TANYA: Kelinci saya umur menjelang 3 bulan. Kandang stabil sehat. Bersih dan makanan selama ini tidak bermasalah. Setiap pagi kita kasih pelet dan malam rumput dalam kondisi baik. Sering juga kita berikan wortel dan sayuran lain. Suatu hari kami menemukan kelinci males makan, kaki depan merapat dan perut kembung. Kelinci masih mau makan, tetapi hanya sedikit dan terlihat ada cairan putih menggumpal keluar dari anus, terkadang disertai berak warna cokelat. Apa penyebabnya?
JAWAB: Baca entri selengkapnya »











Krisis global menciptakan pengangguran baru. Lapangan kerja yang cupet membuat nafas hidup jutaan rakyat megap-megap. Tekanan demi tekanan ekonomi di negeri ini seolah-olah tak akan pernah berujung. Bagaimana kita melangkah menuju kehidupan ekonomi yang lebih baik? 







Ada
Kurun waktu tiga tahun terakhir ini pembicaraan pemeliharaan kelinci, baik peternakan maupun hobies semakin meningkat. Peranan media rupanya mampu menarik perhatian masyarakat terhadap kelinci, makhluk unik yang memiliki kelebihan di banding hewan ternak lain itu.
Rumah sederhana dengan pekarangan luas. Hidup merdeka tanpa terus diperintah majikan dan aturan kerja kantoran. Tentu saja dengan tetap memiliki hasil finansial yang memadai. Gairah kembali menikmati alam di rumah dengan pekarangan sudah menggeliat. Ini adalah idaman banyak orang kota sekarang ini. Mereka sudah sadar bahwa ternyata tinggal di perumahan dengan area sempit membuat hidupnya terjepit, persis seperti kawanan ternak. Pagi bangun langsung pergi melayani majikan di kantor. Pulang sore dengan hasil capek. Berapapun gaji tak mencukupi kehidupannya, apalagi mencukupi sekian impian hidupnya sebagai orang kaya.
Dalam suatu analisis usaha sederhana, untuk pemeliharaan 100 induk dan 10 pejantan, dibutuhkan biaya modal sebesar Rp. 59,3 juta (induk lokal)–Rp. 155,975 juta (induk impor), biaya operasional sebesar Rp. 46,687 juta untuk produksi 3 LS (litter Size) sampai umur potong (6 bulan pemeliharaan) dan pendapatan kotor sebesar Rp 110.234 juta, pada tingkat harga kulit-bulu US $ 1 (10%), $ 3 (10%), $6 (30%) dan $ 9 (50%) dan harga karkas Rp 20.000 per kg. Dengan kata lain, potensi keuntungan yang mungkin diperoleh adalah >130%. (Makalah Prospek, Peluang dan Tantangan Agribisnis Ternak Kelinci Balitnak 2005 -Yono C Rahardjo)
Standar pakan kelinci domestik biasanya mengacu rumus efektif sebagai berikut.
Puluhan email berupa pertanyaan tentang memelihara kelinci terus muncul sepanjang tahun. Biasanya soal kematian, kehamilan, induk yang tak mau menyusui. Mayoritas penannya adalah pemelihara kelinci baru yang tdk membekali diri dengan ilmu pemeliharaan kelinci.
ADA DUA tempat peternakan di Indonesia yang secara khusus menyediakan traning bagi para calon peternak. Pada dua “sekolah” ini sama-sama memiliki sifat mengutamakan pelayanan. Terdapat perbedaan dalam standar biaya, tetapi kalau kita perhatikan masing-masing sama-sama hanya memberikan tarif sangat murah. 
