KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Merawat dan Mengobati Kelinci


Judul Buku: Kelinci Domestik (Perawatan dan Pengobatan)/ Penulis: Faiz Manshur & Mutasim Fakkih/ Penerbit: Nuansa Cendekia Bandung, April 2010/Tebal: 244/Halaman/Harga: Rp 46.000.

Untuk meraih sukses beternak kelinci mestilah kita memulai dengan paradigma baru yang tepat dan realist is dilakukan di lingkungan Indonesia. Kelinci sakit ada sebabnya. Oleh karena itu yang terpenting adalah memahami mengapa kelinci itu sakit dan kemudian melangkah untuk menghindari. Di dalam buku ini disajikan ulasan lanjutan dari buku sebelumnya (Kelinci: Pemeliharaan Secara Ilmiah, Tepat dan Terpadu) untuk mengatasi masalah-masalah krusial penyakit kelinci di kandang domestik.

Lebih dari itu, buku ini juga mengulas masalah metode pengobatan melalui perawatan makan dan jenis makanan yang tepat. Banyak tanaman obat di lingkungan kita yang sangat baik untuk kelinci. Sayangnya kita tidak tahu tentang jenis aneka ragam tanaman tersebut sehingga kita tidak bisa memanfaatkannya. Padahal jika dimanfaatkan secara baik, kita bisa memelihara kelinci tanpa harus bergantung dengan pakan dan obat yang komersil yang mahal harganya.

Buku ini sangat penting sebagai pedoman memelihara kelinci para penjaga kandang yang setiap hari mengurus kelinci. Perlakuan yang manusiawi, meracik pakan yang sehat, serta pengobatan tradisional akan sangat membantu menyelesaikan masalah-masalah kelinci domestik.

=====================

Pemeliharaan secara domestik mestinya tidak mengubah secara total pola kehidupan kelinci hingga tercerabut dari habibat alamnya. Di era modern, perlu strategi khusus “merumahkan” kelinci dengan pelayanan yang sesuai kebutuhan hidup kelinci, -bukan sesuai kehendak pemiliknya. Antibiotik-modern yang berbahaya mesti diminimalisir. Solusi tanaman obat terbukti lebih mudah, murah dan aman.

“…Campuran minyak esensial (astiri) dan campuran ekstrak tanaman memiliki efisiensi yang cukup melawan Eimeria dan Clostridium. Merupakan solusi menarik dalam pemeliharaan kesehatan kelinci.” (M. Colin dan A.Y Prigent).

Solusi praktis buku ini meliputi:

  • Pemahaman habitat kehidupan kelinci
  • Manajemen kandang dan pola makan secara tepat
  • Tips perawatan hamil dan perawatan anak
  • Tips pemberian makanan yang cocok dan murah
  • Tips merawat dan mengobati penyakit
  • Pemanfaatan tanaman obat untuk kelinci, dll.

ISI BUKU KELINCI DOMESTIK:

  1. PEMAHAMAN PERILAKU KELINCI
  2. persyaratan kandang dan lingkungan hidup kelinci.
  3. pemilihan bibit yang baik dan tepat
  4. pemahaman tentang suhu dan kelembabab
  5. mengatur kunjungan orang ke kandang
  6. PERKAWINAN, PENYUSUAN DAN PERAWATAN ANAK
  7. cara mengawinkan secara tepat
  8. mendeteksi kehamilan
  9. perhatian masa menyusui induk
  10. karakter induk hamil
  11. perawatan anak kelinci
  12. PENCERNAAN DAN MAKANAN KELINCI
  13. sistem kerja pencernaan
  14. komposisi pakan kelinci
  15. karbohidrat sebagai pakan tambahan
  16. pakan padat sebaiknya apa?
  17. tentang hay
  18. jerami
  19. sayuran
  20. pentingnya air minum
  21. buah
  22. makanan apa saja yang harus dihindari
  23. antara pellet dan rumput
  24. mengatur pola makan induk dan anak dalam satu koloni
  25. Bagaimana mendapatkan pakan yang baik?
  26. RUMPUT DAN TANAMAN OBAT UNTUK KELINCI
  27. bahaya antibiotiK
  28. tanaman herbal untuk kelinci
  29. jenis-jenis tanaman dan rumput penting
  30. PENYAKIT, PERAWATAN DAN PENGOBATAN
  31. luka
  32. penyakit kulit
  33. kudis/scabies
  34. sakit mata
  35. bisul
  36. radang payudara (mastitis)
  37. stres
  38. lumpuh/radang sendi
  39. salmonella
  40. sakit gigi
  41. kembung
  42. mucoid enteropathy
  43. caecal impaction (kolaps)
  44. enteritis (radang usus)
  45. cacingan
  46. kanibal
  47. kokidiasis
  48. pasteurella multocida (pilek, tengeng dll)
  49. makan bulu
  50. masalah air kencing
  51. ANTIBIOTIK UNTUK KELINCI
  52. anastesi dan analgesi untuk kelinci
  53. cara menyuntik kelinci.

=============================

Pengantar Buku KELINCI DOMESTIK (Perawatan dan Pengobatan)

Buku ini adalah kelanjutan dari buku KELINCI: Pemeliharaan Secara Ilmiah, Tepat dan Terpadu (Faiz Manshur, Nuansa Cendekia 2009). Buku tersebut, sekalipun sudah lumayan tebal tetapi memang tidak cukup untuk menjelaskan ragam persoalan pemeliharaan kelinci domestik. Sebagai pemelihara kelinci yang juga banyak bergaul dengan para peternak kelinci di berbagai daerah, kami melihat kenyataan banyak persoalan yang harus dijelaskan secara detail dan perlu penjelasan yang lebih merakyat. Teori ilmiah ternyata tidak banyak berbuat banyak untuk para petani manakala tidak dijabarkan secara detail dan mengikuti arus kesadaran petani.

Sebagai buku “sambungan”, tentu tidak mengagetkan manakala ada pembaca yang merasa janggal atau merasakan beberapa bagian naskah yang ditulis dengan lompatan logika. Dengan kata lain, Buku KELINCI: (Pemeliharaan Secara Ilmiah, Tepat dan Terpadu) dan KELINCI DOMESTIK: (Perawatan dan Pengobatan) ini adalah “satu paket buku” utuh. Supaya mendapatkan pemahaman yang utuh mesti dibaca keduanya.Mohon dimaklumi juga pada buku ini yang banyak mengambil beberapa intisari dari buku sebelumnya. Sebab hanya dengan cara itulah kami bisa sedikit meminimalisir “keterpisahan”.
Beberapa pertimbangan yang membuat kami menulis buku ini adalah:
 

1). Kebutuhan menjawab banyaknya kegagalan pemeliharaan dan peternakan kelinci secara domestik. 2) Memberikan ulasan-ulasan tambahan yang lebih detail mengenai masalah pakan dan manajemen kandang yang tepat. 3). Perawatan dan pengobatan secara praktis. 4) Analisa antibiotik dan kemungkinan untuk melepaskan ketergantungan pada antibiotik dengan solusi pengobatan tepat melalui tanaman obat (herbal).

Hal-hal yang mendasar tersebut di beberapa negara lain seperti Vietnam, Tailand, Cina, dan beberapa negara maju biasanya secara cepat ditanggapi pemerintah, misalnya dengan cara mengirim penyuluh yang kompeten, mengawasi peternakan secara serius, mengirim dokter hewan, dan menyediakan akses pasar sehingga potensi usaha ini bisa berkembang lebih baik. Tetapi agaknya memang hanya menjadi mimpi jika kita terus berharap pada pemerintah. Buku perawatan dan pengobatan sangat penting bagi para peternak, dan itu seharusnya pihak yang kompeten yang menulis, seperti dokter hewan atau peneliti. Sayangnya, itu belum terjadi sehingga kami memilih prinsip, “sebaiknya melangkah saja ketimbang menunggu”.

Fokus buku ini pada awalnya bertujuan untuk mencarikan solusi pengobatan pada kelinci. Namun harus kita sadari bahwa masalah penyakit akan lebih penting jika berpijak pada “apa yang menyebabkan”, dan bukan “apa obatnya.” Dengan memahami penyebab, kita pikiran kita akan lebih berfokus untuk mengatasi masalah sebelum kelinci sakit. Barulah kemudian jika tetap ada yang sakit kita mencari obatnya.

Lain dari itu, ternyata selama ini kita masih terus bergantung pada teori Barat. Ini memang memperkaya khazanah ilmu pengetahuan. Tetapi tidak setiap ilmu yang berkembang di Barat bisa aplikatif kita terapkan di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh situasi dan kondisi yang berbeda. Kami percaya bahwa teori sesungguhnya bermula dari praktik. Secerdas apapun teori jika tidak realistis hanya akan mempercerdas otak namun tidak akan membimbing ke jalan penyelesaian. Oleh sebab itu kami berusaha menuliskan bagian-bagian yang pokok untuk kemudian dihubungkan dengan kondisi/realita serta praktik keseharian. Kalau terjadi kesenjangan dengan logika akademis itu sudah wajar sebab kami sedang bicara dengan para pelaku ternak, bukan para intelektual di kampus.

Masalah makhluk hidup yang begitu kompleks memang harus ditelaah secara luas dan mendetail, dan itu memiliki konsekuensi berat, yakni konsistensi dalam memberikan kajian secara spesifik. Untuk itulah buku tentang perawatan dan kesehatan ini harus diupayakan terbit, dengan target minimal memberikan pandangan-pandangan baru, atau sebagian memberikan pandangan lama tetapi belum diketahui, atau kurang argumentasi rasional sehingga potensinya tidak dimaksimalkan oleh para peternak kelinci.
Terimakasih dari penulis kami ucapkan kepada teman-teman semua yang telah berpartisipasi langsung atau tidak langsung dalam penulisan ini.

Kami hanyalah praktisi yang gemar meriset kajian berbareng dengan praktik, dan kami bukanlah ahli kesehatan, bukan juga ahli nutrisi hewan, bukan pula peneliti dalam bidang kelinci. Semua kami lakukan sebagai upaya memecah kebuntuan atas kemiskinan ilmu pengetahuan tentang kelinci di Indonesia. Buku ini hanyalah cara kami berbagi untuk menularkan sedikit ilmu yang kami miliki kepada teman-teman yang mencintai kelinci.

Semoga segera banyak bermunculan buku yang lebih baik dari buku ini. Saran dan masukan kami tunggu.[]

Faiz Manshur dan Mu’tazim Fakkih.

=============================
(Pemesanan langsung bisa melalui distributor Nuansa Cendekia 0818638038/022-76883000. nuansa.market@gmail.com. Komp.Sukup Baru 23 Ujungberung Bandung-40619.Rekening BCA Ujung Berung 2833001833.A/n Taufan Hidayat). Atau bisa didapat melalui Toko-Toko Buku Togamas, Gramedia, Gunung Agung, Palasari, BBC dll.) http://nuansabuku.blogspot.com/
About these ads

5 responses to “Merawat dan Mengobati Kelinci

  1. Margiono 4 Juli 2010 pukul 12:31 pm

    Yang penting dari Buku Kelinci Domestik.

    Sebagai pemilik kelinci yang sudah dua tahun menjalankan usaha peternakan ini, saya merasakan banyak hal yang harus tetap dipelajari. Mayoritas dari para peternak pada masa awal-awalnya memang sulit menerapkan teori-ternak kelinci. Hal ini disebabkan pemilik kelinci rumahan belum begitu populer di masyarakat. Kita tahu dulu kelinci dipelihara petani di desa-desa dengan pola pembiaran, dan itu sangat tidak cocok lagi untuk era sekarang. Mayoritas dari para peternak sering sulit mendapatkan ilmu yang tepat dan cocok karena belum banyak tempat pelatihan. Buku-buku kelinci pun sulit didapat, dan ternyata memang tidak cukup belajar dari sedikit buku.

    Meraih kesuksesan beternak kelinci memang bisa jadi tanpa buku, dan cukup hanya membaca tulisan-tulisan di media cetak atau di internet. Hanya saja itu tidak selalu efektif. Munculnya buku Kelinci Pemeliharaan Secara Ilmiah, Tepat dan Terpadu dan juga sekarang Kelinci Domestik (perawatan dan Pengobatan) cukup menguntungkan para peternak. Selain mendapat ilmu pengetahuan yang luas, khususnya pada Kelinci pemeliharaan secara ilmiah tepat dan terpadu, pada buku Kelinci Domestik kita dapatkan ilmu yang melimpah. Bahkan buku itu memiliki keunggulan karena ditujukan untuk negara tropis seperti Indonesia. Berbagai pola makananan, kandang, perawatan saat sakit juga pengobatan praktisnya dijelaskan secara mendetail.

    Satu hal yang menurut saya memiliki keunggulan dari buku itu adalah karena kemampuannya menyajikan potensi-potensi makanan di Indonesia yang melimpah. Uniknya, banyak rumput dan sayuran serta tanaman obat yang tidak saja bisa dimanfaatkan sebagai makanan, tetapi bisa juga untuk pengobatan. Ini nanti bisa dibuktikan secara praktis. Beberapa tanaman yang selama ini tidak kita kenal sekarang bisa dikenali dan itu ternyata memiliki manfaat penting bagi kelinci. Daun patikan cina, patikan kebo, tempuyung, legetan,bayam berduri, lidah buaya, jahe merah, biji papaya dll saya terapkan ternyata lebih manjur daripada pengobatan modern.

    Obat-obatan kelinci modern yang disebut antibiotik yang selama ini kita cari memang tidak banyak menolong. Dan ternyata obat alamiah lebih cocok karena di sana ada banyak kasiat dari beragam tanaman obat. Selain murah, bahkan gratis karena bisa didapat dari lingkungan kita, tanaman obat untuk kelinci juga lebih manjur dan tidak memiliki resiko. Sementara antibiotick modern sangat berbahaya. Misalnya oleh buku itu disebutkan akan berdampak mematikan sejumlah bakteri positif, yang efeknya membuat kelinci kebal obat manakala kembali sakit. Antibiotik juga dinyatakan hanya sedikit yang cocok untuk kelinci. Bahkan pada ternak kelinci pedaging antibiotik mesti dihindari.
    Oleh buku ini dijelaskan pula tentang konsep pemeliharaan yang tepat, sesuai dengan kebutuhan kelinci, bukan kebutuhan manusia yang sering menganggap kelinci bisa diperlakukan begini, begitu dan akhirnya tidak bertahan lama hidupnya.

    Dengan buku Kelinci Domestik itu, pemilik kelinci bisa menjadikan rujukan manakala kelinci kami sakit, atau terdapat masalah lain.

    Kepada penulisnya, bapak Mutasim Fakih yang pernah saya terlibat pelatihan, saya percaya ide-ide Anda bersama pak Fais Mansur. Kepada Nuansa Cendekia yang telah menerbitkan buku kelinci salam sukses selalu. Bermanfaat sekali buku-buku yang telah diterbitkan itu.
    Salam sejahtera. Mardiono. Purbalingga.

  2. rizky 11 Oktober 2010 pukul 2:42 am

    mas mau tanya .
    kok kelinci saya kuping na turun 1 ya ,
    padahal jenisnya buka fuzzy lop .

  3. Kabar Kelinci Indonesia 18 Oktober 2010 pukul 5:20 pm

    tidak masalah. itu paling agak stres, atau karena memang antara satu telinga dengan telinga satunya beda pertumbuhan. biarkan saja.

  4. Pink 24 Oktober 2010 pukul 11:25 am

    Kelinciku bersin2, trus sering minum dan kaki depan dimskan kedlm air, knp yach? Dan apa tanaman obatnya? Harusnya saya memisahkan dg yg lain ato tidak? Sebaiknya sy memberikan makanan apa dan apabila obat, sebaiknya pke obat apa? Tp saya lebih cenderung ke obat herbal krn lebih hemat biaya…
    Trm kasih atas jwbnnya…

  5. paijo 30 Oktober 2010 pukul 5:56 am

    bagaimn mengatasi kelinci mncret,n paaaa obtny?

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 147 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: