Awas penyakit kelinci musim penghujan
26 Oktober 2009 at 9:46 am | In Penyakit Musim Penghujan | 15 CommentsTags: arnab, kelinci, kelinci hujan, pengobatan, penyakit, rabbit
Bulan oktober-november-desember seringkali kita mendengar banyak kelinci mati, bukan hanya kelinci anakan tetapi juga indukan? Mengapa? Apakah karena hujan?. Jawabannya hujan bukan penyebab, toh kelinci tidak kehujanan. Tetapi bahwa efek dari hujan pada rumput atau situasi kandang lembab basah seringkali menimbulkan penyakit, terutama penyakit dari bakterial eimeria. Bahkan kelinci dewasa yang kebetulan daya tubuhnya kurang kuat ikut-ikutan terkena dampaknya. Bagaimana kita mengatasinya? Bukan obat yang kita cari, melainkan beberapa solusi berikut ini:
1. Hati-hati dengan rumput. Rumput basah apalagi jika kehujanan gerimis itu tidak membersihkan kotoran debu secara total, melainkan justru menambah kotor. Terutama rumput yang berada di area industri atau perkotaan kotoran semakin akut karena sering kena debu kendaraan. Saat merumput usahakan pada siang hari setelah jam 11 siang setelah bakteri pada turun karena dihantam panas matahari.
2. kalaupun dapat rumput kering dan kotor karena banyak debu menempel tidak ada salahnya mencuci. Ini lebih aman. Masukkan rumput pada ember, beri air bersih terus diinjak-injak. Lihatlah, air akan menghitam pekat. Kita akan melihat betapa makanan untuk hewan kesayangan kita itu ternyata kotor penuh tanah. Inilah yang sering menyebabkan beberapa bakteri, terutama eimeria menyusup ke perut. Akibatnya perut kelinci tidak normal pencernaannya, lalu tumbuh gas yang menghambat laju feses keluar dan terus menggelembung.
3. Kandang lembab mestinya dihindarkan karena di sana juga muncul bakteri. Bisa jadi nanti bakteri menempel di makanan, minuman atau bahkan melalui udara. Kandang mesti rajin dibersihkan sampai bersih, usahakan pagi hari antara jam 7-9 terkena sinar matarari, minimal setengah jam.
Jika tiga hal ini saja disadari sebagai sesuatu yang penting, niscaya kita akan terhindar dari kematian. Tetapi jika sudah sakit bagaimana?
Tentu kita akan bicara masalah pengobatan. (bersambung)
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.
pak moderator, saya tunggu kelanjutannya ya… karena ini sangat dan cara2 pengobatannya… coz di ambarawa curah hujan sangat tinggi dan sekarang susah sekali mencari rumput kering…. mohon petunjuknya… kami tunggu…
Komentar oleh erick — 26 Oktober 2009 #
Pak Moderator, mohon info untuk obat penyakit pada kuping kelinci. Jadi kondisi kupingnya seperti ada jamur yg menggumpal di sekeliling kuping dan kelihatan seperti luka/koreng.
Ditunggu sekali info pengobatannya, khawatir penyakit tersebut menular ke kelinci yg lain.
Komentar oleh iffa — 26 Oktober 2009 #
Obat kudis kan mudah. Jaga kebersihan kandang. Itu syaratnya. Kalau sudah luka obati seperti anda mengobati luka manusia. Perlakukan dengan baik dan jangan asal-asalan. Pakai minyak kelapa rutin diolesi pagi dan sore hari juga bisa. Jangan dibuat stress. Mudah dah…
Komentar oleh Kabar Kelinci Indonesia — 26 Oktober 2009 #
Pak… Aku baru mulai belajar beternak dan mulai dengan 8 Ekor Induk Anggora 1 Ekor Jantan, 3 Indukan Rex dan 1 Jantan, 2 Indukan Lop dan 1 Jantan Serta 10 Indukan Kelinci Local yang dikawinkan dengan Anggora.. karena jadwal dikawinkan hampir sama… rata sekarang tiap hari ada saja kelinciku yang melahirkan….
Masalah yang dihadapi adalah ada beberapa induk yang tidak mau menyusukan anaknya… hingga semua anaknya mati…. gimana tu pak …?
Komentar oleh Destri Nova — 30 Oktober 2009 #
Ah, pertanyaan klasik ini. Sudah sering dijelaskan di situs ini sejak lama. Serius. Ini masalah peternak pemula yang belajar tanpa paradigma, alias tanpa pelatihan dan kurang bekal bacaan. Panjang lebar masalahnya. Mending beli buku kelinci biar jelas. demikian saran saya. Maaf.
Komentar oleh dodi — 30 Oktober 2009 #
kalo mau nulis nulis baiknya langsung selesaikan aja. jangan ada acara bersambung. kayak sinetron aja!
kita hidup dunia nyata bukan di sinetron…..
bersambung
Komentar oleh izoen — 1 November 2009 #
He… He… He..
Tamat deh
Komentar oleh Pray — 3 November 2009 #
Sampai saat ini sy beleum menemukan obat kembung yg mujarab, padah say dah mencoba obat permentil, rebungk & obat2x lain utk kelinci tetep aja ngak ada uh mempan. Mohon infonya….
Krn kenbanyakan kelinci sy mati akibat kembung.
Komentar oleh Ipank — 4 November 2009 #
penyakit apa yang sering nyerang kelini
Komentar oleh joko — 5 November 2009 #
maaf aku pemula apa yang di persiapkan dalam awal ternak
Komentar oleh joko — 5 November 2009 #
say mau tany nih …
ada luka di bagian mulut.cara menyembuhkannya dengan cara apa yac?
Komentar oleh heriyanto — 5 November 2009 #
kalau luka krn lecet pengaruh luar seperti digigit kelinci lain, alias luka berdarah obatnya obat merah. Untuk penyakit luka sama seperti pengobatan luka manusia. Hindari infeksi. Bersihkan pelan2 dengan kasih sayang dan obati secara rutin. Kalau obat merah masih basah pegangi dulu supaya tidak dijilatin, baru kalau sudah kering boleh dilepas (sekalipun obat merah tidak beresiko jika tertelan). Kalau luka kudis/gudik bersihkan dulu pakai air hangat, lalu olesin pakai minyak kelapa *(minyak goreng), tapi yg blm bekas untuk menggoreng. Pengobatan itu semua diulang setiap hari 2x, biasanya empat hari sembuh. Supaya cepat sembuh, perlu gizi dari makanan, wortel dan daun pepaya (layu), sangat disarankan.
Komentar oleh Kabar Kelinci Indonesia — 5 November 2009 #
assalamu’alaikum……para pecinta klinci…..
kenapa di kandang peternakan kelinci saya untuk bulan oktober dan awal bulan november ini banyak yg mati….? khusus nya anakan jenis rex….
1. apakah di daerah saya suhu nya terlalu panas…? krn pd siang hari suhu di kandang saya bisa mencapai antara 35 drajat Celcius……
mohon bantuan solusinya dari para ahli smua buat peternakan saya…..
trim’s…….
wassalamu’alaikum….
saya tunggu masukan nya di : m_bex5@hotmail.com
Komentar oleh a'ab — 6 November 2009 #
selain sudah dijelaskan di tulisan itu mestinya Anda memberikan keterangan lengkap tentang sakitnya?
biasanya kena bakteri krn makanan kotor. Kalau soal suhu tidak masalah. Yg penting anda tidak menjemur kelinci. Manusia saja kalau kepanasan bisa pinsan. Kelinci setiap hari kepanasan terik matahari langsung bisa jadi masalah, tapi suhu tidak langsung mengakibatkan kematian. Kalau bisa memperlihatkan foto kandang barangkali kami bisa memberikan analisa. Untuk soal penyakit itu lebih rumit lagi. Biasanya kalau mati satu langsung menjalar krn saat terkena penyakit tidak tertangani langsung sehingga menular.
Komentar oleh Kabar Kelinci Indonesia — 7 November 2009 #
Sekedar memberi saran,utk mengurangi panas didalam kandang yaitu dengan membangun rumah kandang lebih tinggi,kurang lebih 3M,hindari pula atap rumah kandang yg berbahan plastik,seng /asbes.atau kalau sdh terlanjur buat bisa disiasati dengan cara pemasangan shading net 75% ( net utk tanaman), 1M diatas permukaan atap rumah kandang.terima kasih
Komentar oleh DANIELS RABBIT — 11 November 2009 #