KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Festival Kelinci Nasional


Festival Kelinci Nasional
Ditulis oleh Faiz Manshur
Selasa, 11 November 2008 19:48
dsc000051
Festival kelinci nasional dilaksanakan di Lapangan Abadi Lembang Bandung selama dua hari sejak Sabtu, 1 November lalu. Kebanyakan orang memang merasa asing dengan acara itu, tapi bagi para pecinta kelinci, terutama para peternak, acara itu layak dihadiri.
Buktinya, pada hari Sabtu, acara yang terkesan jauh dari hiruk-pikuk itu mampu menyedot lebih seribu orang, terutama para pemelihara
suasana-festival-kelinci-lembang-bandung-2008
kelinci.
Ada yang hadir dari Tasikmalaya, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Jakarta, ada pula utusan khusus dari Papua.
Hari pertama, diadakan kontes kelinci jenis pedaging seperti Flemish Giant, Rex American, New Zealand, Satin dan lain
dsc00222
sebagainya.
Sedangkan pada hari kedua, dilaksanakan kontes beragam jenis kelinci hias seperti Fuzzy Lop, Holand Lop, Neterland Dwarf dan Himalayan.
Selain kontes, juga ada acara kreatif lain seperti lomba menggambar dan mewarnai bagi anak-anak. “Acara seperti ini harus kami upayakan karena hanya dengan cara inilah para peternak kecil di Indonesia bisa mempromosikan peternakannya,” kata Asep Sutisna, salahsatu panitia penyelenggara.
dsc00036
Asep yang juga peternak kelinci hias di kawasan Lembang, melihat bahwa kelinci adalah potensi besar bagi masyarakat yang perlu terus-menerus
kelinci-selain-memiliki-potensi-daging-dan-bulu-yang-baik-juga-memiliki-pesona-bagi-manusia

dikembangkan.

Acara bertajuk Festival Kelinci Nasional ini memang menarik untuk sebuah terobosan perkembangan ternak di Indonesia. Kelinci adalah aset potensial bagi peningkatan gizi masyarakat karena dagingnya rendah kolesterol dan paling berkualitas di banding daging hewan lain.
Sedangkan bulunya menghasilkan wol yang sangat mahal harganya. Sementara pupuk dari kotoran kelinci dan air kencingnya berkualitas unggul untuk menyuburkan tanaman. Hebatnya lagi, kelinci memiliki kemampuan beranak cepat, dalam 1 bulan angka kelahiran rata-rata 6-8 ekor setiap beranak.
Sayangnya, masyarakat masih menganggap memelihara kelinci sebagai usaha sampingan dan terkesan ndeso. Padahal di berbagai negara, kelinci adalah aset bisnis paling potensial yang cepat memutarkan uang.
dsc00233
Di kalangan pecinta kelinci, potensi tersebut sudah dikenali secara mendalam. Sayangnya, masyarakat umum,-termasuk media massa,-masih menganggap kelinci sebagai hewan piaraan marginal. Karena itu ada baiknya kalangan media menaruh perhatian secara lebih jeli akan potensi ini. Dengan banyaknya even dan publikasi secara massif diharapkan kemajuan dalam dunia perkelincian semakin pesat kemajuannya.
penilaian-festival-kelinci-nasional-2008-bandung
Faiz Manshur, kontributor Mediabersama.com
(naskah ini dimuat di http://www.mediabersama.com)


21 responses to “Festival Kelinci Nasional

  1. lintasmarketing 15 November 2008 pukul 6:55 am

    Artikel-artikel di blog ini bagus-bagus. Coba lebih dipopulerkan lagi di Lintasberita.com akan lebih berguna buat pembaca di seluruh tanah air. Dan kami juga telah memiliki plugin untuk WordPress dengan installasi mudah.
    Kami berharap bisa meningkatkan kerjasama dengan memasangkan WIDGET Lintas Berita di website Anda sehingga akan lebih mudah mempopulerkan artikel Anda untuk seluruh pembaca di seluruh nusantara dan menambah incoming traffic di website Anda. Salam!

  2. Manshur_KUDUS. 16 November 2008 pukul 3:53 am

    WHADOOOH…. sayang sekali, saya tidak tahu kalo akan ada festival perkelincian.
    Sungguh2 hal yg mengecewakan…
    Padahal saya selalu sempatkan buka internet untuk info2 yg brhubungan dgn arnab ato rabbit ato kelinci.
    Kira2 kapan ada lagi ya…?

  3. Hasan 17 November 2008 pukul 7:59 am

    kalo ada yang butuh kelinci flemish di aku ada…bisa kontak di 081321874872

  4. Hasan 17 November 2008 pukul 8:00 am

    di pangalengan bandung selatan…kelinci banyak ..kami baru menggeliat lagi. skarang udah ada skitar 8 kelompok peternak kelinc i…

  5. aris anggara 17 November 2008 pukul 11:43 am

    Sayang sekali saya tidak bisa hadir , pada hal saya sebagai pemula ingin sekali melihat prospek bisnis kelinci ini

  6. hendra 20 November 2008 pukul 10:45 am

    kelewat deh acaranya. Saya lagi mencari peternakan kelinci didarah bandung. kalo ada yg tau alamatnya dishare yaa…mau beli bibit kelinci pedaging nih….

  7. joe 21 November 2008 pukul 10:01 am

    Temans, ada yg jual holland lop ga? mau beli neh..

  8. Rendro 13 Januari 2009 pukul 4:07 am

    Pak Hasan, alamat Anda dimana? Saya tertarik dengan flemish giant, mungkin saya bisa berkunjung ke tempat Anda.

  9. DONY 21 Januari 2009 pukul 2:38 am

    salam…
    untuk penggemar kelinci banyumas, mohon kontak saya. biar bisa tukar informasi

  10. may 14 Maret 2009 pukul 1:31 pm

    aku dari kediri aku sangat antusias dengan festival tersebut
    kapan diadak lagi kasih kabar ya? sms ke no ni 085649602006

  11. may 14 Maret 2009 pukul 1:36 pm

    lupa nama aku aris?

  12. suseno 6 Oktober 2009 pukul 8:47 am

    saya punya anakan kelinci, cuma saya bingung dalam pemasarannya.. tolong dibantu masalah pemasarannya terimakasih…

  13. Tri suryadi 21 November 2009 pukul 10:26 am

    Koq cuma di wilayah pulau jawa aj sih yg terasa geliatnya.. Di wilayah indonesia timur seperti makassar kapan d adakan vestifal serupa? Sekali kali liriklah kami yg berada d indonesia timur ini..

  14. Kabar Kelinci Indonesia 21 November 2009 pukul 12:35 pm

    ya mestinya orang makasar yang inisiatif. Semua krn inisiatif dan kreatif. mana mungkin orang jawa mengadakan di makasar.

  15. suseno 22 November 2009 pukul 6:18 am

    kapan diadakan fetival kelinci?? mohon infonya … tks

  16. roni 22 November 2009 pukul 4:47 pm

    apa bedanya kelinci jenis flamis dengan kelinci lokal atas jawabanya trim

  17. kelinci 23 November 2009 pukul 2:29 am

    ya beda banyak. Banyak bedanya. kelinci lokal kecil, flemish besar.

  18. Tri suryadi 7 Desember 2009 pukul 6:20 am

    Plis dong para pecinta kelinci di makassar hubungi saya biar kita bisa membuat komunitas d daerah kita dan mempopulerkan kelinci dengan mengadakan festival atau pameran kelinci. Tri Suryadi: 085255806190 atau 085299445590

  19. Asep Rohmat Nurjaman 14 Desember 2009 pukul 9:55 pm

    Ass. Kang kalo yang dimaksud kelinci pedaging itu dari jinis apa si? apa ciri-cirinya? soalnya di peternakan saya suka kebingungan kalo ada yang nanyain jenis kelinci pedaging itu yang kaya gimana? trims
    By.
    Asli Rabbit Jalancagak
    Jl. Galian C, Cicariang Rt.20 Rw. 06 Dsa. Bunihayu Kec. Jalancagak Kab. Subang 41281 Mobile phone : 0852 2124 1984
    E-Mail : aslirabbit_jalancagak@yahoo.co.id

  20. Kabar Kelinci Indonesia 15 Desember 2009 pukul 12:53 am

    pedaging ya yg dialaf manfaat dagingnya. Setiap kelinci bisa diambil dagingnya, tetapi tidak realistis kalau mengambil daging kelinci dari jenis kelinci kerdil. Kelinci pedaging hanya memfokuskan pada penghasilan daging sehingga jenis kelincinya diarahkan pada bobot dagingnya, sedangkan hias tidak mempertimbangkan dagingnya melainkan jenis, keaslian atau nilai seni-nya. mudah kan?

  21. anggono handoko 29 Maret 2010 pukul 3:13 pm

    wah asik tuh bisa lihat2 kelinci yang bagus2
    Q pengen dapat bibitnya….. tapi yang murah

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: