KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Tag Archives: ternak kelinci

Sukarno, Berbagi Ilmu Beternak Kelinci


Melihat semakin banyak tetangga yang berminat beternak kelinci, pada 2001 Sukarno membentuk Kelompok Ternak Kelinci Sumber Makmur di Dusun Klabaran. Dari total 140 keluarga di Dusun Klabaran, 85 orang di antaranya anggota Kelompok Ternak Kelinci Sumber Makmur. Total populasi kelincinya sekitar 1.600 ekor. Selanjutnya klik: http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/05/10/03023212/sukarno..berbagi.ilmu.beternak.kelinci.

Metode Tanya Penyakit Kelinci


Banyak yang bertanya soal kelinci sakit. Sebenarnya setiap penyakit kelinci bisa dan bahkan mudah dideteksi. Sayangnya kebanyakan pertanyaannya tidak memakai kronologi dan penjelasan detail. Ini sangat menyulitkan untuk menjawab. Berikut ini beberapa hal yang mesti disampaikan dalam bertanya seputar kelinci sakit: Baca pos ini lebih lanjut

Keluarga Mandiri dari Kelinci


-Ketika Orang Kota Memberikan Modal kepada Orang Desa

Usaha mandiri adalah jalan terbaik untuk meraih kesejahteraan keluarga di desa. Banyak anak-anak muda, baik yang masih lajang maupun sudah berkeluarga tak juga menemukan usaha baru. Pengangguran pun merajalela. Mestinya sekarang kita menyadari bahwa banyak potensi berserak yang mesti dikumpulkan dan dipilih salahsatunya sebagai upaya meraih penghasilan ekonomi. Baca pos ini lebih lanjut

Kelinci Kembung


TANYA: Kelinci saya umur menjelang 3 bulan. Kandang stabil sehat. Bersih dan makanan selama ini tidak bermasalah. Setiap pagi kita kasih pelet dan malam rumput dalam kondisi baik. Sering juga kita berikan wortel dan sayuran lain. Suatu hari kami menemukan kelinci males makan, kaki depan merapat dan perut kembung. Kelinci masih mau makan, tetapi hanya sedikit dan terlihat ada cairan putih menggumpal keluar dari anus, terkadang disertai berak warna cokelat. Apa penyebabnya?

JAWAB: Baca pos ini lebih lanjut

Panduan Budidaya Kelinci


Judul Buku: KELINCI (Pemeliharaan secara ilmiah, tepat, dan terpadu).kelinci

Bukan hanya sekadar untuk pengetahuan, melainkan juga sebagai kamus pemeliharaan kelinci para peternak. Jangan sampai lepas dari tangan, sebab buku inilah yang akan menjelaskan masalah-masalah seputar kelinci. Sekarang buku ini juga dilanjutkan dengan dua buku lain, yakni TERNAK UANG BERSAMA KELINCI DAN KELINCI DOMESTIK untuk menjawab masalah pakan, perawatan dan pengobatan dengan materi yang khas untuk peternak Indonesia http://kelinci.wordpress.com/2010/05/14/trilogi-buku-kelinci/#more-1546

Penulis: Faiz Manshur Kata Pengantar:Mu’tasim Fakkih SE MM. Editor: Mathori Al-Elwa. Penerbit; Nuansa Cendekia Bandung 2009. Jl Vijayakusuma II/E-06 Ujungberung-Bandung 40619. Telp 022-76883000/Hp:0818638038. Tebal: 284 Halaman 19 x 24 cm. Harga Rp 61.000

Baca pos ini lebih lanjut

Kelinci dan Globalisasi


rabbit 1Krisis global menciptakan pengangguran baru. Lapangan kerja yang cupet membuat nafas hidup jutaan rakyat megap-megap. Tekanan demi tekanan ekonomi di negeri ini seolah-olah tak akan pernah berujung. Bagaimana kita melangkah menuju kehidupan ekonomi yang lebih baik? Baca pos ini lebih lanjut

Teknik pemasaran kelinci


ternak uang (modif)

Setelah proses revisi selesai, akhirnya buku yang banyak dipesan ini siap datang ke tangan Anda sekalian. Edisi Revisi ini terdapat beberapa perbaikan, penambahan isi, foto dan pencantuman alamat-alamat peternak baru. Pastikan Anda memiliki koleksi buku ini sebagai bekal pemasaran, perhitungan bisnis, investasi dan pemberdayaan ternak kelinci. Buku yang sudah merambah ke Malaysia dan Brunei ini sangat penting bagi bekal wirausaha ternak kelinci. Bisa didapat di toko-toko buku Gramedia, Togamas, Gunung Agung dll. Jika kesulitan mendapatkan di toko-toko buku tersebut Anda bisa menghubungi sdr Hasyim, melalui layanan SMS: 0818638038. Harga Rp 41.000. Tebal 204 halaman.

MENGAPA BUKU INI TERJUAL HABIS DALAM WAKTU SINGKAT DAN RIBUAN ORANG KELABAKAN UNTUK MENDAPATKANNYA?

Karena buku Ternak Uang Bersama Kelinci berhasil mengungkap fakta spektakuler tentang potensi kelinci. Sebuah buku hasil jerih payah menyusuri potensi harta karun yang terpendam. Potensi kelinci yang maha dahsyat dijabarkan melalui penuturan yang rasional, realistis dan menggerakkan. Ternak kelinci yang selama ini dianggap usaha sampingan petani desa ternyata bisa menjadi lahan mengeruk harta karun. Melalui buku ini, tiga fakta mendasar membuktikan kehebatan kelinci sebagai berikut: Baca pos ini lebih lanjut

Kematian kelinci dari Petshop atau Pinggir Jalan


Mucoid Enteropathy dalam kelinci sampai kini sulit obatnya, kecuali sekadar perawatan dan itu sangat tidak menjamin kesembuhan. Gejala: 1) rendah serat dan kelebihan karbohidrat (kebanyakan terjadi pada kelinci yg dijual di petshop/pinggir jalan.2) Stres krn dipisah dari induk mendadak dibawah umur 2 bulan lalu dibawa pergi jauh. 3)kekurangan enzim, 4) enterotoxin dan 5) kemungkinan pengaruh dysautonomia. Baca pos ini lebih lanjut

Ide Cemerlang “Ternak Uang” Pekarangan


rabbit_cagesRumah sederhana dengan pekarangan luas. Hidup merdeka tanpa terus diperintah majikan dan aturan kerja kantoran. Tentu saja dengan tetap memiliki hasil finansial yang memadai. Gairah kembali menikmati alam di rumah dengan pekarangan sudah menggeliat. Ini adalah idaman banyak orang kota sekarang ini. Mereka sudah sadar bahwa ternyata tinggal di perumahan dengan area sempit membuat hidupnya terjepit, persis seperti kawanan ternak. Pagi bangun langsung pergi melayani majikan di kantor. Pulang sore dengan hasil capek. Berapapun gaji tak mencukupi kehidupannya, apalagi mencukupi sekian impian hidupnya sebagai orang kaya. Baca pos ini lebih lanjut

Tempat Pelatihan Wirausaha Ternak Kelinci


DSC00103ADA DUA tempat peternakan di Indonesia yang secara khusus menyediakan traning bagi para calon peternak. Pada dua “sekolah” ini sama-sama memiliki sifat mengutamakan pelayanan. Terdapat perbedaan dalam standar biaya, tetapi kalau kita perhatikan masing-masing sama-sama hanya memberikan tarif sangat murah. Baca pos ini lebih lanjut

Mengapa Perlu Buku kelinci?


Kenapdsc00017a saya meluncurkan buku KELINCI?

Oleh Faiz Manshur (kontributor KKI)

Mula-mula saya tertarik dengan kelinci. Melihat kelinci hias di lembang bandung ingatan saya waktu itu terkenang oleh masa kecil, saat masih SD. Saat itu saya iseng-iseng memelihara tiga ekor kelinci lokal. Menyenangkan. Setelah lebih 20 tahun tak pernah ketemu dengan kelinci, tahun 2006 silam saya bertemu kembali. Kali ini dengan beragama jenis kelinci. Aneh. Baca pos ini lebih lanjut

langkah awal budidaya kelinci


Peluang Budidaya Kelinci: Antara Si Bodoh dan Si Cerdas

Orang bodoh  akan bilang, kelinci tidak layak digarap karena belum jelas pasar penjDSC00299ualannya. Sedangkan orang cerdas akan berkata “inilah lahan usaha baru yang menantang karena belum banyak orang menggarapnya sehingga kita tidak perlu repot bersaing dengan kompetitor.” Orang yang tak mau maju bilang, pasar kelinci sangat sulit. Karena itu kita tidak layak ternak dalam jumlah banyak.  Orang yang berpikir maju berkata, pasar kelinci justru mudah karena bisa dijual di kandang, tak perlu repot-repot membuka pasar. Baca pos ini lebih lanjut

Pemeliharaan,pengobatan, Pemasaran


Trilogi buku Kelinci untuk para pecinta kelinci.BUKU KELINCI (pemeliharaan secara ilmiah, tepat dan terpadu) Rp 61.000. TERNAK UANG BERSAMA KELINCI: Rp 41.000. KELINCI DOMESTIK Perawatan dan pengobatan) Rp 46.000.

Sehat dengan Daging Kelinci yang Kenyal Laba


DSC00286KONTAN: JAKARTA. Selain menjadi hewan peliharaan, kelinci ternyata juga enak untuk dijadikan santapan sehat. Protein hewani dan nilai gizi kelinci jauh lebih sehat ketimbang daging lainnya. Karena, kandungan kolesterolnya di bawah 5%. Tak heran, sajian daging kelinci merupakan menu yang laris diburu. Permintaan akan daging kelinci pun kian meningkat. Peluang ini tak lepas dari pengamatan Guntur Hermawan, pemilik peternakan kelinci Taman kelinci di Ciwidei, Bandung. Baca pos ini lebih lanjut

Buku Kuno Kelinci Indonesia


dsc00011Akhir-akhir ini kita mengenal beberapa buku tentang ternak kelinci.Pada lima tahun terakhir ini beberapa buku ternak kelinci yang beredar adalah Kelinci Hias dan Potong (B Sarwono), Kelinci Hias (Rudi Hustamin) dan Kelinci Hias (Gusti Merdeka Putra) serta buku baru Kelinci: pemeliharaan secara ilmiah, tepat dan terpadu (Faiz Manshur). Tetapi tahukah anda bahwa pada era 1970an dan era 1980an sudah beredar buku-buku ternak kelinci?

Suatu hari, saya kedatangan rejeki dari seorang tokoh lama di dunia perkelincian, yakni Mamur Suryaatmadja. Kehadiran ke rumah saya selain mengajak diskusi tentang pemberdayaan juga menyerahkan tumpukan dokumen lama tentang kelinci di Indonesia. Senang betul Saya…..(faiz)

Kisah Promotor Kelinci di Majalah Mutiara 1981


Mamur Suriaatmadja

Promotor Kelinci Indonesia

dsc000371 Kelinciku, kelinciku

Kau manis sekali

Meloncat kian kemari

Sepanjang hari

Aku ingin menemani

Sepulang sekolah

Bersamamu lagi

Menari-nari (Chicha Koeswoyo)

Sejak “kelinci masuk Bina Graha” tanggal 26 Juni 1980, maka binatang yang jadi lambang Play Boy itu bukan saja disenangi anak-anak lewat lagu pop Chicha Koeswoyo. Tidak kurang dari seorang Kepala negara telah menaruh perhatian terhadap pengembangan peternakan kelinci untuk meningkatkan gizi rakyat. Baca pos ini lebih lanjut

Yang Perlu Kita Ketahui


Maklumat Bisnis, Investasi dan Marketing Kelinci:dsc001151

  1. Pangsa pasar kelinci sangat luas.
  2. Untuk jangka panjang belum ada kompetisi.
  3. Pemasaran tidak terlalu sulit karena jumlah kelinci baik hias, pedaging, kulit, bulu dan kotoran kelinci masih belum banyak. Tak perlu ada kekhawatiran tidak laku.
  4. Membuka jaringan tidak terlalu sulit. Internet dan forum-forum pertemuan antara peternak sudah sedemikian mudah ditemui.
  5. Jaringan domestik (seperti bekerjasama dengan penjual sate, pedagang bakso, atau kerjasama dengan toko dan restoran) di masing-masing wilayah tidak sulit dilakukan. Produk pun tak perlu bersaing karena memang tidak ada kompetitor.
  6. Tidak butuh strategi yang rumit dalam berbisnis kelinci atau produk dari kelinci. Cukup memainkan relasi antara peternak atau di luar peternak dalam sekup terbatas.
  7. Setiap usaha yang sukses biasanya harus ditegakkan melalui perjuangan tiga tahap (produksi>distribusi>dan memenangkan kompetisi), dalam usaha kelinci hanya butuh keseriusan pada tingkat produksi. Distribusi tidak sulit, bahkan kandang kelinci itu sendiri bisa menjadi pasar karena banyak orang berdatangan membeli kelinci. Tak ada kompetisi bagi peternak karena luasnya pasar kelinci. (dikutip dari Buku Ternak Uang;faiz manshur)

Kelinci dan Cyber Bisnis


Beberapa minggu yang lalu, penulis menyempatkan mendatangi sebuah peternakan kelinci hias di Parongpong Bandung Utara. Penulis merasa tertarik datang ke peternakan kelinci setelah secara tak sengaja mendapatkan gambar jenis kelinci dunia yang begitu beragam dan memiliki keunikan masing-masing. Ada jenis Holland Loop, Fuzzy Loop, Dwarft Hotot, Satin, Harlequen, Netherland Dwarft dan puluhan jenis kelinci lain dari berbagai suku bangsa. Dari pengenalan gambar dan keterangan di internet tersebut penulis disadarkan oleh perspektif baru bahwa kelinci yang kita kenal selama ini di kampung-kampung yang dipelihara para petani bukanlah termasuk kelinci hias, melainkan jenis pedaging. Kelinci hias memiliki beragam bulu dan bentuk fisik dengan keunikan yang luar biasa. Baca pos ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 145 pengikut lainnya.