KELINCI UNTUK HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

rendah lemak, rendah kolesterol, populasi cepat, dahsyat!

Kelinci sebagai Hewan Hias


Istilah Kelinci (indonesia), rabbit (Inggris), atau arnab yang digunakan orang Arab atau Malaysia adalah bagian dari dunia satwa yang cukup mengundang ketertarikan setiap orang. Makhluk unik yang memiliki nilai manfaat mulai dari daging, bulu, feses dan air kencingnya ini terus berkembang dan mampu mengisi ruang publik pembicaraan dalam dunia peternakan kita.

Akhir-akhir ini fenomena kelinci hias sering muncul di berbagai media cetak dan televisi. Pemirsa di tanah air serasa mendapat pemandangan yang unik dengan peliharaan ini. Beberapa stasiun televisi maupun media cetak memandang sebagai sebuah fenomena hobi, bukan bisnis (peternakan). Para pemirsa televisi dibuat gemas oleh beragam jenis kelinci hias tersebut. Lucu, jinak dan benar-benar fenomena baru.

dsc03365.jpg

Kecenderungan ini wajar mengingat selama ini kita hanya tahu bahwa kelinci yang dipelihara masyarakat Indonesia jenisnya monoton dan hanya dipelihara untuk konsumsi daging. Memelihara kelinci, bagi para petani dilakukan sebagai peliharaan sambilan di samping memelihara kambing, domba atau sapi. Jenis kelinci yang selama ini dipelihara petani pun biasanya kelinci lokal yang tubuhnya kecil dan monoton bulunya.

Sekalipun pada dua tahun terakhir ini kelinci hias impor dari berbagai negara sudah mulai menggeliat namun tergolong sedikit dan hanya beredar di pulau jawa, terutama di kawasan Parongpong dan Lembang (Bandung), sebagian di Malang (Jawa Timur) dan beberapa kota lain. Tentu saja hal ini bisa dimaklumi karena selama ini pemikiran para petani masih cenderung tertutup dari informasi adanya kelinci import dari berbagai negeri asing. Memelihara kelinci hias sebenarnya sangat menyenangkan dan tidak gampang dibuat bosan. Semakin orang mendekat kepada makhuk aneh ini, seseorang akan semakin kecanduan dan menyayangi lebih dalam.

Sayangnya, sampai sekarang ini banyak orang yang ingin memelihara namun tidak mudah merealisasikan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya; butuh kandang dan tempat khusus. Karena itu bagi mereka yang tidak punya pekarangan akan sedikit kesulitan untuk memelihara sang kelinci.

Kedua, butuh ketelatenan dalam mengurus dan memperhatikan makanan maupun kesehatan. Ketiga, belum banyaknya stok kelinci di setiap kota sehingga orang tidak mudah mendapatkannya. Sekadar untuk memelihara dalam jumlah terbatas, misalnya dua atau tiga ekor sebagai hewan hias di rumah, barangkali tip berikut ini bisa sedikit membantu.

Pemilihan kelinci
Yang pertama dilakukan adalah memilih jenis kelinci yang anda sukai. Anda bisa memilih jenis kelinci berbulu panjang seperti angora, lion, fuzzy lop. Sedangkan kelinci berbulu tebal tapi tidak panjang adalah jenis rex, satin, holand lop, flamish giant, new zealand. Sedangkan kelinci yang memiliki penampilan unik lain adalah jenis hotot dan dutch. Sampai sekarang di Indonesia ada sekitar 30 jenis dari 70 jenis kelinci yang ada di dunia. Namun banyaknya jenis ini sebagian memiliki akar keturunan yang hampir sama. Misalnya, dalam jenis hotot, ada hotot kecil dan hotot besar. Dalam jenis rex terdapat jenis-jenis rex lain semisal rex dulmation, rex mini, dll. Kelinci-kelinci di atas adalah hasil kreasi kawin silang di berbagai negara semenjak tahun 1850an hingga 1960an, di Perancis, Inggris dan Amerika Serikat.


Kelinci sehat

Setelah Anda memastikan pilihan pada jenis, giliran saatnya memilih kelinci yang ‘baik’. Perlu diketahui, kelinci sedikit memiliki kelemahan dalam hal fisik, yakni gampang mati. Karena itu memilih kelinci sehat adalah langkah awal yang harus diperhatikan. Pertama, jangan membeli kelinci di bawah umur 1,5 bulan, apalagi jika dibawa perjalanan jauh melebihi 7 jam perjalanan darat. Masa menyusui kelinci antara 32-37 hari. Jika anakan kelinci dipisahkan dari induk di bawah umur tersebut dipastikan tubuhnya rentan penyakit dan gampang mati. Kalau tidak ingin berisiko maka belilah kelinci pada usia di atas 3 bulan dan pada saat menyusui mencapai 37 hari.

Pemilihan ini tidak mudah mengingat pedagang sering tidak jujur dengan mengatakan kelincinya sudah melewati masa sapih. Bagi pembeli yang belum paham umur kelinci akan mengalami kesulitan karena selisih umur kelinci dari 25 hari hingga 40 hari kadang sulit dideteksi. Dari sisi tubuh, terkadang ada yang kecil namun umurnya sudah cukup, sedangkan sebagian kelinci nampak besar namun umurnya masih dini. Karena itu pembeli haruslah selektif datang ke peternak langsung yang tertib memberikan kalender penanggalan hari lahirnya dan perawatannya baik.

Kandang

Sekadar untuk hobi, kandang sebaiknya dibuat dari besi dan pagar kawat. Kelinci adalah hewan penggerat di mana gigi-giginya akan tumbuh sepanjang usianya. Akibatnya mereka sering menggerat. Mengerat di besi akan lebih baik ketimbang menggerat kayu. Dengan kandang besi, gigitan kelinci tidak akan kuat merobohkan kayu. Kalaupun kandang besi tergolong mahal, sebaiknya memakai bambu yang baik. Luas kandang tidak boleh sempit. Minimal berdiameter 50×60 cm. Akan lebih bagus jika luasnya 60×70 cm agar kelak saat melahirkan kita tidak bingung menyediakan tempat untuk anak-anaknya. Kandang yang sempit bisa mengakibatkan stress dan kegerahan.

dsc03064.jpg

Kandang harus terang pada malam hari dan mendapat pasokan sinar matahari saat pagi hari. Hindari tikus dan hewan peliharaan seperti kucing dan anjing karena kelinci akan merasa tidak tenteram dengan ketiga hewan tersebut. Kandang harus selalu bersih dari sisa-sisa makanan dan kotoran. Usahakan setiap seminggu sekali dibersihkan dengan memakai obat anti bakteri. Bisa menggunakan anti bakteri yang digunakan untuk peternakan unggas. Kandang juga tidak boleh melompong saat malam hari karena akan membuat kelinci kedinginan (terutama di daerah dingin). Kelinci memang tahan pada suhu dingin, namun tidak tahan terserang angin malam. Jika angin besar, tutup kandang rapat-rapat.

Makanan dan minuman

Makanan pokok kelinci adalah rumput. Umbi-umbian, seperti ubi jalar, singkong dan sayuran, termasuk wortel adalah variasi makanan yang tidak boleh diabaikan. Karena rumput belum tentu kita dapatkan, maka sebaiknya menggunakan pelet khusus kelinci. Jika pelet kelinci susah didapat, berikan makanan pelet unggas (yang biasa disebut BR 1, BR 2 dll). Pelet unggas terbuat dari dedak, bijian, bekatul. Karena itu usahakan harus ada serat dari rumput dan sedikit sayuran segar, atau wortel sebagai makanan tambahan.

Pelet akan memudahkan kita karena bisa ditimbun dalam waktu yang relatif lama. Dengan begitu kita tidak usah bingung makanan pokoknya. Sayuran bisa kita dapatkan sambil belanja ke pasar. Minuman adalah hal yang primer bagi kelinci, apalagi saat kelinci kurang rumput dan sayuran. Jika ada yang mengatakan kelinci tidak butuh minuman karena kadar air pada sayuran dan rumput sudah cukup, ini sebenarnya menyesatkan. Air memang cukup, tapi setiap makhluk hidup memiliki rasa haus sehingga butuh air minum khusus. Minuman kelinci setiap hari cukup setengah gelas. Pada masa kehamilan biasanya minumnya akan lebih banyak.

dsc03175.jpg

Makanan dan kandang sangat menentukan kesehatan kelinci. Kelinci biasanya sangat rawan terserang penyakit mencret terutama di bawah umur 3 bulan. Mencret sering mengakibatkan kematian. Langkah penanganannya adalah dengan menyuntik (pada bagian paha) dengan obat mencret hewan. Obat untuk suntik ini bisa memakai obat yang biasa dipakai untuk menyuntik sapi, kambing atau unggas.

Kelinci sakit biasanya nafsu makannya menurun drastis. Karena itu perlu memberikan vitamin untuk menambah nafsu makan. Saat mencret, jauhkan makanan berkadar air seperti rumput, sayuran dan wortel. Ganti dengan hay (rumput kering) dan pelet saja. Memelihara kelinci memang sedikit membutuhkan ketelatenan dan ketekunan. Butuh kebiasaan yang baik untuk memperhatikan hewan. Dari situlah nanti kita akan sadar betapa pentingnya kesehatan manusia. Kita bisa belajar dari kelinci tentang banyak hal, mulai dari pola makan yang baik, kebersihan dan kesehatan. (Naskah ini pernah dimuat di majalah infovet edisi pebruari 2008)


Farid Ibrahim.

Peternak kelinci. Tinggal di Kauman Kaloran Temanggung Jawa Tengah.

Email topkelinci@gmail.com

About these ads

66 responses to “Kelinci sebagai Hewan Hias

  1. Undang Rosid 27 Februari 2008 pukul 5:41 pm

    Terima kasih informasi yang sangat bagus buat saya sebagai pengagum kelinci. saya ingin bertanya, apakah ciri/jenis yang paling menonjol dari kelinci :
    1. yang sehat
    2. produktif
    3. bernilai pasar dalam negeri
    4. bernilai pasar luar negeri
    5. paling banyak diburu

    terimakasih atas responnya nanti.

  2. ricky 4 Maret 2008 pukul 9:46 am

    kelinci sy sdh bbrp kali beranak,tapi kok mati semua.pernah lahir sampai 10 ekor tp mati semua.stlh melahirkan sy pisah dgn indukx krn takut nnt diinjak2.tiap hari disusuin keinduknya tp kok mati juga ya.saya bingung nih harus dibagaimanain spy tdk mati.tlng informasinya……..trims

  3. herman 4 Maret 2008 pukul 2:24 pm

    buat mas farid.
    saya mau tanya,soal kelinci
    saya punya kelinci jenis lokal. sekitar umur 3 bulanan,tapi tidak saya beri kandang.saya bebaskan di kawasan lingkungan rumah.apa ngak apa apa mas,tolong di balas.herman

  4. wind 10 Maret 2008 pukul 6:10 am

    Mas Farid….
    Kelinci indukan saya tiba-tiba nafsu makannya hilang sama sekali, biasanya sangat rakus. Saat ini dia masih menyusui anak-anaknya yang berumur 2 minggu , sudah 2 hari ini makanan gak disentuh, terlihat lemas. Obatnya apa ya biar dia nafsu makan kembali dan kasihan anak-anaknya yang masih butuh menyusui dari induknya…
    Terima Kasih banyak……..

  5. Rusli 15 Maret 2008 pukul 2:55 pm

    kelinci cew gw tadi sore br siap lahirin aza. jadinya skrg induknya lagi mencret, jadi tuh induknya boleh dikase marukan gak? soalnya biasa kalo mencret dikase marukan 2-3hari pasti sembuh, tapi ini kan baru lahir aja.. tolong dijawab secepatnya ya, mas farid. Thx banget!!

  6. nuno 29 Maret 2008 pukul 12:18 pm

    pak farid…..
    mohon informasi ttg makanan kelinci ,
    yg ada dipasar/toko. dan merk nya apa?
    terima kasih

  7. ditafrenzy 30 Mei 2008 pukul 6:10 am

    Beberapa hari yang lalu, saya membeli seekor kelinci yang kata penjualnya baru berusia sebulan. Saya pikir memelihara kelinci yang kecil lebih gampang, namun dari artikel Mas Farid saya justru baru tahu bahwa kelinci bayi masih perlu “ASI eksklusif”. Nah, ketika saya beli, sang penjual mengatakan kelinci tersebut tidak boleh diberi minum. Juga tidak boleh dimandikan. Nah, saya pun tidak pernah memberi air sedikit pun. Kemarin kelinci saya mati. Yang ingin saya tanyakan, kalau memang kelinci butuh air, kenapa penjual merekomendasikan tidak diberi minum ya Mas? FYI, saya punya sepupu yang tinggal di California dan punya 8 ekor kelinci. Kelincinya malah diberi minum susu lho.

  8. 22robie 30 Mei 2008 pukul 7:59 am

    kayaknya penjual kelincinya pengin ketemu lagi tuch… klu kelinci ga dikasih minum khan cepet mati, trus beli lagi deh, jadi kan ketemu lagi… :) kalo pedagang yang baik si pasti kasih sarannya yang baik.. trus yang perlu diketahui adalah tidak setiap penjual kelinci adalah sekaligus peternak.. jadi ada juga lho penjual yang kerjaannya cuma jualan tanpa tau cara merawat binatang yang dijual…

  9. Pingback: Kelinci Hias « -=HadimanRabbit=-

  10. Risdi 3 Desember 2008 pukul 3:41 am

    Mas saya py kelinci rex umur 2bln sudah 3 hari ini mencret.Dikasih apa ya biar sembuh.?Makasih

  11. huppy 4 Desember 2008 pukul 3:50 am

    uwwwwwwww………..
    mnarik-mnarik!!!!!!!!!!!!!!!……………

    q jadi tw napa kelinciku bisa mati
    hiks…..hiks………..

    uw yawh!!!!!!!!!!!!
    kelinci yang berbulu panjang bisa hidup g’ di padang??

    truz klo g’ bisa., gi mana cara memelihara anak kelinci umr 3 bulan????????

    wahh……….makasih yawh

  12. Risdi 4 Desember 2008 pukul 4:33 am

    Makasih mas sarannya.
    Mau tanya lagi nih.Kelinci jenis lop umur 1,5-2 bulan harganya berapa ya?
    Minta saran nih,cara memberi pakan kelinci yg baik itu gmana?(waktu memberi makan dan jenis pakan yg baik).Skali lg matur suwun

  13. budukhun 22 Desember 2008 pukul 4:02 pm

    KELINCI SENG NDASE CEMPLUK ,SENG JUDULE KELINCI TEMAGGUNG IKU JENIS OPO TO MAS…..AKU KOK TERTARIK INSYA ALLOH NEK DUWE DUIT TAK DOLAN NENG GONMU,DONGAKNO YO MAS MUGO-MUGO ISO SILATURROHMI NYAMBUNG PASEDULURAN AMBI KOWE. SUKSES SELALU BUAT KAMU.dari TRIMS SUPRIYADI WONG AMPEL BOYOLALI

  14. ankiq 25 Desember 2008 pukul 11:44 am

    Salam

    Mohon sarannya, apakah bagus berternak kelinci dengan cara melepaskannya di kebun dengan ukuran 10×10 m. dengan alasan supaya mereka beranak di alamnya, soalnya saat melahirkan dikandang anaknya sering mati.

    saya punya kelinci 1 jantan dewasa, 3 betina dewasa dan 5 betina kecil.

    kenapa ada betina dewasa yang agresif dengan menyerang betina lainnya, bagaimana cara mengatasinya.

    Hatur nuhun sateuacana.

    salam…

  15. myduit 29 Desember 2008 pukul 1:33 pm

    Mas Farid saya cuma mau perkenalkan saja bahwa saya pecinta kelinci di jakarta , saya senang bisa tukar pikiran dengan teman-teman, kalau ada yang kenalan dengan saya penggemar kelinci silahkan email ke im4m569@gmail.com lokasi saya di ciracas jaktim dkt kp ram butan .. web saya ciraxasrabbit.wordpress.com

    salam
    imam

  16. V@LeNt 21 Januari 2009 pukul 5:19 am

    buat sekedar informasi buat tmn2 pecinta kelinci…Vitamin utk kelinci bs kasih IM-BOOST sirup cukup 0,3cc/ekor.bisa dibeli di apotik deket rumah,gunanya utk memperbaiki daya tahan tubuh (spy ga gampang sakit)+ nafsu mknnya.informasi ini sy dpt dr Dokter hewan n smpe skrg kelinci2 sy sehat2 aja tuh…yg ingin berbagi informasi seputar kelinci bs imel sy ke MbeLzedez@yahoo.co.id

  17. V@LeNt 23 Januari 2009 pukul 2:25 am

    kasih vitaminnya nya pake suntikan yg 1ml(1cc) ke mulut kelinci cukup 0,3cc/hari,jarum suntiknya dicabut dl oce…sy yakin kelinci2 anda pada suka n ketagihan…sy aja suka…hee..heee..

  18. faat 23 Januari 2009 pukul 12:52 pm

    Mas… kalo kandang kelinci harus ada atapnya yahh?? bisa gak buatnya dari bambu atau kayu…?
    thanks

  19. FIRDAUS 26 Januari 2009 pukul 4:00 pm

    MAS MAKASIH INFONYA. . .MAS kalau kembung dikasih obat apa?

  20. V@LeNt 27 Januari 2009 pukul 2:35 am

    Mencret pada kelinci biasanya disertai dengan kembung pada perut kelinci,…atau jika tidak diobati maka kelinci tersebut bisa mati dalam keadaan kembung. Mungkin bukan 100% salah peternak tersebut, karena penyakit ini memang susah2-gampang untuk dideteksi. Walau susah untuk dideteksi, tapi bukan berarti tidak ada tanda2nya sama sekali, berikut tanda2 kelinci yg sedang kembung/mencret/masuk angin

    Tidak bisa/malas berdiri. Kalaupun berdiri biasanya membungkuk,..sama seperti manusia yg sedang mules/masuk angin
    Karena menahan sakit, biasanya kaki depanya diselonjorkan kedepan terus agar kaki kelinci tsb tidak menyentuh bagian perutnya yg sedang sakit. Hal inilah yg menyebabkan kelinci tersebut enggan dan sulit untuk berdiri
    Mata sayu
    Kelinci jd kurang aktif
    Gigi “gemeretek”/bergesek2kan sehingga menimbulkan bunyi. Hal ini karena kelinci sedang menahan sakit
    Kelinci haus terus
    Kotoran kelinci tidak padat/seperti gell
    Penyakit ini cukup sering lho menimpa kelinci,..jd mesti diwaspadai. Nah, kl dah tau ciri2nya…sekarang Kita cari tahu penyebabnya.Penyebab mulesnya si kelinci ada banyak, tidak hanya satu. Sama aja kan ky manusia???ada yg mules karena masuk angin, ada yg karena habis makan rujak, ada juga yg mules karena mau presentasi di depan Bos-nya
    setahu sy penyebab utamanya adalah:

    Tidak seimbangnya antara serat, protein, lemak dan gizi lainya pada pakan kelinci,..nah sekarang Kita semakin sadar kan akan pentingnya pelet.
    Kotornya lingkungan kandang, sehingga bakteri masuk ke dalam tubuh kelinci melalui udara/makanan
    Angin malam
    Cuaca yg kurang baik
    Berganti2 makanan secara drastis. Mungkin sama saja ketika orang Sunda pindah ke Padang
    Sebagai tambahan, penyebab mencretnya kelinci juga bisa diliat dari kotoran/feses kelinci tsb,…

    Kotoran berwarna ijo, dan seperti jelly, penyebab : Terlalu banyak serat/sayuran hijau yg tidak diimbangi dengan lemak, protein, dll(serat > 22%). Pengobatanya kelinci diberi hay(sayur yg sudah dilayukan)
    Kotoran berwarna gelap, encer : Ada dua kemungkinan, kemungkinan pertama warna gelap berasal dari darah. Pengobatanya harus dengan antibiotik. Kemungkinan kedua kelinci terserang karena terserang bakteri seperti E.colli. Biasanya kelinci hanya bisa bertahan 1-3hari saja. Penangananya harus cepat dengan memberikan antibiotik yg dapat dibeli di dokter hewan.
    Ada tips dari sy, biasanya kl kelinci sy ketahuan mencret, dilepaskanya di kandang dan menjemurnya di pagi hari. Selain itu juga bisa dicoba diberi penyegar cap kaki 3 atau flagyl.

    Semoga bermanfaat

  21. V@LeNt 27 Januari 2009 pukul 2:49 am

    alternatif lain kl kelici kembung n mencret bs jg 1.Kembung :

    Nama obat : Sulfaquinoxalin, Gastop
    Penanganan : Kurangi pakan basah, perbanyak hay/pelet, kurangi minum, simpan kelinci ditempat tertutup dan diberi lampu 5 watt
    .
    2. Mencret :

    Nama obat : Diapet dalam dosis kecil
    Penanganan : Biasanya mencret dimulai dari sakit kembung, kurangi makanan basah, perbanyak hay/pelet, simpan ditempat tertutup dan diberi lampu 5 watt. Bedanya mencret dgn kembung, biasanya kelinci kekurangan cairan dan vitamin saat terkena mencret. Kelinci yg mencret boleh dikasih minum tapi dalam jumlah yg sedikit agar tidak memperparah kembungnya. Boleh jg diberi vitamin B12.

  22. Deny 5 Maret 2009 pukul 8:54 am

    Mas Farid,aq mau tanya,chandikarabit buka cabang di Semarang gak?Cepat balas ,soalnya aq butuh banget infonya.Thanx

  23. Oeengs Rabbit 6 Maret 2009 pukul 3:18 pm

    Mas Deny kami siap membantu, butuh kelinci jenis apa. Saya juga ternak kelinci hias . silkan lihat blog kami http://www.kelincisemarang.blogspot.com. silakan datang .salam
    oeengs rabbit

  24. Deny 7 Maret 2009 pukul 2:38 pm

    Thx infonya mas oeengs,kalo boleh tau dimana alamat oeengsrabit&Apakah mas oeeng punya kelinci konsumsi&harganya brp?

  25. Oeengs Rabbit 7 Maret 2009 pukul 4:21 pm

    Mas Deny tolong alamat emailnya, saya kirim daftar harga dan contoh beberapa foto kelinci nya. Thanks

  26. Deny 8 Maret 2009 pukul 1:18 am

    Hidayatnor

  27. Emean 14 Maret 2009 pukul 12:02 pm

    Mas Farid,apakah di chandikarabit punya kelinci lokal &brp harganya?

  28. thyco 8 April 2009 pukul 12:58 pm

    ciri2 kelinci hamil itu ap sih…
    coz saya liat di google katanya kelinci hamil selalu buat lubang di tanah.
    saya punya kelinci rex betina sudah bikin lubang dalam berkali2 tapi nggak pernah di pake, n mesti ditinggalin begitu aja. terimakasih.

  29. Kabar Kelinci Indonesia 9 April 2009 pukul 1:51 am

    membuat lubang di tanah juga sering dilakukan oleh pejantan. Tapi kelinci yg betina biasanya kalau mau melahirkan membuat lubang sampai setengah meter.

    Kalau kelinci di kandang baterai bagaimana? apa tetap masih membuat lubang?
    Raba saja bagian perut. Biasanya usia kandungan 17 hari sudah bisa dirasakan ada beberapa benjolan menonjol. Itu cara yg paling mudah.Pada usia kandungan 12 hari pun sudah bisa diraba, tetapi terkadang kurang jelas.

  30. thyco 10 April 2009 pukul 10:44 am

    benjolan pada kelinci hamil itu tepatnya ap? apakah puting susu atau anakan dala perut yang kerasa???

    sekalian mau tanya. kelinci lop itu kelincinya telinganya jatuh kan? saya pernah liat gambar kelinci lop di google telingnya jatuh sampai menyentuh muka. terus saya pernah diliatin kelinci katanya lop, telinganya emang jatuh tapi tidak menempel pada kepala alias seperti telinga patah, dan harga umur 2 bulan 250 rb, benar gag tuh?

  31. dodi 10 April 2009 pukul 2:22 pm

    baca buku khusus kelinci saja pak, biar lebih jelas. Atau riset di google.

  32. andhy 15 April 2009 pukul 3:26 pm

    mas aku cari jenis mini rex nih ada yg jual ngak

  33. aster 18 April 2009 pukul 12:34 pm

    mohon beri tahu bagaimana mengetahui usia kelinci karena saya baru saja saya membeli kelinci dari kota malang.trimakasih….????????????????

  34. jafar 19 Mei 2009 pukul 7:36 am

    buat teman-teman pencinta kelinci,
    aku mau tanya tentang bagaimana menangani kelinci yang baru lahir,
    kelinciku baru melahirkan diluar kandang, trus langsung aku pindahin ke dalam kandang. apakah tidak mengganggu pertumbuhannya?

  35. RISDI AHMAD 28 Mei 2009 pukul 11:16 pm

    Pak bisa minta info ga cara bikin pellet sendiri secara sederhana,komposisi+prosesnya.soalnya dtempat saya agak kesulitan mencari pelet kelinci,kalaupun ada harganya relatif mahal.makasih sblmx

  36. junod 6 Juni 2009 pukul 4:19 am

    aq jg seorang pecinta kelinci..
    lam knal smwa..

  37. Cheka 15 Juni 2009 pukul 3:42 pm

    Mas V@LeNT saya mau bertanya, kemarin saya baru kehilangan anggora kesayangan saya :'(, awalnya ia mencret lalu saya memberi diapet dengan dosis kecil (kapsul warna biru saja) dan dicampur air,, pagi nya saya lihat ia malah lemas dan seperti orang keracunan dan gak punya semangat hidup, lalu saya cekokin susu 1/4 gelas untuk mentralkannya,namun kemudian ia malah kejang2 dan meninggal.. Yang saya tanyakan apakah yang saya lakukan salah dengan men cekokan susu? Kemudian dosis obat diapet yang saya berikan juga kebanyakan? Saya mohon sarannya, karena saya ingin memelihara dan merawat kelinci lagi..
    Salam hangat
    cheka

  38. adhit 14 Juli 2009 pukul 3:45 am

    Salam Kenal,

    Saya ingin bertanya kepada rekan-rekan yang mungkin dapat dan berkenan membantu, dimanakah tempat rekreasi untuk anak bisa bermain bersama kelinci ?
    Saya berencana ingin memperkenalkan hewan kelinci kepada anak saya, mungkin di daerah Jakarta sekitarnya dulu.

    Terima kasih atas informasinya.

    Salam,

  39. amma 16 Agustus 2009 pukul 1:21 pm

    ASS.. Mas farid… aku punya 3 ekor klinci hias. aku g tau jenisnya apa cz bru kali ini aku plihara klinci. aku mo nanya ke mas farid, salah satu kelinciku sedang sakit, tp aku g tau sakitnya pa n bagaimana penanganannya. yang jelas air liurnya keluar terus menerus. mohon petunjuknya ya mas.. makasih..

  40. Agung 21 Agustus 2009 pukul 2:25 am

    Mas, ada yg tau tempat yg jual mini rex dimana? Kata seorang peternak, mini rex tdk ada di indonesia, benar gak? Trims. Agung

  41. Sigit riyanto 23 September 2009 pukul 10:26 am

    Aku punya kelinci vlam. Mau tak jual. Buat yg minat hub aq. Di daerah jogja 085643733325

  42. erni mastuti 28 Oktober 2009 pukul 9:11 am

    saya punya kelinci ( anakan ) 2 ekor,sekarang cuma saya pelihara dirumah dalam keranjang.apa tidak menggangu perkembangannya?

  43. enny 2 November 2009 pukul 7:33 am

    ass.mas kelinciku kakinya dekat kuku seperti bersisik n sampe merah. dikasih obat apa ya

  44. Yudo 2 November 2009 pukul 9:48 am

    coba alasnya perhatikan, terlalu keras krn pakai kawat atau krn apa? itu yg harus dihindari. Kalau sisik merah di bagian atas dari sisi makanan biasanya kurang serat.Bisa jadi juga disebabkan karena luka. Luka luar obati pakai minyak kelapa (jangan yg bekas goreng lho). Oleskan 2 x sehari sampai 4 hari. Biasanya sembuh. kadang perlu ditambah betadin.

  45. Setra 4 November 2009 pukul 1:01 pm

    aku punya kelinci fuzzy lop + angora. 5 hari yg lalu kelinci aku yg jenis fuzzy lop sakit, keluar air liur dari mulutnya, sampe bulu-bulunya kotor karena kena air liurnya..
    trz, aku coba kasih obat.. (decolgen 1/4 >> obat warung gitu.., alhamdulillah sekarang udah sembuh ! tapi… kelinci aku gaa pernah dikasih minum, setiap hari cuma aku kasih kangkung+wortel.. alhamdulillah sehat-sehat ajaaa koooo.. ^_^

  46. shopping-kelinci 8 November 2009 pukul 6:08 am

    Ass..maaf promosi bentar..

    “bagi siapa aja yg tertarik untuk mengelola dan memiliki kelinci dari berbagai ras.
    segera kunjungi website saya di

    http://kaliberasi.blogspot.com/2009/11/koleksi-baru-untuk-dijual.html.

    trimakasih-

    semoga sukses ya mas bisnis n blognya.

  47. shopping-kelinci 8 November 2009 pukul 6:10 am

    o ya mas, bisa tukeran link g?
    sya suka sama blognya.

  48. Astrid 12 November 2009 pukul 8:12 am

    Tempo hari kelinci anggora saya umur 4bln mati krn mencret. Apa krn dikasih mkn kangkung? Tp kelinci punya teman saya diberi makan kangkung sehat2 saja. Terus utk daya tahan tubuh lbh kuat mana antara jenis anggora atau rex? Krn saya ingin memelihara lagi. Terima kasih.

  49. Kabar Kelinci Indonesia 12 November 2009 pukul 12:23 pm

    sekalipun kangkung tidak baik, tapi bukan penyebab mencret. Mencret itu hanya akibat dari bakteri. Bakteri menyerang krn makanan/lingkungan jorok. Apalagi didorong oleh stress. Itu saja penyebabnya, tidak lebih.
    daya tahan kelinci bukan ditentukan jenis, melainkan oleh sistem kekebalan tubuh itu sendiri. Apapun jenisnya bisa kebal bisa tidak. Saran saya kalau memelihara lagi dengan ilmu yang bener, belajar dulu. Dimana2 pada mati krn miskin ilmu. Trims

  50. Ulin 26 November 2009 pukul 5:47 am

    mohon informasinya dimana tempat saya bisa beli pelet untuk kelinci? apakah di toko khusus pakan hewan atau dijual bebas di pasaran??

    thx b4..

  51. Kabar Kelinci Indonesia 26 November 2009 pukul 11:36 am

    klik saja blognya asep-rabbit itu.

  52. Asep Rohmat Nurjaman 14 Desember 2009 pukul 5:43 am

    Bos bisa ga minta daftar harga klinci hias berdasarkan klasifikasi (Usia dan Jenis Kelinci) seperti halnya: Satin usia 1 bln Rp…. Satin usia 3 bln Rp…. Satin Bibit Rp… Dst. barangkali bisa sering masalah standar harga penjualan ternak kelinci di indonesia ini khususnya kelinci hias. Trims

    By. Aslirabbit_jalancagak@yahoo.co.id
    Jl. Galian Batu C, Cicariang Rt.20 Rw. 06 Ds. Bunihayu Kec. Jalancagak Kab. Subang Jawabarat 41281
    Call: 0852 2124 1984

  53. Kabar Kelinci Indonesia 14 Desember 2009 pukul 9:30 am

    Pasar kelinci di indonesia tidak punya standar. Yg bisa distandarkan adalah jenis kelinci pedaging, itupun jika penjualnya tidak memiliki standar sendiri. Kalau kelinci hias itu relatif. Namanya juga hobies. Sampai amerika pun semuanya tidak memiliki standar. Murah mahal juga relatif.

  54. soe 19 Desember 2009 pukul 12:35 pm

    salam kenal
    saya mau tanya, mas atau mba, saya punya kelinci dari mulutnya keluar air bening, seperti air, kenapa ya…? berbahaya gak ya ?
    tolong jawabannya…,makasih

  55. Kabar Kelinci Indonesia 19 Desember 2009 pukul 1:11 pm

    apa ya? mesti lihat gejalanya dulu. Ceritakan saja panjang lebar terlebih dahulu. Sejak kapan? sudah diperiksa giginya belum? umurnya berapa? apakah giginya gatukannya nyambung atau tidak? kalau meleset biasanya kesalahan sejak lama kurang mengerat sehingga memanjang. Itu dampak dari gigi memanjang. Mesti mengerat. Tetapi jika bukan krn itu mungkin analisanya lain….

  56. tyo 20 Januari 2010 pukul 2:26 pm

    dijual berapa mz?kelinci flamnya

  57. ASEP ROHMAT NURJAMAN, S.Pd.I 21 Januari 2010 pukul 3:44 am

    Kang maksih atas balasannya. Kapan-kapan kalo maen ke ciater atau tangkuban perahu mampir ya ke peternakan saya kebetulan peternakan saya hampir berdampingan ko dengan peternakannya pa Asep Rabbit Project yang baru sekarang lagi di bangun di wilayah saya. ya tpatnya di : Jl. Galian Batu C, Cicariang Rt.20 Rw. 06 Ds. Bunihayu Kec. Jalancagak Kab. Subang Jawabarat 41281
    Call: 0852 2124 1984

  58. an-najah rabbit 26 Januari 2010 pukul 4:05 am

    bagaimana cara menanggulangi kelinci sakit, yang sakitnya seperti lumpuh.?

    kami sedang dalam proses mengembangkan kelinci di lampung tengah -Lampung

  59. Kabar Kelinci Indonesia 26 Januari 2010 pukul 5:00 am

    kekurangan kalsium. perlu kalsium untuk kelinci.

  60. Andreas 9 September 2010 pukul 2:43 am

    Saya mempunyai kurang lebih 200 ekor kelinci hias jenis dwarf,dutch,rex,tan yang akan diborongkan dengan kandangnya karena lahan akan dipakai untuk bunga.
    siapa yang berminat bisa hubungi di buyungm@yahoo.com

  61. vitri 11 Oktober 2010 pukul 7:30 am

    salam kenal kang…
    bagaimana caranya supaya anak kelinci umur kurang dari 1 bulan tidak makan pelet induknya, karena katanya kalo bayi kelinci makan pelet bisa mencret. o ya kalo kelinci pedaging tuch jenis apa ya? kalo mau cari akira2 dimana? saya di bogor. nuhun

  62. joe 12 Oktober 2010 pukul 2:52 am

    salam kelinci,
    saya dah 5 bln pelihara kelinci dan punya kelinci sktr 15 ekor dirumah, tpi setiap melahirkan anak;y hanya bertahan 7 hari, habis itu mati. badan’y mengecil.pertanyaannya. itu karena penyakit atau induknya yg ga mau menyusui. trim’s

  63. Kabar Kelinci Indonesia 18 Oktober 2010 pukul 5:16 pm

    karena pertanyaannya umum, jawabnya umum saja ya. Biasanya karena pakan dan situasi tidak layak. Induk kurang gizi sehingg asupan asinya miskin.
    prinsipnya induk mau menyusui. Buktinya bisa tahan 7 hari.

  64. Kabar Kelinci Indonesia 18 Oktober 2010 pukul 5:18 pm

    kelinci makan pelet mencret? tergantung peletnya dong. Bukan peletnya yg bikin mencret, tapi kandungannya. Lazimnya pelet kelinci yg baik tidak akan beresiko.
    Hanya saja anak di bawah 2 bulan memang tidak boleh fokus makan pelet saja. Kalau kebanyakan pelet dan miskin rumput itu pencernaannya berat.
    Solusi, pada siang hari saat kasih pelet induk sertakan sedikit rumput sisa sore hari. Otomatis si anak2 akan pilih rumput.

  65. denkomar 7 November 2010 pukul 6:06 am

    mas mau tanya membedakan kelinci jantan dan betina bagaimana caranya?,
    mana yang penis mana vagina ? mohon bantuannya

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 144 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: