KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Cara mengawinkan kelinci secara benar


Mengawinkan kelinci itu perlu aturan. Para pemula sering ngawur dan tidak memperhatikan kaidah. Berikut ini mohon diperhatikan secara serius dan taati aturan mainnya. Jangan sering membuat asumsi-asumsi sendiri sehingga gagal atau bahkan menyiksa kelinci.

  1. Betina di bawa ke kandang jantan. Jangan sampai terbalik. Jantan butuh dominasi sehingga ia lebih agresif kawin di kandangnya sendiri.
  2. perkawinan pada suhu di atas 27 derajat tidak baik.
  3. perkawinan seharusnya pada pagi hari, antara jam 6-8(waktu ideal), atau jam 6-8 malam).
  4. bopong kelinci betina ke kandang jantan. Biarkan beberapa menit. Biasanya sebelum sex kelinci butuh cumbuan. Berputar-putar duluan itu biasa. Hati-hati kalau kecepit alas. Mestinya kandang harus bagus dan tidak mengakibatkan kelinci yang berlari-lari terjepit. Bisa patah kaki nanti. Kalau kandang jelek mending dikawinkan di luar saja. Caranya, pejantan dikeluarkan dulu, jeda 15 menit baru diturunkan betina. Hal ini perlu supaya pejantan merasa menguasai areanya dulu. Biasanya dengan menyemprotkan air kencing untuk menguasai lokasi. Jika sudah kencing, barulah betina diturunkan.
  5. biarkan saja berkejar-kejaran. Sampai nanti mereka akan kawin.
  6. menjelang penetrasi penis ke vagina, biasanya betina merunduk, dan jantan di atasnya, lalu ekor betina naik tanda memberi kesempatan penis menusuk.
  7. saat penetrasi penis, pejantan butuh waktu beberapa saat. Dan setelah penis masuk biasanya pejantan langsung aksi. Sebentar kemudian, kira-kira dalam beberapa genjotan akan orgasme. Pejantan orgasme akan terkulai lemas, terkapar. perilaku betina biasanya santai saja. Kadang berdiri lalu berdandan, kadang tidur dan kadang mereka saling mencumbu.
  8. Setelah satu menit kemudian, ambil betina dari kandang jantan. Istirahatkan barang 10-15 menit. Baru kemudian dikawinkan lagi ke kandang pejantan. Kalau sudah dua kali, bisa diulangi sekali lagi dengan mengistirahatkan 10-15 menit lagi. Jika pada kawin ketiga betina sudah tidak mau, anggaplah cukup. Toh perkawinan sekali biasanya juga jadi.
  9. Bagaimana mengistirahatkan kawin jika di alam bebas? Tidak usah diistirahatkan. Biarkan saja mereka berkeliaran bersama. Nanti akan kawin ulang lagi. Cukup setengah jam mereka berdua di lapangan, setelah itu kembalikan.
  10. Selalu ada betina yang menolak kawin. Apa sebab? Bisa karena sedang dalam kondisi hamil, tetapi dalam kondisi hamil pun kelinci bisa kawin dan hamil lagi. Awas, jangan sampai terjadi perkawinan dalam masa hamil atau menyusui. Menyiksa nanti. Penolakan betina kepada jantan juga bisa disebabkan beberapa hal, antara lain, 1) betina tidak suka dengan pejantan itu. Solusi, ganti pejantan lain.2) betina merasa tidak nyaman dalam kandang. Solusi, kawin di luar.3) betina sedang dalam kondisi stress, solusi tidak bisa dikawinkan. Rawat dulu, coba ulang beberapa hari kemudian. (Penjelasan lebih detail tentang problem perkawinan dan menyusui bisa dibaca di Buku Kelinci: Pemeliharaan Secara Ilmiah, Tepat dan Terpadu, Faiz Manshur. Penerbit Nuansa Cendekia Bandung, 2009). http://nuansabuku.blogspot.com
About these ads

68 responses to “Cara mengawinkan kelinci secara benar

  1. RR 7 Desember 2009 pukul 3:59 pm

    Kalau betina tidak mau kawin bukan karena sudah hamil (seperti disebut pada post diatas), yaitu ngeringkuk di sudut kandang,tidak mau mengangkat bokongnya atau karena bulu terlalu lebat (angora) atau kelinci betina baru pertama kali maka perkawinan perlu dibantu, naikan kelinci jantan ke bokong betina, lalu tangan kiri pegang kepala lalu tangan kanan melalui bawah perut betina : ujung jari telunjuk dan ibu jari mendorong kelamin kelinci betina ke arah ekor. Kelinci betina harus masa subur (kelaminnya berwarna merah). Selesai kawin lihat kelamin kelinci betina biasanya agak basah (sisa sperma kelinci jantan), untuk memastikan keberhasilannya.
    Terima kasih.

  2. Kabar Kelinci Indonesia 7 Desember 2009 pukul 8:13 pm

    kalau bacanya jeli tanggapannya tidak perlu begitu. Coba simak ulang. KEMUNGKINAN BISA SEDANG DALAM KONDISI HAMIL,….dan ditambahkan penjelasan, TETAPI DALAM KONDISI HAMIL PUN KELINCI BISA KAWIN DAN HAMIL LAGI?

    Apa artinya? namanya juga kemungkinan, tidak perlu disanggah dan di situ juga sudah ditulis jelas kelanjutannya. Sementara Anda tidak menjelaskan mengapa kelinci tidak mau kawin. Langsung pada solusi kawin paksa. Masalahnya tidak sepele TIDAK MAU MENGANGKAT BOKONG. Kenapa tidak mau mengangkat bokong itu yg harus dijelaskan. Kawin paksa itu juga bukan jaminan kawin yang baik. Stres, kanibal dll seringkali menjadi dampak dari kawin sodor. Dan tidak perlu ditentang, kami sudah biasa mengawinkan secara paksa dan aman-aman saja….Sebab yg bermasalah atau tidak bermasalah itu kasuistis!
    Pahami kaidahnya.

  3. irawan wijayanto 8 Desember 2009 pukul 7:47 am

    perlu kesabaran dari peternak juga kalau menemui masalah induk yang gak mau dikawin. plus kreatifitas peternak utk mengatasi hal tersebut. saya pernah mengalami juga indukan susah kawin padahal dalam kondisi subur. iseng saya liarkan dengan pejantannya, eh malah langsung kawin begitu saya lepas. masuk akal juga kalau kadang induk “gak suka” dengan pejantan. pernah juga saya alami hal tersebut, ketika saya ganti dengan pejantan lain langsung mau dikawin. bisalah perkawinan dibantu dengan kawin sodor kalau mendesak, tapi menurt saya hrs dgn catatan, induk hrs dalam kondisi subur+ tdk dlm masa menyusui.

  4. Kabar Kelinci Indonesia 8 Desember 2009 pukul 2:17 pm

    Ya, tetapi sebaiknya kawin sodor tidak dianjurkan sebelum serangkaian prosedur yang lain ditempuh. Yg namanya kawin paksa atau kawin suka-sama suka tetap bisa melahirkan anak. Tetapi jika sang induk stres tentu akan berdampak buruk. Semoga saja saat mengawinkan sodor dan berhasil induk betina tidak dlm kondisi stres sehingga tetap enjoy menerima kehamilan dan kehadiran anak-anaknya.

  5. putri 9 Desember 2009 pukul 4:43 am

    selamat siang…

    saya punya kelinci baru beli stiap hari saya lepas di samping rumah dari pagi -sore dg kandang pagar tidak permanen…cm baru aj dia berteriak2 entah itu digigit apa tapi yg jelas ada kucing di situ waktu kelinci saya ambil kedua kakinya lemas gak bisa jalan.saya sangat bingung dan panik.itu bagaimana solusinya???trimss…

  6. Kabar Kelinci Indonesia 9 Desember 2009 pukul 6:12 am

    @ putri. kami agak bingung solusi apa yang Anda minta?
    Kelinci sampai menjerit itu artinya tersiksa, stres berat. Apalagi di situ ada hewan pemangsa. Sangat sulit kelinci bergaul dengan hewan seperti kucing dan anjing. Ya itu kelinci anda terluka intinya. periksa bagian luka dan obati. Jauhkan dari kucing. Hati-hati jangan dilepas sembarangan. Kalau kita sayang kelinci jangan perlakukan semau kita, mesti memperhatikan kehidupan kelinci itu sendiri.

  7. cresceut18 9 Desember 2009 pukul 8:49 am

    salam,
    saya zul dari Malaysia..
    Boleh saya tahu bagaimana dengan pasaran arnab di Indonesia?

    my blog

    http://mechabusiness.blogspot.com

  8. fitri 12 Desember 2009 pukul 7:38 am

    sy mengawinkan kelinci sy ternyata yg jantan membuat patah kaki betina, bagaimana cara merawan kelinci betina yg kakinya patah? Kebetulan dikota sy tdk ada dokter hewan, trimakasih…

  9. Kabar Kelinci Indonesia 12 Desember 2009 pukul 9:39 am

    waduh…kok tega banget sih. Itu kan kejepit. berarti kandangnya enggak nyaman buat kawin. Kasihan banget. Ya perawatannya sama dengan manusia. Gimanalah. Itu agak parah. hati-hati dong. Kita juga bingung itu. Mesti dokter hewan yg main. Menyerah deh.

  10. agus 14 Desember 2009 pukul 6:57 am

    mw tanya kk KKI,,,,
    kasus kelinci ku di rumah kan g punya kandang yang banyk. jd co am cwe nya aq jadiin satu. y mungkin kl ud beranak nanti pasti aq pisah. yg jd masalah apakah dlam perjalanan hidupnya nanti kl si cwe hamil,,, trs si cwo nekat kawin terus. apakah berbahaya untuk jabang bayi nya???
    cz sekarang si cwe ud g mw dikawinin am si cwo nya,,, di kejar2 trs am cwo nya…. g tw tanda2 hamil ato nda… aq kwatir kl si cwe banyk gerak bisa2( keguguran)
    terimakasih sebelum nya

  11. Kabar Kelinci Indonesia 14 Desember 2009 pukul 9:33 am

    mencampur kelinci dewasa antara betina dengan jantan, termasuk juga mencampurkan antara pejantan dengan pejantan atau betina dengan betina adalah penyiksaan.
    Itu kelinci sudah kawin ya sudah. Harus dipisah biar induknya tenang. Di hutan kalau kelinci betina sudah kawin langsung misah dari koloni dan mencari perlindungan untuk persiapan kehamilan. Kalau memang tidak punya kandang kenapa memelihara? ini yg sering kita sayangkan kenapa tega menyiksa kelinci hanya karena alasan personal. Segeralah itu kelinci di pisah dalam kandang berbeda. Induk hamil butuh perlindungan, pakan yg baik dan pelayanan kehamilan yg baik.

  12. agus 15 Desember 2009 pukul 2:24 am

    tq tq tq… atas pencerahannya….
    mhon jgn bosen2 y bsok2 aq tanya2 soal perkmbngan kelinci……

  13. siska 20 Desember 2009 pukul 6:52 am

    Pejantan saya tidak ada minat untuk kawin. Bahkan entah mungkin karena jengkel atau gimana posisinya jadi terbalik, malah betinanya yang bertingkah seperti jantan [bertingkah seperti waktu jantan ngawini betina]. pejantannya sudah umur 5 tahun, sedangkan betinanya baru 3 tahun. dari tingkah lebih aktif betina. bagaimana cara mengatasinya? apa itu tidak apa untuk pejantan dan juga betinanya sendiri?

  14. Kabar Kelinci Indonesia 20 Desember 2009 pukul 8:21 am

    Itu agaknya pejantan sudah afkir karena sudah lewat 5 tahun. Bisa jadi tidak atau belum minat kawin. Yg jelas kalau demikian ceritanya, itu betina sudah sip. Sekarang carikan pejantan lain saja. Yg lebih muda. Numpang kawin tetangga. Jgn dikawini sendiri ya? kawinkan pagi sebelum jam 8 atau malam jam 6-8.

  15. putra 28 Desember 2009 pukul 3:55 am

    kelinci jantan saya dikawinkan pada 2 betina dalam 1 hari sekaligus. apa itu baik atau tidak ya?
    lalu kadang ada pejantan yg betelinga cacat (jatuh sebelah), apakah itu kalo dikawinkan akan menurun ke anaknya? karna biasanya, harga kelinci akan turun kalau telinganya cacat seperti itu.

  16. Kabar Kelinci Indonesia 28 Desember 2009 pukul 10:45 am

    Tidak masalah. Selama masih mau ya boleh saja. Siapa bilang kelinci turun adalah cacat? Itu masalahnya. Kita lebih rasional dong berpikir, namanya juga barang panjang, kemungkinan lentur juga sangat mungkin. Hanya demi harga memaksakan kehendak alam. Itu berbahaya, bisa2 nanti kepala kelincinya dipaku biar tegak…..

  17. Putra 29 Desember 2009 pukul 5:16 am

    Lha kemaren saya ke dokter hewan, katane cacat (kalo di daerah saya bilangnya tengkleng).
    trus bisa menurun ke anaknya. kecuali kalo cacatnya karena penyakit (kropeng). nah, doktere kmaren bilang gitu e.
    soalnya kepalanya juga ikut mereng” gitu karena telinganya cacat (ini untuk jenis yg gak telinga turun lho). nah itu kan aneh to mas KKI?

  18. Kabar Kelinci Indonesia 29 Desember 2009 pukul 11:21 am

    makanya kalau cerita itu yang jelas. Anda bilang bukan soal kepala, tapi telinga. kalau kepala yang tengeng itu akibat penyakit pasteurella multocida. Itu sudah aku dan gawat. bisa menular. Kepala tengleng otomatis telinga tengeng.

  19. Alphi 12 Januari 2010 pukul 7:27 am

    selamat siang…..
    mau tanya ni kki, saya punya kelinci yang baru pertama kali bunting, tgl 29 desember 2009 lalu kawinnya, trus kmrn tgl 7 januari selama 3 sampai sekarang kadang-kadang urinenya bewarna putih agak kental, ada masalah apa ya di kelinci itu ? tolong donk pencerahannya, sebelum dan sesudahnya sy ucapkan terimakasih.

  20. Kabar Kelinci Indonesia 12 Januari 2010 pukul 9:08 am

    selama kondisi sehat dan normal tidak masalah. Sayang anda tidak cerita detail apa yg dimakan kelinci.

  21. Alphi 13 Januari 2010 pukul 2:10 am

    selamat pagi pak, dia makannya daun rendeng (daun tananman kacang tanah, bekatul+polar, kadang kangkung. td ditempat kotoran ada lendir seperti dahak tapi berwarna putih, apa kelinci saya mengalamai keguguran pak, bagaimana solusi terbaiknya pak… terimakasih.

  22. Kabar Kelinci Indonesia 13 Januari 2010 pukul 8:39 am

    Itu mucus. Bukan soal keguguran. Apalagi tidak dalam masa hamil. Kemungkinan besar kembung. Cari pengobatan kembung di situs ini sudah kami jelaskan panjang lebar. Sayang anda tidak menjelaskan perutnya juga. Kami tidak berani terlalu jauh memberi solusi jika penjelasan penyakit tidak jelas, karena masing2 memiliki kasuistis.

  23. tony 23 Januari 2010 pukul 5:24 am

    kelinci saya telinganya kena korengan (red:) juga ujung kaki seperti jamur putih, diobatin pake apa ? trus gimana cara ngobatinnya..thank’s ///

  24. Kabar Kelinci Indonesia 24 Januari 2010 pukul 4:04 am

    kami sudah berkali-kali menjawab masalah penyakit sepele ini di situs ini. Mohon mencarinya sendiri.

  25. yudha 29 Januari 2010 pukul 3:51 pm

    met siang mas, maaf saya mau tanya, induk kelinci tepat di kawinkan lagi pada saat anak kelinci umur berapa hari? mhn penjesannya, ebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih

  26. Kabar Kelinci Indonesia 30 Januari 2010 pukul 3:41 am

    sebaiknya minimal 35 hari setelah melahirkan. Memang bisa saja sehari setelah melahirkan dikawinkan dan hamil. tetapi kalau digenjot begitu akan rusak peranakannya. Biasanya pada kelahiran selanjutnya angka kematian tinggi dan bahkan anak-anaknya tidak terawat.

  27. monce 13 Februari 2010 pukul 4:56 pm

    kapan waktu yang pas mengawinkan indukan setelah anakan disapih ?mohon bimbingannya?

  28. Kabar Kelinci Indonesia 14 Februari 2010 pukul 3:51 pm

    55-60 hari baru dikawinkan itu baik.

  29. dhilies 17 Februari 2010 pukul 10:10 am

    salam kenal..
    mas, mau tanya, kalo kelinci baru melahirkan, anaknya boleh dipegang tangan manusia gak?bisa perngaruh ke indukan saat menyusui gak?
    makasih

  30. Kabar Kelinci Indonesia 17 Februari 2010 pukul 10:21 am

    Kenapa juga mesti dipegang? Kalaupun dalam situi darurat karena jatuh atau memindahkan krn sesuatu hal maka usahakan tidak dengan tangan kosong, sebab sebagian induk sensitif terhadap mau badan makhluk lain. Ada beberapa kasus di mana induk tidak mau menyusui setelah kena tangan. kalau mau pegang pakai koran atau tisue.

  31. radiogsr 24 Februari 2010 pukul 4:25 am

    Kelinci saya kok tidak agresif ya? di jadikan satu kandang tapi gak ada respon apa apa. Bagaimana caranya supaya lekas kawin? tolong email saya ke radiogsr@yahoo.co.id terimakasih

  32. Kabar Kelinci Indonesia 24 Februari 2010 pukul 4:24 pm

    ya sulit jawabnya. Agresif itu yg gimana sih? kawin juga ada masanya. kalau belum umur ya tidak akan kawin.

  33. fajar 25 Februari 2010 pukul 3:31 am

    Salam..
    Mas KKI, mau tanya ya….. Saya punya kelinci betina jenis Lop berumur kira-kira 5 – 5,5 bulan. Yang ingin saya tanyakan bagaimana mengetahui tanda-tanda bahwa kelinci saya tersebut sudah siap dikawinkan. Trus sebaiknya umur berapa bulan kelinci sudah bisa dikawinkan?
    Terima kasih.

  34. Kabar Kelinci Indonesia 25 Februari 2010 pukul 5:54 pm

    Tidak sulit. Biasanya pejantan atau betina suka menaiki punggung lawan jenisnya. Ideal kawin 7 bulan. Perkawinan di bawah 7 bulan biasanya kurang bagus. Kalaupun hidup anak2nya kurang bagus. Dan dari kasus kebanyakan kehamilan 5 bulanan kurang baik bagi induknya juga. Seperti manusia. perempuan belasan tahun hamil juga kurang baik bagi anak maupun dirinya.

  35. DJ 5 Maret 2010 pukul 8:52 am

    Salam kenal
    sy barusan beli kelinci betina, kata pembelinya sudah hamil 1 minggu, pertanyaan sy 1. bagaimana mengetahui kalau kelinci itu betul hamil, 2. Apakah bisa dites dengan yg biasa tes kehamilan pada manusia, atas jawaban sy haturkan thank’s

  36. Kabar Kelinci Indonesia 5 Maret 2010 pukul 10:12 am

    bagi pemula sangat sulit mendeteksi kehamilan di bawah umur 20 hari. Mendeteksi kehamilan minimal baru bisa dilakukan 12 hari, itupun oleh mereka yang mahir dengan cara meraba perut kelinci. Cara meraba juga tidak sembarangan pada usia kandungan di bawah 16 hari. Yg lazim dilakukan barulah pada usia kandungan 16 hari dengan meraba secara khusus. Jika pingin memastikan apakah hamil atau tidak sementara cukup lihat gejala makan. Kalau porsi makan besar biasanya hamil. Pastikan tanya kapan kelinci itu dikawinkan sehingga Anda bisa memasang kotak sarang pada usia kandungan 25 hari. Ini wajib.

  37. Ajeng 17 Maret 2010 pukul 4:19 pm

    Mau tanya, kemarin saya baru membeli kelinci betina umur 2 bulan, sebelumnya saya sudah punya kelinci jantan umur sekitar 2 tahun 3 bulan. kelinci betina itu saya kandangkan di sebelah kelinci jantan. nah, masalahnya sejak ada kelinci betina itu kelinci jantan saya jadi hyperaktif, suka lompat lompat berlebihan, bahkan menyeruduk pintu kandang ingin keluar. Saya yakin dia berahi, karena saya lihat di kelaminnya keluar “burungnya” nah pertanyaannya apa sebaiknya kandang si betina saya pindahkan? karena umur 2 bulan jelas belum waktunya kawin, saya takut kandang kelinci jantan saya jebol karena terlalu keras diseruduk

  38. Kabar Kelinci Indonesia 17 Maret 2010 pukul 5:48 pm

    ya pasti itu. tadinya enggak ada mitra, lalu mencium mitra langsung ngebet tho. Memang tidak baik menyandingkan pejantan dengan betina karena agresivitas pejantannya sebagai playboy. Mestinya dipisah, terlebih saat betina hamil. Bisa stress nanti. Tunggu betina sampai 7 bulan baru dikawinkan.

  39. acmad 31 Maret 2010 pukul 10:09 am

    apakah saat kelinci kawin perlu di kasih makan ?

  40. Kabar Kelinci Indonesia 2 April 2010 pukul 11:57 am

    saat kawin apa bisa sambil makan? ya kalau sebelum kawin diberi makan ya gpp. Yg penting itu tidak lapar.

  41. Haryogi 8 April 2010 pukul 5:57 am

    Mas KKI, kalo betina dutch hitam putih dikawinkan dengan pejantan flemish giant keturunannnya spt apa ya ? mksh

  42. Kabar Kelinci Indonesia 9 April 2010 pukul 3:47 am

    variatif. bisa masing2 dengan warna pejantannya, bisa juga yg dominan betinanya, bisa juga kombinasi. Lihat saja nanti. Itu memiliki variabilitas tersendiri.

  43. Haryogi 10 April 2010 pukul 7:58 am

    Buat kami yang pemula membedakan kelinci lokal dengan ras bgm, apa cukup dengan ciri masing2nya ? dan bgmn menaksir usia kelinci yang ditawarkan penjual tanpa label dan data kelahiran ? Mksah n sukses

  44. Budi 12 April 2010 pukul 4:23 am

    saya bersyukur sekali pak, dengan adanya situs ini, saya jadi banyak pencerahan di dunia perkelincian. saya seorang PNS tinggal di Kabupaten Tanggamus Lampung berniat wirausaha tambahan dgn memelihara kelinci. Saya berusaha banyak belajar dari petani langsung juga browsing di internet Yang menjadi pertanyaan kunci sukses dari usaha ini apa ya? terimakasih atas jawabanya. Sukses selalu…

  45. ivan 26 April 2010 pukul 5:09 am

    bos mo tanya ni…apa ada kasus masa kehamilan induk lebih dari 32 hari? misalnya sampai 40 hari gitu…mksh infonya

  46. Kabar Kelinci Indonesia 26 April 2010 pukul 10:04 am

    Kalau sudah 33 hari dari kawin tidak melahirkan itu berarti tidak hamil, alias bisa jadi perkawinannya gagal. Hal yang wajar saja di mana setiap perkawinan tidak melulu berhasil. Tunggu 2 minggu lagi, baru dikawinkan,.

  47. Dallin 29 April 2010 pukul 6:55 am

    Mang kalo kelinci Jantan sm Betina hrs d pisah…????

  48. pakarmulyo 24 Mei 2010 pukul 6:57 am

    bos, kalo gak tahu umur betinanya, ciri betina yg sudah siap kawin apa? (secara visual), kalo dah diulas… tlng linknya… nuwun.

  49. me8u 29 Mei 2010 pukul 3:50 am

    mas tolong aku donk…….
    kelinci aku udah berumur d atas 6 bulan terus aku gabung jadi 1 gag pernah aku pisah,bisa menyebabkan apa yah bos??
    dan kenapa waktu kelinci betina aku,aku sentuh dya langsung lari???kenapa????

  50. Kabar Kelinci Indonesia 2 Juni 2010 pukul 12:32 am

    bisa stres dan justru sulit kawin. Kalau kelinci lari saat didekati itu tandanya pemeliharanya belum gaul. Kalau sudah melayani secara baik kelinci akan selalu senang mendekat kepada pemiliknya. Jangan dicampur. Itu penyiksaan.

  51. Kang Farhan 24 Juni 2010 pukul 12:48 am

    Kang…, saya baru membeli kelinci betina untuk saya kawinkan dengan kelinci jantan yang sudah saya pelihara lebih dulu, namun ternyata setelah sampai dirumah baru saya sadari postur badan kelinci betina yang baru saya beli tersebut sedikit lebih besar dari yang jantan. Kedua kelinci ini sangatlah jinak dan umur keduanya sudah lebih dari 1 tahun.

    Kang.., apa kedua kelinci saya ini bisa dikawinkan..?, apa si Jantannya mau berani kawin walau postur badannya sedikit lebih kecil?, bagaimana cara terbaik untuk mengawinkan mereka?.

    Hatur nuhun Kang..,

  52. livi 31 Agustus 2010 pukul 5:56 am

    hii, kk
    cma pngen nnya aj kk….
    klo seandainy kita merawat kelinci betina dgn jantan 1 kandang dari awal apakah mereka ttp bisa melakukan pembuahan???????
    krn td pas d baca artikelnya, klo mw mengawinkan, si betina d masukkan k kandang si jantan
    **pernah nnya yg jual tp cuma geleng2 g tau**
    nah berarti mereka berpisah pada awalnya,

    jadi INTI-ny bole g pada awal pemeliharaan mereka udah kita letakkan di 1 kandang ??

  53. irawan 31 Agustus 2010 pukul 1:21 pm

    sya pnya klinci 3,cwex 2 cwox 1.kndangny aq bwat di luar rumh,cman di bwah phon mngga.hrus gmna cra mmbuat kandng yg co2k nyaman bwat kelinci ku???

  54. Kabar Kelinci Indonesia 1 September 2010 pukul 10:48 am

    Menyatukan kelinci betina dan pejantan, juga pejantan dan pejantan atau betina dan betina (di atas umur 4,5 bulan) dalam satu kandang itu tidak boleh.
    betina dan pejantan nyatu terus? bisa rusak betinanya. Bisa dikawin setiap hari. Hamil pun dipaksa kawin. Pasti keguguran. Lalu saat melahirkan anak-anaknya bisa dirusak pejantan dong. Jawabnya tidak boleh.

  55. Kabar Kelinci Indonesia 1 September 2010 pukul 10:49 am

    wah, lihat2 kandang langsung saja. Kalau dituliskan gak bakal selesai dan tidak praktis. lihat gambar2 juga membantu. Tapi kebanyakan pemelihara pemula gagal membuat kandang karena tidak belajar ke peternak yang sudah jalan.

  56. wahyu 25 September 2010 pukul 11:07 am

    mas sya mw tnya brp hari ato minggu induk klinci yg bru mlahirkan bisa di kwinkan lg?wahyu

  57. Kabar Kelinci Indonesia 27 September 2010 pukul 2:17 am

    setelah melahirkan itu punya tugas menyusui. Selain itu juga perlu pengkondisian rahim supaya lebih baik. Butuh minimal 40 hari. Syukur dilakukan saja setelah 50 hari ke atas.

  58. ARIEF 9 Oktober 2010 pukul 11:59 am

    MAS AKU MAU TANYA APAKAH KELINCI PUNYA MASA SUBUR,KALAU ADA MASA SUBURNYA BERAPA LAMA & KALAU DIKAWINKAN PADA MASA TIDAK SUBUR APAKAH AKAN JADI JUGA..

  59. Kabar Kelinci Indonesia 18 Oktober 2010 pukul 5:21 pm

    siklusnya bebas. Tapi harus dijaga jarak dari masa menyusui. yang baik dikawinkan setelah 50 hari ke atas masa melahirkan.
    kawinkan pada subuh atau malam hari. Jangan siang hari.

  60. sinyo riau 20 Oktober 2010 pukul 8:11 pm

    mas maw nanya kelinci saya tu yg betina g maw di pisah kandang kalo saya pisah pasti balik lg kekandang jantan nya mau tanya solusi nya mas
    apa baik nya si betina tu tetep saya pisah dgn kandang yg lebih bagus agar tidak bisa lg masuk ke kandang jantan..ato saya biar kan saja sekandang am yg jantan.

    trus maw nanya lg untk kelinci pedaging itu ap g boleh di beri makan kangkung.

    Mohon solusinya ya mas
    saya benar2 niat usaha kelinci pedaging

  61. Kabar Kelinci Indonesia 21 Oktober 2010 pukul 2:40 pm

    pemisahan tapi kok masih bisa masuk itu namanya bukan pemisahan. yg dimaksud pemisahan ya jangan sampai bisa masuk.
    Kalau dicampur terus bisa rusak kehidupannya. Jangankan jantan betina, sesama jenis pun kalau sudah masa 4,5 bulan wajib dipisah.
    kelinci mau pedaging atau bukan statusnya sama saja. kangkung usahakan jangan krn tumbuhan berbatang bambu rawan resiko.
    agaknya anda belum menguasai dasar-dasar pemeliharaan sehingga soal pemisahan jantan betina masih belum jelas. mohon dipelajari lebih serius.

  62. sinyo riau 21 Oktober 2010 pukul 9:42 pm

    maaf mas mau nanya lg: kmaren kelinci saya beranak 7 eh baru sehari mati semua…soalnya saya telat baca perihal kelinci di KKI.td kelinci saya sudah tak bikinnin kandang baru 10 kandang jd satu kandang satu kelinci ukuran kandang sama am yg Di Web KKI ini.kelinci saya betina 8 jantan 2,saya belajar banyak dr blok ini,nah yg saya tanyakan induk kelinci yg anaknya mati semua td bisa di kawinkan jarak berapa hari lg mas…
    maaf ya Mas banyak Nanya..??
    terima kasih.

  63. dave 23 Oktober 2010 pukul 1:50 pm

    mas tanya nih..setelah baca buanyak dr blog2 yg ngulas kelinci bhw kebuntingan bs di cek dg teknik palpasi, saya td ngeceki kelinci2 saya ada 4 yang saya bs rasakan benjolan di perutnya..masalahnya saya blm bs bedakan itu kotoran atau embrio..trims atas penjelasannya..

  64. Kabar Kelinci Indonesia 25 Oktober 2010 pukul 11:47 am

    pertanyaan Anda sebenarnya sudah terjawab kalau sedikit telaten membaca.
    itu kelinci jangan disatukan satu koloni kalau umurnya sudah lewat 4,5 bulan. Kandang penyakuan/koloni itu hanya untuk anak-anak saja.
    kalau sudah pada mati, nanti dikawinkan setelah lewat sebulan saja biar aman. Jangan buru2.

  65. Kabar Kelinci Indonesia 25 Oktober 2010 pukul 11:50 am

    kalau memang sudah dikawinkan ya sudah. Anggap saja itu ada janin. Kita tidak bisa dong jawab secara pasti kalau tidak megang langsung.
    pokoknya nanti pas hari ke 25 sejak dikawinkan siapkan kelengkapan kotak beranak. berikan jerami yg bersih.

  66. mitha 26 Oktober 2010 pukul 4:55 am

    Kalo perkawinan beda ras gpp kan?bahaya gak sih?tp kelihatan nya kelinci betina ku lbh tua drpd kelinci pejantan nya

  67. Kabar Kelinci Indonesia 8 November 2010 pukul 2:29 pm

    kalau bahaya ya tidak. Jenis apapun bisa saja dikawinkan. masalahnya nanti keturunannya jadi variatif.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 144 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: