KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Category Archives: PUISI

puisi kelinci (3)


KELINCIKU

Matanya tajam, pipinya cubby

Badannya pendek namun kekar

Makannya sedikit dan milih

Hidupnya main main dan main

Tak pernah lelah

Senangnya unjuk gaya

Terutama pada orang-orang baru

Suka berdiri tegak dan lama

Jika berdiri kepala mendongak

Sambil mencari-cari yang tak ada

Kunamai Bondan

Karena rautnya seperti Winarno

Tahukah adik,

di setiap polahnya

Bondan mengucap terima kasih

karena bisa bermain

sesuka dan sebebasnya

Bonita,

Walau badannya besar aksinya lincah

Sangat cetakan mengurus kelinci anak-anak

Sekilas wajahnya garang

Namun hatinya lembut

Jika marah tatapannya tajam

Jika memelas sering melenguh

Siapakah yang selalu dirindunya?

Bondan, teman sejiwanya

Tahukah adik,

Bonita juga selalu menantiku

Karena kami teman sehati

Pandanglah Blossom

Maka adik akan melihat

Bondan dan Bonita

Sangat menggemaskan

Tak akan terlupakan

Hanya dia yang bisa pulas tertidur

di pangkuan

Itulah anugerah Tuhan

Jadi adik,

Kemana pun engkau pergi

Kamu akan selalu rindu

Untuk segera menengok mereka

Karena mereka telah

Mengajarkan kasih sayang tulus

Sna Bandung 22 Oktober 2008 19:14

Puisi Kelinci (2)


Kelinciku

Oleh Wendy

Kelinciku,

Senang melompat.

Dia melompat dari sini,

Ke sana

Sepanjang jalan menyusuri tiap tepi,

taman.

Dia akan berdiri tegak,

Pada kaki belakangnya,

Dan akan mencium langit.

Dia mendengarkan,

Dan menciumi kebun,

Memastikan semuanya aman.

Kemudian dia pergi

lagi untuk melompat

mencari-cari

wortel.

Diposting di www.hubpages.com


Puisi Kelinci (1)


Puisi tentang kelinci yang dibeli namun kemudian disia-siakan

Oleh: Amandala45

Aku ingat waktu itu Hari Senin Paskah
Hari itu terasa berwarna dan menyenangkan
Kehidupan baru yang aku mulai
Di kandang baruku.
Dulu aku makhluk yang sangat kecil
Saat mereka membawaku dari toko
Dan meletakkanku di lantai
Di kandangku.
Mereka sering mengajakku ke luar untuk bermain
Menyayangi dan merawatku sepanjang waktu
Dan menjelang senja, aku akan memanjat
Di kandangku.
Tetapi seiring berjalannya hari dan waktu
Aku tak lagi melihat mereka seperti biasanya
mencintai, menyentuh seperti yang aku impikan
Di kandangku.
Di malam hari di luar rumah mereka
Aku merasa sedih dan tersia-sia
Sering merasa takut dan tidak aman
Di kandangku.
Di cuaca terik dan hujan
Terkadang sangat panas terkadang sangat dingin
Aku hanya terduduk hingga menua
Di kandangku.
Kucing dan anjing tidak berteman denganku
Mereka hanya bermain bersama kelompok mereka
Sementara aku terduduk merasa kesepian
Di kandangku.
Di hamparan rumput hijau nan segar
Anak-anak melompat-lompat dan tertawa sepanjang hari
Aku hanya bisa menonton mereka
Dari kandangku.
Dulu mereka sering mengajakku keluar
Dan aku sering berjemur di matahari pagi
Namun kini aku tak lagi bisa berlari
Di kandangku.
Dulu aku kelinci yang lucu dan menggemaskan
Seperti gulungan kapas nan mungil
Kini aku menua dan terlupakan
Di kandangku.
Aku tak tahu apa yang salah
Aku hanya menghuni kandang
Aku hanya tumbuh sebagai kelinci
Di kandangku.
Tetapi mereka membeliku dengan pondsterling
Dulu aku pernah dicintai dan disayang
Kini aku menunggu dimusnahkan
Di kandangku.

Diposting di www.petshub.com

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 146 pengikut lainnya.