KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Pasar Daging Vs Hias



Majalah Trobos: 01 August 2009
Harga Jual Kelinci Bikin Frustasi

Puluhan tahun kawasan Lembang dikenal sebagai pusat peternakan kelinci. Sepanjang jalan menanjak dataran tinggi Bandung Barat itu berjejer kios-kios yang menjual kelinci dari berbagai jenis dan ukuran.
Warung-warung sate kelinci yang bertebaran di seputar Lembang sampai Tangkuban Perahu juga tidak pernah sepi dari pembeli terutama Sabtu dan Minggu. Di area kawasan tersebut tumbuh tak kurang dari 80 warung sate kelinci, mulai dari warung sate mini, rumahan, sampai restoran. Tetapi di balik makin menjamurnya bisnis hewan imut ini, tersimpan persoalan di aspek hulu. Belakangan, peternak kelinci dilanda frustasi akibat harga jual yang tidak laik untuk kelangsungan usahanya. Kondisi ini dialami khusus untuk kelinci pedaging, komoditas untuk memenuhi kebutuhan pangan. Banyaknya permintaan daging kelinci untuk memasok warung sate kelinci tak berkorelasi positif pada naiknya harga jual di tingkat peternak. Bagi sebagian masyarakat setempat beternak kelinci tidak lagi jadi pekerjaan sambilan tapi sudah menjadi mata pencaharian utama. Asep Sutisna salah satunya. “Sudah 19 tahun,” ia menyebut rentang lamanya menggeluti usaha beternak kelinci. Ketua Paguyuban Peternak Kelinci Lembang ini juga memberi keterangan, terdapat sekitar 800 peternak kelinci di kawasan Kecamatan Lembang dan Parongpong Bandung. Meski demikian, menurut dia tidak semua peternak kelinci mampu berkembang. “Sulit bisa jadi kaya jika harga jual kelinci untuk kebutuhan pedaging masih seperti saat ini,” ungkap Asep.  Ia punya kekhawatiran, dari sekian banyak peternak kelinci yang ia sebut, tak banyak yang benar-benar sukses berwirausaha. “Jangan-jangan mereka hanya sekadar bertahan karena tidak ada pekerjaan lain,” duga Asep. Selajutnya kunjungi www.trobos.com

35 responses to “Pasar Daging Vs Hias

  1. omiyan 10 Agustus 2009 pukul 7:08 am

    diserang malah ga ada mas, yang secara langsung menjual kelinci…

  2. Djoko 10 Agustus 2009 pukul 10:38 am

    di ungaran masih sulit ditemukan warung sate kelinci, harga kelinci masih terlalu mahal untuk dimanffatkan dagingnya. Ada saran agar daging kelinci harganya setara dengan daging ayam atau bahkan lebih murah? mohon infonya. trima kasih.

  3. Ikhwan Happy 12 Agustus 2009 pukul 5:03 pm

    Saya lagi cari kelinci indukan jenis Flamish yang F-0 atau F-1. Pokoknya yg bener2 besar (giant). Kira-kira ada ya yg beratnya sampai 8 kg atau lebih. Kalo ada yang bisa bantu atau punya informasi, mohon hubungi saya di nomer ini 081335761175 (nomor ini bisa sekarang) atau 081359721254 (tapi kalo nomer ini bisanya dihubungi setelah tgl 12 September nanti). Terima kasih

  4. wawan 13 Agustus 2009 pukul 3:01 pm

    mungkin bisa bekerja sama dengan pemerintah dalam hal standarisasi harga daging kelinci,baik kondisi hidup atau sudah berupa daging. atau bisa jg dimulai dari paguyupan peternak kelinci dengan memberikan edaran ke semua pedagang kelinci baik dipasar bebas maupun diperternakan.tidak perlu melihat jenis atau silsilah keturunan karena yg kita jual adalah untuk konsumsi.beda dg kelinci hias,itu akan ada pasar sendiri2. siapa tau ada kenggres kelinci nasinal,setidaknya untuk pulau jawa dan bali dulu…yah mudah2an kelinci indonesia bisa semakin mapan maju.. salam untuk semua pencinta kelinci di nusantara.

  5. rismana 27 Agustus 2009 pukul 5:16 pm

    Iya,saya harap harga daging kelinci bisa seusai dengan keinginan peternak.Saya mohon jangan pernah jenuh atau bosan untuk memperjuangkan harapan kita,karna tujuan utama berternak kelinci adalah untuk meningkatkan gizi masyarakat. Ayolah para pembeli daging kelinci sudah saatnya kita memikirkan kelangsungan hidup bersama,kamu sukses,peternak pun tidak stress.Maju terus perkelincian indonesia!

  6. raihan 3 September 2009 pukul 10:40 pm

    Ayoooooo Maju terus Bung pantang mundur para peternak Kelinci Indonesia

  7. yoen 5 September 2009 pukul 11:34 pm

    Ingat…2X daging kelinci masih belum tersosialisasi dan “tega” dikonsumsi oleh masarakat secara luas dibanding dengan ayam, sapi atau domba ….jadi hai para ahli juru masak (CHEF) coba lirik pengembangan variasi menu dari kelinci dan juga dinas dinas terkait (Pemerintah/pariwisata-peternakan- kesehatan/gizi ) bantu dong sosialisasi dan pengembanganya
    HALAL ko….

  8. yudha rabbitry 9 Oktober 2009 pukul 1:56 am

    Saya membutuhkan indukan kelinci LOKAL usia 4-5 bulan (siap kawin) sebanyak 20 ekor, bagi rekan2 peternak yang berdomisili di jawa timur bisa menghubungi saya di 085242077420, trims

  9. iwan 14 Oktober 2009 pukul 1:03 pm

    bagi teman-teman yang membutuhkan kelinci buat indukan maupun anakan,,, saya menjual kelinci jenis new zealand, flams, rex,holland loop,, silahkan hubungi saya di no 0817387654, wilayah kediri jatim,

  10. Robin Angga Gunawan 20 Oktober 2009 pukul 5:31 am

    ini persoalan klasik untuk sebagian peternak kelinci.Masalah yg utama,di sebagian masyarakat masih gelap tentang mampa’at daging kelinci

  11. ary klincie 20 Oktober 2009 pukul 5:51 am

    saya mau kembangkan bisnis peternakan klinci lokal ato klinci hias jenis rex & unggul untuk mengembangkannya saya kesulita untuk pemasaran bagaimana cara saya mencari pembeli hasil panen klinci trutama jenis lokal

  12. ary klincie 20 Oktober 2009 pukul 5:52 am

    trutama klinci pedaging & bagai mana sistem penjualannya

  13. adithias 22 Oktober 2009 pukul 8:13 am

    soal pemasaran tinggal bagaimana pintarnya kita saja.kita harus ikut jaringan pasar kelinci.atau kita tawarkan kerjasama dengan warung-warung sate yang ada di daerah kita (adithias bertempat di cilacap barat/perbatasan jateng/jabar)

  14. RifQi 28 Oktober 2009 pukul 4:15 am

    para kelinci mania
    saya mau tanya link yg menjual kelinci2 hias mohon beritanya

    terima kasih sebelumnya

  15. adithias 30 Oktober 2009 pukul 1:09 am

    saya mau tanya harga angora induk sama rex pejantan berapa ya?maturnuwun………….

  16. Anggora 4 November 2009 pukul 6:12 pm

    Kalo membandingkan harga Kelinci Konsumsi (KK) (biasanya hasil cross FG vs NZW vs ES vs lokal atau biasa disebut “Gibas”) dengan Kelinci Hias (KH)jauh beda,padahal cost productionnya gedean KK (pakannya ngak cukup satu rantang sehari) tapi tingkat produktivitas tinggian KK (mortalitasnya ngak tahu ?).Price/harga biasanya ditentukan Demand Supply (permintaan tinggi supply cekak harganya naik, demikian sebaliknya)(jadi regulator kagak bisa atur harga apalagi kita menganut ekonomi pasar).Mungkin kendalanya adalah masyarakat belum terbiasa makan produk-produk daging kelinci (kalo di europa makanan number one/exclusive/non koles/sehat)jadi demandnya kecil sementara supply-nya lumayan (KK tidak menganut KB lho/sekali brojol bisa 14/lho tahu ngak sih NZW itu “broiller-nya” kelinci, eeg-nya dan pipisnya juga lebih banyak lho)(notes: supply untuk market dalam negri) terus multiplier effectnya juga terbatas (cuma “kang te sate” atau “masuk labs”, padahal industri ikutannya bisa berupa nugget sosis bakso kulit (perlu pasokan yg konstan) dst pokoke potensial buanget disversifikasinya), jadi bisakah merubah mindset dari: “makan daging kelinci, nggak tega ah, abis mukanya lucu imut matanya sendu” menjadi “rabbit meat minded”. Masalah psikologis, meungkin merubahnya bisa via kontes kuliner olahan daging kelinci, demo chef hotel bintang “5”, anjuran pemerintah ttg manfaat daging kelinci, kalo lagi ada hajatan,party dst. Komentar ini hanya langkah awal aja. Terus gimana kalau tembus pasar ln ? Terima kasih.

  17. Soerya 12 November 2009 pukul 11:13 pm

    Saya berencana bternak kelinci pedaging.yg bagus jenis apa ya?terus saya bs belinya di mana?saya tgl di cilacap. Hp. 085287661844

  18. Kabar Kelinci Indonesia 13 November 2009 pukul 5:36 am

    new zealand standar, bobot umur 3 bulan bisa 2,5-3,5 kg. Kalau flemish memang besar tapi karkasnya besar dan pakan banyak. Bisa kawin silang pejantan flemish dengan new zealand white. Kadang bisa silang juga dengan lokal supaya populasi banyak, juga rex.

  19. rini 9 Desember 2009 pukul 3:14 pm

    hallo teman-temen, aku jual kelinci hias lho, ada juga perlengkapan untuk kelinci, mulai dari kandang (stainlis, besi, kayu), tempat makan, dot untuk minum kelinci, makanan kelinci, obat + vitamin kelinci. aku tinggal d daerah pamulang tangerang, klw ada yang berminat bs tlp aku dulu ya di no 081586393989 / 021 99929272

  20. rudi 28 Januari 2010 pukul 4:15 am

    aku pemula mau ternak kelinci kira2 untuk bisnis yang lebih cepat kelinci apa……….dan info kalau aku mau beli di mana? tempat tinggalku di Pati jawa tengah, info tlong kirim lewat e-mail aja irudiyas@yahoo.com

  21. kelinci pedaging 28 Januari 2010 pukul 5:02 am

    Harus sosialisasi juga ke masyarakat baik peternak ato konsumen kalo kelinci mirip ayam, ada bwat pedaging ada bwat fancy. Klo bwat pedaging harus diusahakan harganya deket dengan ayam potong, klo bwat fancy harganya kaya ayam bangkok ato pelung, silahkan harga berapapun untuk kepuasan g ada batasnya

  22. tohir 6 Februari 2010 pukul 1:53 pm

    saya membutuhkan indukan kelinci lokal sekitar 30 yg sdh siap kawain posisi saya di tjilatjap. bagi rekan2 yg punya info silahkan hubungi di 08197575563.

  23. teguh 15 Februari 2010 pukul 11:03 am

    kalo ada yang membutuhkan kelinci pedaging dan kelinci hias wilayah depok dan jakarta saya bisa menyediakan nih,,,

  24. ADI 17 Maret 2010 pukul 7:10 am

    Kalau pasar untuk daerah jawa tengah (KEDU)bagaimana yah, terutama dagingnya?

  25. ADI 17 Maret 2010 pukul 7:12 am

    untuk pedaging 1 ekor betina yang sudah siap kawin berapa? 1 ekor jantan berapa?

  26. her1predianto 21 Mei 2010 pukul 2:28 pm

    KUNJUNGI PETERNAKAN KELINCI HIAS DAN PEDAGING (F1, F.0) DI DAERAH KARAWANG SILAHKAN HUB:085814292880

  27. her1predianto 21 Mei 2010 pukul 2:30 pm

    JENIS APA DULU NEH..KAN KELINCI BUAT PEDAGING GK CUMAN SATU JENIS AJA…TERGANTUNG KWALITASNYA COY…….

  28. feri 10 Juni 2010 pukul 4:58 am

    gimana cara memasarkan kelinci khusus di wilayah jember ya? mohon infonya… trims

  29. Alfan 13 Agustus 2010 pukul 9:17 am

    para pemula banyak yg kemakan ‘akal-akalan’ peternak senior. Pasar kelinci pedaging itu sebetulnya gampang, yang sulit itu menaikan harganya. Masa kamu mau menjual anakan kelinci flamish giant umur 4 bulan dgn harga 13rb/kg ? Inti bisnis kelinci di Indonesia ini masih bisnis bibit/calon indukan brow… awas jangan salah nih. Kalo bisa kita jual ratusan ribu per ekor, ngapain juga dikilo murah? Kalo yg belinya pinter, itu kelinci bukannya disembelih, tapi dijual lagi. Asal tau aja, kayanya belum ada 1pun peternak kelinci yang mengkhususkan menjual kelincinya “dikilo” dgn harga yg murah termasuk Pak Mutasim Fakih pengurus Prestasi Kelinci dari Klaten yg mengaku bisa menjual 400ekor flamish giant per minggu dgn harga 13rb/kg! omong kosong !!! Artinya 1 ekor cuma dihargai sekitar 50rb. Padahal kalo buat indukan bisa dijual ratusan ribu tuh, awas jangan mau dibohongi !
    Harga pasaran kelinci pedaging saat ini cuma 13rb/kg. Yang untung ya para penjual bibit kaya markasnya blog kelinci ini. Apa itu salah ? Ya ngga juga karena namanya juga “prospek yg menjanjikan”, cuma itu masih lama. Yang ada saat ini masih bisnis ke calon indukan bukan diambil dagingnya. Kalo ada yg jual daging, itu biasanya kelinci apkiran yg ga produktif lagi. Inget, membesarkan kelinci pedaging itu butuh waktu 4 bulan. Berapa biaya yg mesti keluar untuk pakan + gaji pegawai? Apa harga 13rb/kg bisa menutupi ?
    Saya pernah tulis postingan serupa di blog prestasikelinci, eh malah dihapus sama adminnya, padahal apa yg mesti ditakutkan dari tulisan saya ini… ?

  30. harto 25 Agustus 2010 pukul 4:33 am

    pa teguh, apa boleh sy tahu telp/Hp yg bs dihub dan alamat jelasnya, krn saya ingin mencoba daging kelinci.
    u/ kelinci pedaging yang umum, berapa berat & harganya, juga apa boleh beli 1 atau 2 ekor? terima kasih

  31. Kabar Kelinci Indonesia 25 Agustus 2010 pukul 7:51 am

    Bukan menakutkan. Tapi kata-kata Anda omong kosong itu juga tuduhan yg sifatnya fitnah. Anda berpikir memakai imajinasi, bukan berdasarkan di lapangan.
    Misalnya soal penjualan kelinci potong, di Lembang, Cihancuang, Magelang, termasuk kelinci potong organisasi Prestasi itu juga jalan.
    Anda kurang tahu bahwa tidak semua kelinci layak jadi indukan. Itulah mungkin yg harus anda evaluasi dengan cara berpikir mengawang-awang.
    salam
    dodi

  32. Bani 25 Agustus 2010 pukul 8:59 pm

    alfan, sebelum dapat ilmu yg jelas mestinya nahan komentarnya. Kelihatan ngawurnya ya? Anda menghitung flemish gian sebagai kelinci potong. Waduh ya pasti rugi kalau untuk dipotong. Siapa sih yg motong kelinci flemish? Yg memelihara flem murni untuk potong itu tidak paham ternak pedaging, ya seperti Anda ini. Flemish itu hanya untuk crossing dgn kelinci lain agar menghasilkan anak-anak yg lebih berbobot. kalau ternak flemish untuk pedaging ya tidak efektif. Sudah banyak makan, susutnya juga gede. Maka, yg omong kosong ini adalah Alfan…..lebih banyak belajar sebelum menilai ya?

  33. edi 4 September 2010 pukul 6:04 pm

    duana rabbit,jual kelinci karkas harga 1-36ribu,berat rata 1,3ons ,siap suplay jumlah besar 08991772992

  34. Awig 24 Oktober 2010 pukul 4:02 am

    dipasarkan kelinci hias or pedaging
    CP : 085647066848
    HARGA SEPASANG ANAKAN Rata-rata 50rb 2BLN

  35. Beno 30 Oktober 2010 pukul 5:25 am

    saya ternak kelinci pedaging walau cuma sedikit untuk dipotong sendiri, ternyata selain enak disate , dibikin teriyaki anak2 saya pada suka dan masak lada hitam ternyata nyami …. kata Bondan maknyos. SILAHKAN MENCOBA MASAK. dari pada daging sapi/kerbau/ayam, daging playboy lebih lembut rendah colesterol, bukan promosi nih. . . .
    salam buat peternak kelinci daging.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: