekandang nya.
    Bagaimana sebaik nya cara mengolesi salep kudis bila nanti dijilati teman sekandangnya ?
    Terima kasih

  51. Kabar Kelinci Indonesia 15 Februari 2010 pukul 8:38 am

    minyak kelapa ya bisa begitu. Itu kalau mau tradisional. kalau mau praktis pakai minyak goreng itu saja. Tetapi jangan yg sudah bekas goreng (jelantah).

  52. nadia 16 Maret 2010 pukul 4:30 am

    kelinci saya seminggu yang lalu melahirkan 5 anak. tapi kandangnya saya ga dipisahin. baru2 ini saya periksa bayi2 kelinci itu ternyata lima-limanya ada semacam koreng (ketombe) di badannya. itu kenapa y? dan bagaimana cara mengobatinya? tx.

  53. Kabar Kelinci Indonesia 16 Maret 2010 pukul 4:42 am

    Tidak dipisahin itu maksudnya apa? kalau dengan ibunya ya jangan dipisahkan sebelum 37 hari (minimal), syukur kumpul sampai 2 bulan. Terpisah atau tidak terpisah tidak ada kaitannya dengan koreng. Penyakit kulit, koreng, kudis, kutu, ketombe itu semua disebabkan oleh kotoran, kandang tidak bersih.
    Kalau koreng sudah jadi luka mesti diobati pakai betadine. Kalau kudis masih baru bisa disembuhkan minyak kelapa (minyak goreng). Kalau sudah akut mesti suntik invermectin.

  54. nadia 16 Maret 2010 pukul 8:43 am

    kandangnya saya ga pisahin. jadi ibu dan anak dalam 1 kandang.
    oh begitu..
    terimakasih.

  55. rifai 30 Maret 2010 pukul 6:58 am

    maaf pak klu kirim ke kranganyar solo,biayanya jadi berapa?dan berapa minimal pembelian klo diantar

  56. Mita 14 April 2010 pukul 7:10 am

    Met siang,Abang rabbit,numpang tanya..kelinci saya rex 6bulan..tiba2 nafsu makan turun,mata sayu,badan lemas rebahan trus n klo berdiri gemetaran sempoyongan, suhu tubuh kdng anget kdg normal,feses normal(tidak lembek) tp ukurannya jd lbih kecil dr biasanya..pas dibawa kedokter hwan, katanya tdk apa2 cuma stres,,jadinya cm dikasih suntik vitamin,pnambah nafsu mkn,anti radang n penghilang rsa skit..
    biasanya agresif pak,..saya kasian sekali..kata dokternya mgkin takut sma kucing,pdhl tdk ada kucing drmh,kandang juga oke,luas,ventilasi baik,pakan n minum memadai,,cuma saya jadikan satu dengan kelinci jantan australia krn rex betina saya masih kecil..akhir2 ini dikandang terus,krn sering hujan jadi jarang saya lepas..
    kira2 apa yg harus saya lakukan abang rabbit???mohon pencerahannya…
    skrg baru maunya minum air gula jawa,mkanan berat blm nafsu,klo kondisi msh sama trus,boros juga klo hrus k dokter lgi..TT

  57. Kabar Kelinci Indonesia 16 April 2010 pukul 11:31 pm

    bukan soal kucing, tetapi mungkin karena stres yg dimaksud dokter itu. Salahsatunya takut hewan pemangsa. Kondisikan secara nyaman. Makan yang baik. berikan pasokan rumput. Untuk mengembalikan nafsu makan memang gula jawa bisa efektif. Tetapi kalau sudah tidak mau makan biasanya pencernaanya terganggu. Berikan saja ramuan kombinasi bawang putih, jahe merah dan biji pepaya kering. Ditumbuk lalu direndam ke dalam gelas memakai air panas. Tunggu sampai tidak panas lalu berikan ke kelinci. setiap pemberian 2-3 sendok makan.

  58. risnu hidayat 18 April 2010 pukul 1:15 pm

    indukan kelinci ku terkena mastitis apa penyebabnya dan bagaimana pencegahan dan pengobatannya mohon infonya

  59. tika 29 April 2010 pukul 7:36 am

    saya mau nanya…
    kenapa kelinci yg sy pelihara setelah dimandikan telinganya jd korengan (ada semacam jamur menggumpal). yg tdk dimandikan mlh g ada. apakah krn shamponya???
    pengobatannya bagaimana?? sy sdh cb pake salep scabicide, trs cb pake bedak yg dicampur air. tp msh blm sembuh jg…
    mhn penjelasannya… makasih

  60. Kabar Kelinci Indonesia 2 Mei 2010 pukul 5:24 pm

    ya bisa jadi. Yg jelas kelinci korengan, kudisen atau penyakit kulit lain itu karena faktor kebersihan.
    kalau lukanya kecil rutin pakai minyak kelapa, tapi jgn yg bekas goreng. Oleskan duakali sehari selama beberapa hari, atau pakai obat kulit manusia juga bisa.

  61. tika 4 Mei 2010 pukul 3:01 pm

    katanya bs jg dgn disuntik… klo blh tau obtnya apa y??? kr2 hrgnya brp???

  62. thania 9 Mei 2010 pukul 9:46 am

    aq mw tany,,,,hidung kelinciku sekarang warnanya hitam banget gak kyk biasanya terus setelah beberapa hari kelinciku itu mati????dan anehnya setelah kelinciku yang satuny mati nular ke kelinciku yang satuny???kira2 itu penyakit apa za,,,,????trs obatnya apa????

  63. nancy3wsb 14 Mei 2010 pukul 8:10 am

    kelinci saya kena mastitis, putingnya beberapa sedikit bengkak kemerah2an, saya suntik pakai terramycin cukup 3 hari ya? dosis pemakaian 1ml/10kg beratbadan, per 24 jam diulang. berat kelinci 2,5kg saya suntik 0,2ml . kira2 jarum suntik kecil dimasukkan kedalam daging 1/2mm oke? saya agak ragu karena biasanya suntik bawah kulit(subkutan) untuk wormectin sewktu kena scabies. Kandang tiap hari dibersihkan dengan rinso kok masih kena penyakit ya? apa tidak boleh diumbar di tanah kebun? thanks

  64. Kabar Kelinci Indonesia 16 Mei 2010 pukul 4:40 am

    suntik daging itu untuk memasukkan antibiotik atau vitamin. suntik kulit untuk masalah kulit saja.
    penyakit bisa datang dari banyak hal, salahsatunya kebersihan. kebersihan pakan, kandang dan lingkungan adalah penting diwujudkan. Kelinci dalam kondisi lingkungan bersih juga bisa berpenyakitan krn misalnya membawa penyakit kambuhan, seperti kudis. diumbar atau tidak tergantung tempatnya. Kelayakan hidup kelinci itu sendiri yg mesti diperhatikan. Kalau kami memperbolehkan umbar tetapi ada banyak mobil lalu lalang lalu kelinci anda mati ditabrak mobil ya kami nanti salah.

  65. wijaya 13 Juni 2010 pukul 12:26 pm

    e…..kalau luka pada penyakit kelinci obatnya apa ?

  66. Kabar Kelinci Indonesia 15 Juni 2010 pukul 2:15 am

    seperti mengobati manusia saja kalau itu. Bersihkan, obatmerah, balut; hindari infeksi.

  67. dino 8 Agustus 2010 pukul 1:39 pm

    mas aq bru melihara kelinci…knapa ya kelinci saya “ILERAN”? terus obat untk menyembuhkan penyakitnya apa…
    tlang pencerahannya…terima kasih

  68. Kabar Kelinci Indonesia 11 Agustus 2010 pukul 3:12 am

    lihat bagian pilek dan pasteurella multocida di situs ini.

  69. nancy3wsb 16 Agustus 2010 pukul 5:46 am

    kelinci yang terkena scabies, jika saya suntik wormectin, pakai dosis 0.02ml/kg berat badan atau semua dengan dosis 0.2 ml tanpa ditimbang beratnya? Apakah cukup seminggu sekali disuntiknya? Suntik dibawah kulit itu dengan ditelusupkan diantara kulit dan daging kira2 jarum masuk 1/3 bagian cukup? kalau obat ada yang mengalir keluar dari kulit apa perlu diulang lagi? kelinci usia 2 bulan dengan berat 1kg-an boleh disuntik wormectin? Bagian kuping dan kuku kaki juga saya oles dengan minyak tawon atau minyak kelapa. Saya pernah baca, kalau suntik wormectin sampai kena daging, dagingnya bisa busuk, apa benar? Kenapa begitu? Setiap kali menyuntik, kulit saya beri alkohol dulu, juga jarum suntiknya supaya cukup steriL> Thanks infonya pak🙂

  70. henny 1 September 2010 pukul 1:20 am

    kelinci saya dibawah matanya bengkak,kena penyakit apa ya itu?harus di beri obat apa yg bisa menyembuhkannya..thx

  71. Kabar Kelinci Indonesia 1 September 2010 pukul 10:50 am

    Bengkaknya itu seperti apa? kalau sakit mata pakai obat mata manusia beres. Kalau luka pakai betadine. Pokoknya sakit luar pakai obat manusia.

  72. nuri 2 September 2010 pukul 6:09 am

    pak saya ingin tanya kelinci saya kakinya luka trus udah saya obatin pake obat tetes antiseptik….sembuh lukanya tp kok kakinya diangkat terus seakan2 kakinya kaku. kasian pak .tolong solusinya

  73. nuri 2 September 2010 pukul 6:22 am

    Pak tanya lagi saya kandangin kelinci saya diluar rumah, tp pada saat mlm hari kandangnya saya tutup dengan kain supaya tidak kena angin malam..
    Menurut bapak apakah hal tsb bs memicu penyakit ato tdak..thx.

  74. nuri 2 September 2010 pukul 6:25 am

    Pak beli obat yang bapak sebutkan dimana n no. yang bisa dihubungin donk. thx.

  75. Hasbie 4 September 2010 pukul 3:54 am

    kelinci saya korengan..!!
    katanya di kasih ivermectin…tapi cara nyuntik nya gimana yaa…
    tolong.!!!

  76. Kabar Kelinci Indonesia 7 September 2010 pukul 7:59 am

    suntik pangkal paha. Tapi jangan sampai masuk daging. cukup kulit luar. Kalau antibiotik baru boleh masuk daging. Obat pendukung lain perlu dengan cara membersihkan pakai air hangat, obat merah dan juga obat oles secara rutin

  77. cecep taupiek s 7 September 2010 pukul 3:17 pm

    bagaimana obatnya kelinci saya kaki belakangnya tidak bisa di gerakan?

  78. Kabar Kelinci Indonesia 14 September 2010 pukul 1:23 pm

    tidak bisa digerakkan itu karena apa?

  79. ditha 18 September 2010 pukul 10:24 am

    mau nanya..kalau kelinci kaki nya luka (korengan) saya juga ga ngerty itu apa..tapi yang saya perhatika kelinci nya seperti k.gatelan akibat luka itu.kira-kira itu penyakit apa ya??dan dapat tertular ke kelinci yang lain ga??
    dan obatnya apa ?

  80. Kabar Kelinci Indonesia 20 September 2010 pukul 9:54 am

    ya itu pasti korengan akibat kelinci gatal, atau alergi. biasanya faktor utama kurang kebersihan. Kuku kelinci yg kotor digunakan untuk menggaruk lalu muncul scabies.
    tindakan pertama bersihkan kandang dan juga kuku-kuku, kalau perlu dipotong. Koreng dibersihkan pakai air hangat. kalau sudah parah ya suntik.
    perlu dukungan gizi yg baik supaya cepat pulih, seperti wortel, bayam dan ubi jalar putih.

  81. rah 21 September 2010 pukul 5:04 am

    aduch kelinci saya di menggigit bulu nya mpe rontok bahkan sampe berdarah2… tuch biasa na kenapa ya pak… trus gmn cara ngobatinnya… thx b4

  82. Kabar Kelinci Indonesia 27 September 2010 pukul 2:21 am

    stres karena pakan tidak memenuhi standar kebutuhan. Kelinci yg doyan makan bulu biasanya stres, stres akibat kandungan serat miskin. Berikan rerumputan yang tepat untuk kelinci setiap hari.

  83. ristianto 12 Oktober 2010 pukul 6:02 pm

    hello ,
    begini saya seorang peternak kelinci pemula masih banyak belajar kesana kemari. terima kasih saya dapet situs ini. saya punya sedikit masalah ! kejadiannya begini, saya punya induk kelinci dengan 6 anak yang lucu-lucu sekitar umur 1,5 bulan. pagi-pagi saya membersihkan kandang sekitar jam 7 si anak-anak kelinci ini masih sangat sehat, saya mempersiapkan pakan sekitar 1/2 jam dan saat saya mau kasih makan satu anak kelinci ada yang kejang-kejang dengan mulut keluar air liur/berbusa, memang semelumnya saya kasih rumput sisa semalam. kira-kira kenapa kelinci saya itu ya …..??? mohon bantuannya agar dikemudian hari saya bisa lebih waspada. terimakasih

  84. adooy 15 Oktober 2010 pukul 10:07 am

    coba, bawang merah diparut. ambil airnya campur dengan garam sedikit. diminumkan 2x sehari. Insya Allah sembuh.
    ini resep untuk mencret dan kembung.
    silahkan mencoba

%d blogger menyukai ini: