KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

langkah awal budidaya kelinci


Peluang Budidaya Kelinci: Antara Si Bodoh dan Si Cerdas

Orang bodoh  akan bilang, kelinci tidak layak digarap karena belum jelas pasar penjDSC00299ualannya. Sedangkan orang cerdas akan berkata “inilah lahan usaha baru yang menantang karena belum banyak orang menggarapnya sehingga kita tidak perlu repot bersaing dengan kompetitor.” Orang yang tak mau maju bilang, pasar kelinci sangat sulit. Karena itu kita tidak layak ternak dalam jumlah banyak.  Orang yang berpikir maju berkata, pasar kelinci justru mudah karena bisa dijual di kandang, tak perlu repot-repot membuka pasar. Lebih cerdas lagi kalau mau mengolah hasil panen untuk dendeng kelinci, bakso, sate, abon, atau kerupuk kulit kelinci. Pemasaran bisa dilakukan secara konvensional dengan menawarkan barang unik berkualitas tiada tanding. Harga jual mahal pun tidak masalah karena daging kelinci adalah daging ekseklusif.

Orang pesimistis bilang, masyarakat kita tidak suka daging kelinci. Orang optimistis berkata, “kelinci mimiliki daging paling berkualitas di antara hewan lain sehingga layak dijadikan konsumsi protein hewani. Adapun masalah psikologis seperti kurang nyaman memakan daging kelinci bisa disiasati dengan pengemasan yang baik agar pembeli tidak teringat oleh kelucuan kelinci.” Kandungan gizi yang baik akan menjadi isu promosi yang mendrongkrak penjualan karena akhir-akhir ini banyak daging hewan tidak sehat di pasar. Orang pengecut bilang, takut beternak kelinci karena kelinci gampang mati. Orang  cerdas dan berani bilang, resiko kematian menimpa setiap makhluk hidup. Masalah kelinci mati ada sebabnya, dan sebuah tantangan yang biasa bagi kita untuk mengatasinya. Hal ini sudah dibuktikan oleh banyak peternak yang sukses. Orang bodoh bilang, ternak kelinci membutuhkan banyak modal, antara lain kandang rumah, kandang baterai, peralatan dan obat-obatan sehingga akan menguras penghasilan. Orang cerdas berkata, tidak ada ternak yang tidak memakai modal. Modal besar sekalipun tidak masalah karena akan mendapatkan penghasilan yang lebih besar.

Orang cerdas akan mengambil peluang ternak atau bisnis kelinci sebagai potensi. Dengan inilah ia pasti serius menggali pengetahuan secara mendalam sehingga ia tidak salah melangkah. Apa langkah-langkah yang mesti dilakukan oleh orang cerdas dalam beternak?

Pertama, mengetahui secara luas dan mendalam tentang seluk-beluk kelinci. Dunia perkelincian tidak bisa dikenali cukup dengan satu dua bacaan, apalagi sekedar infomasi lewat telpon/sms seperti kebanyakan orang. Kita jangan sok praktis dengan bertanya sekali dua kali atau hanya melihat satu dua peternakan lantas berkata, “aku bisa menjalankan usaha.” Sikap sok tahu ini sebenarnya milik orang bodoh. Akan lebih baik jika mula-mula sebelum banyak bertanya kepada orang kita membaca buku kelinci secara lengkap, termasuk buku yang membicarakan bisnis dan pemasarannya. Kenapa demikian? sebab setiap orang pasti akan bertanya, kemana menjualnya? harganya berapa? dan seterusnya. Kebanyakan orang kita masih awam dalam hal ini. Supaya cerdas dan memperoleh ilmu secara cepat sebaiknya membaca buku panduan terlebih dulu. Ini lebih efektif dan murah dibanding banyak bertanya lewat telpon maupun datang jauh-jauh ke peternak.  Orang bodoh bilang, harga buku mahal, dan karena itu lebih suka menghabiskan pula atau plesiran dengan biaya tinggi. Sementara orang pinter bilang, harga buku murah karena dengan beberapa buku ia akan dapatkan ilmu pengetahuan yang luas.

Kedua, setelah membaca buku barulah kemudian studi lapangan datang langsung ke peternak, syukur langsung magang. Dengan bekal pengetahuan teori dari buku, kita akan bisa membenturkan antara teori dengan praktik. Harus disadari pula bahwa pengetahuan yang baik selalu memakai pendekatan antara teori dan praktik secara bersamaan. Buku memang tidak menjamin pengetahuan praktis sebab buku hanya memberikan pedoman. Ini kebanyakan buku-buku di Indonesia yang memang tipis-tipis. Karena itu tidak ada salahnya membeli buku dalam jumlah beberapa jenis sebagai studi perbandingan. Dari situlah nanti kita akan dibuat bingung karena perbedaan. tetapi percayalah ini hanyalah fase awal. Fase kedua adalah praktik dan konsultasi pada peternak handal yang bisa menjelaskan secara ilmiah. Jangan asal percaya kepada rumus yang tidak ilmiah. Tanyalah alasan-alasannya secara logis. Sama seperti pada buku, materi di dalamnya mesti kita uji apakah masuk akal atau tidak. Misalnya dalam hal kelinci boleh minum atau tidak. Apakah masuk akal makhluk hidup tidak boleh diberi air minum?  Dalam hal etika juga berlaku begitu. Apakah etis jika sebuah buku untuk orang Indonesia memperbolehkan pemotongan kelinci dengan cara memukul kepala atau memelintir leher? Kita orang timur, mestinya memakai budaya yang sesuai masyarakat kita. Akhirul kalam, buku juga harus kita kritisi.

Ketiga, teruslah belajar dan bekerja dengan giat. Tidak ada usaha tanpa resiko dan tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras. Bukan hanya di peternakan kelinci, melainkan di sektor usaha manapun. Semua harus diusahakan secara sungguh-sungguh agar potensi usaha yang baik tidak terbengkelai. (muzaki ahmad, peternak kelinci Probolinggo)

About these ads

104 responses to “langkah awal budidaya kelinci

  1. lenk 17 Juli 2009 pukul 4:39 pm

    @muzaki ahmad : setuju…..sekali. .@temen2 peternak : maju terus pantang mundur,sukses adalah milik kita !!! kita harus saling bertukar pikiran,jangan pernah takut gagal, n jangan benci kalau dikritik atau dicaci,justru itu cambuk buat kita,agar kita bisa lebih maju lagi..

  2. ipung 18 Juli 2009 pukul 5:23 am

    suses terna kelinci……

  3. Naufal.Com 19 Juli 2009 pukul 3:44 am

    Ya, menarik juga ya post ini sampai-sampai masuk tulisan teratas!

    Jangan lupa kunjungi blog saya di http://adf.ly/JYb sekalian memberi komentar dan masukan terkait dengan nominasi APM! :)

  4. chou 20 Juli 2009 pukul 7:44 am

    YYY…SUIP…krena orang yg mw brusaha innsya allah akan mendapatkan hasilx …..mg2 para pternak klinci tambah sukses
    oh y….qt jg jgn lp slalu mengenalkan daging klinci pada masyarakat terdkat…krna itu mungkin akan bs menjadikan dging klinci mnjadi konsumsi masyarkat…seperti dging ayam boiler hampir dsmw pasar slu ad…

    sy mnta nmor p.muzaki ahmad krna ad saudra dprobolinggo mw betrnak tp tdk tw psarnya….
    trimakasih slam dr pternak kelinci malang
    btuh tman ternak hub{03419862778}

  5. bharata yuda 21 Juli 2009 pukul 4:58 am

    bos saya mau tanya dong,vaksin apa yg bisa diberikan pada kelinci agar kelinci (khusus nya anak kelinci) tidak mudah terserang penyakit seperti scebies,kurap dan pnyakit kulit lainnya?karena bnyk anak kelinci saya yg terserang penyakit itu,bahkan ada yang membengkak seperti tumor dibagian bawah mulut dan dibagian perut. kalo ada informasi dan solusi, saya minta dibagi dong, via email ya “slowest_man84@yahoo.com” thanks ya bos….

  6. chou 22 Juli 2009 pukul 2:27 am

    kloo..mnurut sy…tu drinduknya yang skit cz bs mnular kanaknya …tlong suntik wormectin{tu obat scabies}..untk obat kulit cri d tko ternak pasti ad

  7. Faisal 22 Juli 2009 pukul 3:43 am

    Mas saya Faisal,saya tertarik dengan budidaya kelinci sejak 2 tahun lalu,tapi saya masih belum tau dengan lokasi peternak/petani kelinci di daerah surabaya/sidoarjo karena saya tinggal di daerah sidoarjo,hingga kini niat saya tuk bisnis budidaya kelinci masih belum bisa terlaksana.
    Saya mohon bantuannya tuk info lokasi petani/peternak kelinci yang berda di daerah sidoarjo/surabaya.

    mohon balasannya.terimakasih

    faisal

  8. dodi 26 Juli 2009 pukul 1:52 pm

    Di buku ternak uang itu ada daftar alamat peternak di Jawa Timur. Atau kalau mau telaten nyari di internet juga ada.

  9. TRI HARJANTO 29 Juli 2009 pukul 4:09 am

    BAGI YANG MEMBUTUHKAN ANAKAN KELINCI JENIS REX dan FLAM, saya ternak kelinci di BOYOLALI. hub : 085725024005 atau email : harlanzz@yahoo.com

  10. rudy 31 Juli 2009 pukul 2:56 am

    saya mau tanya, kelinci saya lagi hamil kira2 15 hari, tapi tiba2 kaki belakangnya lumpuh dua2nya, kira2 apa penyebabnya, dan obatnya apa? trims

  11. yudha rabbitry 4 Agustus 2009 pukul 6:59 am

    gila banget! bener2 cocok dengan pemikiranku selama ini mas!
    Setuju banget, seperti om Bob Sadino bilang: orang cerdas akan menciptakan pasar dan bukan mencari pasar!
    maju peternak kelinci indonesia!

  12. Ikhwan Happy 12 Agustus 2009 pukul 5:05 pm

    Saya lagi cari kelinci indukan jenis Flamish yang F-0 atau F-1. Pokoknya yg bener2 besar (giant). Kira-kira ada ya yg beratnya sampai 8 kg atau lebih. Kalo ada yang bisa bantu atau punya informasi, mohon hubungi saya di nomer ini 081335761175 (nomor ini bisa sekarang) atau 081359721254 (tapi kalo nomer ini bisanya dihubungi setelah tgl 12 September nanti). Terima kasih

  13. bambang 15 Agustus 2009 pukul 9:24 am

    mas pengen mulai usaha kelinci pedaging nich, aq di jember jawa timur…. gimana dapat bibitnya ya… pengen dapet panduannya juga nich…. tolong di bantu ya

  14. yonie 17 Agustus 2009 pukul 12:59 pm

    ada yang tau peternak kelinci d daerah batang or pekalongan jawatengah nggk..??? makasih buat infonya ya……

  15. aab 20 Agustus 2009 pukul 9:35 pm

    assalamu’alaikum……..
    salam peternak kelinci……
    kami kelompok peternak kelinci menyediakan berbagai jenis kelinci. kami berada di sekitar jawa timur, lebih jelas nya kami berada di daerah pasuruan akses menuju wisata gunung bromo.
    trim’s…….

  16. wawan 30 Agustus 2009 pukul 4:47 pm

    satu tahun ini saya suka sama kelinci gara2 tema saya ternak kelinci, tp temen saya sekarang udah hijrah ke arab dan kelincinya dah ga tau kemana.yang saya tanyakan gmn cara ternak kelinci dengan baik karena jujur saya jatuh cinta sama kelinci dan sekalgigus ingin beternak.saya tinggal didaerah tegal.oia,indukan yang bagus klo didaerh tegal ngambilnya dimana?trus obat2nya cari dmn?

  17. adhi 1 September 2009 pukul 7:59 am

    Dear Mas Wawan
    Bisa kami bantu mas untuk pengadaan bibitnya.silakan kunjungi blog kami http://www.kelincisemarang.blogspot.com .Untuk pengiriman bisa mgnk kereta mas. atau dateng ke semarang . call 024-70380841

    salam

  18. Oki Muslim 12 September 2009 pukul 9:25 pm

    Apa ada peluang untuk bergabung dengan kelompok peternak kelinci yang telah ada di Jawa Timur. Apakah syarat keanggotaanya

  19. yahya sanusi 14 September 2009 pukul 4:55 am

    aku pernah beli sepasang kelinci dari Kebon Raya Cibodas….aku pelihara sbgmana laiknya memelihara hewan ternak, kurawat dg baik… eeh mati, ….trus cerita teman ku punya kelinci beli dari Bogor… dipelihara dgn baik..eh juga mati… bbrapa orang kumintakan pendapat…knapa sie klo beli kelinci dari Bogor ato pun Pncak dsknya…selalu MATI… ternyata jawabnya Ga kuat dgn cuaca….kelinci yg awalnya hidup di daerah sejuk dingin …terus dibawa ke tempat lain seperti jakarta…ga kuat lama hidupnya…Apa benar ? aku sendidri masih penasaran…tapi kenyataannya memang bgtu setiap beli kelinci nasibnya sama…mati….mhn bantuannya yach….

  20. Yoen 6 Oktober 2009 pukul 12:15 pm

    Mungkin belinya anakan….yang mana didaerah itu penjaja (pengepul)dan penjualnya tidak punya hati –kelinci masih bayi (kurang dari dua bulan) sudah di jajakan dan dari hidup kelompok bersama ibu udah disuruh mandiri /atau berdua sama saudara kecilnya…kan…stress,lonely dan taaaaakkkuttt sama boss baru nya.

  21. faizoen ulil azmi 6 Oktober 2009 pukul 6:38 pm

    assalamu’alaikum…..
    saya adalah seorang pecinta kelinci asal kota kretek KUDUS – JATENG,, penyuka,pemelihara yang sedang mencoba mengembangbiakkan makhluk lucu ini di kota kami yang tergolong cukup panas. cuma,belakangan ini( september pertengahan sampai sekarang )kalau siang suhunya relatif tinggi yaitu antara 37′ C s.d. 38’C,akibatnya beberapa jenis kelinci malas makan,,,bagaimana solusinya? bagi indukan yang mau,& sedang melahirkan serta mengasuh anak2 apakah ada perawatan khusus pada suhu tersebut?…terima kasih

    “Mannizz Ranch”
    Alamat: Jl.Menara No.19 KUDUS 59315 ( Utara Masjid Menara Kudus )
    HiTaCi_Kudus : Himpunan PecinTa KelinCi_Kudus
    HP:08882572288 / 08882543678 /085727626333

  22. Priyo teguh 11 Oktober 2009 pukul 5:21 am

    To mas wawan.
    Untuk daerah tegal hubungi saja kami griya kelinci. Desa bogares lor RT 5 RW 1. No 61. Pangkah. Telp.081228241992. Kami menyediakan fuzylop,rex, flemish, anggora, dll. Tks.

  23. agus agus 18 Oktober 2009 pukul 6:39 am

    mas wawan saya pengin ternak kelinci pedaging, ada kelinci pedaging indukan. saya di ds pener – pangkah tegal.

  24. adithias 22 Oktober 2009 pukul 6:52 am

    sy juga sudah mulai ternak kelinci.tukar ilmu sesama peternak sangat baik.maka dari itu saya mohon bantuan kepada temen-temen peternak untuk memberikan tips.korim e-mail ke adithiaspurnomo@yahoo.com
    tanks banget.

  25. adithias 22 Oktober 2009 pukul 6:59 am

    setelah sy pelajari buku-buku peternakan,jangan mencari kelinci dari lain daerah yg suhunya berbeda jauh.dan sy punya tips sbb.jangan membeli kelinci pada saat pergantian musim,karena kelinci yang tidak terpenuhi asupan gizinya akan mudah terkena penyakit di pergantian musim.

  26. donny 26 Oktober 2009 pukul 3:49 am

    saya baru mulai ternak ,tapi menemui kendala bayi kelinci baru lahir di acuhkan sama induknya.terus solusinya mungkin ada yg bisa bauntu???

  27. erick 26 Oktober 2009 pukul 9:13 am

    bagi para peternak diwilayah ambarawa dan sekitarnya, saya peternak yang berada diwilayah banyubiru, tetapi saya kurang begitu mengerti pemasaran yang ada diwilayah jateng dan sekitarnya, saya punya peternakan kelinci dan lumayan ada stock.. kalo misal anakan untuk pedagin berapa ya… mohon info nya…

  28. Pingback: Untuk Pemelihara Kelinci Pemula « KABAR KELINCI INDONESIA

  29. Ruly 4 November 2009 pukul 2:47 pm

    saya baru memulai beternak kelinci.mohon bantuannya untuk mendapatkan bibit yang bagus di daerah Jogja.

  30. Kabar Kelinci Indonesia 5 November 2009 pukul 7:19 pm

    pak djiman santoso kaliurang atau pak mutazim fakkih klaten.

  31. dion 7 November 2009 pukul 7:24 am

    ass..
    mas saya sangat tertarik dengan ternak kelinci…tapi saya bingung pasaran nya..terutama di jakarta dan depok
    tolong di bantu

  32. Robit Irawan 7 November 2009 pukul 8:10 am

    Saya seorang guru smp swasta yang tertarik dengan perkelincian. Januari tahun depan saya benar-benar akan memulai usaha ternak kelinci, saya akan menyewa lahan di Pacet-Mojokerto, karena temperatur di Surabaya di atas 30*C.
    Pertanyaan:
    1. Mohon info jenis kelinci hias dan pedaging yang handal, di mana mendapatkannya?
    2. Saya akan menempatkan 2 tenaga operasional di lapangan, jadwal kerja akan saya atur, mungkinkah saya hanya bermodal saling percaya?

  33. Kabar Kelinci Indonesia 7 November 2009 pukul 12:32 pm

    @dion. soal pemasaran tidak sulit, tetapi juga tidak gampang. Masing2 produk memiliki segmen dan cara sendiri. Setiap pemula pasti bertanya soal itu. Tetapi yg namanya kelinci pasarnya tidak dimana2, melainkan di kandang itu sendiri. Nanti orang akan datang. Main2 ke peternak saja dulu, studi langsung. Terlalu panjang untuk dijelaskan di sini.

    @robit irawan. Bung, soal suhu tidak masalah. Asal beli indukan, jangan beli anakan dengan jarak jauh. Soal suhu penyesuaian saja. Bibit bisa di bandung, lembang, batu malang, atau di klaten.

    pertanyaan kedua butuh penjelasan panjang. Sekalipun ternak kelinci penuh potensi sukses, tetap saja butuh analisa mendalam supaya tidak gagal, apalagi jika tidak dikelola sendiri.

    salam

  34. rudy 8 November 2009 pukul 4:28 pm

    mav mungkin sy sdkit brlebihan…
    sy bru mulai ternak klinci bbrapa hari yg lalu…
    membersikan klinci degan cara memandikan apa tdk apa2…
    sy sdkt ragu krn ada teman membri saran sbaiknya jgn…
    krna itu akan mengakibatkan kmatian pada klinci…
    apa itu btul….
    trimz sblumnya atas sarannya.
    roedi.rappang sul-sel

  35. kelinci 9 November 2009 pukul 12:33 am

    selagi kelinci bisa dibersihkan tanpa mandi sebaiknya tidak usah. Mandi kelinci memiliki syarat.
    1. usia di atas 4 bulan.
    2. relatif gaul dengan pemelihara dan saat memandikan harus hati2. Kelinci suka memberontak dan stress dalam situasi mandi, apalagi mandi pertamakali. Hindari stress.

    akibat kematian tentu saja tidak.

  36. rock 12 November 2009 pukul 10:05 am

    bgaimana cra mandiin kelinci biar tenang n kpn waktu yg tepat untuk mandiin kelinci.hrap di jawab pgn tau neh makasih

  37. rock 12 November 2009 pukul 10:06 am

    ehm penggemar kelinci bikin grup dunk

  38. Kabar Kelinci Indonesia 12 November 2009 pukul 12:26 pm

    sudah setahun lalu grupnya berdiri. fesbuk kabar kelinci indonesia

  39. dinar 14 November 2009 pukul 10:57 pm

    apa obat penyakit kulit kelinci dan berapa harganya ??

  40. Kabar Kelinci Indonesia 15 November 2009 pukul 2:29 pm

    kalau blum parah cukup minyak kelapa (minyak goreng), tetapi jangan yg bekas goreng. Bisa juga pakai salep manusia. Sebelum diolesi, bersihkan dulu pakai air hangat. Rutin sehari 2x sampai 4 hari biasanya sembuh. Kalau sudah gawat biasanya mesti suntik.

  41. Darmawan 16 November 2009 pukul 2:56 am

    SAYA PENGIN MENJADI PETERNAK KELINCI UNTUK MENDAPATKAN BIBITNYA ITU DIMANA DAN UNTUK PANGSA PASARNYA NANTI DIARAHKAN KEMANA TOLONG YANG UDAH SUKSES MENJALANINYA DI EMAILKAN LANGSUNG AJA

  42. Kabar Kelinci Indonesia 16 November 2009 pukul 3:46 am

    ada banyak materi di situs ini. Baca satu persatu nanti akan kebuka wacana. Pasar sangat mudah krn blm ada persaingan.

  43. firman 16 November 2009 pukul 12:35 pm

    aq pengen ternak kelinci tp,terkendala sm dananya kira-kira habis brp ya ?

  44. pak asmen 16 November 2009 pukul 2:25 pm

    Pak,saya Pak asmen saya punya indukan kelinci lokal super hapir 60 ekor, di nana ya saya bisa menjual anakan kelinci? kalau ada informasi tolong hub saya 085755599688. terima kasih

  45. Ahe iboy urc 17 November 2009 pukul 12:39 pm

    salam.. brapa lama idealnya kelinci dikawinkan? karena sy mengawinkan kelinci slm 1 minggu tp stlah lbih dari sblan smpai hmpir 2 bln betina blum juga lahiran, apa krena dikawinkan pas musim pnas atw kmarau shingga mutu sperma kurg, mohon bimbingannya..!!

  46. NAJIV ABDULLAH 17 November 2009 pukul 3:02 pm

    barusan aku beli 4 ekor kelinci, hanya berapa hari langsung mati 2 ekor…
    nasib.. nasib…
    tapi justru itu aku merasa tertantang, karena kalo aku benar-benar sayang ama kelinci maka aku harus bersungguh-sungguh belajar tentang seluk beluk kelinci secara detail…
    dan setelah membaca post ini……..SEMAKIN MENGGELORA……..
    HIDUP KELINCI…HIDUP KELINCI…HIDUP KELINCI
    KELINCIKU PASTI HIDUUUUUUUP

  47. Kabar Kelinci Indonesia 18 November 2009 pukul 2:14 am

    Kelinci itu kawin kalau sudah umur 6 bulan ke atas, berapa lama maksudnya apa yg lama? mengawinkan sih cukup 2-3 tiga menit, betina dibawa ke kandang jantan. 2x saja cukup. Kalau enggak hamil setelah sebulan, ulangi lagi. jam kawin pagi hari sebelum jam 8 atau malam hari setelah jam 6 sore.

  48. A.N Kelinci 18 November 2009 pukul 12:16 pm

    Saya pternak kelinci pemula kota SOLO. .

    Bagi pternak kelinci kota soLo, ,mohon info nya. .serta kita bikin komunitas pternak kelinci kota solo. . .

  49. Ahe iboy urc 19 November 2009 pukul 8:22 am

    sebelumnya indukan sudah menghsilkan anak stlh 2bln disapih sminggu stelah sapih dikawinkan pd sore menjelang mlm hari, sy mengawinkan 3 indukan dg 1 jantan tp ketiganya blum atw tdk branak, bgaimana cr mengetahui s btina hamil?

  50. Kabar Kelinci Indonesia 19 November 2009 pukul 8:57 am

    kalau sudah 14 atau 17 hari raba saja bagian perut, pasti kalau hamil kerasa ada benjolan.

  51. Y44Y44T 19 November 2009 pukul 4:39 pm

    saya baru beli kelinci umur2-3 bln kendalanya kelinci nya jadi mencret apa penyebabnya dan obatnya ? terimakasih

  52. Kabar Kelinci Indonesia 20 November 2009 pukul 10:17 am

    obat gampang, ketahuilah penyebabnya. lihat artikel mengapa anak kelinci mudah mati. nanti jelas masalahnya. kalau kita jawab obat ya sulit, mencretnya warna apa gak tahu, disertai kembung atau tidak juga tidak tahu. Yang jelas mencret itu hanya akibat, biasa mengakibatkan mati kalau sampai akut.

  53. Y44Y44T 20 November 2009 pukul 3:06 pm

    Terimakasih atas tanggapanya kelinciku mencretnya ijo tidak disertai kembung dan tidak mau makan.

  54. Kabar Kelinci Indonesia 20 November 2009 pukul 4:44 pm

    agaknya tidak terlalu sulit kalau hijau tanpa kembung. Langkah awal segera obati dengan pupus daun jambu kluthuk, atau pupus daun pisang. 2x sehari. Kalau dikasih makan sulit, mending diulek/blender tambah air hangat sedikit, lalu dikasihkan dengan cara memasukkan cairan itu ke suntikan (tanpa jarum), masukkan ke mulutnya. Biar tubuh kuat tambahkan madu. kelinci anda itu masih terlalu dini, belum lepas sapih agaknya. Rawan penyakit dan kematian. hati2 kalau beli nanti. Bakul suka bilang umur dua bulan, padahal baru 3 minggu. saran saya supaya tidak bingung bacalah buku kelinci sebagai panduan.

  55. lucas 21 November 2009 pukul 12:50 pm

    saya masih pemula pelihara kelinci, sekarang kelinci saya sudah melahirkan 7 ekor tapi mati 1 ekor, tapi induknya tidak mau menyusui, bahkan anaknya digigit hingga berdarah, saya takut anaknya dimakan, itu sebabnya anaknya saya pisahkan dari induknya, bagaimana cara mengatasinya? mohon bantuannya. terima kasih

  56. Kabar Kelinci Indonesia 21 November 2009 pukul 1:04 pm

    Menyusui itu ada jamnya, biasanya jam 9, bisa jadi jam 11, bisa pula menjelang subuh. Dan waktunya juga hanya 2-3 menit.

  57. chori intawan 22 November 2009 pukul 1:46 pm

    Saya ucapkan terima kasih banyak kepada anda.Dengan saya membaca tulisan anda di media ini,Kini saya jadi lebih banyak informasi tentang seluk beluk memelihara kelinci.Kebetulan saya adalah seorang pemula yang ingin memelihara/budi daya kelinci.

  58. imanuel 23 November 2009 pukul 8:53 am

    terimakasih atas advicenya, saya jadi bisa berfikir ulang tentang bisnis kelinci ini. tadinya saya cumamodal berani…seperti orang bodoh yang anda gambarkan, sekali lagi terimakasih.

  59. irawan wijayanto 23 November 2009 pukul 9:50 am

    kelinci saya yg dirumah rata2 mau menyusui tiap saat.kadang siang bolong pun saya sering lihat indukan2 sya masuk ke sarang untuk menyusui. kebetulan saya udah membisakan indukan2 untuk akrab tangan manusia. jadi anakan2nya sejak baru lahir dah biasa dipegang tangan manusia. induknya tetap mau menyusui. bisa jadi ini masalah “bakat/pembawaan” induk. ya seperti manusia, ada yang telaten ada yang masa bodoh sm ank2nya. he3x….
    slm kenal, saya irawan dr karanganyar solo.085229081347

  60. Ermawan 23 November 2009 pukul 2:57 pm

    Kalau daging kelinci hias kayak rex, anggora, hotot, dll apakah bisa dikonsumsi juga atau ada jenis kelinci khusus untuk dikonsumsi? maaf sya bingung mau ttanya kemana? terima kasih.

  61. Kabar Kelinci Indonesia 24 November 2009 pukul 6:55 am

    semua kelinci dagingnya bisa dikonsumsi, masalahnya kalau kelinci kerdil apa ya wajar untuk ternak daging? pemilihan jenis kelinci hias atau pedaging itu enggak prinsipil. Kelinci new zealand yang paling cocok buat pedaging mau dianggap atau dijadikan kelinci hias juga bisa. Kelinci neterladn dwarf mau dijadikan daging goreng juga bisa.

  62. Ermawan 25 November 2009 pukul 2:20 pm

    Ya, terima kasih sekali.

  63. arifin 26 November 2009 pukul 3:11 pm

    saya setuju bgt kalau ada sejenis perkumpulan kelinci/terserah yg penting berhubungan dg kelinci khususnya untuk wil jawa timur.

  64. feri 30 November 2009 pukul 8:42 am

    jon saya dari kalimantan barat pingin bisnis budidaya kecinci
    bisa minta cara-cara pembudidayaanya dak dari perkawinan sampai dewasa, makanan apa yang paling baik untuk kelinci dll.pokonya tentang kelinci dan budidaya kelinci by feri pontianak kalimantan barat

  65. mimi 1 Desember 2009 pukul 6:25 am

    ikutan yaak…

    2 hari lalu sy beli klinci, pertama2 gak tau ap2 ttg klinci, tp krn ud punya, jd blajar…hehhe… jd masih amatir…

    mas/mbk.. klinci yang sya beli umurnya blm 2 bln, apa masih harus diberi susu? klo iya, susuX bgmn??? kelinci sy REX betina.

    trims.

  66. Kabar Kelinci Indonesia 1 Desember 2009 pukul 9:16 am

    belinya dimana? setiap penjual bilang umur 2 bulan. padahal bisa baru umur 3 minggu atau 1 bulan. Biasanya kalau beli di pinggir jalan anakan itu mudah mati krn sedang stress mendadak pisah dari induk dan masih butuh gizi ASI. Kalau kasih susu agak repot sebenarnya krn yg cocok ya susu kelinci, dan itu hanya bisa numpang di kelinci indukan yg sedang menyusui. Sering kasih madu saja biar daya tahan tubuhnya baik. Pasok wortel dan rumput.

  67. memble 3 Desember 2009 pukul 3:46 am

    sya penghobi dan mlai blajar mnjadi seorng peternak kelinci,bwt pra penghobi klinci d wlyah sby dan sktrny,lihat my blog dong,cz kan enak bz shring breng2,sya ada di sby.my blog….kelincihiasnymemblesurabaya.blogspot.com

  68. mimi 9 Desember 2009 pukul 6:21 am

    terimakasih. :)

    kmaren lusa sy datang lg k penjualnya, bwat nanya umur klinci sy brp, trnyata uda 2bln lebih kok… jd pas beli ntu miss understanding…
    trus malah beli klinci lg, REX jg… Alhamdulillah skarang bs punya 3 klinci, 2 btina & 1 jantan,tp anakan smwa..coz indukan berat di ongkos,hehehe..

    smoga mrk bs tumbuh sehat, Aamiin…

  69. Kabar Kelinci Indonesia 9 Desember 2009 pukul 6:41 am

    TERGANTUNG penjualnya jujur atau tidak. Kalau beli kelinci sebaiknya ke peternak langsung yg mencatat kalender. Semua penjual bilang kelinci umur 2 bulan, tapi biasanya baru berumur 3 minggu dan mudah mati. Lagian penjual itu juga tidak tahu menahu soal kelinci, kecuali yang juga ternak.

  70. kelompok tani gapoktan 10 Desember 2009 pukul 10:28 am

    trimakasih stelah kami membaca artikel anda desa kami termotivasi untuk budidaya kelinci dan sebagian artikel anda saya jadikan pedoman bagi klompok tani kami

  71. Kabar Kelinci Indonesia 10 Desember 2009 pukul 12:28 pm

    silahkan digunakan untuk kemaslahatan umat. Bebas diambil, diprint, disebarluaskan. Cantumkan saja sumbernya sebagai bentuk penghargaan hak karya intelektual.

  72. Suminah 21 Desember 2009 pukul 1:47 pm

    Malam bos,
    bagus juga seh artikel2nya. cuma sayangnya kata2 yang di gunakan kayaknya kurang santun,menggebu-gebu dan terasa emosional.emang pas nulis artikel lagi emosi atau pas marah sama sih bini bos ? hehehe, sekedar kritik saja bos.biar yang baca bisa enjoy dan gak merasa digurui.

  73. Kabar Kelinci Indonesia 21 Desember 2009 pukul 3:49 pm

    soalnya pertanyaannya sebagian sudah dijawab. Orang2 pada males membaca, belum membaca langsung meluncurkan pertanyaan. Jangan pada males ya…pemalas itu tidak baik. hehe

  74. popo 26 Desember 2009 pukul 9:52 am

    apakah di Indonesia sudah ada yang mengexspor kelinci,,popo(kelinci maniac)02194697315

  75. najiv 3 Januari 2010 pukul 3:25 pm

    wah dapat cobaan lagi.. kelinciku kemarin mati 3, sekarang mati lagi satu dan parahnya baru saja melahirkan 1 hari sebelumnya dengan 6 anak… karena tak tak ada indukan menyusui lainnya.. akhirnya bayi kelincinya aku kasih susu SGM 1 diminumkan dengan pipet… 1 minggu bisa bertahan tapi akhirnya mati semua… pusing!!!!!!!

  76. Kabar Kelinci Indonesia 4 Januari 2010 pukul 1:51 am

    Kami tidak tahu situasi real kelinci Anda; terkait dengan lingkungan dan pola pakan. Karena itu pertanyaan itu sangat sulit dijawab. Ke para ahli pun tidak akan ketemu jawaban.

  77. luthfi 4 Januari 2010 pukul 3:26 am

    pak..saya 3 bulan yang lalu saya dikasih kelinci yang sudah gede sepasang dari bos saya…karena saya belum punya kandang yang layak, saya lepas di kebun belakang…..ketika isteri saya menjemur pakaian tiba ada bayi binatang kecil merayap2, karena istri saya takut bahwa itu bayi tikus..isteri saya telp saya..dengan mendengar ciri2 yang disebutkan isteri saya, maka saya yakinkan itu anak kelinci….istri saya menaruhnya ke keranjang plastik dengan dialasi kain ketemu dua ekor..satu ekor kondisinya lemah dengan telinga berdarah seperti luka gores…ketika saya pulang saya cari takutnya masih ada..eh ternyata masih ada dua ekor dibawah genteng…saya ambil dengan mengunakan sarung tangan, saya ambil karena takut dimangsa tikus atau predator lainnya.. akhirnya semua bayi kelinci saya satukan kedalam keranjang plastik, 3 ekor slamat, 1 ekor mati…karena isteri saya juga seorang ibu…isteri saya berinisiatif untuk menaruh induknya kedalam rumah juga..saya amati induknya cuek…tidak masuk menyusui..akhirnya saya memegang induknya dengan posisi terlentang dan isteri saya menaruh anak2nya diatasnya dengan sarung tangan..hari berikutnya saya biarkan induknya utk menyusui anaknya sendiri tetapi saya induk malam dan dini hari dari jam 3 pagi sampai jam 6 pagi di intip tapi induknya tetap tidak mau menyusui..akhirnya saya menggunakan cara sebelumnya…padahal induknya kalo makan lahap sekali saya beri kangkung sama wortel dan nasi..anaknya sekarang umurnya 4 hari…sekarang saya mau bikin kandang, saya takut kalo saya satukan dengan induknya dia ga mau menyusui..gmn yah pak?..

  78. Kabar Kelinci Indonesia 4 Januari 2010 pukul 5:31 am

    kalau sudah dirawat dengan cara begitu itu bagus. tetapi kami tidak yakin induk tidak mau menyusui. Cara aman, terus saja susui dengan cara manual itu sampai umur 10 hari. nanti pada masa umur sepuluh hari satukan anak dengan induk. Induk yg tdk mau menyusui itu hanya dua kemungkinan, pertama tidak punya pasokan air susu dan kedua krn memiliki masalah dengan stres atau penyakit lain seperti mastitis. Jadi kami yakin bahwa induk Anda tetap mau menyusui. Lagian kalau anak kelinci sudah bisa berjalan, otomatis akan mengejar induknya dan dari situlah akan mendapat susu.

  79. silvana 16 Januari 2010 pukul 1:16 pm

    sedikit berbagi cerita. Langkah awal saya dulu dengan membaca buku Kelinci pemeliharaan secara ilmiah tepat dan terpadu. Itulah yang mula-mula menyadarkan saya bahwa memang butuh sesuatu pandangan khusus ttg kelinci. Sekiranya saya tidak membaca buku itu mungkin saja bisa belajar dari buku lain atau belajar dengan cara bertanya, tetapi dg buku itu langkah saya tidak salah, bisa lebih cepat dan tepat. Hanya sedikit yang kurang dari buku itu. Sebagai dasar pedoman sangat cukup sehingga banyak hal yg tidak tahu menjadi tahu. bagi saya buku itu adalah kamus pemeliharaan. Setiap ada masalah dg kelinci, saya buka buku itu. Sebagian besar bisa diselesaikan krn logika-logika dasarnya memberi pencerahan. Salam.
    Vana, bekasi.

  80. Qq 18 Januari 2010 pukul 10:16 am

    sya mw nanya,,,
    adakah susu yang cocok buat kelinci
    karena induknya tidak mw menyusuinya
    dan dominan ingin memakannya,,,
    apakah susu kucing yang di jual d petshop dapat
    diberikan kepada baby kelinci yang baru lahir?

    makaci

  81. Kabar Kelinci Indonesia 18 Januari 2010 pukul 11:10 am

    kucing bukan hewan ruminansia. Apa benar tidak mau menyusui? jangan2 kelincinya sakit?
    Banyak yang mengeluh induk tidak mau menyusui ternyata salah asumsi. Biasanya kalau induk sehat pasti menyusui.

  82. mlehoy rabbit 7 Februari 2010 pukul 3:54 pm

    dari awal.. saya baca kok gak ada yang tanya mengenai kelinci minum ? saya yakin pasti setiap makhluk hidup butuh air… apakah kelinci butuh minum banyak ? apakah ada tempat minum khusus sehingga kelinci mudah untuk minum… jika ada, tolong infonya dan di dapat dimana tempat minum tsb ? tq

  83. Kabar Kelinci Indonesia 8 Februari 2010 pukul 7:13 am

    ada banyak diskusi air minum. Bahkan ada satu naskah khusus. Anda kurang telaten mencari file-nya.

  84. mlehoy.rabbit 10 Februari 2010 pukul 6:29 am

    Jangan Takut untuk beternak kelinci… hanya karena sulit memasarkan… buka pasar baru… dekati pedagang sate kambing… dan tawarkan daging kelinci…. SUKSES TERUS KELINCIKU

  85. adhi 26 Februari 2010 pukul 11:32 pm

    Aku pengen ngerti gimana sih cara bikin kandang kelinci yang baik itu?

  86. hadi 9 Maret 2010 pukul 8:22 am

    Sy punya rencana mencoba beternak kelinci pedaging, mohon masukkan :
    1. Jenis kelinci apa yang dapat menghasilkan pedaging yang disukai pembeli ? apakah Flemish Giant, Zew Zealand dan Englsih Spot ?
    2. Adakah jenis kelinci pedaging dari lokal ?
    3. Berapa komposisi indukan betina dan jantan ? Apakah komposisi indukan 20 betina : 5 jantan mencukupi sebagai awal usaha ternak kelinci.
    4. Siapa saja nama2 peternak kelinci pedaging yang menyediakan kelinci indukan yang unggul tsb.
    Terimakasih
    salam,
    hadi
    kirana.farm@yahoo.com

  87. Kabar Kelinci Indonesia 9 Maret 2010 pukul 8:28 am

    sementara pakai new zealand saja. Spot dan Flemish itu besar badan tetapi karkas juga besar, pakan sangat banyak. Kapan2 kalau sudah berkembang baru mainkan kawin silang untuk menghasilkan bibit yg lebih baik. Tetapi new zealand sudah cukup baik. Kelinci lokal juga bisa dikawinkan dengan new zealand, nanti keturunannya dikembangkan. Keunggulan kelinci lokal “cerdas” dalam memelihara anak dan stabilitas jumlah anak terjaga. Pejantan bisa kawin dengan banyak betina. Kalau 10 ekor terlalu banyak, ya pakai 5-7: 1 perbandingannya. Untuk bibit kelinci bisa mencari di LINK JARINGAN.

  88. hadi 9 Maret 2010 pukul 9:18 am

    Mohon saya dikirimkan harga new zealand ke email kirana.farm@yahoo.com beserta biaya pengiriman ke jakarta atau bogor. Tks

    salam
    hadi

  89. setiawan 25 Maret 2010 pukul 3:23 am

    saya butuh informasi tuk magang di peternak kelinci, di jogja atau sekitarnya…..saya tinggal di bantul
    kalo ada info no telp yang bisa saya hubungi. mohon hubungi no telp saya (SMS saja karena ini hape rumah) 0274-6502694
    terima kasih banyak.

  90. budi 8 Juni 2010 pukul 6:39 am

    kang semangat lah ternak kelinci…..saya juga kau ikut ah….tolong yach di bantu……..

  91. budi 8 Juni 2010 pukul 7:16 am

    kang saya mau ternak kelici..tapi gak tau caranya…kasiih tau ya ke email..budiharyadi69@yahoo.com

  92. Aziez 26 Juni 2010 pukul 2:39 pm

    Q jg pngen bngt beternak klinci kembali . .
    Mw bagi cerita dkit ne. .
    Dulu aq pernah ternak klinci pada awalnya aq bli sepasang kelinci biasa seharga 13rbu lalu aq bwtKn kandang, stelah it aq rawat sbaex mungkin krn aq blm punya dasar cara brternak kelinci shingga ngrawatnya scra otodidak tnpa panduan apPun . .
    Trnyata g sampe 10bln kelinciQ mnjadi 17 ekor lbih krna sekali beranak minimal 6 ekor bahkan sampe 14 ekor dan trkadang bnyk jg org skitar rumahQ mmbelinya untk dSate nah aq smakin brSmangat untk mngembangKnNya karna peluang pasar yg besar . .
    Tp smw it kandas dJalan karna aq dpt pangilan kerja dLuar kota dan trepaksa aq tinggalin usaha it dan skrg dAmbil alih oleh ortuQ tp g mkin brtambah malah makin habiz klincinya karna bnyk yang mati karna kurang perawatan hingga skrng stahun sudah qw tinggal hanya menyisaKan 2 ekor . .
    Huhh haruz mulai dari awal lagi ne . .
    Tmen” tlong dBantu ea. .

  93. Noer 26 Juni 2010 pukul 2:43 pm

    Yupz . . .s7 aqw . .

  94. thesuccses 1 Juli 2010 pukul 6:07 am

    Sungguh ini menjadi ide dan motivasi buat saya….sukses selalu..semoga menjadi jalan terbukanya lapangan kerja yang sebenarnya ada di sekitar kita tapi tidak semua bisa menyadari…

  95. Hasbie 16 Agustus 2010 pukul 6:29 pm

    Q pengen tau peternak kelinci di tegal di mna yah…?

  96. qubill 28 Agustus 2010 pukul 12:31 pm

    skrang harga kelinci anggora berkisar brapa ya?

  97. info dahsyat 3 September 2010 pukul 11:42 am

    kelinci secara umum di bagi menjadi dua jenis kelinci liar dan kelinci piaraan, di lihat dr bulunya ada bulu pendek dan panjang. Siapa saja yang ingin mendapatkan kelinci bisa daptkan disini.

  98. ahmad 28 September 2010 pukul 3:34 pm

    buat yang suka / hoby kelinci,,,, kami menyediakan banyak kelinci tuk di jual ke berbagai kota,,, salam ahmad jepara,,, pesan antar hub 087860801594

  99. aditya 17 Oktober 2010 pukul 3:48 am

    saya setuju dengan hal ini. karena ini yang saya alami sendiri, saya adalah peternak kecil-kecilan yang masih tak mengerti apapun tentang memanage suatu usaha, bisa di katakan pemula. sebagai mahasiswa waktu saya pribadi sangat sulit membagi waktu dengan usaha ini, karena masih kecil-kecilan itulah yang menjadi pekerja nya saya pribadi. sangat lelah, tapi setelah berkelanjutan allhamdulilah saya mulai memahami seluk beluk cara ternaknya. namun ada 1 yang masih perlu dipelajari adalah pemasarannya. tolong dong bantu saya tentang permasalahan ini. baik solusi dari cara atau pun lainnya. terimakasih.
    salam peternak (sumedang).

  100. ipaye 19 Oktober 2010 pukul 1:11 pm

    langkah awal sudah k buka.,.,.,.,.,.,.,smoga langkah berikut’na berjalan menuju kesuksezn.,.,.,.,.,

  101. Ichal 28 Oktober 2010 pukul 7:44 am

    Assalamu Alaikum….
    Saya mo nanya…kira2 beternak kelinci cocok di Makassar?
    Makassar itu kota Pantai, suhu udaranya agak panas…bisa nda ya?

  102. kingsrabit 8 November 2010 pukul 9:02 am

    @ Mas Ichal,
    piara kelinci di mana aja bisa mas yang penting kita bisa atur lingkungannya, saya juga ternak di makassar mas…
    ini blog saya mas http://kingsrabbit.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 145 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: