Puisi Kelinci (1)
17 Agustus 2008 at 2:22 pm | In PUISI | Leave a CommentPuisi tentang kelinci yang dibeli namun kemudian disia-siakan
Oleh: Amandala45
Aku ingat waktu itu Hari Senin Paskah Hari itu terasa berwarna dan menyenangkan Kehidupan baru yang aku mulai Di kandang baruku. Dulu aku makhluk yang sangat kecil Saat mereka membawaku dari toko Dan meletakkanku di lantai Di kandangku. Mereka sering mengajakku ke luar untuk bermain Menyayangi dan merawatku sepanjang waktu Dan menjelang senja, aku akan memanjat Di kandangku. Tetapi seiring berjalannya hari dan waktu Aku tak lagi melihat mereka seperti biasanya mencintai, menyentuh seperti yang aku impikan Di kandangku. Di malam hari di luar rumah mereka Aku merasa sedih dan tersia-sia Sering merasa takut dan tidak aman Di kandangku. Di cuaca terik dan hujan Terkadang sangat panas terkadang sangat dingin Aku hanya terduduk hingga menua Di kandangku. Kucing dan anjing tidak berteman denganku Mereka hanya bermain bersama kelompok mereka Sementara aku terduduk merasa kesepian Di kandangku. Di hamparan rumput hijau nan segar Anak-anak melompat-lompat dan tertawa sepanjang hari Aku hanya bisa menonton mereka Dari kandangku. Dulu mereka sering mengajakku keluar Dan aku sering berjemur di matahari pagi Namun kini aku tak lagi bisa berlari Di kandangku. Dulu aku kelinci yang lucu dan menggemaskan Seperti gulungan kapas nan mungil Kini aku menua dan terlupakan Di kandangku. Aku tak tahu apa yang salah Aku hanya menghuni kandang Aku hanya tumbuh sebagai kelinci Di kandangku. Tetapi mereka membeliku dengan pondsterling Dulu aku pernah dicintai dan disayang Kini aku menunggu dimusnahkan Di kandangku.
Diposting di www.petshub.com
Belum Ada Tanggapan »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan sebuah tanggapan
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.